Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Bahan Ajar Digital Storytelling Cerita Rakyat untuk Meningkatkan Kemampuan Bernalar Kritis Siswa di SMA Wulan Fajrideani; Sumiyadi Sumiyadi; Rudi Adi Nugroho
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital storytelling cerita rakyat yang dapat meningkatkan kemampuan bernalar kritis siswa di SMA. Alasan dari pengembangan ini adalah masih belum banyak bahan ajar digital storytelling cerita rakyat yang digunakan guru. Bahan ajar ini berisi materi cerita rakyat yang mengandung nilai kearifan lokal dan memuat hal-hal yang dapat meningkatkan kemampuan bernalar kritis. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang menggunakan model pengembangan R2D2 (Reflective, Recursive Design and Development Model). Implementasi model R2D2 dilakukan dalam tiga fokus utama atau tahap, yaitu: 1) Fokus Pendefinisian (define focus); 2) Fokus Perancangan dan Pengembangan (design and development focus), dan 3) Fokus Penyebarluasan (dissemination focus). Hasil penelitian: 1) Struktur bahan ajar adalah: Cover, Kata Pengantar, Petunjuk Penggunaan Bahan Ajar, Pembelajaran 1, Pembelajaran 2, Rangkuman, Tes Formatif, Refleksi, Glosarium, Daftar Pustaka; 2) Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar ini sangat baik dengan persentase penilaian mencapai 88,6%; 3) Respon siswa terhadap bahan ajar menunjukkan respon yang sangat baik dengan mencapai respon penilaian 88,2% bahwa bahan ajar digital storytelling cerita rakyat mudah dipahami dan dapat memotivasi untuk belajar. Berdasarkan rata-rata tersebut bahan ajar yang dikembangkan layak digunakan guru untuk pembelajaran luring maupun daring.
Analisis Nilai Multikultural dalam Kumpulan Cerpen Jawa Pos Anindya Putri Lesmana; Sumiyadi Sumiyadi; Rudi Adi Nugroho
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan nilai-nilai multikultural yang terdapat dalam karya sastra prosa yakni kumpulan cerpen dalam koran Jawa Pos. Jenis data penelitian ini adalah kualitatif, sedangkan sumber data penelitian ini adalah kumpulan teks cerpen yang dimuat dalam website resmi Jawa Pos. Adapun cerpen yang dianalisis diantaranya 1) Monolog Ken Dedes, 2) Selamat Hari Pahlawan, Mbah!, 3) Rendang, serta cerpen 4) Ama Tobi di Antara Konflik Batas Kampung Serumpun. Penelitian ini melalui tahapan 1) Membaca dengan saksama isi cerpen yang menjadi subjek penelitian, 2) Mencari dan memahami nilai multikultural yang menjadi objek penelitian, 3) Menganalisis indikator nilai multikultural yang terdapat dalam kumpulan cerpen 4) Menyusun data secara sistematis disertai dengan teori-teori yang relevan sesuai dengan topik penelitian. Terdapat empat nilai multikultural dalam kumpulan cerpen tersebut diantaranya nilai toleransi, nilai keadilan dan persamaan, nilai humanistik, serta nilai demokrasi.
Model Flipped Classroom Bermuatan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mengidentifikasi Teks Cerita Fantasi Iit Lita Apriani; Isah Cahyani; Rudi Adi Nugroho
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4155

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memaparkan penggunaan model Flipped Classroom bermuatan pembelajaran berdiferensiasi dalam mengidentifikasi teks cerita fantasi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif, menggunakan data dari berbagai sumber pustaka dan penelitian relevan. Hasil penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan karakteristik model Flipped Classroom dengan muatan berdiferensiasi.dalam pembelajaran mengidentifikasi teks cerita fantasi. Model Flipped Classroom memungkinkan peserta didik mempelajari materi dasar di luar kelas melalui video atau bahan bacaan. Di dalam kelas, peserta didik berpartisipasi dalam kegiatan mendalam seperti diskusi dan analisis yang disesuaikan dengan kebutuhan individu. Strategi pembelajaran berdiferensiasi membantu menyesuaikan konten, proses, dan lingkungan belajar agar sesuai dengan kebutuhan unik setiap peserta didik. Sintak model Flipped Classroom mendukung peserta didik dalam mengidentifikasi elemen penting teks cerita fantasi melalui pembelajaran aktif dan menyenangkan. Pembelajaran yang berdiferensiasi memastikan setiap peserta didik mendapat perhatian sesuai kebutuhan mereka, sehingga meningkatkan motivasi dan hasil belajar dalam mengidentifikasi teks cerita fantasi.
Simbol Teatrikal pada Pementasan Drama Sekadar Imajinasi Karya N. Riantiarno “Kajian Semiotika” Nurul Hafidzah Asra; Rudi Adi Nugroho; Sumiyadi Sumiyadi; Halimah Halimah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i4.4696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan makna dari simbol teatrikal pada pementasan drama Sekadar Imajinasi karya N. Riantiarno dengan kajian semiotika. Metode penelitian ini adalah dekriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah pementasan drama yang ditayangkan pada Youtube Teater Koma tahun 2020. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menyimak dan menganalisis. Hasil temuan awal dalam penelitian ini, terjadinya bentuk penyimpangan sosial (korupsi) yang membuat tokoh utama mengalami gangguan mental setelah menerima hukuman. Akan tetapi, dalam drama ini dikemas dengan adegan tokoh utama menolak ingatan akan perbuatannya terdahulu yang mengakibatkan meninggalnya beberapa korban. Tokoh utama mengibaratkan dirinya hanyalah seorang penulis skenario dalam novel dan korban yang meninggal tersebut hanyalah pemeran fiktif dalam novelnya belaka. Terdapat lima elemen yang memuat sistem tanda yang dapat digali maknanya. Lima elemen tersebut mencakup 1) Tata suara, 2) kostum pemeran, 3) property, 4) gesture pemeran, dan 5) dialog antar tokoh
Local Wisdom-Based Disaster Mitigation Efforts in Grebeg Suran Sedekah Laut for Coastal Communities (A Folkloric Study in Mirit Sub-District, Kebumen District) Utari, Rini; Fitriah, Annisa Gilang; Damayanti, Rike; Nugroho, Rudi Adi
Humanus Vol 23, No 2 (2024)
Publisher : Pusat Kajian Humaniora FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/humanus.v23i2.125399

Abstract

This research aims to analyse local wisdom on disaster mitigation in grebeg suran sedekah laut. The research was conducted to find disaster mitigation efforts that can be carried out by coastal communities based on local wisdom. This research used a qualitative approach with descriptive data type. The study used in this research is folklore studies. The participants in this research were community leaders who became key informants, fishing communities, and the general public in Mirit Subdistrict, Kebumen Regency. The data collection technique in this research is by conducting interviews. The results showed that grebeg suran sedekah laut consists of several series of processions and prayer poems that have fundamental meanings, functions, and roles for people's lives. The ritual structure of grebeg suran sedekah laut has a meaning that contains a form or effort of disaster mitigation based on local wisdom that can be utilised by the community to reduce the risk of disasters at sea. Disaster mitigation in the grebeg suran sedekah laut tradition is in the form of local knowledge about titen science and actions taken by the community. This research can be used as a means of educating the current generation about disaster mitigation efforts in grebeg suran sedekah laut and as cultural revitalisation.
Gambaran Pasca Kemerdekaan pada Naskah Drama Awal&Mira Pandiangan, Angellica Minarti Martogi; Andhini, Alfira; Purnamasari, Widiyani Kuspi; Nugroho, Rudi Adi
Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Vol. 2 No. 2 (2023): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kabastra.v2i2.389

Abstract

This study aims to present a post-independence picture that is displayed in literary and artistic works, examples of drama scripts. As can be seen in the drama script "Awal & Mira" by Utuy Tatang Sontani which has a post-independence setting. The research method used is the personality approach method and the sociology approach. The result of this research is that Indonesia which was already independent at that time was not yet fully independent as described in the drama script "Awal & Mira" which raised the suffering of post-independence Indonesian citizens.
Analisis Gaya Bahasa Personifikasi dalam Kumpulan Cerpen Sepasang Sepatu Tua Karya Sapardi Djoko Damono Fauziyah, Rahmah; Nugroho, Rudi Adi
Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Vol. 2 No. 2 (2023): Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA)
Publisher : UPA Bahasa Universitas Tidar And HISKI Kedu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/kabastra.v2i2.393

Abstract

Language style in short stories is an important element in building a unique story. The choice of language and story development in a collection of short stories of a pair of old shoes by Sapardi Djoko Damono has a deep meaning. One of them is the personification style used to describe various conditions and feelings. The disclosure of the contents of the short story collection book is wrapped in a distinctive language style. Deep messages can be felt from the use of a unique language style. It is not only the imagination in the story that is conveyed but also the feelings of the author that are poured out properly. The existence of phenomena related to current conditions is a special attraction because it is presented in a unique style of language. This study used a qualitative descriptive method with observing, note-taking and literature study techniques.
PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL ART BASED RESEARCH (ABR) DENGAN BERORIENTASI PADA PENYELESAIAN STUDI S-1 JALUR PENCIPTAAN KARYA KREATIF Nugroho, Rudi Adi; Sumiyadi; Kusumah, Encep; Iskandar, Denny; Rizkyanfi, Mochamad Whilky; Puspita, Yulia
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL ABDI : Media Pengabdian Kepada masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abdi.v10i2.36317

Abstract

The path of creative work creation as an alternative to completing undergraduate studies in the field of Indonesian Language and Literature Education has not been widely implemented on other campuses. Many Indonesian Language and Literature Education Study Programs on campus are still preparing this scheme as an alternative that students can choose to complete their undergraduate studies. This training aims to share good practices that have been carried out in PBSI UPI Study Program on the application of research with the art-based research method. This training was attended by participants who were final year students in the Language and Literature Education Study Program at Ganesa University of Education. The training has been carried out synchronously and asynchronously. Synchronous activities are carried out using Zoom Meeting. Asynchronous activities are carried out by participants independently using indirect coordination and assistance through google form and google drive. The results achieved from this activity, participants have understood the basic concepts of art-based research methods in the field of Indonesian Language and Literature Education. Regarding the application of these concepts, the achievements of the participants were quite varied from those that were good to those that were still not fully able to apply the concepts that had been given.
Skema aktan dan struktur fungsional A.J. Greimas dalam cerita rakyat Riau “Si Umbut Muda Gelang Banyak” Afrilla, Tika; Permadi, Tedi; Adi Nugroho, Rudi
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v7i1.10645

Abstract

Penelitian ini sebagai upaya melestarikan dan memperdalam pemahaman tentang cerita rakyat yang kerap terabaikan dalam kajian sastra. Sebagai warisan budaya Indonesia, cerita rakyat menyimpan pelajaran hidup dan refleksi sosial masyarakat, sehingga penting untuk dikaji strukturnya secara mendalam. Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan sinopsis, skema aktan dan fungsi struktural cerita rakyat dari provinsi Riau. Penelitian ini merupakan kajian deskriptif-kualitatif. Data yang digunakan adalah narasi cerita rakyat Si Umbut Muda Gelang Banyak, data diperoleh dengan teknik baca dan catat, kemudian data diinterpretasi menggunakan cara kerja teori skema aktan dan fungsional. Hasil penelitian sebagai berikut: (1)deskirpsi sinopsis cerita rakyat Si Umbut Muda Gelang Banyak, (2) cerita rakyat Si Umbut Muda Gelang Banyak memenuhi 6 aktan yaitu pengirim Si Umbut Muda yang memiliki emas dan perak yang banyak serta pakaian kain sutra termahal, ibu), objek (mempertahankan derajat sosial yang tinggi), subjek (Si Umbut Muda), penolong (paras yang cantik, pakaian mewah, perhiasan emas dan perak warisan dari ayahnya, Ibu), penentang (sifat umbut Muda yang congkak, besar hari, angkuh dan durhaka, sungai yang deras), penerima (Si Umbut Muda, Ibu). sosok yang kompleks dan dinamis. (3) Cerita rakyat Si Umbut Muda Gelang Banyak memenuhi tiga tahapan struktur fungsional: (a) situasi awal, (b) transformasi: tahap uji kecakapan, tahap uji utama, dan tahap kegemilangan dan (c) situasi akhir. Penelitian ini berperan memperkaya kajian sastra, memperkuat upaya pelestarian budaya lokal serta menjadi referensi bagi pengajaran sastra.
Escape and Reconciliation of the Characters in the Short Story 'Tenggelam’  by Neneng Fatimah: A Psychological Analysis Sofia, Risnawati; Rudi Adi Nugroho; Nurulrabihah Mat Noh
Jurnal Sastra Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): March
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/zk3c2x15

Abstract

This research analyses the escape and reconciliation of the main character in the short story ‘Tenggelam’ by Neneng Fatimah using Rollo May's existentialist psychology approach and Sigmund Freud's literary psychology. The method used is qualitative with a descriptive approach. Researchers repeatedly read the story to identify mental and emotional dynamics and self-defense mechanisms and resolve the main character's inner conflict.  The results showed that the main character's escape involved anxiety, guilt, and a form of love. This escape is realized through self-isolation and rejection of interaction with the surrounding environment, reflecting the character's efforts to deal with inner conflict and search for the meaning of his life. Reconciliation begins to appear when the main character faces the reality of his life with courage and accepts his condition. This reconciliation becomes the peak of emotional transformation, shown through accepting reality and building better relationships with people around her. This research is expected to contribute to the study of literary psychology by highlighting how characters' inner conflicts can be analyzed through a psychological perspective and the relevance of the theme of escape and reconciliation in the context of human life in general. The findings enrich the understanding of the relationship between literature and individual psychological dynamics.
Co-Authors Aa Hermawan Abdullah, Annisa Vitriya Aceng Ruhendi Syaifullah Afrilla, Tika Aini Fuji Insani Alviiswari Alviiswari Andhini, Alfira Andoyo Sastromiharjo Anggraini, Nurlita Anindya Putri Lesmana Anindya Putri Lesmana Anise Nudianti Apriani, Iit Lita Arba Monita Budiani Arshal Zairuby Harahap Asep Herry Hernawan Asra, Nurul Hafidzah Ayu, Desi Ratna Azhar, Salsa Fatia Azzahrra, Syalla Berliana Alvionita Pratiwi Berliana Alvionita Pratiwi Cahya Laili Agustina Dadang S Anshori Damayanti, Rike Denny Iskandar Dewi, Lia Sylvia Eki Nugraha Encep Kusumah Fadlilah, Afi Fathina Karima Arun Fauziyah, Rahmah Firdaus, Sifa Yuha Fitriah, Annisa Gilang Fuadin, Ahmad Ghani, Raditya Haickal Abdul H Halimah Halimah Halimah Halimah Hana Mumtazia Nurhaq Hanifah, Nida Harahap, Arshal Zairuby Harras, Kholid A Hipana, Wiwin Iit Lita Apriani Ilhamida, Julika Lissa Indra Nugrahayu Taufik Isah Cahyani Iskandar, Ramadhan Attalarik Khaerudin Kurniawan Khoirunnisa, Ananda Siti Kholid Abdullah Harras Lee, Thannia Angelina Lesmana, Anindya Putri Lutfiyani, Maudina Mingga Ratih Mingga Ratih Mochamad Whilky Rizkyanfi Nabila Nufaiza Yusuf Nabila Nufaiza Yusuf Neti Budiwati Nida Amalia Manggala Nuny Sulistiany Idris Nurul Hafidzah Asra Nurulrabihah Mat Noh Nurulrabihah Mat Noh Pandiangan, Angellica Minarti Martogi Purnamasari, Widiyani Kuspi Ramadhan Attalarik Iskandar Ramadhan Attalarik Iskandar Ramdani, Muhammad Bahagia Rini Utari, Rini Rizmi Nur Andari Samsudin, Didin Saputri, Syaharani Setiawan, Muamar Dwi Sofia, Risnawati Sudarsono, Endah Wilis Sulastri, Teti Sumiyadi Sumiyadi Syifa Ul Qalbi Syifa Ul Qalbi Tedi Permadi Trisnawati Trisnawati Verawati, Selfi Vinka Tiara Aliyya Nurfatwa Vismania S. Damaianti, Vismania S. Welsi Damayanti Winiarti, Winiarti Wulan Fajrideani Wulan Fajrideani Wulansari, Keken Yohana, Tini Yulia Puspita Yulia Puspita, Yulia Yulianeta