Kepatuhan pajak merupakan elemen fundamental dalam keberlanjutan keuangan publik dan tata kelola di negara berkembang, namun hingga kini masih menghadapi berbagai tantangan struktural, institusional, dan perilaku. Meskipun jumlah studi empiris mengenai kepatuhan pajak di negara berkembang terus meningkat, literatur yang ada cenderung terfragmentasi secara tematik, geografis, dan metodologis. Studi ini bertujuan untuk memetakan dan mensintesis perkembangan penelitian empiris tentang tax compliance di negara berkembang melalui pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari publikasi jurnal bereputasi yang terindeks Scopus dan dianalisis menggunakan teknik bibliometrik deskriptif dan relasional, meliputi analisis jaringan kata kunci, overlay temporal, densitas tema, kolaborasi penulis, institusi, dan negara dengan bantuan perangkat lunak VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tax compliance merupakan tema inti yang terhubung erat dengan taxation, tax enforcement, dan tax administration, mencerminkan dominasi pendekatan struktural dan kebijakan. Namun demikian, tren terkini menunjukkan pergeseran menuju pendekatan perilaku dan normatif melalui tema tax morale, trust, fairness, dan voluntary tax compliance, khususnya pada sektor UMKM. Analisis kolaborasi juga mengungkap dominasi institusi dan negara maju dalam produksi pengetahuan, dengan negara berkembang berperan sebagai konteks empiris utama. Studi ini memberikan kontribusi dengan menyajikan gambaran komprehensif lanskap riset kepatuhan pajak di negara berkembang serta mengidentifikasi peluang penelitian masa depan yang berorientasi pada digitalisasi perpajakan, tata kelola, dan pembangunan berkelanjutan.