Claim Missing Document
Check
Articles

Kombinasi Bridging dan Kegel Exercise Untuk Menurunkan Inkontinensia Urine Pada Lansia Faisal, T. Iskandar; Khaira, Nuswatul; Veri, Nora
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 9 No 2 (2021): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.369 KB)

Abstract

Urinary incontinence is a person's inability to hold out urine and if it is not handled properly it will lead to complications, namely urinary tract infections, infections of the skin, especially the pubic area, disturbed sleep patterns, pressure sores, and redness. Kegel and Bridging exercises are exercises to strengthen the pelvic muscles for the treatment of urinary incontinence. The aim of the study was to determine the effect of a combination of Bridging exercise and Kegel Exercise on urinary incontinence. Quasy experimental research design with pretest posttest control group design. The elderly were divided into four groups, namely the control group, the bridging exercise treatment, the Kegel exercise group, the combination bridging group and the Kegel exercise group with a total sample of 24 elderly people. Research Results Bridging exercise, Kegel exercise and a combination of bridging and Kegel exercise were able to reduce urinary incontinence scores, however, the combination Bridging exercise was the fastest treatment in reducing urinary incontinence scores in the elderly compared to bridging and Kegel exercises which were carried out separately.
Program Pendidikan Kesehatan tentang Pencegahan dan Mitigasi Penyakit Menular pada Masyarakat Veri, Nora; Mutiah, Cut; Helmi, Alfian; Alchalidi, Alchalidi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22437

Abstract

ABSTRAK Penyakit menular masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan akses informasi dan layanan kesehatan. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Lengkong Kecamatan Langsa Baro mengenai pencegahan dan mitigasi penyakit menular. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang yang terdiri dari ibu rumah tanggayang memiliki bayi/balita. Kegiatan dilakukan pada 31 Agustus 2025 dan tanggal 2 September 2025 di Desa Lengkong Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai jenis-jenis penyakit menular, cara penularan, upaya pencegahan melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan imunisasi, serta langkah mitigasi dini yang dapat dilakukan di tingkat keluarga maupun komunitas. Program pendidikan kesehatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit menular.  Kata Kunci: Program Kesehatan, Penyakit Menular, Imunisasi, Campak, TB Paru. ABSTRACT Infectious diseases continue to pose significant public health challege, particullary in rural areas where access to health information and services is limited. To enhace the comunity’s knowledge and skills Lengkong Village, Langsa Baro District, for preventing and reducing infectious diseases. The methods used included counseling, training, and mentoring with 25 participants consisting of housewives with babies or toddlers. The activity was onduted on August 31, 2025, and September 2, 2025, in Lengkong Village, Langsa Baro District, Langsa City. Activity’s outcames demostrated an increase in community knowledge and understanding of infectious diseases, including theirtransmission, prevention efforts through such as the implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) and immunization, as well as early mitigation measures that can be carried out at the family and community levels. This health education program has proven effective in increasing community understanding and awareness of the importance of preventing infectious diseases. Keywords:   Medical Education, Infectious Disease, Immunization, Rubeola, Pulmonary Tuberculosis.
Preeeklamsia: patofisiologi, diagnosis, skrining, pencegahan dan penatalaksanaan Veri, Nora; Lajuna, Lia; Mutiah, Cut; Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Dewita, Dewita
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v4i1.588

Abstract

Salah satu target dalam SDGs adalah untuk mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi 70 kematian per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Preeklampsia/ eklampsia merupakan penyebab kedua terbanyak kematian ibu setelah perdarahan. Prevalensi preeklampsia/ eklampsia di negara berkembang jauh lebih tinggi dibandingkan di negara maju. Preeklamsia didefinisikan sebagai hipertensi gestasional yang berhubungan dengan ibu yang baru lahir atau disfungsi uteroplasenta pada kehamilan 20 minggu atau lebih. Faktor risiko yang berhubungan dengan terjadinya preeklampsia antara lain usia ibu usia, nuliparitas, primigravida, obesitas, riwayat diabetes melitus, riwayat hipertensi kronik, riwayat penyakit ginjal, riwayat preeklampsia, riwayat preeklampsia keluarga, jarak antar kehamilan, tingkat sosio-ekonomi yang rendah, dan penyakit autoimun. Pencegahan preeklamsia dilakukan dengan aspirin dosis rendah, antioksidan (vitamin C dan E), vitamin D, suplemen kalsium, minyak ikan, oksida nitrat suplemen, donor oksida nitrat, asam folat, penurunan berat badan, obat antihipertensi, metformin dan aktivitas fisik. Tatalaksana preeklamsia antara lain dengan kontrol tekanan darah, pencegahan kejang, terminasi kehamilan, pengaturan cairan, diet, latihan dan tindak lanjut jangka panjang.
Literature review: Terapi komplementer untuk peningkatan kadar hemoglobin pada remaja dengan anemia Syahputra, Anda; Veri, Nora; Lajuna, Lia
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v4i2.760

Abstract

Latar Belakang: Anemia masih menjadi permasalah di masyarakat Indonesia terutama pada remaja. Anemia dapat menimbulkan risiko jangka panjang maupun dalam jangka pendek. Langkah awal yang dapat dilakukan dengan pemberian tablet Fe. Terapi komplementer banyak digunakan untuk meningkatkan hemoglobin karena efek penggunaannya kecil. Tujuan: untuk mengetahui terapi komplementer untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini literature review yang menggunakan artikel dari tahun 2019 sampai 2024 dengan menggunakan database Google Scholar. Artikel yang ditelaah merupakan quasi eksperimen dan uji coba terkontrol secara acak dengan yang mendukung terapi komplementer untuk kadar hemoglobin. Hasil: Terapi komplementer yang dapat diberikan untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri adalah daun kelor, kacang hijau, kurma, buah bit dan senam. Kesimpulan: Pemberian daun kelor, kacang hijau, kurma, buah bit dan senam meripakan terapi komplementer untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri.
Pencegahan depresi postpartum: Review dan rekomendasi Veri, Nora; Lajuna, Lia; Dewita
Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi D3 Kebidanan Langsa, Polteknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/femina.v4i2.765

Abstract

Perbaikan kesehatan ibu postpartum dan bayi adalah salah satu prioritas pembangunan kesehatan di Indonesia. Postpartum/puerperium merupakan waktu yang diperlukan untuk memulihkan kembali organ reproduksi seperti yang saat sebelum hamil. Serangkaian proses persalinan yang terjadi pada seorang wanita dapat menimbulkan terjadinya perubahan, baik itu perubahan secara fisiologis maupun perubahan secara psikologis. Manifestasi klinis pada depresi postpartum meliputi ketegangan emosional, perubahan suasana hati, rasa bersalah, agitasi, insomnia, mudah tersinggung, kecemasan, gangguan depresi, dan kebingungan yang ditandai dengan penarikan diri, sifat mengganggu, permusuhan, dan tidak menanggapi isyarat bayi. Bayi juga dapat menderita gangguan kinerja kognitif, fungsi eksekutif, kecerdasan, dan perkembangan bahasa. Depresi postpartum memiliki dampak jangka  panjang untuk kesehatan mental ibu dan pada perkembangan fisik, kognitif dan sosial anak-anak. Tindakan pencegahan dapat dilakukan melalui perencanaan kehamilan, konseling prakonsepsi, skrining depresi postpartum, aktivitas fisik, IMD, masase effleurage, terapi musik dan aromaterapi. Pencegahan depresi postpartum melalui skrining sebaiknya dilakukan pada masa kehamilan untuk mencegah terjadi depresi pada masa postpartum. Beberapa tindakan pencegahan dapat dilakukan sesuai rekomendasi dalam artikel ini. Sangat dianjurkan untuk melakukan skrining depresi postpartum sebagai pencegahan depresi.
Covid-19 Non-natural Disaster Mitigation: A Literature Review Faisal, T. Iskandar; Khaira, Nuswatul; Magfirah, Magfirah; Veri, Nora
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2024): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i4.3369

Abstract

Non-natural disasters are defined as types of disasters that occur due to non-natural causes, including technological failure, modernization failure, epidemics, and disease outbreak. One type of non-natural disaster that occurs in society is the Covid-19 pandemic. There is a need for disaster mitigation due to Covid-19 to minimize the risk of impacts that will or have occurred. This article was prepared to find out the diversity of disaster mitigation that has been implemented all this time. The research method used is literature study or a type of academic survey research where data is obtained from government website reports, expert studies, scientific literature, and research institute studies. This review describes disaster mitigation methods that have been implemented by individuals, schools, communities, hospitals, and governments to minimize the impact of the Covid-19 pandemic. There is cooperation between individuals, communities, and the government in realizing the fruitful implementation of non-natural disaster mitigation, especially COVID-19. Policies that are not on target and do not focus on handling the Covid-19 pandemic will not be able to minimize deaths from Covid-19, and the socio-economic impact of the spread of the virus will be massive and serious.
Pengembangan Desa Sehat Ibu dan Remaja Putri (Bu_Retri) dengan Pendekatan Tokoh Gampong Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Abdurrahman, Abdurrahman; Mutiah, Cut; Veri, Nora
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17600

Abstract

ABSTRAK Masalah kesehatan ibu hamil,  ibu menopause dan remaja puteri masih terjadi di masyarakat. Masalah kesehatan pada kelompok tersebut disebabkan karena ketidaktahuan mereka terhadap masalah kesehatan dirinya. Masalah-masalah tersebut diantaranya: belum ada kesadaran penyiapan makanan cukup gizi pada ibu hamil dan balita, pemeriksaan kesehatan pada ibu hamil kurang teratur, belum adanya pemeriksaan SADARI pada remaja putri dan kurangnya Medical checkup rutin ibu menopause. Tujuan Program pengembangan Desa sehat  yaitu meningkatkan pelayanan kesehatan pada ibu hamil, ibu menopause dan remaja puteri  melalui program Bu_Retri. Menggunakan kuantitatif dengan pendekatan experimental pre-posttes. Pemecahan masalah dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, perencanaan, implementasi dan evaluasi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner  skala likert 1-5. Peserta pengabmas adalah warga desa Meunasah Tutong Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar berjumlah 40 peserta. Implementasi dilakukan dengan penyuluhan dan pelatihan Kegiatan berlangsung tanggal 3-8 Juli 2022. Data dianalisis dengan SPSS dengan bantuan komputer. Hasilnya ditemukan bahwa penilaian masyarakat tentang pelaksanaan Bu_Retri ditemukan setuju dan mendukung kegiatan tersebut dengan nilai 75%. Nilai rata rata pengetahuan pretest adalah 3,92 (baik) dan rata rata pengetahuan posttest program Bu_Retri yaitu 4.24 (sangat baik). Kegiatan Bu_Retri dapat dilaksanakan dalam bentuk kegiatan swadaya masyarakat, kader, tokoh gampong dan Bidan Desa. Kata Kunci: Ibu Hamil, Menopause, Remaja Putri, Gampong  ABSTRACT Health problems for pregnant women, menopausal women, and young women still occur in society. Health problems in this group were caused by ignorance of their health problems. These problems include: there is no awareness of preparing sufficient nutritious food for pregnant women and toddlers, the lack of regular health check-ups for pregnant women, the absence of breast self examinations for young women, and the lack of routine medical check-ups for postmenopausal women. The Healthy Village development program aims to improve health services for pregnant women, menopausal women, and young women through the Bu_Retri program. The research method uses quantitative with an experimental pre-posttest approach. Problem-solving with the nursing process approach includes assessment, planning, implementation, and evaluation. Data collection using a likert scale questionnaire 1-5. The community service participants were residents of the village of Meunasah Tutong, Want Jaya District, Aceh Besar, totaling 40 participants. Implementation is carried out through counseling and training. The activity takes place July 3-8 2022. Data is analyzed using SPSS with the help of a computer. The results found that the community's assessment of the implementation of Bu_Retri was found to agree and support the activity with a value of 75%. The average value of pretest knowledge is 3.92 (good) and the average posttest knowledge of the Bu_Retri program is 4.24 (very good). Bu_Retri activities can be carried out in the form of community self-help activities, cadres, village leaders, and village midwives. Keywords: Pregnant Women, Menopause, Adolescent Girl, Village
Peningkatan Kapasitas Ibu Hamil dan Bidan Dalam Mengurangi Nyeri Persalinan dengan Terapi Komplementer di Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa Alchalidi, Alchalidi; Veri, Nora; Magfirah, Magfirah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.15488

Abstract

ABSTRAK Terapi komplementer merupakan bidang ilmu kesehatan yang berperan dalam menangani berbagai penyakit dengan teknik tradisional, yang juga dikenal sebagai pengobatan alternatif. Terapi komplementer telah diakui dan dapat dipakai sebagai pendamping terapi konvensional medis. Pemanfaatan terapi komplementer dalam masa bersalin harus diawasi dan dipastikan aman bagi proses persalinan ibu sehingga tidak menimbulkan efek negatif baik pada ibu maupun bayi. Meningkatkan keterampilan ibu hamil yang akan bersalin tentang pemanfatan terapi komplementer untuk mengurangi nyeri persalinan meliputi cara pengolahan bahan herbal sampai teknik-teknik message. Meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta kualitas KIE bidan dalam memberikan informasi tentang pemanfatan terapi komplementer untuk mengurangi nyeri persalinan. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah program pendidikan masyarakat melalui pelatihan, Edukasi, pendampingan dan sosialisasi terapi komplementer untuk nyeri persalinan. Terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan yaitu 16 % sebelum penyuluhan dan 84% sesudah diberikan penyuluhan. Terjadi keterampilan yang signifikan setelah diberikan pelatihan pemanfaatan terapi komplementer (pemberian Darkchocolate, pemberian aroma terapi, birthball dan pemberian jus wortel. Suluruh peserta telah mengerti pemanfaatan terapi komplementer untuk mengurangi nyeri persalinan dan peserta juga sudah terampil membuat Darkchocolate, pemberian aromaterapi, birthball dan pemberian jus wortel untuk mengurangi nyeri persalinan. Kata Kunci: Pengabmas, Nyeri Persalinan,Terapi Komplementer  ABSTRACT Complementary therapy is a field of health science that plays a role in treating various diseases using traditional techniques, which is also known as alternative medicine. Complementary therapy has been recognized and can be used as a companion to conventional medical therapy. The use of complementary therapies during the birthing period must be monitored and ensured that it is safe for the mother's birthing process so that it does not cause negative effects on either the mother or the baby. Improve the skills of pregnant women who are about to give birth regarding the use of complementary therapies to reduce labor pain, including processing herbal ingredients to message techniques. Increase the knowledge, skills and quality of midwives' KIE in providing information about the use of complementary therapies to reduce labor pain. The service method used in this activity is a community education program through training, education, mentoring and socialization of complementary therapies for labor pain. There was an increase in knowledge before and after being given counseling, namely 16% before counseling and 84% after being given counseling. Significant skills occurred after being given training in the use of complementary therapies (giving Darkchocolate, giving aromatherapy, birthball and giving carrot juice. All participants understood the use of complementary therapies to reduce labor pain and participants were also skilled at making Darkchocolate, providing aromatherapy, birth balls and administering carrot juice to reduce labor pain. Keywords: Community Service, Labor Pain, Complementary Therapy
Edukasi Melalui Media Audio Visual Pada Ibu Hamil yang Mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan Anemia Dalam Mencegah Stunting di Puskesmas Langsa Kota Magfirah, Magfirah; Idwar, Idwar; Veri, Nora; Emilda, Emilda
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i9.15689

Abstract

ABSTRAK Keberhasilan pembangunan suatu bangsa ditentukan oleh tersedianya sumber daya manusia yang berkualitas, yaitu sumber daya yang tangguh secara fisik, kuat mental, bugar, dan cerdas. Stunting adalah masalah kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh kekurangan asupan gizi yang cukup lama, sehingga mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan anak yaitu kurang gizi. Salah satu faktor yang mempengaruhi penurunan tersebut dari sudut pandang ibu adalah status gizi buruk pada masa pubertas, calon pengantin, pada masa hamil dan menyusui, terdapat beberapa penyakit seperti kekurangan energi kronis yang diukur dengan lingkar lengan atas (LILA), anemia (kekurangan sel darah merah) dan juga tingkat pendidikan ibu. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil Yang Mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan Anemia dalam Mencegah Stunting melalui edukasi media audio visual. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah program pendidikan masyarakat melalui penyuluhan, ceramah, Tanya jawab dan menonton video untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam pencegahan stunting. Melalui Edukasi media audio visual dapat mencegah terjadinya kekurangan energi kronik (kek) dan anemia pada ibu hamil, terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan yaitu 5 % sebelum penyuluhan dan 27% sesudah diberikan penyuluhan. Suluruh peserta telah mengerti dan terjadi peningkatan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan kepada masyarakat dalam rangka menurunkan angka kesakitan akibat dari stunting. Kata Kunci: Stunting, KEK dan Anemia Pada Ibu Hamil  ABSTRACT The success of a nation's development is determined by the availability of quality human resources, namely resources that are physically tough, mentally strong, fit and intelligent. Stunting is a chronic malnutrition problem caused by a long-term lack of nutritional intake, resulting in stunted growth in children, namely malnutrition. One of the factors that influences this decline from the mother's perspective is poor nutritional status during puberty, prospective brides, during pregnancy and breastfeeding, there are several diseases such as chronic energy deficiency as measured by upper arm circumference, anemia (lack of blood cells). red) and also the mother's education level. Increasing the knowledge and skills of pregnant women experiencing Chronic Energy Deficiency (CED) and anemia in preventing stunting through audio-visual media education. The service method used in this activity is a community education program through counseling, lectures, questions and answers and watching videos to increase the knowledge of pregnant women in preventing stunting. There was an increase in knowledge before and after being given counseling, namely 5% before counseling and 27% after being given counseling. All participants have understood and there has been an increase in knowledge in the health sector for the community in order to reduce morbidity due to stunting. Keywords: Stunting, Chronic Energy Deficiency and Anemia in Pregnant
Perbedaan kadar gula darah ibu hamil berdasarkan jenis persalinan di Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa Veri, Nora; Aufa, Fachrani; Henniwati, Henniwati; Rizki, Syari Fitri Budia; Syahputra, Anda
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 6, No 3 (2025): Nopember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v6i3.2661

Abstract

Background: During pregnancy, uncontrolled blood glucose levels can influence the mode and process of delivery. Gestational diabetes may lead to macrosomia due to excessive placental glucose transfer, which is stored as fetal fat. Macrosomia increases the risk of various delivery complications, including cesarean section, preterm birth, neonatal hypoglycemia, and other neonatal complications.Objective: This study aimed to examine differences in maternal blood glucose levels according to the mode of delivery in the working area of Langsa Baro Subdistrict Health Center, Langsa City.Methods: This was an analytic quantitative study with a retrospective design conducted in February 2025 using data from January to December 2024. A total of 119 postpartum women were included using total sampling. Data were obtained from midwives’ medical records at village health posts based on inclusion criteria, entered into a checklist, and analyzed descriptively for univariate data to assess frequency distribution. Bivariate analysis was performed using the independent t-test.Results: The findings showed that the majority of respondents with normal blood glucose levels (60%) delivered spontaneously, whereas 75% of those with abnormal blood glucose levels underwent operative delivery (cesarean section/laparotomy). Statistical analysis indicated a significant difference in maternal blood glucose levels by mode of delivery (p = 0,006).Conclusion: Maternal blood glucose levels differ according to the mode of delivery. Therefore, monitoring and controlling blood glucose levels during pregnancy are essential to prevent maternal and neonatal complications related to pregnancy and childbirth.
Co-Authors Abdurahman Abdurrahman Abdurrahman Abdurrahman Agus Hendra Al Rahmad Alchalidi Alchalidi Alfian Helmi Alfian Helmi Amiruddin Amiruddin Anda Syahputra Anita Anita Aripin Ahmad, Aripin AS, Emilda Aufa, Fachrani Baharuddin Baharuddin Barirah Madani Cut Mutiah Dara Rizkasary Dewi, Silfia Dewita Dewita Dewita Dewita Dewita Effendy, Nurul Hajmi Elfida Elfida Emilda AS Emilda, Emilda Erlangga Galih Eva Sulistiany Fazdria . Fazdria Fazdria Fazdria Fazdria Fazdria Fazdria Fazdria Fazdria Fitriani Agustina Halimatussakdiah Halimatussakdiah Henniwati Henniwati Henniwati, Henniwati Humayra, Siti Dara Idwar Idwar Idwar Idwar Idwar Idwar, Idwar Iskandar Faisal Isnaini Putri Isneini Isneini Julidar Julidar Kasad Kasad Keumalahayati Keumalahayati Keumalahayati Khaira, Nuswatul Lia Lajuna Lili Kartika Sari Hrp Lina Lina Lina Lina Lina Lina ljuna, Lia Magfirah Magfirah Magfirah Magfirah Magfirah magfirah magfirah magfirah Magfirah, Magfirah Mahyuni, Hajri Maydawati, Vivi Meliani Sukmadewi Harahap Meliani Sukmadewi Harahap Mutiah, Cut Nelva Riza Nila Suci Ramadhani Niswah Niswah Nora Usrina Novina Rahmawati Nurfadillah Nurfadillah Nurhayati, Nurhayati Nuswatul Khaira Oktalia Sabrida Putro Simeulu Rahmli, Nurlaili Ramadhani, Nila Suci Rayhan, Rayhan Rinni Gusnimar Ritawati Ritawati Rizki, Syari Fitri Budia Rosvita Dewi Siregar Sabrina O Sihombing Serlis Mawarni Siti Mutia Rahmawati Sri Wahyuni Ms Susi Arli Suwardi Suwardi Syahabuddin Syahabuddin Syahputra, Anda T. Iskandar Faisal T. Iskandar Faisal