Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS PENGETAHUAN PEMUSTAKA TERHADAP FUNGSI-FUNGSI PERPUSTAKAAN DI UNIVERSITAS HASANUDDIN Iskandar Said; Nasrah
JUPITER Vol. 17 No. 2 (2020): JUPITER
Publisher : UPT Perpustakaaan Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis pengetahuan pemustaka terhadap fungsi-fungsi perpustakaan di Universitas Hasanuddin (Unhas). Penelitian ini bersifat deskriptif. Sampel sebanyak 108 orang diambil secara purposive, dengan kriteria sudah menjadi anggota perpustakaan dan minimal 3 kali melakukan pemanfaatan perpustakaan di Unhas. Pengumpulan data dilakukan melalui pembagian kuesioner dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis kuantitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemustaka telah mengetahui fungsi-fungsi perpustakaan di Universitas Hasanuddin dengan baik. Pengetahuan ini dibuktikan dengan cara memanfaatkan perpustakaan sesuai fungsinya yang meliputi: (1) fungsi Perpustakaan Unhas sebagai pembelajaran sepanjang hayat dengan memanfaatkan perpustakaan sebagai tempat belajar mandiri, sebagai sarana pembelajaran secara formal dan informal, menjadikan perpustakaan sebagai sarana gemar membaca dan merealisasikan masyarakat pembelajar. (2) fungsi Perpustakaan Unhas sebagai wahana penelitian dengan memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber informasi untuk rujukan penelitian, untuk mendukung dan menghasilkan karya-karya penelitian yang bermanfaat, dan semua kebutuhan dalam penelitian/penulisan karya ilmiah termasuk pembuatan makalah diperoleh dalam Perpustakaan Unhas (3) fungsi Perpustakaan Unhas sebagai wahana informasi dengan memanfaatkan perpustakan sebagai sumber informasi, sebagai tempat yang menyediakan informasi yang bermanfaat atau berkualitas, dan mudah diakses. (4) fungsi Perpustakaan Unhas sebagai wahana rekreasi berbasis edukatif dengan memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber bacaan hiburan yang bermanfaat. (5) fungsi Perpustakaan Unhas sebagai wahana pelestari budaya bangsa dengan memanfaatkan perpustakaan (koleksi) sebagai tempat mendidik dan mengembangkan apresiasi budaya masyarakat, dan bermanfaat untuk menjadi cinta kebudayaan Indonesia. Kata Kunci: Pengetahuan pemustaka, Fungsi-fungsi perpustakaan   Abstract This study aims to find out and analyze the knowledge of users of library functions at Hasanuddin University (Unhas). This research is descriptive. A sample of 108 people was taken purposively, with the criteria of being a member of the library and at least 3 times using the library at Unhas. Data collection is done through the distribution of questionnaires and documentation. Data were analyzed using quantitative analysis. The results of the study indicate that the readers know the library functions at Hasanuddin University well. This knowledge is proven by utilizing the library according to its functions which include: (1) the function of the Unhas Library as lifelong learning by utilizing the library as a place of independent learning, as a formal and informal learning facility, making libraries a means of reading and realizing learning communities. (2) the function of the Unhas Library as a vehicle for research by utilizing the library as a source of information for research referrals, to support and produce useful research works, and all needs in research / scientific writing including making papers obtained in the Unhas Library (3) functions of Unhas Library as a vehicle for information by utilizing libraries as a source of information, as a place that provides useful or quality information, and is easily accessible. (4) the function of the Unhas Library as an educational-based recreational vehicle by utilizing the library as a source of useful entertainment reading. (5) the function of the Unhas Library as a vehicle for preserving national culture by utilizing libraries (collections) as a place to educate and develop an appreciation of the culture of the people, and it is useful to become a love of Indonesian culture. Keywords:  User knowledge, library functions  
Learning Online: The Effect of Learning Digital Badges on Learning Outcome Nasrah; Muchtar, Fitri Yanty; Nitaninnawa, Fathiyah; Ilham, Muhammad
International Conference on Elementary Education Vol. 4 No. 1 (2022): Proceedings The 4th International Conference on Elementary Education
Publisher : Elementary Education Study Program School of Postgraduate Studies Universitas Pendidikan Indonesia in collaboration with UPI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.925 KB)

Abstract

During the COVID-19 pandemic, student learning outcomes have decreased. An effort is needed to increase student learning motivation so that student learning outcomes increase. Based on research, giving reward is one way to increase students' learning motivation. Giving digital badges is an economical and fun way to give rewards to students. This research is collaborative research between lecturers and teachers which aims to develop the ability of lecturers and teachers in conducting collaborative research and to support the technology-based Merdeka Learning program. This research is expected to find out the effect of digital badges in online thematic learning on learning outcomes, and can be a solution to the problem of decreasing student learning outcomes which is the main goal of this research. Data collection using the Experimental method with a Quasi-experimental model. The results showed that there was a significant effect of digital badges on students' online thematic learning outcomes. Based on the results of this study, digital badges can be used as a solution to improve student learning outcomes, especially elementary schools.
HAK DAN KEWAJIBAN ORANG TUA TERHDAP ANAK SETELAH PUTUSNYA PERKAWINAN (STUDI KOMPARATIF ANTARA UU NOMOR 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN DAN UU NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK) Nasrah; Zubair, Asni
MADDIKA : Journal of Islamic Family Law Vol. 3 No. 1 (2022): Maddika: Journal Of Islamic Family Law
Publisher : IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/maddika.v3i1.2500

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study is to know the rights and obligations of a parent to a child after the breakup of a marriage and to know the similarities and differences the parental obligations to the child in bill no.1 year 1974 on Jo's marriage, 2019 year no. 16 on marriage and 2014 no. 35 on child protection Research indicates that the first marriage when children are born, it not only brings upon a couple the rights and obligations but also raises the rights and obligations between the husband and wife on the one hand but also in relation to his rights and duties toward his children.In article 45 of 1974's law no. 1, it states that both parents are obligated to care well for and educate their children and vice versa. Second, the statute of marriage no.1 year 1974 mentions chapter 41: both mother and father remain under obligation to care for and educate their children, based solely on the child's interest. While in point b "the father who is responsible for all the maintenance and education the child needs when reality cannot fulfill the obligation the court can determine that the mother must carry it." third Dalam 2014 no. 35 on child protection pasal 26 verses (2) concerning parental obligations and responsibilities state that in the case of the parent neither existed nor was he known, or for some reason could not perform his duties and responsibilities, hence obligations and responsibilities as indicated dalam ayat (1) dapat beralih kepada keluarga. Keywords: a parent's rights and obligations, a breakup.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Poe (Prediction Observation Explanation) Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Murid Kelas V SD Inpres Sengka Riska; Nasrah; Nurul Magfirah
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, Mei 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jkp.v1i3.226

Abstract

Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen quasi yang bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran POE (Prediction Observasion Explanation) terhadap hasil belajar IPA  pada  murid kelas V SD INPRES SENGKA. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD INPRES SENGKA dan sampel terdiri dari dua kelas yakni kelas eksperimen (VA) yang diajarkan menggunakan model pembelajaran POE (Prediction Observasion Explanation) dan kelas kontrol (VB) yang tidak menggunakan model pembelajaran POE (Prediction Observasion Explanation) Pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah purposive sampling. Data yang dikumpulkan berasal dari hasil belajar siswa pre-test dan post-test yang di mana data diolah dengan dua cara yaitu dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial, hasil penelitian menunjukkan bahwa:  penggunaan model pembelajaran POE (Prediction Observasion Explanation) berpengaruh. Dilihat dari rata rata skor post-test 84,967 . dimana di dapatkan nilai signifikan 0.001 yaitu nilai hasil uji hipotesis kurang dari 0,05 maka berpengaruh model pembelajaran POE (Prediction Observasion Explanation) terhadap hasil belajar biologi siswa kelas V SD INPRES SENGKA pada pokok bahasan perubahan wujud bendal.
Peran Hadis dalam Pembentukan Etika Bisnis Kosmetik Muslim Nasrah; Ainun Nur Hasanah
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 2 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era globalisasi yang kita alami saat ini, bisnis kosmetik mengalami pertumbuhan yang sangat cepat dan dinamis. Persaingan yang semakin sengit mendorong pemilik bisnis kosmetik untuk mengadopsi berbagai strategi dan metode guna mencapai tujuan mereka.Dalam konteks ini, penting bagi semua pemangku kepentingan bisnis kosmetik untuk mematuhi nilai-nilai, peraturan, dan norma yang baik dalam berbisnis. Integritas dan etika yang dimiliki oleh seorang individu yang berkecimpung dalam bisnis kosmetik adalah faktor yang sangat menentukan dalam sikap dan perilaku mereka saat berinteraksi dengan orang lain. Kepercayaan adalah salah satu aset paling berharga dalam konteks bisnis kosmetik. Etika bisnis berdasarkan hadis nabawi mencerminkan nilai-nilai agama dalammembentuk praktik bisnis kosmetik yang adil, berkelanjutan, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari penerapan nilai-nilai agama, yaitu keadilan, kesepakatan, kepercayaan, integritas, dan transparansi. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman utama dalam menjalankanbisnis kosmetik sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Ini menciptakan budaya bisnis kosmetik yang sehat dan berkelanjutan, mendorong dialog yang konstruktif serta menghindari praktik-praktik yang diharamkan, seperti riba. Kata Kunci: Hadis, Etika Bisnis, Muslim, Kosmetik.
PENGARUH MEDIA DIORAMA TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS PESERTA DIDIK KELAS III UPTD SDN 95 ABBEKAE Amalia, Ridha; Nasrah; Dhiqfaini Sultan, Ana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23763

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peserta didik yang terfokus hanya pada buku paket pelajaran dan kurangnya media pembelajaran dalam proses pembelajaran yang berdampak pada rata-rata hasil belajar IPAS yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar IPAS peserta didik kelas III UPTD SDN 95 Abbekae dikelas yang menggunakan media diorama dan dikelas yang tidak menggunakan media diorama serta untuk mengetahui pengaruh media diorama terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas III UPTD SDN 95 Abbekae. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas III di UPTD SDN 95 Abbekae. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik total sampling atau sampel jenuh. Instrumen yang digunakan adalah Instrumen tes berupa soal pilihan ganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat hasil belajar IPAS peserta didik kelas eksperimen yang menggunakan media diorama diperoleh nilai 84,8 % dengan kategori tuntas belajar dan diperoleh nilai 15,1% dengan kategori tidak tuntas belajar. Tingkat hasil belajar IPAS peserta didik kelas kontrol yang tidak menggunakan media diorama diperoleh nilai 45,4% dengan kategori tuntas belajar dan diperoleh nilai 54,5 % dengan kategori tidak tuntas belajar. Berdasarkan pengelolaan hasil uji hipotesis diperoleh sig 0,000 artinya bahwa H0 ditolak (0,000 < 0,05) dan H1 diterima karena (0,395 > 0,05). Sedangkan pada analisis uji T, Sig > ttabel atau (5,819 > 1,997). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kelas yang diajarkan dengan media diorama dengan kelas yang tidak diajarkan dengan media diorama terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas III UPTD SDN 95 Abbekae.
Peran Hadis dalam Pembentukan Etika Bisnis Kosmetik Muslim Nasrah; Ainun Nur Hasanah
AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits Vol 2 No 2 (2024): AL-ATSAR: Jurnal Ilmu Hadits
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-atsarjurnalilmuhadits.v2i2.443

Abstract

Dalam era globalisasi yang kita alami saat ini, bisnis kosmetik mengalami pertumbuhan yang sangat cepat dan dinamis. Persaingan yang semakin sengit mendorong pemilik bisnis kosmetik untuk mengadopsi berbagai strategi dan metode guna mencapai tujuan mereka.Dalam konteks ini, penting bagi semua pemangku kepentingan bisnis kosmetik untuk mematuhi nilai-nilai, peraturan, dan norma yang baik dalam berbisnis. Integritas dan etika yang dimiliki oleh seorang individu yang berkecimpung dalam bisnis kosmetik adalah faktor yang sangat menentukan dalam sikap dan perilaku mereka saat berinteraksi dengan orang lain. Kepercayaan adalah salah satu aset paling berharga dalam konteks bisnis kosmetik. Etika bisnis berdasarkan hadis nabawi mencerminkan nilai-nilai agama dalammembentuk praktik bisnis kosmetik yang adil, berkelanjutan, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari penerapan nilai-nilai agama, yaitu keadilan, kesepakatan, kepercayaan, integritas, dan transparansi. Nilai-nilai tersebut menjadi pedoman utama dalam menjalankanbisnis kosmetik sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Ini menciptakan budaya bisnis kosmetik yang sehat dan berkelanjutan, mendorong dialog yang konstruktif serta menghindari praktik-praktik yang diharamkan, seperti riba. Kata Kunci: Hadis, Etika Bisnis, Muslim, Kosmetik.
Pelatihan Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Kerajinan Tangan Bagi Remaja Masjid Ar-Rahman Paccinongan Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Arsyad, Latang; Nasrah; Yolandika; Rahmawati; Imran
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8423

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pelatihan pengolahan sampah ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pengolahan sampah plastik menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi serta mengimplementasikan pendidikan lingkungan hidup. Sasaran kegiatan ini adalah remaja Masjid Ar-Rahman, Kelurahan Paccinongan, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan mencakup ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung pengolahan sampah plastik, khususnya botol bekas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program pengabdian terlaksana dengan baik, ditandai oleh antusiasme dan partisipasi aktif peserta. Evaluasi kegiatan mengindikasikan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran peserta terhadap pentingnya pengelolaan sampah plastik. Namun demikian, dalam proses pelatihan ditemukan beberapa tantangan yang dihadapi peserta, seperti keterbatasan pengetahuan dan keterampilan awal, keterbatasan waktu untuk mengikuti kegiatan secara optimal, tingkat ketertarikan yang masih perlu ditingkatkan, serta kendala dalam menjaga konsistensi dan motivasi. Diharapkan, pelaksanaan kegiatan ini dapat berkontribusi dalam mengurangi pencemaran lingkungan akibat sampah plastik dan mendorong terbentuknya usaha kreatif berbasis kerajinan tangan yang bernilai ekonomis.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran IPAS di UPT SPF SDI Bangkala II Rahma, Nur; Nasrah; Nasharuddin
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i2.11336

Abstract

Pendidikan abad 21 menuntut siswa untuk tidak hanya menguasai konten pengetahuan tetapi juga memiliki keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar memiliki peran sentral dalam membekali siswa dengan kompetensi tersebut, karena materinya erat kaitannya dengan fenomena kehidupan sehari-hari. Namun, pada praktiknya, proses pembelajaran IPAS sering kali masih berpusat pada guru (teacher-centered) dan cenderung konvensional, dengan metode ceramah dan hafalan yang mendominasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran project based learning terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di UPT SPF SDI Bangkala II. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pra-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar, dengan rata-rata nilai posttest sebesar 85,14. Uji N-Gain menunjukkan rata-rata nilai sebesar 0,72 atau 72% yang termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Dengan demikian, penerapan model PjBL terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran IPAS
Pendampingan SUNSAGI (Sekolah Unggul Sadar Gizi) Dalam Upaya Perbaikan Gizi Remaja Indriasari, Rahayu; Mansur, Marini Amalia; Najamuddin, Ulfah; Nasrah; Muthiah Nurul Atikah; Khairunnisa, Afifah
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2025): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i3.2786

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran tentang gizi remaja, termasuk anemia dan pencegahannya, melalui pendekatan pendampingan berbasis sekolah yang melibatkan siswa, guru, dan pengelola kantin. Pada siswa, dilakukan promosi kesehatan dan gizi melalui kegiatan edukasi berbentul talkshow. Untuk pengelola kantin, diberikan sosialisasi tentang jajanan sehat dan bergizi serta pelatihan peningkatan kapasitas. Sementara itu, guru mendapatkan pengembangan kapasitas agar mampu menyampaikan informasi gizi remaja secara efektif. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung pola makan sehat dan mencegah masalah gizi pada remaja. Setelah program dilaksanakan, terdapat peningkatan rerata skor pengetahuan antara sebelum dan sesudah pelatihan (D=13,82;p=0.000), penjaja kantin (D=3,24;p=0.654), dan guru (D=26,00;p=0.005). Selain itu, penjaja kantin memberikan testimoni positif terhadap pelatihan pembuatan jajanan yang diberikan dan merasa mampu mempraktekkannya untuk menyediakan alternatif jajanan sehat di kantin sekolah. Bagi para guru yang dilatih berkomitmen untuk mengintegrasikan materi gizi remaja pada pembelajaran P5 di semester berikutnya. Dapat disimpulkan bahwa program SUNSAGI meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga sekolah terhadap pentingnya upaya perbaikan gizi pada remaja dan meningkatkan kapasitas untuk pelaksanaan berkelanjutan.