Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK USIA 1-5 TAHUN DI DESA SIDANG GUNUNG TIGA KECAMATAN RAWAJITU UTARA KABUPATEN MESUJI Dewi Pratiwi; Inggit Primadevi; Ani Kristianingsih; Psiari Kusuma Wardani
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v3i3.732

Abstract

Anak balita merupakan salah satu kelompok usia yang mendapatkan prioritas utama oleh pemerintah dalam hal upaya perbaikan gizi karena kelompok anak pada usia tersebut masih sangat memerlukan gizi untuk pertumbuhan dan perkembangan. Untuk mengatasi masalah tersebut maka harus melakukan pemulihan taraf gizi. Anak harus mendapatkan asupan makanan yang memiliki kandungan gizi yang lebih tinggi dari yang di konsumsinya setiap hari. Perlu juga ada perbaikan dari kualitas gizi dari asupan makanan yang diberikan pada anak atau balita. Tujuan penelitian adalah diketahui hubungan status gizi dengan perkembangan motorik anak usia 1-5 tahun di Desa Sidang Gunung Tiga Kecamatan Rawajitu Utara Kabupaten Mesuji. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Subjek penelitian balita usia 1-5 tahun, objek penelitian Status Gizi dan Perkembangan Motorik Anak Usia 1-5 Tahun. Penelitian telah dilakukan di Desa Sidang Gunung Tiga Kecamatan Rawajitu Utara Kabupaten Mesuji pada bulan Desember 2021-Januari 2022. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, analisis data secara univariat dan bivariate (chi square). Hasil penelitian univariat diketahui responden dengan status gizi anak normal sebanyak 73 (89,0%), dan responden dengan perkembangan motorik anak normal sebanyak 74 (90,2%). Ada hubungan status gizi dengan perkembangan motorik anak usia 1-5 tahun di Desa Sidang Gunung Tiga Kecamatan Rawajitu Utara Kabupaten Mesuji(p-value = 0,019). Saran perlu mengupayakan peningkatan pengetahuan terkait gizi seimbang, kesehatan anak, dan masalah gizi balita kepada ibu balita dan ibu hamil untuk mencegah terjadinya gizi kurang pada balita dengan promosi dan konseling secara rutin melalui bidan desa.
KONSELING DAN EDUKASI PADA IBU NIFAS TENTANG DAMPAK PEMBERIAN MP ASI DINI DI DESA BATU KERAMAT KOTA AGUNG 2022 Hellen Febriyanti; Riona Sanjaya; Yetty Dwi Fara; Ade Tyas Mayasari; Nur Alfi Fauziah; Inggit Primadevi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v4i3.756

Abstract

MP ASI adalah makanan tambahan yang diberikan kepada bayi setelah usia enam bulan sampai bayi berusia 24 bulan. Pemberian makanan setelah bayi berumur enam bulan akan memberikan perlindungan besar dari berbagai penyakit. Dampak buruk yang dapat ditimbulkan oleh masalah gizi pada periode tersebut, dalam jangka pendek menyebabkan terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik, dan gangguan dalam metabolisme tubuh. Sedangkan, dalam jangka panjang akibat buruk yang dapat ditimbulkan adalah menurunya kemampuan kognitif dan prestasi belajar, menurunnya kekebalan tubuh sehingga mudah sakit, dan resiko tinggi untuk munculnya penyakit diabetes, kegemukan, penyakit jantung dan pembuluh darah, kanker, stroke, dan disabilitas pada usia tua. Serta kerja yang tidak kompetitif yang berakibat pada rendahnya produktivitas ekonomi. Sebelum di beri penyuluhan terdapat nilai rata-rata 28,7 responden yang memiliki pengetahuan di bawah 50% setelah di beri penyuluhan terdapat nilai rata-rata 91 responden yang memiliki nilai pengetahuan di atas 50% yang berati terdapat keberhasilan program penyuluhan tentang dampak MP-ASI Dini.
PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG ANEMIA DI SMPN 4 MENGGALA, DESA KAGUNGAN RAHAYU, KEC. TULANG BAWANG, KAB. TULANG BAWANG LAMPUNG Hellen Febriyanti; Nur Alfi Fauziah; Inggit Primadevi; Lilis Ariani; Siti Wasirah; Maryati; Siti Rohimah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v5i1.1037

Abstract

Ketika tidak ada cukup hemoglobin dalam darah, suatu kondisi yang dikenal sebagai anemia terjadi. Karena perkembangan fisik yang cepat dan awal menstruasi, remaja putri seringkali kekurangan zat besi dalam jumlah yang cukup untuk mencegah anemia. Kadar hemoglobin akan dipengaruhi oleh kebiasaan makan yang tidak menentu akibat tuntutan sekolah dan ekstrakurikuler, serta konsumsi minuman yang mencegah penyerapan zat besi secara teratur. Zat besi yang hilang selama menstruasi dapat diisi kembali dengan tablet Suplemen Darah, dan kebutuhan zat besi yang tersisa dapat dipenuhi melalui cara diet. Zat besi pada wanita muda juga bermanfaat untuk meningkatkan fokus dan pembelajaran, menjaga kebugaran fisik, dan menangkal anemia. Survei pendahuluan terhadap 35 siswi SMPN 4 Menggala menemukan bahwa tidak ada satupun siswi yang mengetahui apa itu anemia gizi besi, berbagai jenis anemia, dampak anemia, kebiasaan yang menghambat penyerapan zat besi, atau vitamin yang berperan berperan membantu penyerapan dan peningkatan zat besi. Namun, setengah dari mahasiswi mengetahui tentang gejala anemia, berapa kadar Hb normal, dan di mana menemukan zat besi. Walaupun sebelumnya pihak Puskesmas SMPN 4 Menggala telah memberikan penyuluhan anemia remaja bersamaan dengan pembagian Tablet Tambahan Darah (TTD), namun informasi yang diberikan belum disesuaikan dengan kebutuhan khusus remaja anemia gizi. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan tentang anemia gizi besi pada remaja adalah strategi terbaik untuk mengurangi prevalensi kondisi tersebut di kalangan anak muda.
The provision of complementary therapy on the intensity of pain reduction in childbirth Rika Agustina; Yunita Anggriani; Inggit Primadevi
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No S1: Supplement
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.306 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8iS1.1714

Abstract

Labor pain is a physiological condition that begins to arise in the 1st stage of labor in the latent phase and the longer the pain is felt it will get stronger, the peak of pain occurs in the active phase. The personality of a mother undergoing labor plays an important role in pain, naturally, the mother will feel anxious, tense and weaker in facing labor than a relaxed and confident mother. The study aimed to find out complementary care that can help mothers in reducing labor pain. This research method is a case study followed by continuity of care from pregnant women, childbirth, postpartum and newborns. The intervention was given to 15 pregnant women who were followed until they gave birth. The results of the intervention found that there was a decrease in pain in the birthing mother with the use of a gym ball as seen from the results of the NRS (Numeric Rating scale) there was a decrease in value from 8 (moderate pain) to a value of 4 (no pain). In giving complementary aromatherapy, the mother still feels labor pain but looks more relaxed. Conclusion Complementary administration of lavender aromatherapy can be given simultaneously as gym ball complementary administration helps mothers relax more and makes birth mothers more comfortable. Abstrak: Nyeri persalinan merupakan suatu kondisi yang fisiologis yang mulai timbul pada persalinan kala 1 fase laten dan semakin lama nyeri yang dirasakan akan bertambah kuat, puncak nyeri terjadi pada fase aktif. Kepribadian seorang ibu yang sedang menjalani proses persalinan berperan penting terhadap rasa nyeri, secara alamiah ibu akan merasa cemas, tegang dan lebih lemah dalam menghadapi persalinan dibanding ibu yang rileks dan percaya diri. Tujuan penelitian untuk mengetahui asuhan komplementer yang dapat membantu ibu bersalin dalam mengurangi nyeri persalinan. Metode penelitian ini dengan studi kasus yang diikuti secara continuity of care dari ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir. Di berikan intervensi pada 15 orang ibu hamil yang diikuti sampai bersalin. Hasil intervensi didapatkan adanya penurunan nyeri pada ibu bersalin dengan penggunaan gymball dilihat dari hasil NRS (Numeric Rating scale) terdapat penurunan nilai dari 8 (nyeri sedang) menjadi nilai 4 (tidak nyeri). Pada pemberian komplementer aromatherapi ibu bersalin tetap merasakan nyeri persalinan namun terlihat lebih rileks. Kesimpulan Pemberian komplementer aromatherapi lavender dapat diberikan bersamaan saat pemberian komplementer gymball membantu ibu lebih rileks dan membuat ibu bersalin lebih nyaman.
PENYULUHAN PENGARUH PIJAT BAYI UNTUK KUALITAS TIDUR BAYI DI DESA WAY NIPAH TANGGAMUS Hellen Febriyanti; Nur Alfi Fauziah; Inggit Primadevi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v5i3.1474

Abstract

Mengingat akan pentingnya waktu tidur bagi perkembangan bayi, maka kebutuhan tidurnya harus benar-benar terpenuhi agar tidak berpengaruh buruk terhadap perkembangannya. Kebutuhan tidur tidak hanya dilihat dari aspek kuantitas saja namun juga kualitasnya. Jika kualitas tidur bayi baik, pertumbuhan dan perkembangan bayi dapat dicapai secara optimal. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan baby massage. Bayi yang dipijat akan dapat tidur dengan lelap, sedangkan pada waktu bangun, daya konsentrasinya akan lebih penuh. salah satu cara yaitu baby massage. Peneliti mewawancarai 10 ibu bayi. didapatkan 7 ibu bayi tidak pernah memijatkan bayinya dan 3 ibu bayi pernah memijatkan bayinya. baby massage adalah pemijatan yang dilakukan lebih mendekati usapan-usapan halus atau rangsangan raba (taktil) yang dilakukan dipermukaan kulit, manipulasi terhadap jaringan atau organ tubuh bertujuan untuk menghasilkan efek terhadap syaraf otot, dan system pernafasan serta memperlancar sirkulasi darah. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh baby massage terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan di pekon way nipah, kecamatan pematang sawa, kabupaten tanggamus . Penelitian mengunakan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah bayi usia 3-6 bulan.Sampel penelitian 15 bayi usia 3- 6bulan, secara total sampling.Variable independent baby massage dan variable dependent kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkankualitas tidur bayi Usia 3-6 bulan sebelum diberi baby massage mayoritas kurang sebanyak 13 responden (86,7%) dan kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan setelah di lakukan baby massage mayoritas baik sebanyak 11 responden (73,3%). Uji statistik wilcoxon menunjukan bahwa nilai signifikan pvalue= 0,02.
PENYULUHAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA DI PEKON KRESNOMULYO KECAMATAN AMBARAWA KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2023 Yolanda Umar, Mareza; Juwita Desri Ayu; Rini Wahyuni; Psiari Kusuma Wardani; Siti Rohani; Desi Kumala Sari; Linda Puspita; Inggit Primadevi; Nopi Anggista Putri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v5i3.1475

Abstract

Berdasarkan World Health Organization (WHO), Penggunaan kontrasepsi di seluruh dunia, proporsi wanita yang ber KB sedikit meningkat dari 73,6% pada tahun 2000 menjadi 76,8% pada tahun 2020. Dari 56 kelahiran per 1000 gadis remaja di tahun 2000 menjadi 41 di tahun 2020. (WHO, 2020). Menurut data Profil Kesehatan Indonesia 2017 Angka pencapaian akseptor KB di Indonesia pada tahun 2017 dari 37.338.265 Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 23.606.718 telah menjadi akseptor KB aktif. Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita usia subur (WUS) dan pasangan usia subur (PUS) tentang pentingnya program keluarga berencana untuk menurunkan angga kelahiran guna memperhamban laju pertumbuhan penduduk. Bersama Wanita Usia Subur (WUS) dan Ibu RT Dusun 1 Pekon Kresnomulyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan secara tatap muka pada tahun 2023. Berdasarkan kesimpulan, di dapatkan bahwa penyuluhan tentang program keluarga berencana ini ini dapat meningkatkan kesadaran dan mengajarkan kepada wanita usia subur (WUS) dan pasangan usia subur (PUS) tentang pentingnya pengetahuan program keluarga berencana untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak.
PENCEGAHAN HIPERTENSI DENGAN EDUKASI GIZI PADA LANSIA DI PUSKESMAS KOTA KARANG BANDAR LAMPUNG TAHUN 2024 elvia, elvia yulika safitri; inggit primadevi; Anissa Syafitri Almufaridin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v6i2.1541

Abstract

Saat ini masyarakat yang hidup di perkotaan lebih cenderung menderita hipertensi daripada masyarakat yang hidup di pedesaan dikarenakan gaya hidup masyarakat perkotaan yang berhubungan dengan resiko hipertensi seperti, stress, obesitas (kegemukan), kurangnya olahraga dan konsumsi makanan yang tinggi lemak Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mensintesis gagasan kreatif melalui sebuah program edukasi dengan menitikberatkan pada usaha preventif dan promotif dalam mencegah dan mengatasi hipertensi pada lansia. Pelakasanaan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti Masyarakat sekitar Puskesmas Kota Karang yang berjumlah 60 lansia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui leaflat, ceramah, dan diskusi serta tanya jawab, dimana sebelum dan sesudah kegiatan siswa diberikan pretest dan posttest. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman pengetahuan sebagai pondasi untuk melakukan tindakan pengendalian terjadinya hipertensi serta meningkatnya Kesehatan masyarakat.Pentingnya program ini untuk perubahan pada fungsi organ kardiovaskuler seperti hipertensi, stroke, penyakit jantung koroner, gagal ginjal.
PIJAT REFLEKSI TERHADAP TEKANAN DARAH TINGGI PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KOTA KARANG BANDAR LAMPUNGTAHUN 2024 elvia, elvia yulika safitri; inggit primadevi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v6i2.1542

Abstract

Hipertensi sering disebut sebagai pembunuh yang tidak diketahui, karena penderita tidak tahu bahwadirinya menderita hipertensi. Banyak macam terapi komplementer yang dapat diterapkan untuk mengobati hipertensi,salah satunya pijat refleksi.Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini untuk Pengobatan non farmakologis dalam hipertensi lebih menekankan pada perubahan pola makan dan gaya hidup terapi Pijat refleksi menjadi pilihan karena tindakan ini aman bagi pasien karena bukan tindakan invasif dan mudah dilakukan oleh trafis. Pelakasanaan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti Masyarakat disekitar Puskesmas Kota Karang yang berjumlah 60 lansia. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui leaflat, ceramah, dan diskusi serta tanya jawab, dimana sebelum dan sesudah kegiatan siswa diberikan pretest dan posttest. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman pengetahuan sebagai pondasi untuk melakukan tindakan pengendalian terjadinya hipertensi serta meningkatnya Kesehatan masyarakat.
EDUKASI WUS DAN PUS MENGENAI ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) primadevi, inggit; Rena Yulita, Aesti; UAP, Farina; Rohar, Yusilia; UAP, Suindari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v6i2.1666

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu pelayanan kesehatan preventif yang paling dasar dan utama bagi wanita. Intra Uterine Device (IUD) merupakan alat kontrasepsi yang digunakan dalam rahim sebagai pencegah kehamilan. Cara kerjanya sebagai benda asing dalam rahim dapat menimbulkan reaksi peradangan setempat. Tembaga yang terdapat di dalam IUD mempengaruhi reaksi biokimia dalam rahim yang menyebabkan disfungsi sperma sehingga tidak mampu melakukan pembuahan. Intra uterine device (IUD) relatif aman dan efektif dalam mencegah kehamilan. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pada WUS dan PUS mengenai alat kontrasepsi jangka panjang dan membantu menjalankan program MKJP. Pelakasanaan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 10 WUS dan PUS di Wilayah Kerja PKM Pasar Simpang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui ceramah, dan diskusi, tanya jawab, dan pemasangan alat kontrasepsi IUDt dimana sebelum dan sesudah kegiatan WUS dan PUS diberikan pretest dan posttest. Kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman WUS dan PUS mengenai alat kontrasepsi jangka panjang.
HUBUNGAN ANTARA PRAKTIK PEMBERIAN MAKAN BAYI DAN ANAK (PMBA) PADA BADUTA USIA 6-24 BULAN DENGAN KEJADIAN STUNTING Primadevi, Inggit; Akhmad Gurnida, Dida; Fadlyana, Eddy
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jaman.v5i1.1539

Abstract

Permasalahan gizi merupakan salah satu masalah utama pada negara berkembang, termasuk Indonesia. Pendek (stunting) merupakan masalah gizi kronis yang dapat memberikan gambaran kegagalan pertumbuhan yang terakumulasi sejak sebelum dan sesudah kelahiran yang diakibatkan oleh tidak tercukupinya zat gizi. Tingginya angka prevalensi stunting di Kabupaten Tanggamus yaitu 26,8% yang melebihi standar yang ditetapkan oleh WHO yaitu 20% yang artinya stunting baduta di Kabupaten Tanggamus masih diatas batas toleransi yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Nasional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan praktik Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) pada baduta usia 6-24 bulan dengan kejadian stunting. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, dengan desain Cross Sectional, dengan jumlah sampel penelitian 100 orang ibu yang memiliki baduta usia 6-24 bulan di Posyandu Desa Purwodadi, Gisting Bawah, dan Banjar Manis wilayah kerja Puskesmas Gisting yang diambil secara consecutive sampling. Pengumpulan data diperoleh melalui pengukuran panjang badan untuk kejadian stunting, wawancara untuk data IMD, pemberian ASI Ekslusif, praktik PMBA, riwayat penyakit ISPA, riwayat penyakit Diare, serta survey konsumsi makan dengan menggunakan food recall 24 hours untuk data riwayat asupan energy, protein dan kalsium, kemudian data diolah dan dianalisis secara deskriptif analitik menggunakan uji chi-square dan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian di tempat penelitian menunjukkan prevalensi kejadian stunting sebesat 26%. Faktor yang terbukti berhubungan dengan stunting adalah praktik pemberian makan bayi dan anak (PMBA) p=0,032, sedangkan IMD p=0,211 dan ASI Ekslusif p=0,283 yang tidak berhubungan dengan kejadian stunting. Dari hasil regresi logistic ganda, faktor yang paling dominan yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah PMBA dengan OR 3,27 (1,22-8,57) dengan nilai p=0,018. Praktik PMBA merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian stunting. Promosi dan pendidikan kesehatan tentang PMBA sebaiknya diberikn sejak masa kehamilan untuk mencegah kegagalan pertumbuhan, promosi PMBA yang lebih dekat dengan masyarakat dengan memnfaatkan kader yang telah mengikuti pelatihan konseling PMBA dan membuat panduan PMBA yang dilengkapi resep makanan dan tips yang disesuaikan dengan umur anak.
Co-Authors Aan Anisah Ade Tyas Mayasari Ani Kristianingsih Anindyra Pertiwi Anissa Syafitri Almufaridin Anita Dwimartya Arizka Ambarwati Arti, Widi Ashari, Yunita Atik Farokah Beniqna Maharani Besmaya Betaria Dewanti Citra Afrina Desi Ariani DESI KUMALA SARI Desi Kumalasari Dewi Pratiwi Dewi Rianasari Dewi Rianasari Dewi, Dian Cynthia Diah Aprilia Safitri Dida Akhmad Gurnida Eddy Fadlyana Eka Yuni Setiawati elvia, elvia yulika safitri Emelya, Seska erna wati Esti Prajaningrum Eva Fatmaati Fara, Yetty Dwi Fariza Manda Sari Fauziah, Nur Alfi Feri Kameliawati Hellen Febrianti Hellen Febriyanti Hellen Febriyanti Hellen Febriyanti Hikmah Ifayanti Iis Tri Utami Iis Tri Utami Indah Safitri Indah, Komalasari Inggit Cahyani Ismiatun, Ismiatun Juwita Desri Ayu Kirana Candrasari Komalasari Komalasari Komalasari Komalasari Komalasari Komalasari Leni Winarni Lilis Ariani Linda Puspita LINDA PUSPITASARI - A11111054, LINDA PUSPITASARI Make, Jeanny Prilly Mareza Yolanda Umar Maryati Masnoni Maulia Isnaini Mayang Widiyanti Mayasari, Ade Tyas Melinda, Novia Meta Andriyani Nining Haryati Nopi Anggista Putri Nopi Anggista Putri, Nopi Anggista Nova Elok Mardliyana Nurhariyanti Nurheti Nurjanah Nurrosidha, Yossy Okta Mawarni Okta Shelvia Oktapiana, Putri Dian Pipit Yulia Puspita Prisiari Kusuma Wardani Psiari Kusuma Wardani Purnamasari Qurniasih, Nila Rahmi Dewi Rapih Mijayanti Rena Yulita, Aesti Retno Yuniarti Rika Agustina Rika Agustina Rike Indriani Riki Lutfhi Utari Rini Wahyuni Rini Wahyuni Riona Sanjaya riona, riona sanjaya Riska Hediya Putri Rita Wati Riyanti Rofiqoh, Lutfi Aini Rohar, Yusilia Rohmawati Rohmawati Rosbiatul adawiyah Sanjaya, Riona Septika Yani Veronica Setiowati, Tri Lusi Siska Wulandari, Siska Siti Aisah Siti Rohani Siti Rohimah Siti Wasirah Sri Noviyanti Sukarni Sukarni Sulistiawati, Yuni Supartini Surmiasih Surmiasih Susanti, Riska Umi Tiyas Amalia Tri Rahayu Tria Agustina Trisnawati, Budi Trisnawati, Endang UAP, Farina UAP, Suindari Vina Sutratul Putri Wulan dari Wulan Dari Wulandari, Anna Dwi Yana Novita Yeni Astuti Yeti Yulistyawati Yety Dwifara Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita Yuli Handayani Yulinda Hervilia Yunita Anggriani yunita, yunita anggriani Zannah, Miftahul