Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

IMPLEMENTASI NILAI KEBANGSAAN DALAM PENGABDIAN MASYARAKAT DI DESA OGOTUA MELALUI KEGIATAN LOMBA 17 AGUSTUS HUT RI KE-80 Moh Wahyu; Irawati Irawati; Fadila M. Iksan; Santriana Santriana; Saiful Saiful; Amanda Octaviani; Evayulianti Evayulianti; Muh. Khaerul Ummah BK; Ayu Lestari; Muhammad Iqbal; Masrin Gafar; Nursifa Nursifa; Eka Liow; Abdul Wahid Safar
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i1.1174

Abstract

The community service activity through the implementation of the Independence Day competitions in Ogotua Village was carried out as an effort to foster nationalism while strengthening social cohesion in commemorating the 80th Anniversary of Indonesia’s Independence. The background of this initiative lies in the concern over the declining patriotic spirit among the younger generation, influenced by globalization and the lack of awareness of national values. Therefore, the Independence Day competitions serve as a strategic medium to revive unity, sportsmanship, and solidarity. The program consisted of several stages, including committee formation, technical meetings, equipment preparation, competition implementation, and a closing ceremony with prize distribution. The results showed a high level of enthusiasm from the community as well as full support from village officials. The competitions—such as mini soccer, women’s volleyball, fun walks, gymnastics, and marching—successfully created an atmosphere of togetherness and joy while strengthening patriotic values. Thus, this activity not only served as annual entertainment but also as a character-building medium and reinforcement of nationalism that should be preserved in the future.
OPTIMALISASI LITERASI DAN NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DI DESA BALAROA KABUPATEN TOLITOLI Anjela Jenista Tuku; Muh. Khaerul Ummah BK; Hamna Hamna
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i1.1271

Abstract

The low literacy and numeracy skills of elementary school students in Balaroa Village pose a challenge to improving the quality of education. This community service program aims to enhance students' literacy and numeracy skills through routine and structured tutoring activities. The method used is a qualitative approach with an action study. The subjects in this activity are elementary school students in lower and upper grades who experience difficulties in reading, writing, and arithmetic. The tutoring activities are conducted twice weekly for two months, with materials tailored to the students' needs. The results of the activities indicate an increase in reading comprehension, simple writing, and basic arithmetic skills. In addition, students demonstrated increased learning motivation and self-confidence in solving literacy and numeracy problems. Tutoring has proven effective as an after-school support strategy in helping students overcome learning difficulties. This program has also received a positive response from local parents and teachers. Thus, tutoring can be an alternative solution to improve students' basic skills in areas with limited access to additional education.
RELASI PERHATIAN ORANG TUA: FAKTOR DETERMINAN PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKn SISWA SD NEGERI 4 TAMBUN Hamna Hamna; Andi Muhammad Abrar; Muh. Khaerul Ummah BK
Jurnal Teknologi Pendidikan Madako Vol 2 No 1 (2023): JTP MADAKO : JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN MADAKO
Publisher : Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menelusuri keterhubungan antara perhatian orang tua dengan prestasi belajar siswa sekolah dasar pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam pembahasan ini adalah siswa SD Negeri 4 Tambun, Kab. Tolitoli yang berjumlah 56 siswa. Adapun yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V sebanyak 21 orang. Sampel ini diambil dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, interview dan kuisioner. Teknik analisis data adalah Korelasi Product Moment. Pertama, secara umum orang tua atau wali siswa sangat perhatian terhadap belajar anaknya yang dibuktikan dengan nilai rata-rata perhatian orang tua sebesar 81,55%. Kedua, prestasi belajar PKn siswa kelas V SD Negeri 4 Tambun rata-rata baik hal itu disebabkan karena adanya perhatian orang tua, dengan nilai rata-rata pada rapor semester ganjil 95,23% yang berada pada skor 0,80 – 1,000 dengan kategori sangat kuat atau sangat tinggi. Ketiga, terdapat hubungan atau korelasi positif (korelasi yang berjalan searah) antara perhatian orang tua dan prestasi belajar PKn siswa kelas V SD Negeri 4 Tambun. Hal ini dibuktikan dengan memperhatikan besarnya rxy yaitu 1,000 yang artinya korelasi antara variabel X (perhatian orang tua) dan variabel Y(prestasi belajar) sangat kuat atau sangat tinggi.
PERAN OUTDOOR LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN IPA Hamna; Muh. Khaerul Ummah BK; Marshanda Intan Handayani; Saskia Amalia; Adrizkal
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan outdoor learning dalam pembelajaran IPA serta kontribusinya terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan model sekuensial eksplanatori yang memadukan analisis kuantitatif dan kualitatif secara berurutan. Data kuantitatif dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan hasil belajar IPA, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas siswa dan wawancara dengan guru serta siswa untuk memahami proses perkembangan kemampuan berpikir kritis selama kegiatan luar ruangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 67 menjadi 80 setelah penerapan outdoor learning. Siswa tampak lebih antusias, aktif, dan menunjukkan kemampuan observasi, interpretasi, dan analisis yang lebih baik terhadap fenomena ilmiah di lapangan. Data observasi menunjukkan perkembangan yang jelas pada aspek berpikir kritis, sementara wawancara mengonfirmasi bahwa pembelajaran luar ruangan membuat konsep IPA lebih mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan bahwa outdoor learning berperan penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui pengalaman belajar autentik dan kontekstual. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya guru mengintegrasikan aktivitas luar ruangan sebagai bagian dari strategi pembelajaran IPA yang mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi.