Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN KADER DALAM PEMANTAUAN PERTUMBUHAN, PERKEMBANGAN DAN GIZI PADA BALITA Magfirah; Nora Veri; Emilda AS; Idwar; Keumalahayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 7 No. 1 (2025): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v7i1.1920

Abstract

Cases of child growth retardation generally occur in around 5-10% of children. In addition to growth, malnutrition in toddlers is also a problem that must be addressed. Screening the development of toddlers is very important and must be carried out regularly. Nutrition and development are closely related. Malnutrition can cause developmental disorders. The aim of this community service activity is to improve knowledge and skills, as well as to assist cadres in monitoring the development and nutritional needs of toddlers. This activity will be carried out through training and assistance involving 10 posyandu cadres from partner villages. The partners in this activity are the Head of Paya Bujok Tunong Village, Langsa Baro District, Langsa City, and the target group is the cadres. The activity was held from 20 to 29 August 2025. The location of the activity was at the Geucik Gampong Paya Bujok Tunong office, Langsa Baro District, Langsa City. The activity included lectures, question and answer sessions, and simulations of child development monitoring using the Developmental Pre-Screening Questionnaire (KPSP) form. The community service activity method involved education, simulation, and mentoring. The areas of development assessed were gross motor skills, fine motor skills, speech/language, and socialisation/independence. The target group's knowledge of how to prevent malnutrition in toddlers was also assessed. The training activity lasted 2 days, and the mentoring lasted 1 week.  Posyandu cadres who had received training showed increased knowledge of developmental monitoring and malnutrition prevention. The pre-test knowledge category was 60%. After the cadres were trained, their knowledge increased to 80%. The cadres' skills in monitoring toddler development before training were in the good category for 3 people (30%). After training, the good category increased to 80%.
Efektivitas edukasi dengan media audio visual terhadap peningkatan pengetahuan diabetes mellitus pada remaja Humayra, Siti Dara; Veri, Nora; Dewi, Silfia; Dewita, Dewita; Abdurrahman, Abdurrahman
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v5i2.1157

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) adalah gangguan metabolisme kronis dan progresif yang ditandai dengan hiperglikemia (peningkatan kadar glukosa darah) yang persisten. Diabetes pada remaja menjadi lebih umum dan diduga disebabkan oleh berbagai faktor seperti obesitas, resistensi insulin, huperglikemia, hipoglikemia, hipertensi, mikroalbuminuria, dislipidemia, merokok, alkohol serta riwayat keluarga dengan DM. Upaya penanggulangan DM tipe 2 pada masa remaja didasarkan pada pencegahan obesitas, dimana salah satunya adalah dengan edukasi. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas edukasi dengan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang DM tipe 2. Metode: Jenis penelitian adalah quasi eksperimen dengan pendekatan posttest only control group, yaitu memberikan media edukasi audio visual sebagai perlakuan dan memberikan booklet kepada kelompok kontrol tanpa penjelasan apapun. Jumlah sampel adalah sebanyak 200 remaja yang dibagi kedalam dua kelompok. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan bahwa media video edukasi memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap pemahaman remaja tentang DM dengan nilai p value sebesar 0,000 (<0,05). Kesimpulan: Media video edukasi lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan diabetes Melitus pada remaja dibandingkan dengan media booklet.
Terapi Preeklampsia Dengan Makanan Dan Diet Veri, Nora; Lajuna, Lia; Sabrida, Oktalia; Riza, Nelva
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v5i2.1158

Abstract

Pentingnya deteksi dini dan pemantauan Preeklampsia secara terus menerus. Hipertensi yang tidak terdiagnosis atau tidak ditangani secara memadai serta komplikasi terkait secara signifikan meningkatkan risiko kematian ibu. Perawatan prenatal komprehensif yang mencakup skrining rutin untuk hipertensi dan Preeklampsia sangat penting untuk mengidentifikasi dan menangani kehamilan berisiko tinggi secara efektif. Hasil penelitian menyatakan bahwa konsumsi bijian-bijian dan kacang-kacangan mampu menurunkan kejadian merugikan dalam kehamilan dan persalinan seperti hipertensi, diabetes mellitus gestasional, kelahiran prematur dan BBLR. Asupan sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan meningkatkan asupan mikronutrien dan antioksidan, yang dapat meningkatkan perkembangan hasil konsepsi dan kelahiran, terutama pada trimester kedua karena puncak stres oksidatif terjadi pada pertengahan kehamilan. Beberapa sumber nutrisi yang dapat digunakan sebagai terapi anti preeklampsia yaitu ikan gabus, ikan salmon, pisang kepok, kelapa kopyor dan beras hitam.
Pengaruh Minum Jus Bit Merah (Beta Vulgaris L) Untuk Menurunkan Hipertensi Pada Ibu Perimenopause Dewita Dewita; Nora Veri
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i2.1450

Abstract

Pendahuluan: Menurut WHO tahun 2015, menunjukkan bahwa 1,13 milyar orang di dunia mengalami hipertensi dan setiap tahunnya kasus hipertensi terus meningkat. Di perkirakan tahun 2025 akan ada orang terkena hipertesi seanyak 1, 5 milyar orang dan setiap tahunnya 9,4 juta orang  meninggal dunia akibat hipertensi dan komplikasinya. Hipertensi disebut juga the silent killer karena sering tanpa keluhan, sehingga penderita tidak mengetahui dirinya menyandang hipertensi dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh Jus Bit merah (Beta vularis L) terhadap penurunan tekanan darah pada ibu perimenopause dengan hipertensi di Puskesmas Langsa Lama. Metode: Jenis penelitian yaitu quasi experiment dengan desain one group pretest dan posttest tanpa kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan 2 kali uji pengukuran tekanan darah pada pretest (sebelum diberikan jus Bit merah) dan post test (sesudah diberikan jus Bit merah). Ibu Perimenopause diberikan Jus Bit merah selama 7 hari dengan dosis 250 ml. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Langsa Lama Kota Langsa dari bulan Juni sampai Agustus 2021. Sampel penelitian adalah ibu perimenopause hipertensi. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling berjumlah 30 responden. Analisa data adalah uji Wilcoxon. Hasil: Pengukuran tekanan darah sistol didapatkan pada asymp.Sig (2-tailed) menunjukkan hasil 0,000 dimana nilai tersebut ≤ 0,05 berarti hipotesis diterima. Sedangkan pengukuran tekanan darah diastol didapatkan hasil uji pada asymp.Sig (2-tailed) menunjukkan hasil 0,000 dimana nilai ≤ 0,05 berarti hipotesis diterima. Kesimpulan: Ada pengaruh Jus Bit Merah (Beta vulgaris L) terhadap penurunan tekanan darah pada ibu perimenopause dengan hipertensi di Puskesmas Lama Kota Langsa.
Potential of Physalis angulata fruit extract in improving nutritional status in protein-energy malnutrition: An experimental animal study Lina, Lina; Veri, Nora
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 11, No 1 (2026): March
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v11i1.2653

Abstract

Malnutrition remains a major concern in Indonesia, with Aceh Province ranking among the top five provinces for stunting prevalence in 2022 (31.2%). Physalis angulata, known for its antioxidant and nutritional content, has not been extensively studied for its role in improving protein-energy malnutrition (PEM). This study aimed to assess the nutritional effects of a Physalis angulata fruit extract on PEM. A quantitative research method with a true experimental post-test only control group design was used on 25 Wistar strain aged 5-6 weeks with a weight of 100-150 g. PEM was induced through a low-protein diet for 56 days, followed by intervention with Physalis angulata extract at 250, 500, and 1000 mg/kgBW for 30 days. The study was performed at the Physiology Laboratory, Faculty of Medicine, Brawijaya University, from May 25 to October 1, 2024. The results showed no significant effect on body length (p = 0.087) but a significant increase in body weight (p = 0.000). In conclusion, the extract can improve weight gain in PEM, although it does not promote linear growth. Further research with varied doses, longer interventions, and time-series measurements is recommended