Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PEMANFAATAN BATANG BROTOWALI (Tinospora Crispa L) PADA MASYARAKAT DI PUSKESMAS BANDAR KHALIPAH KECAMATAN PERCUT SEI TUAN Lifiani, Rialita; Sembiring, Evarina; Harianja, Ester Saripati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brotowali (Tinospora crispa (L) Miers.) adalah tanaman yang bisa digunakan sebagai obat tradisional oleh masyarakat. Brotowali sudah digunakan secara turun-temurun sebagai obat tradisional berbagai macam penyakit seperti demam, diabetes mellitus, rematik, dan sinusitis. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan informasi dan pengenalan pemanfaatan batang brotowali. Kegiatan ini dilaksanakan di puskesmas bandar khalipah kecamatan percut sei tuan. Setelah melaksanakan kegiatan pelatihan ini, masyarakat lebih mengetahui bahwa batang brotowali yang selama ini dianggap sebagai limbah dapat dimanfaatkan
EDUKASI MASYARAKAT PADA TANAMAN PAPRIKA KUNING (CAPSICUM ANNUUM VAR. GROSSUM) YANG DIBUDIDAYAKAN SECARA HIDROPONIK UNTUK MENCEGAH ANEMIA DAN MEMPERTAHANKAN BERAT BADAN Asfianti, Vivi; Daely, Ruth Christiani N; Harianja, Ester Saripati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah masalah kesehatan yang sangat sering dijumpai di negara yang beriklim tropis seperti Indonesia. Anemia juga lebih banyak dialami oleh perempuan dikarenakan mengalami masa menstruasi yang mengakibatkan tubuh kekurangan zat besi (Fe). Salah satu tanaman yang dapat mengatasi anemia adalah paprika kuning yang kaya akan zat besi (Fe). Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan informasi tentang paprika kuning untuk mengatasi anemia dan mengontrol berat badan serta cara pembudidayaannya secara hidroponik.
PENYULUHAN DAUN BANGUN-BANGUN (COLEUS AMBONICIUS L.) SEBAGAI ANTI JERAWAT Fitri, Widya; Sembiring, Evarina; Harianja, Ester Saripati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antibakteri merupakan zat yang dapat mengganggu pertumbuhan bahkan mematikan bakteri dengan cara mengganggu metabolisme mikroba yang merugikan manusia. Tanaman Bangun-bangun (Coleus ambonicius L.) diketahui merupakan salah satu tanaman herbal yang ada di Indonesia. Penggunaan daun bangun-bangun sering digunakan sebagai peningkat ASI oleh masyakarat. Daun bangun-bangun mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu, flavonoida, polifenol dan minyak atsiri. Senyawa-senyawa tersebut secara umum berkhasiat sebagai antibakteri. Tujuan dari sosialisasi ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat kelurahan beruam, kecamatan kuala, kabupaten langkat mengenai pembuatan sediaan gel ekstrak etanol daun bangun-bangun sebagai antibakteri. Hasil Kegiatan pelaksanaan ini memberikan edukasi dan sosialisasi tentang pembuatan sediaan gel ekstrak etanol daun bangun-bangun sebagai antibakteri. Kesimpulan dari kegiatan sosialisasi ini dapat terlaksana sesuai pelaksanaan dan rencana, medapatkan sambutan baik dari pemerintah dan masyarakat setempat dan masyarakat sekiranya mendappatkan informasi serta pngetahuan.
PENYULUHAN DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN DWI KORA TERHADAP OBAT TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH SEBAGAI PENCEGAH COVID-19 Sianipar, Artha Yuliana; Ester Saripati Harianja; Binsar Sitorus
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamu merupakan minuman kesehatan yang dapat dimanfaatkan khasiat dan keamanannya dalam meningkatkan imunitas di saat pandemi COVID-19. Beberapa masyarakat diDesa Talun Kenas masih banyak yang belum mengetahui dan kurang memahami tanaman obat peningkat imunitas tubuh yang dapat diperoleh di sekitar lingkungan rumah saat pandemi COVID-19. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini yaitu memberikan edukasi tanaman obat peningkat imunitas tubuh saat pandemi COVID-19 untuk mencegah penularan COVID-19. Metode pelaksanaan pengabdian yang dilakukan yaitu : (a) tahap persiapan ;(b) tahap sosialisasi secara langsung menggunakan media presentasi power point dan demonstrasi pembuatan jamu; (c) tahap evaluasi dengan melakukan tanya jawab dengan masyarakat dan demonstrasi ulang peserta membuat jamu; (d) tahap pembagian masker, multivitamin dan jamu gratis kepada masyarakat. Tim pengabdian memberikan materi tentang edukasi tanaman obat peningkat imunitas tubuh saat pandemi COVID-19 serta membagikan masker, multivitamin dan jamu gratis kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar. Sehingga dapat disimpulkan, mengedukasi masyarakat secara langsung lebih efisien dan efektif untuk memberikan pemahaman kepada kepada masyarakat namun harus dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan di masa New Normal.
Edukasi Pencegahan Keracunan Makanan Jajanan Pada Anak Di SD Swasta Amal Luhur Medan Amila*, Amila; Evarina Sembiring; Harianja, Ester Saripati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak sekolah sering membeli jajanan sembarangan, memilih jenis makanan yang menarik dengan kualitas jajanan yang rendah yang dapat menimbulkan gangguan pada pencernaan anak. Menurut data BPOM tahun 2019, sekitar 40-45% jajanan anak sekolah tidak memenuhi syarat. Makanan jajanan yang mengandung zat berbahaya dan tercemar oleh mikroba dapat menimbulkan reaksi akut pada tubuh, seperti diare, batuk, alergi, kesulitan buang air besar atau bahkan keracunan. Perilaku konsumsi makan seseorang dipengaruhi oleh pengetahuan dan penerapan dalam memilih makanan. Syarat makanan jajanan yang dikonsumsi oleh anak-anak harus sehat dan aman. Makanan jajanan yang sehat dan aman adalah makanan yang bebas dari bahaya fisik, cemaran bahan kimia dan bahaya biologis. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mencatat 14,7% jajanan yang berada di lingkungan sekolah mengandung bahan berbahaya seperti boraks, rhodamine B, formalin, dan methanyl yellow. Hal ini tentunya menjadi masalah serius yang memerlukan perhatian dari semua pihak. Zat-zat aditif yang terakumulasi dalam tubuh anak akan menimbulkan penyakit berbahaya bagi tubuh anak serta dapat mengakibatkan keracunan makanan bahkan dapat menyebabkan kanker. Perlu dilakukan edukasi pencegahan keracunan makanan pada anak sekolah khususnya dalam hal pemilihan jajanan sehat.
Edukasi Dashat Dalam Penurunan Angka Stunting Pada Balita Stunting Di Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal Tahun 2024 Harianja, Ester Saripati; Apriska Dewi Sipayung; Roberto Roy Purba; Rilma Tarigan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah terjadinya gangguan pertumbuhan dan perkembangan akibat kekurangan gizi, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Di Indonesia, prevalensi stunting masih tinggi. Sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting, pemerintah akan menurunkan prevalensi stunting menjadi 14% pada tahun 2024 melalui Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021. Peraturan ini menunjuk BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) untuk memimpin tim percepatan penurunan stunting. Salah satu program yang dikembangkan BKKBN sebagai solusi penurunan angka stunting adalah penyediaan pangan bergizi seimbang dari bahan lokal dalam program Dapur Sehat Atasi Stunting (DAHSAT) yang memadukan intervensi gizi melalui pangan dan pemberdayaan masyarakat berbasis Kesehatan. BKKBN bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah, masyarakat, kader penggerak, dunia usaha, dan Perguruan Tinggi meluncurkan program DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting). Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman ibu balita stunting di Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal tentang pentingnya gizi seimbang bagi anak untuk mencegah kejadian stunting. Dapur sehat juga bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang cara mengatur dan memasak makanan yang sehat dan bergizi. Dengan adanya dapur sehat, diharapkan ibu-ibu balita bisa mempersiapkan makanan yang lebih baik dan memenuhi gizi seimbang bagi anak-anak mereka, sehingga dapat mengurangi risiko stunting dan menunjang tumbuh kembang serta masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia pada umumnya dan di Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal pada khususnya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PENGUNJUNG TERHADAP IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DI BLUD RSUD KOTA SUBULUSSALAM Harianja, Ester Saripati; Toruan, Mestika Lumban; Manurung, Jasmen; Ashari, Jamal
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v9i2.5542

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah Kota Subulussalam sudah menerapkan implementasi kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang merujuk ke Peraturan Wali Kota Subulussalam Nomor 52 Tahun 2016, akan tetapi masih banyak dijumpai pengunjung yang merokok di wilayah rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pengunjung terhadap implementasi kebijakan kawasan tanpa rokok (KTR) di BLUD RSUD Kota Subulussalam Tahun 2023. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan obsevasional analitik menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian yaitu 94 orang pengunjung rumah sakit sesuai dengan kriteria inklusi yaitu pengunjung merupakan pasien laki-laki rawat jalan, perokok, serta umur pasien 17-55 tahun. Teknik pengambilan sampel diambil secara purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p-value = 0,001 dan OR = 4,51 (95% CI 1,893 – 10,752), sikap (p-value = 0,000 dan OR = 12,148 (95% CI 4,559 – 32,373), informasi kesehatan (p-value = 0,014 dan OR = 3,111 (95% CI 1,339 – 7,229) dan media promosi (p-value = 0,026 dan OR = 2,804 (95% CI 1,212 - 6,487) dengan kepatuhan pengunjung terhadap implementasi kebijakan kawasan tanpa rokok. Diharapkan rumah sakit dapat meningkatkan pengetahuan pengunjung melalui edukasi serta memperbanyak media promosi seperti poster, pamflet, leaflet atau video semenarik mungkin sehingga pengunjung dapat membaca dan menonton serta memahami dengan jelas tentang bahaya rokok dan memberlakukan sanksi yang lebih tegas terhadap orang yang melanggar implementasi KTR di BLUD RSUD Kota Subulussalam.
Sosialisasi Sadari Dalam Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Wus Di Klinik Bidan Morina Neri Medan Krio Harianja, Ester Saripati; Mestika Lumbantoruan; Rosetty Sipayung
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling sering didiagnosis di kalangan wanita dan penyebab kematian akibat kanker yang paling umum pada wanita. Di Indonesia kanker payudara merupakan kanker pertama paling banyak pada wanita. Tingginya kasus kanker payudara menjadi prioritas penanganan oleh pemerintah. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan untuk mengurangi tingginya insidens kanker payudara dan cara mengatasi supaya kasus tidak berkembang pada stadium lanjut yaitu dengan SADARI sebagai upaya deteksi dini kanker payudara. SADARI (Periksa Payudara Sendiri) adalah pemeriksaan payudara yang dilakukan sendiri dengan belajar melihat dan memeriksa perubahan payudaranya sendiri setiap bulan. Pemeriksaan ini merupakan salah satu deteksi dini kanker payudara yang efektif dilakukan secara teratur dan dapat dipantau apakah ada benjolan atau masalah lainnya sejak dari awal mulai dari ukuran kecil sehingga dapat segera diatasi dan pengobatannya pun bisa lebih efektif. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) sebagai upaya deteksi dini kanker payudara kepada Wanita Usia Subur (WUS) yang memperoleh pelayanan di Klinik Bidan Praktek Mandiri Morina Neri Medan Krio Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Dengan adanya kegiatan sosialisasi SADARI dalam upaya deteksi kanker payudara dan demonstrasi 6 langkah-langkah SADARI dapat meningkatkan pengetahuan WUS tentang SADARI sehingga memengaruhi sikap dan perilaku WUS menyadari pentingnya SADARI dalam mencegah risiko kanker payudara serta menerapkannya dengan rutin setiap bulannya. Dengan rutin melakukan SADARI, wanita bisa terlindungi dari kanker payudara.
PENGARUH PRENATAL YOGA TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PMB MORINA NERI DELI SERDANG Simanjuntak, Netti Meilani; Harianja, Ester Saripati; Lumbantoruan, Mestika
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45872

Abstract

Durasi dan kualitas tidur yang tidak baik dapat meningkatkan masalah pertumbuhan janin yang terhambat dan memicu  emosi yang tidak stabil pada ibu hamil Gangguan tidur ini sering terjadi pada kehamilan trimester III akibat perubahan fisik dan psikologi Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal ini salah satunya dengan metode non farmakologi. Prenatal yoga adalah terapi komplementer yang banyak memberikan efek relaksasi dan meningkatkan produksi hormone endorphin yang dibutuhkan oleh tubuh.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap kualitas tidur pada ibu hamil trimester III di PMB Morina Neri Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantiatif dengan menggunakan desain pre eksprimental dangan rancangan penelitian one group pretest-posttest design yang artinya adanya pretest sebelum diberikan perlakuan dan dilakukan posttest setelah diberikan perlakuan. Sampel pada penelitian ini sebanyak 18 responden. Hasil penelitian data menunjukkan bahwa setelah melaksanakan prenatal yoga, ada perbedaan nilai rata-rata kualitas tidur ibu hamil sebelum mengikuti prenatal yoga dengan nilai rata-rata 15.06 dan sesudah mengikuti prenatal yoga dengan nilai rata-rata 6.94. hasil stastik dengan tdependent menunjukkan bahwa nilai p-value 0.002, dimana p-value < 0,05 sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh kualitas tidur ibu hamil sebelum diberikan prenatal yoga dari kualitas tidur ibu hamil yang buruk dan setelah diberikan prenatal yoga ibu hamil memiliki kualitas tidur yang baik
PENCEGAHAN DISPEPSIA MELALUI EDUKASI KESEHATAN DI KLINIK PRATAMA NUSANTARA KELURAHAN DWIKORA MEDAN HELVETIA Harianja, Ester Saripati; Mestika Lumbantoruan; Normi Parida Sipayung; Aknes Sianturi; July Arisman Harefa; Sejukan Hati Harefa
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6203

Abstract

Dyspepsia adalah gangguan pada sistem pencernaan yang sering terjadi di masyarakat dan berpotensi menurunkan kualitas hidup apabila tidak diberikan penanganan yang sesuai. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penyebab, gejala, faktor risiko, serta upaya pencegahan dyspepsia menjadi tantangan dalam pelaksanaan program promotif dan preventif di tingkat komunitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat dan gaya hidup yang mendukung kesehatan pencernaan, serta mendorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari guna mencegah terjadinya dyspepsia. Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Klinik Nusantara Kesehatan melalui metode edukasi interaktif, pembagian media edukatif (leaflet), serta sesi tanya jawab untuk memperkuat pemahaman peserta dan di sesi terakhir dibagi lembar evaluasi sederhana untuk menilai pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan sebagai umpan balik bagi tim PkM dalam mengevaluasi efektivitas metode edukasi yang digunakan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait penyebab dan gejala dyspepsia, serta pentingnya pola makan sehat dan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan. Edukasi kesehatan terbukti efektif sebagai strategi promotif dalam upaya pencegahan dyspepsia di masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat berlanjut dan menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas di masa mendatang.
Co-Authors Aknes Sianturi Amila Amila Amila*, Amila Anita Syahfitri Hasibuan Apriska Dewi Sipayung Apriska Dewi Sipayung Apriska Dewi Sipayung Asfianti, Vivi Ashari, Jamal Badawi, Ahmad Badawi Bemby, Arman Binsar Sitorus Budke, Christine M. Christiani N Daely, Ruth Christine M. Budke Cut Masyithah Thaib Daely, Ruth Christiani N Damanik, Elsarika Damanik, Rani Kawati Dicky Yuswardi Wiratma Dyna Grace Romatua Aruan Elisabeth Purba, Ivan Evarina Sembiring Fentiana, Nina Fitri, Widya Frida Lina Tarigan Galvani Volta Simanjuntak Galvani Volta Simanjuntak Girli Kristiani Br. Sembiring Gultom, Rumondang Hana Ike Dameria Purba Hia, Fitri Ika Natalia Hutabarat, Tresa Mona Tamara Irennius Girsang, Vierto Ivan Elisabeth Purba Jasmen Manurung July Arisman Harefa Kairina Berutu Kaloko, Aldi Munawar Ketaren, Sinar Otneil Lala Mutiara Lifiani, Rialita Lumbangaol, Theresia Veronika Lumbantoruan, Mestika Lumbantoruan, Mestika Mainal Furqon* Malau, Grace Christine Marbun, Eva Diansari Mestika Lumban Torua Mestika Lumbantoruan Nababan, Donal Netti Meilani Simanjuntak Normi Parida Sipayung Pane, Masdalina Purba, Denrison Purba, Hana Ike Dameria Purba, Sri Dearmaita Purba, Yunita Ria Lestari Rialita Lifiani* Rilma Tarigan Roberto Roy Purba Runi Merani Triana Sahma Desriani Sinaga Salmawati Salmawati Saragih, Frida Liharris Sejukan Hati Harefa Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Siahaan, Maniur Arianto Sianipar, Artha Yuliana Sidabutar, Vero Tiar Mauli Simanjuntak, Netti Meilani Sinarsi Meliala Sipayung, Apriska Dewi Sipayung, Rosetty SISKA EVI MARTINA Siti Apriani Nasution Sitorus, Mido Ester Juniati Situmorang, Manahan Sri Dearmaita Purba Sri Dearmaita Purba Suharyanisa Supartiningsih - - Syarifah Roslianizar* Tamba, Bosdiser Tampubolon, Lindawati Farida Tarigan, Yenni Gustiani Telaumbanua, Vivil Anindar Tengku Indah Abdilla Toni Wandra Toni Wandra Toruan, Mestika Lumban Tresa Mona Tamara Hutabarat Tumangger, Derianto Lasniate Vierto Vierto Irennius Girsang Yunita Purba