Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Strategi Pemasaran Beretika dalam Perspektif Kebijakan BPKN: Implikasi terhadap Kepercayaan dan Loyalitas Konsumen Arifin, Antoni Ludfi; Fernando, Vicky
Prediksi : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 25, No 1 (2026)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v25i1.9391

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah meningkatkan kompleksitas praktik pemasaran yang berpotensi mengabaikan aspek etika dan menimbulkan risiko terhadap perlindungan konsumen. Kondisi ini menunjukkan pentingnya peran kelembagaan dalam mengintegrasikan prinsip pemasaran beretika ke dalam kebijakan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran beretika dalam perspektif kebijakan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) serta implikasinya terhadap kepercayaan dan loyalitas konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur yang bersumber dari artikel ilmiah, buku akademik, dan dokumen kebijakan yang relevan. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi hubungan antara etika pemasaran, kebijakan kelembagaan, dan perilaku konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pemasaran beretika berbasis transparansi, akuntabilitas, dan tanggung jawab sosial mampu meningkatkan kepercayaan serta loyalitas konsumen. Namun, ditemukan adanya kesenjangan antara regulasi dan implementasi akibat lemahnya pengawasan dan rendahnya kepatuhan pelaku usaha. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan peran kelembagaan, peningkatan literasi konsumen, serta integrasi kebijakan dan praktik pemasaran beretika menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan.
Penguatan Literasi Konsumen dalam Ekosistem Digital: Strategi BPKN Mewujudkan Konsumen Cerdas Berkelanjutan Arifin, Antoni Ludfi
Jurnal Manajemen dan Bisnis Kreatif Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS KREATIF
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/g28twn29

Abstract

This study aims to analyze strategies for strengthening consumer literacy in the digital ecosystem and to examine the role of the National Consumer Protection Agency /Badam Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) in fostering a smart and sustainable consumer society. The background of this study is based on the increasing complexity of information in the digital economy, which potentially weakens consumers’ ability to make rational decisions. This research employed a qualitative approach using a literature review method, drawing on scholarly articles, academic books, and relevant policy documents. Data were collected through systematic searches in scientific databases and analyzed using thematic analysis with source triangulation to ensure validity. The findings indicate that consumer literacy, when integrated with digital education and consumer protection policies, enhances consumers’ ability to understand information, recognize their rights and obligations, and make responsible decisions. Furthermore, BPKN plays a strategic role in promoting consumer literacy through educational initiatives and policy recommendations, although challenges in policy implementation remain. This study concludes that synergy among literacy, education, and policy is essential to developing smart and sustainable consumers.
Strategi Perlidungan Konsumen pada E-Commerce dalam Mengatasi Ketidaksesuaian Produk: Penelitian Arifin, Antoni Ludfi; Nugroho, Joko
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6042

Abstract

Perkembangan e-commerce telah meningkatkan efisiensi transaksi digital, namun juga memunculkan permasalahan ketidaksesuaian produk akibat asimetri informasi, manipulasi ulasan, dan lemahnya pengawasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi manajemen perlindungan konsumen dalam mengatasi ketidaksesuaian produk pada platform e-commerce. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah dari database terindeks seperti Scopus, Google Scholar, dan ScienceDirect. Teknik analisis dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi pola, hubungan konseptual, serta gap penelitian terkait perlindungan konsumen digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian produk dipengaruhi oleh ketidakpastian transaksi, kompleksitas informasi digital, serta praktik manipulasi ulasan yang menurunkan kepercayaan konsumen. Selain itu, lemahnya regulasi lintas negara dan sulitnya pengawasan terhadap penjual anonim memperburuk kondisi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan strategi perlindungan konsumen berbasis integrasi teknologi, regulasi, dan manajemen risiko, melalui peningkatan transparansi informasi, verifikasi produk, serta pemanfaatan artificial intelligence untuk mendeteksi kecurangan dan fake reviews. Temuan ini berkontribusi dalam merumuskan model perlindungan konsumen yang adaptif, preventif, dan berbasis teknologi dalam ekosistem e-commerce.
Perlindungan Konsumen Asuransi di Indonesia: Antara Mekanisme Pembayaran dan Ketidakpastian Klaim Arifin, Antoni Ludfi
Jurnal Mirai Management Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v10i2.11578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan antara kepastian hukum dan ketidakpastian klaim dalam perlindungan konsumen pada industri asuransi di Indonesia. Permasalahan utama terletak pada kompleksitas polis, ketimpangan informasi, serta dominasi interpretasi perusahaan yang berpotensi merugikan konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur terhadap jurnal ilmiah, buku akademik, dan dokumen kebijakan, dengan teknik analisis content analysis untuk mengidentifikasi pola permasalahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakpastian klaim merupakan faktor utama yang menyebabkan rendahnya kepercayaan publik, ditandai dengan keterlambatan dan penolakan klaim yang tidak transparan. Selain itu, klausul baku yang kompleks memperkuat ketimpangan posisi antara konsumen dan perusahaan asuransi. Penelitian ini menemukan bahwa implementasi Service Level Agreement (SLA) dapat menjadi solusi strategis dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kepastian waktu proses klaim. Dengan demikian, perlindungan konsumen memerlukan pendekatan integratif melalui penguatan regulasi, literasi konsumen, serta reformasi tata kelola industri untuk menciptakan sistem asuransi yang adil dan berkelanjutan.