Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Sekolah al Azhar Tanjung Bumi Bangkalan Abidin, Zainal; Yusuf, Muhammad; Sahid
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 3 No 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/joeces.2023.3.1.38-88

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk menyampaikan implementasi sistem penjaminan mutu pendidikan yang diterapkan dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolahSMA Al Azhar Tanjungbumi-Bangkalan. Metode dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi (pengamatan), interview (wawancara), dan dokumentasi.Teknik analisis data yang dilakukan secara interaktif melalui proses reduksi data (data reduction), penyajiandata (data display), dan pengambilan keputusan (verification). Berdasarkan pembahasan hasil penelitiandiketahui bahwa: 1) Implementasi sistem penjaminan mutu pendidikan dalam meningkatkan mutu sekolah belum terlaksana dengan baik hal ini dikarenakan kurangnya keterlibatan seluruh stakeholder pendidikan dalam mendukung perencanaan penyusunan mutu serta kurangnya dukungan anggaran yang memadai dalam penyusunan ataupemetaan mutu. 2) Adanya hambatan- hambatan implementasi sistem penjaminan mutu pendidikan dalam meningkatkan mutusekolah yang antara lain kegiatan evaluasi diri sekolahsebagaialat atau instrument internal yang dapatdipakaiuntukmengevaluasi kinerja Sekolah belum optimalmengingat belumsemua guru dan orang tuasiswa memiliki kemampuan dalam melakukan evaluasi diri sekolah. 3) Adanya mengatasi hambatan implementasi sistem penjaminan mutu pendidikan dalam meningkatkan mutu sekolah yang antara lain memperbaiki hasil pemenuhan mutu,meningkatkan target yang belum tercapai, memperbaiki hasil temuan, peningkatan aspek yang memungkinkan, dan penetapan sasaran mutu lebih meningkat sehingga setiap aspek dapat dilakukan tindak lanjut dan perbaikan guna meningkatkan mutu sekolah
Pemanfaatan Media Berbasis Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran di Sekolah untuk Meningkatkan Literasi Digital Setyaningrum, Wahyu; Waryanto, Nur Hadi; Sahid; Murdanu; Inayati, Syarifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v10i1.91125

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan guru matematika dalam memanfaatkan media berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk pembelajaran. Program dilaksanakan melalui pelatihan berbasis praktik langsung (hands-on training) yang melibatkan 39 guru SMP di Kota Yogyakarta di bawah koordinasi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman guru terhadap konsep dasar AI, keterampilan penggunaan aplikasi berbasis AI seperti ChatGPT, Teasy, dan Gemini, serta kemampuan mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran matematika. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor rata-rata pengetahuan dan keterampilan guru sebesar 38%, disertai perubahan mindset dari sikap pasif menjadi adaptif dan kreatif terhadap teknologi. Selain menghasilkan produk media pembelajaran berbasis AI, kegiatan ini juga berdampak pada terbentuknya komunitas guru literasi digital sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan profesional berkelanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik dan kolaboratif efektif dalam memperkuat kompetensi guru di era transformasi pendidikan digital.
Analisis Gesture Siswa dalam Pemecahan Masalah Geometri secara Berkelompok Ditinjau dari Tahapan Berpikir Van Hiele Mulbar, Usman; Rosidah; Sahid; Wazithah T., Mar Athul
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 5 No. 1 (2026): Riset Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v5i1.435

Abstract

This study addresses the problem of students’ low mathematical literacy, particularly in relation to problem-solving strategies and creativity in solving contextual mathematical tasks. The research aims to describe students’ problem-solving strategies and creativity based on their levels of mathematical ability in solving mathematical literacy problems. This study employed a descriptive qualitative approach involving six seventh-grade junior high school students selected through purposive sampling and categorized into high, intermediate, and low mathematical ability groups. Data were collected through mathematical literacy tests and semi-structured interviews, then analyzed using indicators of creativity (fluency, flexibility, and novelty) and problem-solving strategies. The findings reveal that high-ability students fulfilled all three creativity indicators by applying varied, appropriate, and original strategies. Intermediate-ability students generally achieved two indicators, mainly fluency and flexibility or fluency and novelty, but showed limitations in consistently demonstrating all aspects of creativity. In contrast, low-ability students struggled to understand contextual problems, selected inappropriate strategies, and did not meet any of the creativity indicators. The discussion highlights that mathematical ability strongly influences students’ strategic behavior and creative performance in solving literacy-based problems. In conclusion, students’ problem-solving strategies and creativity are proportional to their mathematical ability levels. Therefore, instructional practices that explicitly promote diverse strategies and creative thinking are essential to enhance students’ mathematical literacy skills.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN LENTERA DITINJAU DARI KEPRAKTISAN PEMBELAJARAN STATISTIKA BERBASIS ETNOMATEMATIKA Mar Athul Wazithah T.; Sahid; Usman Mulbar; Rosidah
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 3 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/1zrmkv62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kepraktisan Model Pembelajaran LENTERA, yaitu pembelajaran statistika inferensial berbasis etnomatematika dalam skema blended learning, ditinjau dari respons mahasiswa. Kepraktisan merupakan salah satu dari tiga kriteria kualitas produk pembelajaran menurut Nieveen (1999), selain validitas dan keefektifan, yang menunjukkan sejauh mana suatu model pembelajaran dapat dilaksanakan dan diterima oleh penggunanya dalam kondisi nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 16 mahasiswa peserta mata kuliah Statistika Inferensial. Data dikumpulkan melalui angket respons mahasiswa berskala Likert (1-4) yang terdiri atas 20 pernyataan pada lima aspek, yaitu kemudahan penggunaan, kejelasan alur pembelajaran, keterlaksanaan, keterlibatan mahasiswa, dan kebermanfaatan. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung persentase skor pada setiap aspek dan diinterpretasikan menggunakan kriteria kepraktisan dari Akbar (2013). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek berada pada kategori sangat praktis, dengan persentase tertinggi pada aspek kemudahan penggunaan (95,31%) dan terendah pada aspek keterlaksanaan (90,23%). Secara keseluruhan, Model Pembelajaran LENTERA memperoleh persentase kepraktisan sebesar 91,95% dengan kategori sangat praktis. Temuan ini menunjukkan bahwa Model Pembelajaran LENTERA berbasis etnomatematika dalam skema blended learning memiliki tingkat kepraktisan yang sangat tinggi berdasarkan respons mahasiswa, terutama pada aspek kemudahan penggunaan dan kebermanfaatan.