Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pemberdayaan Kader dalam Mendukung Upaya Pengendalian Malaria di Desa Tenga-Tenga Wilayah Pesisir: Empowering Cadres to Support Malaria Control Efforts in Coastal Villages Sahrir Sillehu; Suryanti Tukiman; Maryam Lihi; Ilyas Ibrahim; Iswandi Fataruba; Mariene Wiwin Dolang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i12.11091

Abstract

Malaria masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di wilayah pesisir Indonesia akibat kondisi lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk Anopheles serta rendahnya keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit. Pemberdayaan kader kesehatan merupakan salah satu strategi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengendalian malaria. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran kader kesehatan dalam mendukung pengendalian malaria berbasis masyarakat di Desa Tenga-Tengah. Metode yang digunakan adalah pendekatan Community Empowerment melalui pelatihan, penyuluhan, demonstrasi, simulasi, pendampingan lapangan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 20 kader kesehatan yang memperoleh materi mengenai penyebab, penularan, gejala, pencegahan malaria, penggunaan kelambu berinsektisida, pengendalian lingkungan, serta teknik komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE). Adapun kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2023. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan kader dari 59,2% pada pre-test menjadi 95,8% pada post-test. Selain itu, kader menunjukkan peningkatan keterampilan dalam melaksanakan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat. Tingkat partisipasi kader selama kegiatan mencapai 100%, sedangkan partisipasi masyarakat dalam penyuluhan melebihi 90%. Program ini juga memperkuat kolaborasi antara kader kesehatan, pemerintah desa, dan Puskesmas dalam pelaksanaan pengendalian malaria berbasis masyarakat. Pemberdayaan kader kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kader serta mendorong partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung percepatan eliminasi malaria di wilayah pesisir dan kepulauan Indonesia.
Edukasi Berbasis Internet Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Kebersihan Organ Kewanitaan saat Menstruasi pada Siswi di Madrasah Tsanawiyah Al-Hilaal Morella Khairani Alfiah Ulath; Suryanti Tukiman; Hamka Hamka; Epi Dusra; Mohammad Dahlan Sely
JURNAL KESEHATAN MALUKU HUSADA Vol 2, No 1 (2024): Januari-Juni 2024
Publisher : STIKes Maluku Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/jkmh2104

Abstract

Sistem reproduksi merupakan salah satu komponen sistem tubuh yang penting meskipun tidak berperan dalam homeostasis dan esensial bagi kehidupan seseorang. Organ reproduksi yang dimiliki manusia berbeda antara pria dan wanita. Kebersihan organ kewanitaan merupakan suatu tindakan atau cara perawatan individu untuk memelihara kebersihan dan menjaga kesehatan organ reproduksinya dalam upaya mencapai kesejahteraan fisik dan psikisnya. Menjaga kesehatan organ reproduksi berawal dari menjaga kebersihan diri, termasuk kebersihan vagina yang bertujuan agar vagina tetap bersih, normal, sehat dan terhindar dari kemungkinan muncul adanya penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan edukasi berbasis internet (online) dalam menjaga kebersihan organ kewanitaan saat menstruasi pada siswi sebelum dan sesudah diberikan edukasi di MTs Al-Hilaal Morella. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bukti empiris mengenai hubungan antara edukasi berbasis internet dengan pengetahuan menjaga kebersihan organ kewanitaan saat menstruasi pada siswi. Pada penelitian ini, peneliti melakukan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre- experimental design tipe one group pretest-posttest (tes awal tes akhir kelompok tunggal). Sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh dimana semua populasi dijadikan sebagai sampel karena responden <100, jadi sampel dan populasi berjumlah 62 orang.kelompok diberikan pretest dan posttest. Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah pemberian edukasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai t-12.495 dengan signifikan p value 0,000 dengan nilai mean sebelum intervensi 5,85 dan 8,06 sesudah intervensi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Dusun Kelapa Dua Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Suryanti Tukiman; Herlien Sinay; Abd Rijal Lapodi
JURNAL KESEHATAN MALUKU HUSADA Vol 2, No 2 (2024): Juli-Desember 2024
Publisher : STIKes Maluku Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/jkmh2206

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang mengakibatkan tinggi badan anak tidak sesuai dengan umurnya. Stunting tidak hanya disebabkan oleh satu faktor melainkan oleh multifaktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu, pengetahuan ibu, ASI eksklusif, pemberian MP-ASI dan status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting di Dusun Kelapa Dua Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Penelitian ini terdiri dari 100 sampel dengan teknik probability sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-square. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan antara kejadian stunting dengan tingkat pendidikan ibu (p-value = 0,000), pengetahuan ibu (p-value) = 0,000), ASI eksklusif (p-value = 0,001) dan pemberian MP-ASI (p-value =0,000). Sedangkan, status ekonomi keluarga (p-value = 0,511) tidak ada hubungan dengan kejadian stunting pada balita di Dusun Kelapa Dua Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Pencegahan Rabies pada Masyarakat Dusun Ruiwapa Desa Kairatu Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Maryam Lihi; Suryanti Tukiman; Rifana Wahab; Sahrir Sillehu; Abd Kadir Luhulima
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v11i2.26371

Abstract

Rabies is an acute infectious disease that attacks the central nervous system and is caused by the rabies virus. This disease is transmitted through saliva or bites of Rabies-Transmitting Animals (HPR). This study was conducted to determine the relationship between the level of knowledge and attitudes of the community towards rabies prevention efforts in Ruiwapa Hamlet, Kairatu Village, West Seram Regency. The study design used a cross-sectional approach involving 116 respondents. The instrument used was a questionnaire, and the sampling technique employed was accidental sampling. Data analysis used the Chi-Square test which included univariate and bivariate analysis. The results showed a significant relationship between the level of knowledge and rabies prevention (p = 0.000) and between attitudes and rabies prevention (p = 0.000). People with high knowledge and positive attitudes were more likely to take preventive measures, such as routinely vaccinating pets, washing bite wounds with running water, and immediately seeking medical help. Thus, it can be concluded that knowledge and attitudes have a statistically significant relationship with rabies prevention behavior.
Kenali Gizi Seimbang Untuk Mencegah Malnutrisi Dan Obesitas SMP Hang Tuah Ambon: Kenali Gizi Seimbang Untuk Mencegah Malnutrisi Dan Obesitas SMP Hang Tuah Ambon Iswandi Fataruba; Rahma Tunny; Fitria Umagapi; Suryanti Tukiman
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakseimbangan asupan gizi pada remaja dapat memicu terjadinya malnutrisi maupun obesitas yang berdampak terhadap kesehatan jangka panjang, prestasi belajar, serta kualitas hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMP Hang Tuah Ambon mengenai prinsip gizi seimbang serta upaya pencegahan malnutrisi dan obesitas. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan dengan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, pemutaran video edukasi, serta permainan kuis seputar gizi. Kegiatan dilaksanakan pada 16 Mei 2025 dengan melibatkan 30 siswa sebagai peserta utama. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memahami konsep gizi seimbang, komponen utama dalam “Isi Piringku”, serta pentingnya aktivitas fisik dan pemantauan berat badan. Peserta juga mampu menyebutkan langkah-langkah pencegahan malnutrisi dan obesitas dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi gizi berbasis sekolah efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja tentang pola makan sehat dan pencegahan masalah gizi. Diperlukan keberlanjutan program edukasi gizi serta dukungan institusi pendidikan dan pemerintah untuk memperkuat perilaku hidup sehat di kalangan pelajar.