Claim Missing Document
Check
Articles

PEMERIKSAAN Staphylococcus aureus PADA SUSU SAPI PERAH SEBELUM DAN SESUDAH DIOLAH DI PETERNAKAN ASAM KUMBANG MEDAN Sipayung, Apriska Dewi; Aruan, Dyna Grace Romatua; Harianja, Ester Saripati
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 7 No 2 (2022): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v7i2.3666

Abstract

Susu sapi perah adalah cairan yang berasal dari kambing sapi sehat, diperoleh dengan cara pemerahan yang benar, kandungan alami tidak dikurangi atau ditambah sesuatu apapun serta belum mendapatkan perlakuan apapun kecuali proses pendingan. Salah satu bakteri yang mengkontaminasi pada susu sapi adalah Staphylococcus aureus. Infeksi Staphylococcus aureus merupakan penyebab mastitis yang menimbulkan masalah kesehatan masyarakat karena susu yang berasal dari kelenjar yang terinfeksi memiliki gen enterotoksin dan dapat menyebabkan keracunan. Staphylococcus aureus mampu berkembang biak dan menyebar luas dalam tubuh dengan menghasilkan enzim koagulase sehingga bakteri ini berbahaya saat menginfeksi manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya bakteri Staphylococcus aureus pada susu sapi yang belum dan sudah diolah di Peternakan Asam Kumbang Medan. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan sampel sebanyak 8 yang diperiksa sebelum dan sesudah diolah. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini di dapat 2 positif sampel susu sebelum diolah terkontaminasi Staphylococcus aureus. Sedangkan sampel yang sudah diolah tidak terdapat kontaminasi Staphylococcus aureus Milk dairy cow is a liquid derived from healthy cows, obtained by proper milking, natural content is not reduced or added anything and has not received any treatment except the cooling process. One of the bacteria that contaminates cow’s milk is Staphylococcus aureus. Staphylococcus aureus infection is a cause of mastitis that causes public health problems as it comes from infected glands possessing enterotoxin genes and can cause. Staphylococcus aureus is able to multiply and spread in the body by producing coagulase enzymes so these bacteria are harmful when infecting humans. This study aimed to determine the presence or absence of cow’s milk that has not been and has been processed in Asam Kumbang Medan. This type of research is descriptive with 8 samples that are examined before and after processing. Results obtained from this study in 2 positive samples of milk before treatment were contaminated with Staphylococcus aureus. While the sample has been processed there is no contamination from Staphylococcus aureus.
Community and School-Based Surveys of Soil-Transmitted Helminth Infections on Samosir Island, Indonesia Purba, Ivan Elisabeth; Girsang, Vierto Irennius; Amila, Amila; Harianja, Ester Saripati; Purba, Yunita; Wandra, Toni; Budke, Christine M.
JURNAL INFO KESEHATAN Vol 21 No 3 (2023): JURNAL INFO KESEHATAN
Publisher : Research and Community Service Unit, Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/infokes.Vol21.Iss3.1362

Abstract

Soil-transmitted helminth (STH) infections are common in tropical and sub-tropical regions where they can have substantial local public health impacts. This study aimed to evaluate the prevalence of STH infection in the community and children aged 6 to 11 years attending government-run schools in the Simanindo sub-district of Samosir Island. In total, 314 individuals in the community and 187 children aged 6 to 11 years attending government schools were invited to provide a fecal sample. All fecal samples were examined microscopically using the Kato-Katz technique. The prevalence of STH infection in the community was 46.8% (147/314). Infections were caused by Ascaris lumbricoides (n=52), followed by Trichuris trichiura (n=48), and hookworms (n=26). The prevalence of STH infection in school-age children was 4.8% in 2023. All infections in this cohort were due to T. trichiura. Even though the MDA program effectively controls A. lumbricoides and hookworm infections in school children, the problem of controlling T. trichiura infection remains. Therefore, selective treatment after fecal sample examination is needed to prevent T. trichiura infection and the potential for infection-associated anemia. Health education focusing on personal hygiene and environmental sanitation is still important for preventing STH infections. The suggestion is a new community-based survey with random sampling is necessary to ensure the present prevalence of STH in the community.
SOSIALISASI EKSTRAK ETANOL DAUN PEPAYA TERHADAP BAKTERI PENCERNAAN Marbun, Eva Diansari; Bemby, Arman; Harianja, Ester Saripati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tanaman obat yang dapat digunakan sebagai obat tradisional adalah daun pepaya. Pepaya (Carica papaya L.) merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Tengah, yang kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia. Kandungan senyawa kimia yang dimiliki daun pepaya sebagai sifat antiseptik, antiinflamasi, antifungal, antioksidan maupun antibakteri, sehingga daun pepaya dapat dijadikan obat tradisional terhadap bakteri pencernaan.Tujuan pengabdian kepada Masyarakat ini untuk memberikan sosialisasi tentang daun pepaya terhadap bakteri pencernaan. Kesimpulan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah sosialisasi daun pepaya telah terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, mendapatkan sambutan yang baik. Setelah melaksanakan pelatihan ini, para peserta lebih memahami bahwa daun pepaya dapat digunakan sebagai bakteri pencernaan alami.
DETERMINAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMASSAWO NIAS UTARA Girsang, Vierto Irennius; Telaumbanua, Vivil Anindar; Harianja, Ester Saripati; Purba, Ivan Elisabeth
Jurnal Reproductive Health Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v7i2.3747

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determianan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Sawo Kabupaten Nias Utara pada Tahun 2020. Jenis Penelitian adalah penelitian observasional, dengan rancangan studi case  control. Sampel dalam penelitian ini dibagi atas dua kelompok yaitu kelompok kasus dan kontrol masing- masing jumlah sampel 90. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh ada hubungan keadaan lingkungan (p-value=0,006) OR 2,49 (95% CI: 1,29-4,82), status ekonomi (p-value=0,001) OR 4,58 (95% CI:2,14-9,77) dan status bekerja ibu (p-value=0,013) OR 3,96 (95% CI:1,25-12,55) dengan kejadian stunting. Tidak ada hubungan pola asuh (p-value=0,118) OR 6,36 (95% CI: 0,75-53,92), pengetahuan ibu (p-value=0,211) OR 5,24 (95% CI: 0,59-45,74), jarak kelahiran (p-value=0,241) OR 1,48 (95% CI: 0,77-2,88) dan pemakaian alat kontrasepsi (p-value=0,052) OR 0,58 (95% CI: 0,31-1,01) dengan kejadian stunting. Determinan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Sawo Kecamatan Sawo Kabupaten Nias Utara Tahun 2020 berdasarkan hasil uji statistik adalah keadaan lingkungan yang tidak baik, status ekonomi dengan pendapatan kepala keluarga dibawah UMR dan ibu yang bekerja. Disarankan kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan lingkungan dan ibu yang bekerja agar selalu memberikan waktu untuk memberi perhatian terhadap kondisi gizi anaknya.
Determinan Jentik Nayamuk DBD Di Kelurahan Dwikora Girsang, Vierto Irennius; Tumangger, Derianto Lasniate; Tarigan, Frida Lina; Harianja, Ester Saripati
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat. Kelurahan Helvetia Medan merupakan salah satu kelurahan yang endemis penyakit DBD. Kasus DBD yang tinggi mengindikasikan keberadaan jentik Aedes aegypti. Keberadaan jentik vektor DBD Aedes aegypti sangat tergantung dari keberadaan tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti serta perilaku masyarakat pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku pemberantasan sarang nyamuk (PSN), tempat perindukan buatan, dan sampah padat dengan keberadaan jentik Aedes aegypti di Lingkungan VIII Kelurahan Dwikora tahun 2017. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional study dengan menggunakan uji Fisher’s Exact. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 470 kepala keluarga. Sampel diambil sebanyak 79 Kepala Keluarga. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data primer berupa observasi dan wawancara. Penelitian dilaksanakan Februari- Juli 2017.Hasil analisis uji statistik menunjukkan bahwa terdapat variabel yang berhubungan dengan keberadaan jentik Aedes aegypti yaitu menguras tempat penampungan air (p= 0,000), menutup tempat penampungan air (p= 0,029), dan tempat perindukan buatan bak mandi (p= 0,003). Serta beberapa variabel yang tidak berhubungan yaitu mengubur barang bekas dan sampah padat (p= >0,05). Berdasarkan hasil tersebut masyarakat disarankan untuk mengurangi tempat perindukan nyamuk, menguras tempat penampungan air (TPA) secara rutin, serta segera menutup TPA setelah digunakan. Pihak Puskesmas pun diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dengan masyarakat dan kader dalam pengecekan jentik nyamuk secara rutin sehingga dapat memberantas vektor penyakit DBD.
IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO KERJA PADA PENARIK BECAK MESIN DENGAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) Girsang, Vierto Irennius; Badawi, Ahmad Badawi; Ketaren, Sinar Otneil; Harianja, Ester Saripati
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identifikasi potensi bahaya dan penilaian risiko merupakan bagian dari program keselamatan dan kesehatan kerja dalam tahapan manajemen risiko, yang dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana penerapan identifikasi bahaya dan penilaian risiko pada penarik becak mesin kota Medan. Berdasarkan masalah dan analisa data, penelitian ini mengunakakan penelitian Kualitatif. Lokasi dan waktu penelitian ini adalah dikota Medan pada penarik becak Mesin dilakukan pada bulan juli 2017. Objek penelitian adalah seluruh penarik becak mesin kota Medan yang mengunakan becak asli/homogen dengan metode penentuan sampel dengan menggunakan teknik snowball sampling maka di dapat 7 informan. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer yaitu data yang berasal dari hasil observasi lapangan dan metode wawancara. Penilaian risiko yang dilakukan oleh peneliti pada penarik becak mesin kota Medan mengunakan kriteria pekerjaan menarik becak dan membawa barang. Pelaksanaan identifikasi bahaya dan penilaian risiko dilakukan oleh peneliti di lapangan dengan bantuan tabel identifikasi bahaya dan tabel penilaian risiko menghasilkan 8 jenis potensi bahaya dan 8 jenis risiko dengan tingkat risiko rendah sebanyak 1 jenis risiko, tingkat risiko sedang sebanyak 4 jenis risiko, tingkat risiko tinggi sebanyak 2 jenis risiko dan tingkat risiko sangat tinggi sebanyak 1 jenis risiko. Sebaiknya pada penarik becak mesin agar memperhatikan kelengkapan alat pelindung diri yang lengkap, baik dan benar, cara kerja yang ergonomi, dan cara kerja yang baikagar bahaya dan risiko dapat di hindari.
GAMBARAN CO DAN NO2 TERHADAP GANGGUAN PERNAPASAN PADA PEDAGANG KAKI LIMA PASAR SAMBU KOTA MEDAN Girsang, Vierto Irennius; Lumbangaol, Theresia Veronika; Purba, Sri Dearmaita; Harianja, Ester Saripati
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN PEPAYA TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Situmorang, Manahan; Fentiana, Nina; Harianja, Ester Saripati
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tanaman obat yang dapat digunakan sebagai obat tradisional adalah daun pepaya. Pepaya (Carica papaya L.) merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Tengah, yang kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia. Pepaya dapat tumbuh dengan baik di daerah yang beriklim tropis seperti Costa Rica, Republik Dominika, Brazil, India dan Indonesia. Escherichia coli merupakan bakteri gram negatif bersifat anaerob fakultatif dan tidak dapat membentuk spora. Escherichia coli termasuk famili Enterobaterioaceae, bentuknya batang atau koma, terdapat tunggal atau berpasangan dalam rantai pendek. Hasil pengujian aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun pepaya terhadap bakteri Escherichia coli dengan adanya zona hambat di sekeliling kertas cakram yaitu 1,06 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pepaya dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Semakin besar konsentrasi ekstrak maka semakin besar pula zona hambat yang di peroleh.
KEPERCAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN DWI KORA TERHADAP OBAT TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH SEVAGAI PENCEGAH Covid-19 Mainal Furqon*; Cut Masyithah Thaib; Harianja, Ester Saripati
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 2 No. 1 (2020): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunitas atau daya tahan tubuh merupakan sistem kekebalan tubuh yang dirancang untuk mendeteksi ataupun menghancurkan benda asing yang masuk ke tubuh seperti bakteri atau virus. Masa pandemi sekarang ini mengharuskan kita untuk selalu meningkatkan imunitas agar tidak mudah terpapar penyakit khususnya COVID-19. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan imunitas, yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat. Salah-satunya yaitu dengan mengonsumsi Obat Tradisional. Kepercayaan masyarakat pada penggunaan Obat Tradisional semakin meningkat dimasa pandemi terlebih untuk meningkatkan imunitas tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat kepercayaan masyarakat Kelurahan Dwi Kora terhadap obat tradisional sebagai pencegah COVID-19.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kombinasi(Mix Method). Metode kombinasi pada penelitian ini adalah Eksploratoris Sekuensial. Teknik pengambilan sampel diambil secara Purposive Sampling dengan menggunaan rumus Slovin. Populasi penelitian adalah masyarakat Kelurahan Dwi Kora sebanyak 24.522 jiwa dengan jumlah sampel berdasarkan hasil perhitungan Slovin sebanyak 100 responden. Hasil menunjukkan jenis kelamin mayoritas responden yaitu perempuan (59%). Umur mayoritas responden pada umur dewasa Akhir (71%) dan mayoritas pekerjaan responden yaitu tidak bekerja (77%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat percaya bahwa obat tradisional dapat meningkatkan imunitas (60%) sebagai pencegah COVID-19. Jamu yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Kelurahan Dwi Kora yaitu Temulawak (17%). Sumber perolehan obat tradisonal berasal dari penjual Jamu gendong (55%). Frekuensi masyarakat yang mengonsumsi Obat Tradisinal(60%). Hasil Penelitian menunjukkan status imunitas tubuh tidak pernah mengalami efek samping (60%) setelah mengonsumsi obat tradisional. Saran dari Peneliti kepada pihak puskesmas dan pemerintah dapat dilakukan penyuluhan tentang pengetahuan dan edukasi mengenai Obat Tradisional. Bagi pelaku usaha Obat Tradisional dapat menjadi masukan dalam mengembangkan usaha kecil Obat Tradisional. Bagi Universitas dapat dilakukan sosialisasi  dan  penyuluhan tentang obat tradisional kepada masyarakat. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian lanjutan kepada kelompok lain atau pada tempat yang berbeda dari penelitian yang sudah dilakukan ini.  
PENETAPAN KADAR VITAMIN C DENGAN MENGGUNAKAN METODE IODOMETRI PADA PAPRIKA KUNING (Capsicum annuum var. grossum) YANG DIBUDIDAYAKAN SECARA HIDROPONIK DAN DITANAM DI TANAH Rialita Lifiani*; Christiani N Daely, Ruth; Saripati Harianja, Ester
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN, DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paprika kuning merupakan salah satu buah yang memiliki kandungan Vitamin C yang tinggi. Vitamin C adalah zat gizi mikro yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Vitamin C merupakan senyawa yang bersifat reduktor kuat dan mudah larut dalam air. Berdasarkan sifat reduksi yang dimiliki oleh vitamin C dapat menjadi alasan pemilihan cara penetapan kadar secara iodimetri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar vitamin C dari buah paprika kuning hidroponik dan untuk mengetahui perbedaan kadar vitamin C dari buah paprika kuning hidroponik dan paprika kuning yang ditanam di tanah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif untuk mengetahui kadar vitamin C pada paprika kuning yang dibudidayakan secara hidroponik dan paprika kuning yang ditanam di tanah dengan menggunakan metode titrasi iodimetri. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan secara titrasi iodimetri di dapat kadar rata-rata pada paprika kuning yang dibudidayakan secara hidroponik sebesar 98,63 ± 0,1287 mg/100g dan paprika kuning yang ditanam di tanah sebesar 86,19 ± 0,1291 mg/100g. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kadar vitamin C pada paprika kuning yang dibudidayakan secara hidroponik lebih tinggi dari kadar vitamin C yang ditanam di  tanah karena faktor tempat tumbuh dan nutrisi tanaman yang berbeda.
Co-Authors Aknes Sianturi Amila Amila Amila*, Amila Anita Syahfitri Hasibuan Apriska Dewi Sipayung Apriska Dewi Sipayung Apriska Dewi Sipayung Asfianti, Vivi Ashari, Jamal Badawi, Ahmad Badawi Bemby, Arman Binsar Sitorus Budke, Christine M. Christiani N Daely, Ruth Christine M. Budke Cut Masyithah Thaib Daely, Ruth Christiani N Damanik, Elsarika Damanik, Rani Kawati Dicky Yuswardi Wiratma Dyna Grace Romatua Aruan Elisabeth Purba, Ivan Evarina Sembiring Fentiana, Nina Fitri, Widya Frida Lina Tarigan Galvani Volta Simanjuntak Galvani Volta Simanjuntak Girli Kristiani Br. Sembiring Gultom, Rumondang Hana Ike Dameria Purba Hia, Fitri Ika Natalia Hutabarat, Tresa Mona Tamara Irennius Girsang, Vierto Ivan Elisabeth Purba Jasmen Manurung July Arisman Harefa Kairina Berutu Kaloko, Aldi Munawar Ketaren, Sinar Otneil Lala Mutiara Lifiani, Rialita Lumbangaol, Theresia Veronika Lumbantoruan, Mestika Lumbantoruan, Mestika Mainal Furqon* Malau, Grace Christine Marbun, Eva Diansari Mestika Lumban Torua Mestika Lumbantoruan Nababan, Donal Netti Meilani Simanjuntak Normi Parida Sipayung Pane, Masdalina Purba, Denrison Purba, Hana Ike Dameria Purba, Sri Dearmaita Purba, Yunita Ria Lestari Rialita Lifiani* Rilma Tarigan Roberto Roy Purba Runi Merani Triana Sahma Desriani Sinaga Salmawati Salmawati Saragih, Frida Liharris Sejukan Hati Harefa Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Siahaan, Maniur Arianto Sianipar, Artha Yuliana Sidabutar, Vero Tiar Mauli Simanjuntak, Netti Meilani Sinarsi Meliala Sipayung, Apriska Dewi Sipayung, Rosetty SISKA EVI MARTINA Siti Apriani Nasution Sitorus, Mido Ester Juniati Situmorang, Manahan Sri Dearmaita Purba Sri Dearmaita Purba Suharyanisa Supartiningsih - - Syarifah Roslianizar* Tamba, Bosdiser Tampubolon, Lindawati Farida Tarigan, Yenni Gustiani Telaumbanua, Vivil Anindar Tengku Indah Abdilla Toni Wandra Toni Wandra Toruan, Mestika Lumban Tresa Mona Tamara Hutabarat Tumangger, Derianto Lasniate Vierto Vierto Irennius Girsang Yunita Purba