Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

KEWENANGAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGAWASAN SELAPARANG TV SEBAGAI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK LOKAL (Studi di Kabupaten Lombok Timur) Gadis Ariva Fitrirayani; M. Saleh; Muh. Alfian Fallahiyan
Jurnal Diskresi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Diskresi
Publisher : Bagian Hukum Tata Negara Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/6fzse509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur dalam pengawasan Selaparang TV sebagai Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL), serta mengkaji hambatan yang dihadapi dan upaya yang dilakukan dalam pelaksanaan pengawasan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan sosiologis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan penelitian lapangan berupa wawancara dengan pihak Dinas Komunikasi dan Informatika, Dewan Pengawas, serta manajemen Selaparang TV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan pengawasan Pemerintah Daerah Lombok Timur bersumber dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2009, dan Peraturan Bupati Nomor 42 Tahun 2021. Pengawasan dilaksanakan secara berjenjang melalui Bupati, Dewan Pengawas, dan Diskominfo, mencakup pengawasan administratif, teknis, dan substantif isi siaran. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai hambatan, baik internal maupun eksternal, seperti keterbatasan sumber daya manusia, anggaran, perkembangan teknologi digital, serta potensi intervensi kepentingan politik. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut antara lain peningkatan kapasitas SDM, penguatan koordinasi dengan KPID NTB, optimalisasi pemanfaatan teknologi, serta pelibatan masyarakat dalam pengawasan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan sistem pengawasan yang efektif guna menjaga independensi dan akuntabilitas LPPL sebagai media pelayanan publik daerah.
PENINGKATAN KUALITAS PADA WIRING HARNESS MODEL 36650-59S01 MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DI PT XYZ M. Saleh; Siti Nur Maulidina; Wibowo, Sadiq Ardo
JURNAL LOGISTICA Vol. 4 No. 2 (2026): VOL 4.NO.2.JUNI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/p9f4p252

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengatasi tingkat defect yang tinggi dalam proses pembuatan wiring harness di PT XYZ, yang berdampak negatif pada mutu produk dan efisiensi produksi. Fokus utama penelitian ini adalah mencari penyebab utama defect dan menerapkan solusi perbaikan melalui metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Pada tahap define, dilakukan identifikasi jenis defect yang paling sering terjadi dan ruang lingkup masalah. Tahap measure mencakup pengumpulan data tentang defect secara terstruktur untuk memahami tingkat dan pola defect yang menunjukkan bahwa proses produksi wire harness 36650-59S01 berada pada level 4 Sigma dengan nilai rata-rata 3,67063 dan 301.015,35 DPMO. Pada tahap analyze, dilakukan analisis menggunakan diagram Pareto dan diagram Fishbone untuk menemukan faktor penyebab utama: Terminal Ben 10,14%, defect No Tapping 8,77%, Mis Location 8,27%, Conector Breakage 7,52%, Part Attachment 7,01%, Excensive Length 5,51%, dan defecive dimension of on band cut 5,26%. Tahap improve berfokus pada penerapan solusi, termasuk pelatihan bagi operator, perbaikan pada mesin CPG, dan standarisasi prosedur kerja. Hasil implementasi menunjukkan bahwa tingkat cacat menurun dari 54% menjadi 3%. Tahap Control menjamin keberlanjutan perbaikan lewat pengawasan proses secara rutin.
Interaksi Genotipe – Lingkungan Galur Harapan Padi Rawa M. Sabran; S. Sulaiman; I. Khairullah; M. Imberan; M. Saleh
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 28 No. 1 (2000): Buletin Agronomi
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.21 KB) | DOI: 10.24831/jai.v28i1.1550

Abstract

A study was conducted in 7 location represent to sulfuric-acid, peat or arable land in order to define productivity of several promoting lines of swamp-rice. Foerteen lines with two control varieties were tested in each location. The lines were grown in two different NPK-fertilization, i.e. low and high dosage of NPK. Yhe study was objected to define the genotype-environment or non-specific environment. The result show that the tested-lines adapted to the specific environment, but not to non-specific environment.
Pengujian Galur Kedelai di Lahan Pasang Surut M. Sabran; Eddy William; M. Saleh
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 28 No. 2 (2000): Buletin Agronomi
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1863.6 KB) | DOI: 10.24831/jai.v28i2.1564

Abstract

Testing of soybean genotypes were conducted at six locations of tidal swampland; in dry season of 1999/2000. Eight genotypes and two checks varieties i.e. Wilis and Slamet were evaluated for their yield potential. The experiment was using Randomized Completely Block Design with four replications. The result showed that yield of two genotypes, MSC 9/12-D-4 and MSC 9243-D-3, were higher and relatively stable compared to Wilis and Slamet.   Key words Soybean, Tidal swampland