Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Dasar Pangan Lokal Sebagai Inovasi Untuk Meningkatkan Tumbuh Kembang Balita Stunting di Desa Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Rahma Tunny; Ernawati Hatuwe; Fitria Umagapi; Mariene Wiwin Dolang; Suryanti Tukiman
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50685

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis. Stunting yang terjadi pada balita perlu mendapat perhatian khusus karena dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak, seperti meningkatnya angka kesakitan dan kematian, tumbuh kembang anak yang buruk, meningkatnya risiko penyakit infeksi dan penyakit tidak menular di masa dewasa, serta menurunnya produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pertumbuhan dan perkembangan anak stunting setelah diberikan nugget ikan tahu kelor, dimana makanan yang diberikan merupakan makanan yang sudah mengandung protein, vitamin, dan mineral yang tinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pra Eksperimen dengan rancangan One Group Pratest Posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah balita stunting usia 24-59 bulan yang berada di Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku sebanyak 30 balita. Analisa data menggunakan aplikasi SPSS versi 23 menggunakan uji paired sampel T test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya perbedaan rat-rata berat badan balita sebesar 1,22 kg dan tinggi badan sebesar 0,95 cm setelah diberikan PMT, dimana terjadi perubahan berat badan dan tinggi badan antara sebelum dan sesudah pemberian PMT dengan p-value 0,000 yang artinya ada perubahan berat badan dan tinggi badan balita setalah mendapatkan PMT. Pemberian PMT Modifikasi berbasis kearifan lokal dalam hal ini nuget ikan tahu kelor dapat menjadi alternatif program penanggulangan stunting
Penyuluhan Tentang Bahaya Merokok Bagi Kesehatan Reproduksi Remaja di SMA Negeri 1 Seram Bagian Barat Suryanti Tukiman; Siti Murdhani Haupea
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jnb.v1i3.361

Abstract

Adolescents who smoke are considered a natural behavior in society, the rate of spread of smokers in adolescence reaches high numbers, namely in the age group of 10-14 years and 15-19 years and the age of first-time smokers is in the age group of 15-19 years. The urgency of smoking behavior in adolescents is seen based on the impact of the habit, especially on the long-term effects on adolescent reproductive health. This is a very big problem because the awakening of the reproductive health of men and women, will certainly affect their offspring to reduce the quality of the nation's successor generation, The purpose of this activity is to provide an in-depth understanding of the impact of smoking on the reproductive system, and encourage adolescents to maintain reproductive health by avoiding smoking. The methods used in this community service activity are lectures and discussions. The result of this activity is an increase in adolescent knowledge about the dangers of smoking on reproductive health.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Desa Luhu Kecamatan Huamual Suryanti Tukiman; Dani Ely; Herlien Sinay; Mariene Wiwin Dolang; Rahma Tunny; Maryam Lihi
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i10.20324

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a public health problem with a prevalence that has remained high in the last 20 years. Hypertension is one of the factors causing non-communicable diseases that can have negative impacts on the social, economic and psychological aspects of individuals. Various efforts have been made to reduce the prevalence of hypertension, both as world targets and targets in Indonesia. The purpose of this study was to determine the Factors Related to the Incidence of Hypertension in the Luhu Village Community, Huamual District. The research method used in this study is descriptive analysis with a Cross Sectional approach. Conducted on June 24 - July 24, 2024 in RW 008 Papora, Luhu Village, Huamual District. Sampling using a simple random sampling technique with 175 respondents. The data obtained were analyzed univariately and bivariately using the chi square test. The results of this study are that there is a significant relationship between gender and the incidence of hypertension (p-value 0.040), there is a significant relationship between family history and the incidence of hypertension (p-value 0.000), and there is a significant relationship between the level of knowledge and the incidence of hypertension (p-value 0.000). Based on the results of the study, it shows that there is a relationship between gender, family history, level of knowledge and the incidence of hypertension in the community of Luhu Village, Huamual District Keywords: Hypertension, Gender, Family History, Level of Knowledge  ABSTRAK Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang tetap tinggi dalam 20 tahun terakhir. Hipertensi merupakan salah satu faktor terjadinya penyakit tidak menular yang dapat berdampak negatif dari aspek sosial, ekonomi serta psikologis individu. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan prevalensi hipertensi baik yang merupakan target dunia maupun target di Indonesia. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Desa Luhu Kecamatan Huamual. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional.Dilakukan pada tanggal 24 Juni – 24 Juli 2024 di Rw 008 Papora Desa Luhu Kecamatan Huamual.pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan responden sebanyak 175 responden. Data yang diperoleh dianalisis secar univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan kejadian hipertensi (p-value 0,040), terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga dengan kejadan hipertensi (p-value 0,000), dan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadan hipertensi (p-value 0,000). Bedasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan jenis kelamin, riwayat keluarga, tingkat pengetahuan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat Desa Luhu Kecamatan Huamual Kata Kunci: Hipertensi, Jenis Kelamin, Riwayat Keluarga, Tingkat Pengetahuan
Edukasi Bahaya dan Upaya Pencegahan Rokok Remaja di SMA Negeri 1 Seram Bagian Barat Dusra, Ety; Epi Dusra; Suryanti Tukiman
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): Mei : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/faedah.v3i2.1390

Abstract

Smoking remains a major public health issue that is difficult to address, particularly among adolescents. The rising number of young smokers is a concerning issue due to the long-term detrimental consequences it poses, both in terms of health, social, and economic aspects. Adolescence is a period of identity exploration and challenges, and unfortunately, many young people fall into the habit of smoking. The community service conducted at SMA Negeri 1 Seram Bagian Barat on october 17, 2024, aimed to raise awareness about the dangers of smoking and prevention efforts. The activity involved socialization, interactive discussions, and pre-test and post-test assessments to measure participants' knowledge changes. The results showed an increase in students' knowledge about the dangers of smoking. Additionally, interviews with participants revealed that peer influence and family environment played a significant role in influencing adolescent smoking behavior. These findings support Bandura's Social Learning Theory, which states that behavior is largely influenced by observation of one's social environment. Efforts to prevent smoking among adolescents need to involve active participation from families, schools, and communities.
EDUKASI KESEHATAN MENGENAI BAHAYA OBESITAS PADA IBU RUMAH TANGGA DI DESA WAIMITAL Maryam Lihi; Amelia Niwele; Suryanti Tukiman; Aulia Debby Pelu; Djulfikri Mewar; Narwan Majidha
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.43153

Abstract

Obesitas merupakan kondisi keadaan penumpukan lemak berlebih atau tidak normal dalam tubuh. Wilayah pesisir berkembang pesat karena memiliki akses yang mudah serta biaya hidup yang lebih rendah dibandingkan daerah daratan, sehingga menjadikannya tujuan utama migrasi penduduk. Salah satu kawasan pesisir yang mengalami hal ini adalah Desa Waimital, yang terletak di Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, dengan prevalensi obesitas pada ibu rumah tangga mencapai 33,53%. Data ini menunjukkan bahwa obesitas lebih banyak terjadi pada wanita, terutama ibu rumah tangga. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan mengenai bahaya obesitas pada ibu rumah tangga di Desa Waimital. Kegiatan ini dilakukan dengan metode observasional dan wawancara, yang kemudian dilanjutkan dengan edukasi tatap muka (fase ke fase) menggunakan media pamflet. Materi edukasi yang disampaikan meliputi pengertian obesitas, tanda-tanda dan gejalanya, faktor penyebab obesitas yang terdiri dari faktor perilaku dan non-perilaku, bahaya obesitas yang bisa menyebabkan komplikasi, serta cara-cara pencegahannya. Hasilh dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat kini lebih memahami bahaya obesitas dan pentingnya pencegahan sejak dini.
Effectiveness of Lecture with Demonstration Method on Maternal Knowledge about Growth and Development of Toddlers Zubaeda; Suryanti Tukiman; Nilan
Viva Medika Vol 17 No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Growth and development are indicators of life achieved by humans from conception to adulthood (Faizah, 2020). An important period in a child's growth and development is the toddler stage, as this phase forms the foundation that will influence and determine the child's future development (Ayunita, 2017). At the Kairatu Barat Community Health Center, there is a Posyandu (Integrated Service Post) called Diaspora. A survey revealed that health promotion staff there always use the lecture method, which makes mothers of toddlers feel bored and inattentive to the counseling. This study aims to determine the effect of counseling using lecture and demonstration methods on mothers' knowledge about the growth and development of toddlers aged 3-5 years. This quasi-experimental study used a "two group pretest-posttest" research design. The population comprised 26 mothers with toddlers aged 3-5 years, all of whom were used as the research sample. Data was collected using a questionnaire to measure knowledge levels. Analysis using the Wilcoxon test showed that counseling using lecture (p=0.010) and demonstration (p=0.001) methods influenced the increase in mothers' knowledge. Meanwhile, the Mann-Whitney test showed that the demonstration method was more effective in increasing mothers' knowledge about the growth and development of toddlers aged 3-5 years (p=0.000).
Efektifitas Metode Penyuluhan terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu dalam Tumbuh Kembang Balita Usia 3-5 Tahun di Posyandu Diaspora Tahun 2021 Nilan Nilan; Suryanti Tukiman; Windatania Mayasari; Maryam Lihi; Abd Rijali Lapodi
JURNAL KESEHATAN MALUKU HUSADA Vol 2, No 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : STIKes Maluku Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/jkmh2103

Abstract

Tumbuh kembang adalah semua aspek kemajuan yang dicapai manusia sejak konsep hingga dewasa. Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita. Karena pada masa ini pertumbuhan dasar yang akan memengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Di Puskesmas Kairatu Barat terdapat salah satu posyandu yaitu posyandu Diaspora. Dimana dari hasil survei diperoleh bahwa tenaga promosi kesehatan disana masih selalu menggunakan metode ceramah dan itu sangat membuat ibu balita merasa bosan dan tidak memperhatikan penyuluhan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tumbuh kembang balita usia 3-5 tahun dengan metode ceramah dan demonstrasi terhadap peningkatan pengetahuan ibu. Jenis penelitian ini bersifat quasy eksperimental dengan rancangan “One group pretest posttest”. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 3-5 tahun berjumlah 13 orang dan seluruhnya dijadikan sampel. Pengumpulan data diperoleh dari kuesioner pengetahuan. Hasil analisis bivariat menggunakan uji wilcoxon menunjukan ada pengaruh penyuluhan metode ceramah (p=0,010) dan metode demonstrasi (p=0,001) terhadap peningkatan pengetahuan dan hasil analisis uji Mann Whitney menunjukan metode demonstrasi lebih baik dalam meningkatkan pengetahuan yang ditandai dengan lebih tingginya rerata nilai demonstrasi yaitu sebesar 92,54>69,38 dengan nilai signifikansi (p=0,000) maka dapat disimpulkan bahwa metode demonstrasi lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang balita usia 3-5 tahun.
Determinan Kejadian Dermatitis pada Nelayan di Dusun Waemital, Negeri Pelauw Suryanti Tukiman; Rahma Tunny; Ety Dusra; Abd Rijali Lapodi; Mariene Wiwin Dolang; Dasmawati Sampolawa
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 16 No 1 (2026): Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fik.v16i1.4229

Abstract

Dermatitis is one of the most common occupational skin diseases among fishermen due to exposure to seawater, humid working environments, and low use of personal protective equipment (PPE). Data from the Pelauw Health Center indicate that dermatitis cases remain relatively high. The occurrence of dermatitis is influenced by several factors, including age, history of allergies, personal hygiene, and use of PPE. This study aimed to determine the determinants of dermatitis among fishermen in Waemital Hamlet, Pelauw Village, Pulau Haruku District, Central Maluku Regency in 2025. This study employed a quantitative method with an analytical observational design using a cross-sectional approach. The study population consisted of all fishermen in Waemital Hamlet, totaling 35 respondents, using a total sampling technique. Data were collected using a structured questionnaire covering age, history of allergies, personal hygiene, use of PPE, and dermatitis occurrence. Data analysis was performed using univariate and bivariate analysis with the Chi-Square test at a significance level of α = 0.05. The results showed that most respondents had dermatitis (85.7%), had a history of allergies (77.1%), did not use PPE (91.4%), and had poor personal hygiene (54.3%). The bivariate analysis showed no significant relationship between age and dermatitis occurrence (p = 1.000) or between history of allergies and dermatitis occurrence (p = 0.067). In contrast, there was a significant relationship between personal hygiene and dermatitis occurrence (p = 0.006), as well as between PPE use and dermatitis occurrence (p = 0.047). It can be concluded that personal hygiene and PPE use are factors associated with dermatitis among fishermen, while age and history of allergies are not significantly related. Improvement in clean and healthy living behavior and consistent use of PPE is needed to reduce the risk of dermatitis among fishermen.
Edukasi isi Piringku Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita di Wilayah Pesisir: The Education on Household Waste Management to Support Environmental Health Rahma Tunny; Fitria Umagapi; Suryanti Tukiman; Epi Dusra; Mariene Wiwin Dolang; Iswanti Surachmo
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 5: Mei 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.10821

Abstract

Stunting pada anak di bawah lima tahun adalah masalah yang serius dan menjadi prioritas utama dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Stunting pada balita adalah kondisi di mana anak tidak tumbuh secara normal karena kekurangan gizi yang terus-menerus.Hal ini bisa menyebabkan berbagai masalah seperti fungsi tubuh yang tidak optimal, perkembangan fisik dan pikiran yang tertunda, perkembangan mental dan emosi yang terganggu, serta meningkatkan risiko mengalami penyakit yang merusak tubuh di masa depan. Kondisi ini membutuhkan tindakan nyata untuk menangani masalah gizi yang terjadi. Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah melalui program Isi Piringku yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dan mendorong perubahan kebiasaan makan menuju pola konsumsi yang sehat dan seimbang. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang stunting, tanda dan gejala, pencegahan, dampak, serta pengetahuan tentang isi piringku. Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 03 maret 2026. Metode pelaksanaan menggunakan ceramah interaktif, diskusi, Kegiatan ini dilaksanakan untuk menambah informasi dengan memberikan edukasi kepada masyarakat serta pengukuran pengetahuan (pre test dan post test) menggunakan kuesioner untuk menilai sejauh mana pengetahuan masyarakat terkait stunting dan piring makanku. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang stunting dan piring makanku.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Mewujudkan Lingkungan Sehat melalui Pengelolaan Sanitasi di wilayah pesisir: The Community Empowerment in Creating a Healthy Environment through Sanitation Management in Coastal Areas Iswandi Fataruba; Luthfy Latuconsina; Suryanti Tukiman; Sunik Cahyawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i11.10912

Abstract

Wilayah pesisir merupakan zona transisi antara ekosistem darat dan laut yang secara ekologis bersifat dinamis dan kompleks. Interaksi yang berlangsung dalam wilayah ini melibatkan proses fisik dan biologis dari kedua ekosistem, seperti sedimentasi, aliran air tawar, pasang surut, dan perembesan air asin. Kegiatan utama untuk mewujudkan kualitas lingkungan sehat di daerah pesisir melalui kegiatan teknis penyehatan lingkungan, pengamanan dan pengendalian pada media air, udara, dan tanah. Aktivitas masyarakat sehari-hari yang menghasilkan limbah domestik, ditambah dengan rendahnya kesadaran dalam menjaga sanitasi lingkungan, menyebabkan masih banyak permasalahan kesehatan lingkungan yang perlu ditangani. Oleh karena itu, maka perlu adanya kesadaran masyarakat tentang bahaya dan dampak dari sanitasi buruk dan infeksi penyakit menular karena sangat berbahaya bagi kesehatan manusia maupun lingkungan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola sanitasi lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27 September 2023, adapun metode pelaksanaan menggunakan ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, simulasi, serta praktik lapangan. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang cara pengelolaan sampah dan limbah domestic yang dihasilkan oleh masyarakat setempat