Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA PERBANDINGAN PENGGUNAAN BEKISTING SISTEM DAN BEKISTING SEMI SISTEM PADA PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN SUNCITY SIDOARJO Isna Maulida; Susapto; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 1 No. 2 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apartemen Suncity Sidoarjo adalah bangunan 30 lantai dengan 27 lantai tempat tinggal, 1 lantai Basement, 1 lantai dasar, dan 1 lantai parkir. Implementasi kerja bekisting merupakan salah satu komponen pekerjaan struktural yang membutuhkan biaya terbesar. Untuk mengantisipasi hal ini, sistem bekisting yang lebih kuat, lebih mudah dan dapat digunakan berkali-kali dapat digunakan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan penggunaan sistem bekisting dan semi sistem bekisting untuk pekerjaan balok dan pelat, menyusun metode pelaksanaan dan membandingkan penggunaan bahan bekisting menggunakan bahan multiplex fenolik dan material multiplex biasa dalam hal waktu, kualitas dan biaya.Data yang dibutuhkan adalah gambar-gambar karya balok dan pelat. Bahan yang digunakan dalam metode sistem bekising adalah fenolik multipleks, sedangkan bahan yang digunakan dalam bekisting semi sistem adalah multipleks biasa. Bahan yang lebih ekonomis dari bahan yang berbeda dianalisis dalam hal implementasinya, biaya mengacu pada harga satuan bahan Surabaya 2019, dan waktu.Hasil analisis lebih ekonomis menggunakan metode bekisting sistem dengan bahan fenolik multipleks seharga Rp 78.752.083.063,81, dibandingkan dengan metode bekisting semi sistem dengan bahan dasar multipleks biasa dengan harga Rp 93.314.623.269,27; 5 minggu lebih cepat; dan pengaturan yang lebih praktis.
PERENCANAAN SITE LAYOUT BERDASARKAN TRAVELING DISTANCE DAN SAFETY INDEX PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG APARTEMEN BESS MANSION SURABAYA Febriyan Nur Fatah Akbar; Dyah Lidyaningtyas; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 1 No. 2 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang gerak yang sempit akan sulit untuk menentukan penempatan site layout. Di dalam perencanaan site layout, sepatutnya memperhatikam fasilitas yang dapat menghemat pemakaian ruang bangun. Hal ini memerlukan kecermatan dalam penempatannya karena berpengaruh pada produktivitas kerja. Semakin besar area yang digunakan dalam penempatan site layout maka perjalanan antar fasilitas juga semakin banyak memakan waktu. Tujuan pembuatan alternatif site layout ini adalah untuk memperoleh site layout yang optimal. Dalam studi ini dilakukan perencanaan site layout dengan Traveling Distance (TD) dan Safety Index (SI) atau bisa disebut multi objectives function sebagai acuannya yang didapatkan setelah menghitung jarak antar fasilitas, frekuensi perpindahan/perjalanan pekerja, dan angka keamanan. Nilai traveling distance sebesar 26963,8 dan nilai safety index sebesar 1400 pada perencanaan site layout alternatif kesatu. Pada alternatif kedua nilai traveling distance sebesar 24757,5 dan nilai safety index sebesar 1178.
STUDI PENYEMPURNAAN MODEL BATA RINGAN BERKAIT DAN PENGUJIAN STRUKTUR DINDING AKIBAT GESER BIDANG Yangyang Aditya; Taufiq Rochman; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 1 No. 2 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam beberapa tahun ini banyak dilakukan penelitian tentang material dinding dan model sambungan pasangan bata yang lebih mudah dan cepat dalam pengerjaan. Dalam penelitian ini dilakukan analisis specific strength dengan metode Taguchi untuk menentukan komposisi yang tepat untuk produksi bata ringan berkait. Sampel awal dalam penelitian ini adalah 16 buah benda uji kubus dengan dimensi 15x15x15 cm. Berdasarkan analisis data menggunakan metode Taguchi dengan menghitung Rata-Rata, menghitung Signal to Noise Ratio (SNR), menghitung Efek Faktor dari Rata-Rata, dan menghitung Efek Faktor dari SNR dapat disimpulkan bahwa semua analisis memperlihatkan hasil yang sama yaitu specific strength akan optimal jika menggunakan rancangan usulan A3, B1, dan C1 yaitu FAS 0,6, konsentrasi foam agent 1:10, dan fiberglass 1% dari berat semen. Berdasarkan hasil perhitungan specific strength, dan hasil perhitungan metode taguchi maka trial yang akan dipilih untuk pembuatan bata ringan berkait adalah Run-12 karena mempunyai specific strength paling tinggi, serta memiliki kesamaan komposisi paling mendekati dengan rancangan usulan yaitu FAS 0,6, konsentrasi foam 1:10, dan fiberglass 2%.
ANALISIS PERFORMA BETON NORMAL DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH BATU MARMER TERHADAP SUBSTITUSI PASIR. Fajar Mahesa Adhyaksa; Agus Sugiarto; Akhmad Suryadi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 1 (2021): MARET 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu marmer merupakan salah satu hasil tambang yang terkenal dari Kabupaten Tulungagung dan memiliki jumlah yang cukup besar. Hal ini membuat batu marmer menghasilkan limbah cukup banyak dan mencemari lingkungan. Maka, perlu dilakukan proses pengolahan limbah untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan menjadikannya substitusi pasir pada beton normal. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari substitusi limbah batu marmer terhadap nilai kuat tekan, pada variasi 0%; 10%; 20%; 30%; & 40%. Perencanaan campuran beton normal menggunakan SNI 03-2834-2000 dengan mutu 20 MPa. Kemudian, untuk mengetahui pengaruh terhadap kuat tekan menggunakan uji Anova. Berdasarkan hasil yang diperoleh nilai kuat tekan rata-rata terbesar pada umur 28 hari adalah variasi 40% sebesar 54,07 MPa dan yang terkecil variasi 10% sebesar 19,29 MPa dan kuat tekan yang memenuhi nilai margin dari perencanaan campuran adalah variasi 0% sebesar 24,37 MPa; 30% sebesar 25,82 MPa; & 40% sebesar 42,07 MPa. Berdasarkan hasil uji Anova tidak dapat dilakukan. Karena, terdapat data yang tidak berdistribusi normal. Sehingga, menggunakan uji alternatif yaitu; Kruskal Wallis. Pada pengujian ini diperoleh hasil bahwa nilai Signifikasi sebesar 0,00 dan kurang dari 0,05. Sehingga, limbah batu marmer mempengaruhi kuat tekan beton.
ANALISA PERBANDINGAN PONDASI JACK IN PILE DAN PONDASI BORED PILE PADA PEMBANGUNAN ASRAMA MAHASISWA LAKI-LAKI UNIVERSITAS ISLAM INTERNASIONAL INDONESIA Muhammad Rizqi Hidayatullah; Moch. Sholeh; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 1 (2021): MARET 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pembangunan gedung perkuliahan Universitas Internasional Indonesia yang di bangun di Depok terdapat fasilitas asrama mahasiswa. Gedung asrama mahasiswa laki-laki blok 4 adalah gedung yang telah dibangun dengan konstruksi bawahnya digunakan pondasi borepile. Pada skripsi ini akan direncanakan perhitungan pondasi jack in pile dan pondasi bored pile untuk dibandingkan pondasi manakah yang lebih efisien.Pondasi jack in pile dan pondasi bored pile sesuai untuk di bangun pada kawasan padat penduduk, kedua pondasi tersebut akan dibandingkan berdasarkan daya dukung tanah, metode pelaksanaan, dan perhitungan biaya masing-masing pondasi. Dengan dilakukan perbandingan pondasi ini maka akan diketahui jenis pondasi yang efisien dan aman untuk diterapkan di proyek ini.Dari hasil analisa, didapatkan pada pondasi borepile daya dukung tiang tunggal sebesar 94945,515 kg, daya dukung kelompok sebesar 284836,546 kg, penurunan total pondasi 14,410 cm, dimensi borepile 1 m panjang 10 m sebanyak 244 titik, digunakan alat borepile machine, dengan total anggaran sebesar Rp. 17.907.451.029. Sedangkan untuk pondasi jack in pile daya dukung tiang tunggal sebesar 118927,558 kg, daya dukung kelompok sebesar 356782,675 kg, penurunan total pondasi 14,625 cm, dimensi jack in pile 0.8 m panjang 15 m sebanyak 248 titik, digunakan alat hydraulic pile driver, dengan total anggaran sebesar Rp. 13.619.348.410.
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN PASAR PON KABUPATEN TRENGGALEK PROVINSI JAWA TIMUR Dewi Fatmawati; Suhariyanto; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Pasar Pon Kabupaten Trenggalek terdiri dari dua lantai, dengan luas masing-masing lantainya 5.932,80 m2. Bangunan ini didirikan di atas lahan dengan luasan 11.712,00 m2 . Proyek yang kompleks dan masih dalam tahap pekerjaan persiapan ini memerlukan perencanaan yang tepat, sehingga dapat berlangsung sesuai standar mutu, waktu, biaya, serta K3L. Skripsi ini bertujuan untuk merencanakan struktur organisasi proyek, site layout dan traffic management, strategi dan metode pelaksanaan, penjadwalan proyek, pengendalian mutu, program K3L, serta perencanaan anggaran pelaksanaan.Untuk melakukan perencanaan tersebut diperlukan data-data Design Engineering Drawing (DED), Rencana Kerja dan Syarat-Syarat, Bill of Quantity (BOQ), serta Harga Satuan Dasar Kabupaten Trenggalek tahun 2019.Setelah dilakukan proses perencanaan, diperoleh hasil berupa struktur organisasi proyek tipe gugus tugas; site layout terdiri dari fasilitas-fasilitas penunjang pekerjaan serta memanfaatkan 2 mobile crane dan traffic management direncanakan 1 arah; strategi pelaksanaan memakai zoning area dengan metode pelaksanaan bottom-up secara konvensional; penyelesaian pekerjaan memerlukan waktu 147 hari kalender; Standar Operasional Prosedur dan Quality Target dibuat untuk rencana mutu pelaksanaan; Hazard Identification Risk Assesment and Risk Control (HIRARC) disusun untuk pelaksanaan K3L; biaya total pekerjaan sebesar Rp. 72.078.159.000,00 (termasuk PPn).
STRATEGI DAN METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN PONDASI PADA PEMBANGUNAN TOWER BELLEROSA APARTEMEN SERPONG GARDEN TANGERANG Catrya Ghazy Afif Tsany; Suhariyanto; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pembangunan Tower Bellerosa Apartemen Serpong Garden Tangerang memiliki luas bangunan ±1.760 m2. Apartemen bertingkat tinggi ini terdiri dari 25 lantai hunian dengan luas masing-masing memiliki luas lahan sebesar ±836,872 m2, 1 lantai pemasaran dengan luas sebesar ±1.422,5 m2, 1 lantai atap dengan luas sebesar ±715,703 m2, dan 1 lantai bawah tanah, yang terletak di tengah kota. Akibatnya, agak sulit untuk memobilisasi alat dan material. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk membuat project planning alternatif dalam hal traffic management, site layout, metode pelaksanaan, mutu; keselamatan, kesehatan, dan lingkungan; biaya, dan penjadwalan. Perencanaan ini menggunakan 1 buah Tower Crane dan 1 buah Passenger Hoist. Perencanaan traffic management memiliki 1 alternatif: ketika material berasal dari arah Tangerang Selatan; metode pelaksanaan menggunakan bottom-up. Standar Operasional Prosedur dan Quality Target yang dibuat untuk rencana mutu pelaksanaan; metode bottom-up yang berada di lapangan menghabiskan biaya Rp 86.696.682.852,00 dengan 460 hari kalender; pemenuhan target zero accident mengacu pada safety plan dan HIRARC.
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR ATAS DAN UTAMA GEDUNG PERKANTORAN BUMI MANDIRI SURABAYA JAWA TIMUR Chynthya Novita Raga; Agus Sugiarto; Wahiddin, Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 2 (2021): JUNI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Kantor Bumi Mandiri Surabaya Jawa Timur terdiri dari 4 lantai dengan luas bangunan  2592 m2. Gedung ini memiliki panjang 36 m dan lebar 18 m. Pada bangunan ini, struktur atap menggunakan baja BJ-37. Pada struktur beton, menggunakan mutu beton fc’ = 25 MPa dan fc’ = 30 MPa, mutu baja fy = 400 MPa serta rangka beton menggunakan besi ulir dan besi polos.Perhitungan struktur baja menggunakan metode Load and Resistance Factor Design (LRFD) yang mengacu pada SNI 1729-2015, Gempa menggunakan SNI 2013 dan perhitungan struktur beton bertulang mengacu pada SNI 2847-2013..Dari hasil perhitungan, diperoleh: gording Lip Channels 150.50.20.4,5, kuda-kuda double siku mengunakan profil double L 50.50.5, penggantung gording 10 mm, ikatan angin 10 mm, sambungan baut 4  19,05 mm atau ¾” dengan panjang 12,5cm. Pelat lantai dengan tebal 120 mm menggunakan tulangan utama Ø10-150 mm dan tulangan bagi Ø8 – 150 mm. Balok anak 20/40 cm pada tumpuan atas 2 D16 mm dan bawah 2 D16 mm, pada lapangan bawah 2 D16 mm dan atas 2 D16 mm dengan tulangan geser D10. Balok induk 35/60 cm pada tumpuan atas 4 D19 mm dan bawah 2 D19 mm, pada lapangan bawah 2 D19 mm dan atas 3 D19 mm dengan tulangan geser D10. Balok sloof 35/60 cm pada tumpuan atas 4 D16 mm dan bawah 2 D16 mm, pada lapangan bawah 4 D16 mm dan atas 2 D16 mm dengan tulangan geser D10. Kolom 45/55 cm menggunakan tulangan utama 8 D22 dengan D10-100 untuk tulangan sengkang.
PENGGUNAAN LIMBAH BAN BEKAS SEBAGAI SUBSTITUSI PASIR PADA CAMPURAN BATA BETON RINGAN DITINJAU KUAT TEKANNYA Agung Setiawan; Agus Sugiarto; Sugeng Riyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya jumlah (limbah ban bekas) yang menumpuk dan minimnya pengolahan sampah jenis ini tergolong sampah non-biodegradable yang dapat membahayakan lingkungan, mengingat semakin berkembangnya bata beton ringan yang membutuhkan semakin banyak material yang dapat terurai mengurangi berat bata beton ringan. Pemanfaatan limbah ban bekas berupa serbuk karet yang mempunyai berat jenis ± 1.09 g / mL mampu mereduksi massa jenis, karet juga memiliki sifat elastis yang memungkinkannya untuk menutupi beton sebelum pecah pada saat kuat tekan maksimum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unjuk kerja batako ringan dengan crumb rubber sebagai pengganti agregat halus. Penelitian dilakukan di Laboratorium Beton Politeknik Negeri Malang dengan menggunakan 4 variasi crumb rubber yaitu agregat halus 0%, 25%, 50%, dan 75%. Setiap variaton dibuat menjadi 15 kubus dengan dimensi 15x15cm selama 7, 14, dan 28 hari proses curing sebelum melalui uji kuat tekan. Hasil penelitian menunjukkan crumb rubber mampu menurunkan berat beton hingga 29,8527%, 41,9009% dan 43,2396%. variasi kekuatan masing-masing dalam 28 hari, 0% untuk rendemen 30.293 Mpa, 25% untuk rendemen 5.0933 Mpa, 50% untuk rendemen 2.2844 Mpa, 75% untuk rendemen 1.5555 Mpa.
PROJECT PLANNING PROYEK PEMBANGUNAN APARTEMEN CAMBIO LOFTS TANGERANG SELATAN Mohammad Dzikril Akbar; Suhariyanto; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Pembangunan Apartemen Cambio Lofts Tangerang Selatan merupakan proyek milik PT Graha Indah Semesta yang dikerjakan oleh PT. Brantas Abipraya (Persero) dengan nilai kontrak Rp 640.000.000.000 selama 1369 hari kalender. Project Planning yang tepat diperlukan untuk merealisasikan proyek agar tepat waktu, biaya, dan mutu. Untuk itu diperlukan penyusunan project planning yang mencakup struktur organisasi, site layout, strategi dan metode pelaksanaan, rencana mutu dan K3, penjadwalan, dan biaya. Data yang diperlukan dalam penyusunan Project Planning yaitu gambar proyek, rencana kerja dan syarat-syarat, dan harga satuan dasar. Dalam penyusunan jadwal pekerjaan menggunakan program Microsoft Project 2019 dan biaya proyek menggunakan program Microsoft Excel 2019. Hasil dari penyusunannya adalah, menggunakan struktur organisasi fungsional, strateginya dengan menggunakan dua tower crane dan membagi zona pekerjaan, mutu pekerjaan dengan dilakukan pengujian material di lapangan agar sesuai dengan spesifikasi teknis dan SOP (Standard Operation Procedure) dan untuk pencegahan kecelakaan kerja, pekerja harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), dan pemasangan rambu-rambu pekerjaan. Durasi proyek berlangsung selama 950 hari kalender dengan anggaran biaya sebesar Rp 574.259.927.661,21.