Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KARAKTERISTIK BETON NORMAL DENGAN BATU KARANG GUNUNG MADURA SEBAGAI SUBSTITUSI KERIKIL Ziza Ayu Pertiwi; Akhmad Suryadi; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akibat dari melimpahnya batu karang gunung di Pulau Madura yang pada dasarnya secara geografis Pulau Madura tersusun atas pegunungan batuan karang gunung, menyebabkan banyak masyarakat Madura yang memanfaatkan agregat batu karang gunung Madura sebagai agregat kasar dari pada harus mensuplay dari luar Pulau Madura. Untuk itu, penelitian ini dibuat bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan agregat batu karang gunung Madura sebagai bahan alternatif pengganti agregat kasar terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah dengan variasi 0%, 50%, 75% dan 100%. Metode yang digunakan berupa eksperimental dengan mengacu pada SNI 03-2834-2000 untuk rencana pembuatan beton dengan kuat tekan rencana sebesar 25 MPa, benda uji silinder dengan ukuran Ø15 x 30 cm dan umur rencana 7, 21 dan 28 hari untuk kuat tekan dan 28 hari untuk kuat tarik belah beton dengan seluruh kegiatan dilakukan di Laboratorium Uji Bahan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang. Dari hasil penelitian ini nilai kuat tekan dan kuat tarik tidak berpengaruh terhadap beton normal karena nilai kuat tekan tidak mencapai target yang direncanakan yaitu sebesar 25 MPa. Nilai kuat tekan rata-rata optimum umur 28 hari sebesar 18,825 MPa pada variasi 75%. Sedangkan untuk kuat tarik belah optimum umur 28 hari sebesar 2,795 MPa pada variasi 0%.
PENGARUH PEMANFAATAN ABU SEKAM SEBAGAI SUBSTITUSI PASIR TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL Bramastyo Bayu Aji Yohana; Agus Sugiarto; Sugeng Riyanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 4 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton menjadi kebutuhan yang selalu bisa diandalkan, karena memiliki kuat tekan yang sangat baik dan mudah dalam proses pembuatanya, oleh karenanya beton merupakan salah satu aspek yang banyak digunakan untuk berbagai konstruksi bangunan. Pada penelitian ini campuran beton normal menggunakan agregat halus Lumajang, agregat kasar Pasuruan, air serta mensubstitusikan abu sekam padi dengan prosentase 0%, 8%, 10%, 20% terhadap berat pasir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa sifat fisik dan kandungan kimia abu sekam untuk digunakan sebagai substitusi pasir dan menghitung kuat tekan teringgi yang didapat dari prosentase abu sekam. Hasil dari penelitian menunjukan kuat tekan beton rata-rata pada umur 28 hari dengan prosentase 0%, 8%, 10%, 20% abu sekam yaitu sebesar 32,89 Mpa, 33,23 Mpa, 32,55 Mpa dan 11,04 Mpa sedangkan pada umur 7 hari sebesar 21,51 Mpa, 24,18 Mpa, 23,84 Mpa, 7,18 Mpa pada umur 14 hari sebesar 27,85 Mpa, 28,37 Mpa, 26,27 Mpa, 9,72 Mpa pada umur 21 hari sebesar 27,86 Mpa, 29,27 Mpa, 28,20 Mpa, 10,49 Mpa.
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN RSUD KOTA DEPOK WILAYAH TIMUR Afkarima Fiardillah; Joko Setiono; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 4 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Pembangunan RSUD Kota Depok Wilayah Timur milik PT. Brantas Abipraya, mempunyai luas bangunan sebesar 17.470 m2 dan tinggi bangunan 29,500 m². Bangunan rumah sakit terdiri dari 6 lantai dan 1 lantai bawah tanah terletak di tepi kota Depok yang padat penduduk. Sehingga mobilisasi alat berat dan material cukup sulit. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk menentukan: struktur organisasi, site layout dan site management, metode dan strategi pelaksanaan, mutu, keselamatan, kesehatan, dan lingkungan, biaya dan penjadwalan. Data yang digunakan adalah shop drawing, Rencana Kerja dan Syarat, AHSP Kota Depok tahun 2020. Kajian Keselamatan, Kesehatan, Lingkungan ditinjau berdasarkan Harzard Identification Risk Assessment and Determing Control (HIRADC). Perencanaan menghasilkan 30 personil dalam struktur organisasi, tata letak menggunakan dua gerbang masuk dan keluar di bagian utara untuk akses pekerja sedangkan di bagian selatan untuk mobilisasi alat berat, metode implementasi yang digunakan adalah metode bottom-up, kualitas sesuai dengan Standart Operasional Prosedur, keselamatan, kesehatan , dan lingkungan sesuai dengan HIRADC, dengan biaya Rp. 76.386.700.000,00 dan durasi 184 hari.
MODIFIKASI PERENCANAAN GEDUNG RSUD KOTA DEPOK WILAYAH TIMUR DENGAN STRUKTUR BAJA Syifaur Rohmah; Wahiddin, Wahiddin; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 4 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur Gedung RSUD Kota Depok Wilayah Timur saat ini menggunakan struktur beton bertulang yang terdiri dari 7 lantai termasuk atap, namun pelaksanaan di lapangan memiliki banyak potensi mutu beton tidak sesuai dengan yang direncanakan. Agar dapat menjaga mutu bangunan sesuai rencana maka struktur baja menjadi salah satu alternatif yang bisa digunakan. Skripsi ini bertujuan mencari dimensi profil baja, dimensi pelat komposit, detail sambungan, dan rencana anggaran biaya. Data yang digunakan adalah gambar kerja, dan harga satuan bahan, upah, dan alat kota Depok tahun 2020. Perencanaan ini menggunakan metode Load and Resisstance Factor Design (LRFD) dan mengacu pada SNI 1727:2020, SNI 1726:2019, SNI 1729:2020, SNI 2847:2019, Permen PURP No.28 Tahun 2016, serta menggunakan bantuan aplikasi STAAD.Pro connect edition untuk analisa struktur dan IdeaStatica untuk desain sambungan. Hasil dari modifikasi perencanaan ini meliputi tebal pelat 120mm; 2 macam dimensi balok induk yaitu WF 900x300x16x28 dan WF 600x300x12x20; 2 macam balok anak yaitu WF 400x200x8x13 dan 350x175x7x11; dimensi kolom WF 900x350x19x40; dimensi bracing WF 300x300x10x15; dan 5 macam jenis sambungan dengan sambungan pada balok induk-kolom 132 baut, balok induk-balok anak 16 baut, kolom-balok sudut 56 baut, kolom-balok-bracing 130 baut, X brace 18 baut dan base plate 8 anchor . Rencana anggaran biaya pada modifikasi perencanaan struktur baja diperoleh sebesar Rp. 104,829,000,000.00.
ANALISIS SUBSTITUSI BATU KARANG GUNUNG MADURA SEBAGAI AGREGAT KASAR PADA KARAKTERISTIK BETON POROUS Alfan Hikma Maulana; Agus Sugiarto; Qomariah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 4 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pencampuran beton, agregat kasar merupakan bahan pokok utama dari beton dan sekarang agregat kasar yang sering digunakan ialah agregat kasar dari Lumajang dan Pasuruan. Akan tetapi masyarakat Madura lebih memilih menggunakan agregat batu karang gunung Madura daripada mendatangkan agregat dari luar pulau yang tergolong lebih mahal dalam hal ongkos mengirim. Pada penelitian ini campuran beton porous menggunakan semen, air, agregat kasar Lumajang dan agregat kasar Madura dengan variasi 0%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa sifat fisik dari agregat kasar Madura, mendapatkan data kuat tekan terhadap substitusi agregat kasar Madura dan nilai porositas pada beton porous dengan variasi substitusi agregat kasar Madura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi agregat kasar Madura tidak berpengaruh terhadap kuat tekan namun berpengaruh terhadap nilai porositas beton porous, dalam hal ini variasi 100% adalah yang paling tinggi nilai porositasnya. Jadi nilai kuat tekan berbanding terbalik dengan nilai porositas.
ANALISIS PERBANDINGAN PONDASI JACK IN PILE DENGAN PONDASI BORED PILE PADA PROYEK APARTEMEN BOGOR HERITAGE DAN ECOPARK Hardika Intan Damayanty; Gerard Aponno; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Apartemen Bogor Heritage & Ecopark merupakan mega project yang dibangun di daerah Kawasan Danau Bogor raya kota Bogor. Apartemen ini dibangun di tanah seluas 182.889 m2 dengan 7 tower utama yang terdiri dari 18 lantai, 1 rooftop dan 1 basement. Pada skripsi ini akan direncanakan perhitungan pondasi jack in pile dan pondasi bored pile untuk dibandingkan pondasi manakah yang lebih efisien.Skripsi ini bertujuan untuk membandingkan pondasi jack in pile dengan pondasi bored pile dalam hal beban, daya dukung tanah, penurunan, metode pelaksanaan dan biaya masing-masing pondasi. Pemodelan struktur atas gedung menggunakan perangkat lunak ETABS dengan pemodelan struktur akibat beban gempa dan basement, untuk mendapatkan beban dari struktur atas yang berguna untuk perencanaan pondasi dan untuk menghitung daya dukung berdasarkan nilai N-SPT. Harga satuan pekerjaan dan material Bogor 2019, SK-SNI-03-2847-2019, SNI 1727-2020, SNI 1726-2019, dan PPPURG 1987 sebagai rujukan.Dari hasil Analisa, didapatkan perbandingan dengan hasil daya dukung pondasi jack in pile Ø40 cm sebesar 1200 kN; jumlah tiang sebanyak 313 tiang; menggunakan alat berat Hydraulic Static Pile Driver; dengan biaya sebesar Rp 12.030.600.000,00. Sedangkan pada pondasi bored pile Ø80 cm didapat nilai daya dukung pondasi bored pile sebesar 2400 kN; jumlah tiang sebanyak 167 tiang; menggunakan alat berat Rotary Drilling Machine dengan biaya sebesar Rp 12.754.000.000,00.
PENGARUH PEMANFAATAN CANGKANG KEONG SAWAH SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON NORMAL Afifah, Kardyna Nur; Agus Sugiarto; Qomariah
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan suatu kebutuhan dalam bidang konstruksi yang penting dan tidak bisa dihilangkan dalam bidang konstruksi. Akibatnya semakin banyak penggunaan komponen beton. Salah satu upayanya yaitu berupa penggantian agregat penyusun beton dengan material pendukung yang tidak merusak lingkungan. Alternatif yang dapat digunakan yaitu dengan memanfaatkan limbah – limbah yang tidak dimanfaatkan dan keberadaanya hanya dianggap parasit, sehingga dilakukan penelitian pemanfaatkan limbah cangkang keong sawah sebagai substitusi semen. Sehingga dapat mengoptimalkan pemanfaatan limbah cangkang keong sawah sebagai substitusi semen terhadap kuat tekan beton normal dengan variasi cangkang keong 0%, 1%, 3%, dan 5%. Untuk kuat tekan rencana sebesar 25 MPa, menggunakan metode SNI 03 – 2834 – 2000 dengan umur rencana 7, 14, dan 28 hari. Total benda uji sebanyak 56 buah benda uji silinder. Hasil penelitian ini didapat kandungan kalsium (Ca) didalam cangkang keong sawah sebesar 61,447%, Si sebesar 0,480%, Al sebesar 0,103% dan kandungan lain 37,97% yang artinya beberapa bahan penyusunnya telah sesuai dengan bahan penyusun semen dan dapat digunakan dalam substitusi semen. Nilai kuat tekan optimum terjadi pada variasi 1% sebesar 25,85 MPa.
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR GEDUNG ERIC FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA Abiansyah, Ipung; Armin Naibaho; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Engineering Research and Innovation Center Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada akan direncanakan ulang dengan mengubah struktur atap berupa rangka batang baja. Struktur beton bertulang meliputi pelat, balok, kolom dengan mengubah tata letaknya dan tangga. Mengubah struktur pondasi bored pile menjadi tiang pancang. Serta menghitung rencana anggaran biaya guna mendapatkan hasil yang lebih efektif dan efesien. Proses perhitungan struktur menggunakan RSAP 2021 Berdasarkan hasil perhitungan, didapatkan atap menggunakan kontruksi baja double siku L 60.60.5 dengan menggunakan sambungan baut 2 Ø 14 mm. Pelat lantai gedung (S1) menggunakan sistem dua arah dengan ketebalan 120 mm, dimensi dan jumlah tulangan balok induk 400/600 mm (6S22 & 4S22). Kolom 700/700 mm (16S22). Pelat lantai tangga menggunakan sistem satu arah dengan ketebalan 140 mm. Pondasi tiang pancang berdiameter 600 mm dan kedalaman 12 m. Dan total rencana anggaran biaya sebesar Rp. Rp1.796.178.132,97.
EFEKTIVITAS SHEAR WALL TERHADAP STRUKTUR GEDUNG GUEST HOUSE EXINDO 57 AKIBAT BEBAN GEMPA Rufaat, Nur Rochman; Taufiq Rochman; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan gedung tinggi sangat peka terhadap beban lateral, perlu memilih sistem struktur yang mampu menahan beban gravitasi dan gempa. Sistem dinding geser rangka merupakan salah satu sistem struktur yang baik dalam menahan beban tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model shear wall manakah yang efektif dalam segi kekuatan struktur dan biaya. Pada perencanaan shear wall: lw1 menghasilkan tulangan longitudinal: 2D10-150 dan tulangan transversal: 2D16-150, tidak membutuhkan elemen batas khusus sedangkan lw2 menghasilkan tulangan longitudinal: 2D10-150 dan tulangan transversal: 2D13-150, tidak membutuhkan elemen batas khusus. Peneliti menggunakan metode analisis pushover untuk efektivitas segi kekuatan struktur dan rencana anggaran biaya untuk segi biaya struktur. Dalam segi kekuatan struktur, perbandingan nilai displacement terkecil dari 8 model konfigurasi yaitu model 5 sebesar 86,25 mm arah x dan 78,79 mm arah y. Hasil level kinerja model 5 yaitu IO (Immediate Occupancy) dengan kerusakan serta resiko korban jiwa sangat minim terjadi dan juga kondisi struktur sama seperti sebelum terjadi gempa. Dalam segi biaya bangunan, model 1 merupakan termurah dari model lainnya dengan nilai Rp. 33.728.883.820. Peneliti menyimpulkan model 5 merupakan model shear wall paling efektif dalam segi kekuatan struktur dan biaya struktur dari model lainnya.
PERILAKU LENTUR PROFIL BALOK H DAN KANAL C DARI BETON POLIMER VINYL ESTER – FLY ASH Wardhana, Handra Adhi; Taufiq Rochman; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan konstruksi yang semakin besar menyebabkan maraknya penelitian mengenai konstruksi yang ringan namun tidak kalah kuat. Material baja memiliki karakteristik yang kuat terhadap tarik namun berat dan mudah korosif sedangkan material beton memiliki karakteristik yang kuat terhadap tekan namun brittle. Salah satu alternatif dari kedua material tersebut adalah beton polimer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku beton polimer dari vinyl ester – fly ash yang diaplikasikan pada profil profil H dan kanal C. Penelitian ini berupaya untuk mencari komposisi yang efisien baik dari sisi kuat tekan, berat jenis, harga, dan sifat fisiknya yang nantinya diaplikasikan terhadap profil H dan kanal C dengan variasi terhadap bentang. Hasil penelitian ini didapat komposisi VE : FA = 0,3 : 0,7 adalah komposisi yang paling efisien dengan kuat tekan sebesar 66,19 MPa pada umur 3 hari, berat jenis sebesar 1.881,61 kb/m3, harga sebesar Rp 8.390 untuk 125 cm3 volume, dan sifat fisik benda uji yang mudah untuk dibuat dengan sedikit perubahan suhu dan permukaan yang rata setelah beton polimer mengeras. Beton polimer memiliki 2 jenis kehancuran yaitu kehancuran elastis dan kehancuran plastis pada saat ditekan. Komposisi ini memiliki kuat tarik sebesar 11,55 MPa dan kuat lentur sebesar 53,74 MPa pada posisi berdiri dan 57,69 MPa pada posisi tidur Didapat hasil bahwa semakin panjang bentang, balok H dan Kanal C mampu mendapat 3 - 4 siklis dengan masing-masing siklis mampu menaha beban rata-rata sebesar 7 kN. Balok H dengan panjang 155 cm mampu mendapatkan 4 siklis dengan beban rata-rata tiap siklis 7 kN dan lendutan maksimal sepanjang 60,55 mm.