Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Perbaikan Tata Letak Fasilitas Produksi Tahu Kediri dengan Metode From To Chart Hindratmo, Astria; Suwondo, Ampar Jaya; Putra, Giovanni Firmansyah; Athallah, Hilbran Maulana
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 9 No. 2 (2025): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/djv8tw53

Abstract

UKM Tahu “SDD” salah satu usaha Tahu di Kediri yang berlokasi di kawasan kampung tahu Tinalan. Namun, proses produksinya terdapat sejumlah masalah terutama kurang efektifnya waktu produksi akibat pengaturan tata letak fasilitas yang belum mengikuti urutan proses yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kembali tata letak fasilitas produksi tahu agar menjadi lebih efektif dengan mengurangi jarak antar fasilitas produksi, serta memastikan urutan proses berjalan dengan baik sehingga waktu produksi menjadi lebih efisien. Metode dalam penelitian ini yaitu From To Chart (FTC). Metode FTC digunakan untuk merestrukturisasi tata letak fasilitas berdasarkan pengaturan lini produksi dan pemeliharaan material selama proses produksi produksi. Selain itu FTC digunakan untuk mengubah grafik jarak tempuh yang biasanya ditemukan pada peta perjalanan serta menggambarkan jarak tempuh yang bisa dianalogikan dengan peta perjalanan. Data yang didapatkan dari wawancara dan pengukuran secara langsung. Hasil penelitian menunjukkan desain tata letak usulan dimana beberapa stasiun kerja dipindahkan lebih dekat satu sama lain dengan memanfaatkan area kosong yang ada. Dengan perubahan ini jarak antar stasiun kerja berkurang sebesar 7 meter bila dibandingkan kondisi sebelumnya yaitu 11,3 meter. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa analisis FTC backward dan forward cukup efektif dalam meminimalkan jarak antar fasilitas produksi guna mengurangi waktu material handling sekaligus mempercepat proses produksi.
Perancangan Desain Mesin Multifungsi Pengepresan dan Pemotongan Tahu Semi Otomatis Kholili, Navik; Siswadi; Hindratmo, Astria; Badari, Yasir Muluk; Athallah, Hilbran Maulana
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 9 No. 2 (2025): TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/6a2g4w09

Abstract

Tahu adalah salah satu makanan khas Indonesia. Namun hasil survey terhadap beberapa usaha kecil menengah (UKM) tahu di Kediri menunjukkan bahwa proses produksinya masih dilakukan secara manual dengan menggunakan peralatan sederhana. Proses produksi tahu yang dilakukan secara manual adalah proses pengepresan dan pemotongan tahu. Pengepresan tahu dilakukan dengan menindih tahu yang masih cair menggunakan papan kayu dan batu diatasnya. Proses ini berlangsung selama sekitar satu jam sampai tahu mengeras atau menggumpal. Setelah tahunya padat, pemotongan dilakukan menggunakan penggaris dan pisau. Melihat kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pengepresan dan pemotongan tahu untuk meningkatkan efektifitas proses produksi dan meningkatkan keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin dengan dua fungsi utama yaitu pengeresan dan pemotongan tahu guna mempercepat proses produksi. Metode Stuart Pugh diterapkan dalam penelitian ini untuk membantu pengambilan keputusan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan kuesioner yang diberikan pekerja dan pemilik UKM Tahu. Hasil penelitian menunjukkan desain mesin yang memenuhi spesifikasi dan fungsi yang diinginkan pengguna, mampu meningkatkan kecepatan dan kapasitas produksi tahu dalam sehari, serta memiliki aspek ergonomis. Selain itu dari sisi inovasi mesin yaitu mesin mampu mengkombinasikan dua fungsi yaitu pengepresan dan pemotongan tahu yang sesuai dengan harapan pengguna.
Analisis dan Implementasi Simulasi Monte Carlo untuk Prediksi Kebutuhan Gula berdasarkan Penjualan Bumbu Tabur XYZ Oktavia, Chendrasari Wahyu; Natalia, Christine; suprata, Ferdian; Hindratmo, Astria
Metris: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 21 No. 02 (2020): Desember
Publisher : Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik - Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/metris.v21i02.2494

Abstract

The sales activity is a very important activity for the development and sustainability of a company. The sales are closely related to the requirement of raw material. By knowing the number of sales, a company can do estimate the amount of raw material required for production. However, so far still be found as a company that has its policies to determine a requirement of raw material as impact not use a raw material control method. The research purpose to determine the amount of sugar raw material requirement based on results number of sales seasoning XYZ with Monte Carlo simulation. Based on the analysis of data processing results. It was found that the number of sales from the simulation results in 2019 was quite high compared to the sales results during 2018 where the difference in sales simulation in 2019 and real data in 2018 was 62,334 kg. In terms of sugar supply, the total requirement for sugar in 2019 is also quite high, namely 186,756 kg, or the difference in requirement between simulation results and real data is 21,818 kg. This shows that the amount of requirement is directly proportional to sales.
Pengukuran dan Penentuan Prioritas Perbaikan Kualitas Layanan Jasa Service Kendaraan dengan Metode Service Quality dan Analytical Hierarchy Process Krisnadhi Hariyanto; Astria Hindratmo
Journal of Research and Technology Vol. 6 No. 2 (2020): JRT Volume 6 No 2 Des 2020
Publisher : 2477 - 6165

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jrt.v6i2.366

Abstract

The service business in Indonesia is growing every year and competition is getting tougher. One of the service businesses that is always growing is motor vehicle repair service. So that the vehicle service company must make service improvements to be able to compete. For this reason, the company needs to know the service performance so that the company must know the advantages and disadvantages of the services provided to customers. The purpose of this study is to measure the performance of vehicle service quality and determine service improvement priorities in increasing customer satisfaction and loyalty. The method used in this research is service quality and Analytical Hierarchy Process (AHP). The results of the study were to obtain 21 service attributes obtained from interviews. Then from the results of processing with the service quality method, it turns out that there is a gap in service quality based on perceptions and expectations because it is negative. So all the existing service attributes need to be improved. Meanwhile, the results of determining priorities that need to be improved on the 21 service attributes using the AHP method show that the mechanical speed attribute in car service is the first priority because it has the largest weight, namely 0.107. Then the service attribute that gets the last priority to be repaired is the equipment and equipment attribute with the smallest weight of 0.02 because the current dealer already has a fairly complete vehicle service tool.
Perancangan Strategi Sustainable Development Berbasis Co-Opetition antara Sektor UMKM Produk Hasil Laut dan Wisata Pantai Kenjeran Surabaya Guna Menciptakan Potensi Ecology Industrial Parks (EIP) Astria Hindratmo; Nurwahyudi Widhiyanta
Journal of Research and Technology Vol. 6 No. 2 (2020): JRT Volume 6 No 2 Des 2020
Publisher : 2477 - 6165

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jrt.v6i2.371

Abstract

The Kenjeran area in Surabaya is a potential area that become a leading area because of coastal tourism and marine products processing MSMEs, so it is necessary to collaborate between MSMEs and tourism to achieve a continuous development. In addition, there is a need for the preservation of marine conditions around Kenjeran beach because of fish as the main raw material for MSMEs. There were three components to achieve sustainable development including MSMEs, coastal tourism, and the environment. They were expected to form an Ecology Industrial Parks (EIP) area for MSMEs by cooperating these three components. The purpose of this research was to design a sustainable development strategy based on co-opetition between MSMEs and coastal tourism to develop the area into EIP that considered the environmental sustainability. The methods used were IFE and EFE, SWOT, IE matrix and QSPM strategy selection. The results of this study were IFE produced a weighted score of 3.154 and EFE produced a weighted score of 3.118. SWOT analysis by using the TOWS matrix resulted a total of 44 strategies with 16 SO, 12 WO, 8 ST, and 8 WT strategies. The IE matrix results were in the position of cell I, resulting in 4 strategic categories namely forward and backward integration, market penetration, market development, product development. The QSPM results obtained the largest TAS, namely 7,133 in product development strategies.
Penerapan Metode Quality Function Deployment dan Antropometri dalam Perancangan Desain Mesin Cacah Sampah Organik dan Non Organik Navik Kholili; Astria Hindratmo; Alfi Nugroho
Journal of Research and Technology Vol. 7 No. 2 (2021): JRT Volume 7 No 2 Des 2021
Publisher : 2477 - 6165

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jrt.v7i2.540

Abstract

The Garbage is residual material that has been disposed of and is no longer used, so that waste is considered something disgusting by some people. Garbage has two types, namely organic waste and inorganic waste. Therefore, good waste management is needed so that every day waste does not accumulate and does not disturb the surrounding environment. The purpose of this research is to design a garbage chopper that is useful for chopping organic and inorganic waste to help the waste processing process so that there is no buildup every day. The design of this chopping machine is made multi-functional that can chop organic or inorganic types of waste, designed according to the wishes of consumers or users and made ergonomically. The method used in this research is the Quality Function Deployment (QFD) method and the user's body Anthropometry so that the dimensions of the machine are in accordance with the user which causes the design to be ergonomic. The results of the research are to produce a design of organic and inorganic waste chopping machines that have specifications such as machines using mild steel so that they are easy to move, durable, speed up the chopping process because there is a speed setting, automatic. In addition, the machine has ergonomic dimensions from the results of the machine user's body measurements using the anthropometric method.
Analisis Prediksi Pengunjung Laundry XY Berdasarkan Hasil Simulasi Monte Carlo Oktavia, Chendrasari Wahyu; Hindratmo, Astria; Ong, Andre Wahyu Riyanto
Jurnal Tiarsie Vol 20 No 7 (2023): Jurnal TIARSIE 20.7
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32816/tiarsie.v20i7.214

Abstract

Abstrak - Usaha laundry merupakan usaha yang cukup banyak di temui di beberapa daerah di Indonesia. Perkembangan usaha laudry makin pesat sebesar 50%. Keberlangsungan roda bisnis usaha laundry koin ini bergantung pada kunjungan konsumen setiap harinya. Sayangnya, kunjungan konsumen merupakan keadaan yang tidak dapat ditentukan secara pasti oleh pelaku usaha sehingga seringkali menyulitkan pelaku usaha dalam menentukan besar pendapatan yang diperoleh dan biaya yang akan dikeluarkan. Untuk meminimalisasi biaya dan dan memaksimalkan keuntungan, pelaku usaha membutuhkan teknik peramalan dengan metode simulasi monte carlo. Hasil simulasi monte carlo untuk 60 hari ke depan mendapatkan estimasi jumlah kunjungan konsumen akan terus berulang setiap 12 hari dan tingkat akurasi sebesar 115% dan perhitungan MAPE adalah 43,04%. Kesimpulannya adalah metode simulasi monte acrlo sudah cukup baik dalam menggambarkan kondisi peramalan terhadap kondisi sebenarnya.
PROSES PRODUKSI KERUPUK RENYAH DI KABUPATEN GRESIK Purnamayudhia, Onny; Hindratmo, Astria; Oktavia, Chendrasari Wahyu; Lestary, Agnes Dwi; Salim, Moch.; Dewi, Suzana
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2655

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat dalam usulan ini bertujuan mengembangkan usaha kecil mandiri (UKM) produksi Kerupuk Renyah “Mbak Tifa” di Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Permasalahan yang dihadapi Mitra UKM saat ini adalah hasil produksi yang belum ada peningkatan dan hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumen pada segmen pasar terbatas. Hal ini disebabkan karena proses pengolahan produk Kerupuk Renyah masih menggunakan peralatan manual. Seiring dengan semakin banyaknya permintaan konsumen terhadap produk Kerupuk Renyah, tim pengusul menawarkan solusi kepada Mitra UKM agar hasil produk diolah dengan alat pengiris kerupuk, agar proses produksi bisa berjalan lebih cepat dan hasil produksi lebih banyak. Selain itu, dengan meningkatnya hasil produksi, maka target penjualan dapat menjangkau wilayah pemasaran yang lebih luas, tidak terbatas pada segmen tertentu seperti pada saat masih menggunakan peralatan manual, sehingga akan meningkatkan pendapatan usaha mitra UKM. Untuk mempertahankan kontinuitas operasional usaha dimasa yang akan datang, juga diperlukan adanya tata kelola manajemen usaha yang lebih baik dan dimungkinkan juga memperdayakan usaha kerjasama dengan mitra lain non wirausahawan. Implementasi program pengabdian ini antara lain meliputi : 1). Memberikan pelatihan produksi Kerupuk, 2). Memberikan pelatihan dan pendampingan pengoperasian alat beserta perawatannya, 4). Meng-evaluasi pemakaian alat, 5). Melakukan pendampingan dalam memilih pasar potensial, promosi dan lokasi penjualan. 6). Memberikan pendampingan pembuatan merek/logo kemasan, 7). Memberikan pelatihan dan pendampingan dalam menentukan biaya produksi, 9). Memberikan pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan, 10). Memberikan Pelatihan dan Pendampingan manajemen Kewirausahaan (Inovasi)
Pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simulasi Monte Carlo dalam Sistem Pendukung Keputusan Wahyu, Chendra Sari; Hindratmo, Astria; Purnamayudhia, Onny
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 19, No 3 (2025): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pasti.2025.v19i3.006

Abstract

Pilihan lokasi merupakan faktor yang sangat penting untuk keberhasilan usaha. Pemilihan lokasi yang tepat membantu pelaku usaha dalam memperkenalkan produknya untuk dikenal dan dekat dengan pelanggan sebagai bentuk pemasaran produk. Namun, menentukan pemilihan lokasi tidaklah mudah dan diperlukan pengambilan keputusan yang matang dan cermat karena banyak faktor yang terlibat di dalam penentuan pemilihan lokasi yang perlu diperhatikan. Jika pemilihan lokasi tidak tepat maka berdampak pada timbulnya biaya yang cukup besar dan keberlangsungan usaha. Oleh karena itu, penelitian ini melihat dari sisi penentuan lokasi dan jumlah penjualan harian (pcs) menjadi penting sehingga pendekatan yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk pemilihan lokasi dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang terlibat serta simulasi monte carlo untuk melakukan prediksi terhadap alternatif lokasi yang terpilih. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan alternatif lokasi cabang usaha baru meggunakan analytical hierarchy process (AHP) dan menentukan penjualan (pcs) es teh menggunakan simulasi monte carlo. Hasil yang diperoleh dari AHP adalah prioritas kriterianya adalah lokasi dan alternatif lokasinya adalah area kebraon. Besarnya tingkat akurasi dari simulasi monte carlo sebesar 71.91% dengan standard deviasi 18,17 dan tingkat erorrnya adalah 27,26.