Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

OPTIMALISASI LITERASI DAN NUMERASI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DI DESA BALAROA KABUPATEN TOLITOLI Anjela Jenista Tuku; Muh. Khaerul Ummah BK; Hamna Hamna
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i1.1271

Abstract

The low literacy and numeracy skills of elementary school students in Balaroa Village pose a challenge to improving the quality of education. This community service program aims to enhance students' literacy and numeracy skills through routine and structured tutoring activities. The method used is a qualitative approach with an action study. The subjects in this activity are elementary school students in lower and upper grades who experience difficulties in reading, writing, and arithmetic. The tutoring activities are conducted twice weekly for two months, with materials tailored to the students' needs. The results of the activities indicate an increase in reading comprehension, simple writing, and basic arithmetic skills. In addition, students demonstrated increased learning motivation and self-confidence in solving literacy and numeracy problems. Tutoring has proven effective as an after-school support strategy in helping students overcome learning difficulties. This program has also received a positive response from local parents and teachers. Thus, tutoring can be an alternative solution to improve students' basic skills in areas with limited access to additional education.
RELASI PERHATIAN ORANG TUA: FAKTOR DETERMINAN PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PKn SISWA SD NEGERI 4 TAMBUN Hamna Hamna; Andi Muhammad Abrar; Muh. Khaerul Ummah BK
Jurnal Teknologi Pendidikan Madako Vol 2 No 1 (2023): JTP MADAKO : JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN MADAKO
Publisher : Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menelusuri keterhubungan antara perhatian orang tua dengan prestasi belajar siswa sekolah dasar pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam pembahasan ini adalah siswa SD Negeri 4 Tambun, Kab. Tolitoli yang berjumlah 56 siswa. Adapun yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V sebanyak 21 orang. Sampel ini diambil dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, interview dan kuisioner. Teknik analisis data adalah Korelasi Product Moment. Pertama, secara umum orang tua atau wali siswa sangat perhatian terhadap belajar anaknya yang dibuktikan dengan nilai rata-rata perhatian orang tua sebesar 81,55%. Kedua, prestasi belajar PKn siswa kelas V SD Negeri 4 Tambun rata-rata baik hal itu disebabkan karena adanya perhatian orang tua, dengan nilai rata-rata pada rapor semester ganjil 95,23% yang berada pada skor 0,80 – 1,000 dengan kategori sangat kuat atau sangat tinggi. Ketiga, terdapat hubungan atau korelasi positif (korelasi yang berjalan searah) antara perhatian orang tua dan prestasi belajar PKn siswa kelas V SD Negeri 4 Tambun. Hal ini dibuktikan dengan memperhatikan besarnya rxy yaitu 1,000 yang artinya korelasi antara variabel X (perhatian orang tua) dan variabel Y(prestasi belajar) sangat kuat atau sangat tinggi.
PERAN OUTDOOR LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN IPA Hamna; Muh. Khaerul Ummah BK; Marshanda Intan Handayani; Saskia Amalia; Adrizkal
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan outdoor learning dalam pembelajaran IPA serta kontribusinya terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan model sekuensial eksplanatori yang memadukan analisis kuantitatif dan kualitatif secara berurutan. Data kuantitatif dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan hasil belajar IPA, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui observasi aktivitas siswa dan wawancara dengan guru serta siswa untuk memahami proses perkembangan kemampuan berpikir kritis selama kegiatan luar ruangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 67 menjadi 80 setelah penerapan outdoor learning. Siswa tampak lebih antusias, aktif, dan menunjukkan kemampuan observasi, interpretasi, dan analisis yang lebih baik terhadap fenomena ilmiah di lapangan. Data observasi menunjukkan perkembangan yang jelas pada aspek berpikir kritis, sementara wawancara mengonfirmasi bahwa pembelajaran luar ruangan membuat konsep IPA lebih mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan bahwa outdoor learning berperan penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui pengalaman belajar autentik dan kontekstual. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya guru mengintegrasikan aktivitas luar ruangan sebagai bagian dari strategi pembelajaran IPA yang mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi.
Peran Strategis Bahasa Indonesia dalam Membangun Identitas Budaya dan Masyarakat Berdaya Saing Hamna; Muh. Khaerul Ummah BK; Arwin F. Pontoh; Rosita Sinyor; Khaulah; Moh. Febrianto Rusdin
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2024): Mei-Agustus "The Role of Social Solidarity in Building Harmony in Multicultural
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/abtbar05

Abstract

PKM ini bertujuan untuk menyelidiki peran penting Bahasa Indonesia dalam mengembangkan identitas budaya dan masyarakat yang memiliki daya saing di era globalisasi. Melalui penelitian kualitatif dan analisis literatur, kami mengeksplorasi bagaimana penggunaan Bahasa Indonesia sebagai alat untuk memperkuat identitas budaya  lokal  sambil  tetap  relevan  dalam  konteks  global.  Kami juga menyoroti upaya-upaya untuk meningkatkan pemahaman dan penguasaan Bahasa Indonesia di kalangan masyarakat, serta implikasi positifnya terhadap keterampilan berkomunikasi, penguatan identitas budaya, dan peningkatan daya saing masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Hasil dari PKM ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam mempromosikan Bahasa Indonesia sebagai salah satu aset penting dalam membangun identitas budaya dan masyarakat yang kompetitif di tingkat global.
Eksplorasi Nilai Budaya Gaukan Bantilan Sebagai Sumber Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar: Penelitian Hamna; Muh. Khaerul Ummah BK; Mas’adi; Nurul Hidayah; Justiya Saputri; sukma
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai budaya dalam tradisi Gaukan Bantilan serta menganalisis relevansinya sebagai sumber pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada peserta didik kelas V di SDN 2 Tolitoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi sederhana dan historis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri atas tokoh adat, pihak Dinas Sosial, tokoh masyarakat, serta guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya Gaukan Bantilan mengandung berbagai nilai sosial dan budaya seperti gotong royong, kepedulian sosial, solidaritas, budaya berbagi, toleransi, kesopanan (tabe-tabe), serta prinsip Morikosuan yang berarti saling mengasihi dan menyayangi. Selain itu, ditemukan pula nilai religius dan solidaritas sosial dalam tradisi Doja di Pulau Lutungan. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan tujuan pembelajaran IPS di sekolah dasar karena mampu membantu pembentukan karakter peserta didik, meningkatkan kesadaran sosial, serta memperkuat identitas budaya lokal. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi budaya lokal dalam pembelajaran IPS dapat menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual, bermakna, dan dekat dengan kehidupan peserta didik di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi.
ANALISIS PERBEDAAN KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SD NEGERI 6 TAMBUN Hamna Hamna; Muh. Khaerul Ummah BK; Desi Novianti; Harmania Harmania; Ade Novita
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 2 (2024): Vol. 1 No. 2 Edisi April 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i2.92

Abstract

Saat ini pendidikan mencakup pada kurikulum 2013 dan Merdeka Belajar. Tujuan dari kurikulum ini adalah meningkatkan sumber daya manusia dan kualitas pendidikan di Indonesia. Diterapkan mulai dari pendidikan dasar hingga tinggi, sehingga setiap jenjang pendidikan memiliki peran penting dalam keberhasilan program-program ini. Tujun dilakukannya penilitian observasi di SD Negeri 6 Tambun tentang perbedan antara kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka mungkin melibatkan eksplorasi mendalam terhadap implementasi kedua kurikulum tersebut ditingkat sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dengan pendekatan kualitatif.
KEEFEKTIVAN PENGAJARAN KELAS INTERAKTIF DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI KALIMAT DI KELAS 4 SDN 6 TAMBUN Hamna Hamna; Muh. Khaerul Ummah BK; Marshanda Intan Handayani; Zulkivli J. Ali; Winda Araroh
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 2 (2024): Vol. 1 No. 2 Edisi April 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i2.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektivan pengajaran kelas interaktif dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas 4 SDN 6 Tambun dalam memahami kalimat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Survei pra-penelitian dilakukan untuk mengumpulkan data tentang pengalaman, persepsi, dan keyakinan siswa terkait metode pembelajaran sebelum implementasi pengajaran kelas interaktif. Setelah itu, pengajaran kelas interaktif dilaksanakan dengan melibatkan berbagai aktivitas interaktif seperti diskusi kelompok, tanya jawab, dan penerapan langsung konsep kalimat dalam konteks nyata. Survei pasca-penelitian dilakukan untuk mengevaluasi dampak pengajaran kelas interaktif terhadap pemahaman kalimat siswa. Data survei pasca-penelitian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan analisis statistik sederhana untuk mengukur keberhasilan pengajaran kelas interaktif. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasa bahwa pengajaran kelas interaktif telah membantu mereka memahami kalimat dengan lebih baik, meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan kalimat, dan meningkatkan motivasi mereka untuk belajar bahasa Indonesia. Kesimpulannya, pengajaran kelas interaktif efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas 4 SDN 6 Tambun dalam memahami kalimat.
INTEGRASI ULAR TANGGA MULTIMEDIA DALAM PBL UNTUK HASIL BELAJAR IPAS BERNUANSA KEARIFAN LOKAL Yulia Astuti; Moh. Rudini; Muh. Khaerul Ummah BK
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis media digital permainan ular tangga pada peserta didik kelas V MIN 1 Tolitoli. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa, di mana sebagian besar belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 70, serta pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah dan kurangnya penggunaan media inovatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 peserta didik. Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas guru dan peserta didik serta tes hasil belajar pada ranah kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbasis multimedia ular tangga mampu meningkatkan keterlibatan, antusiasme, serta kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah, yang berdampak pada peningkatan hasil belajar IPAS secara bertahap dari pra-siklus hingga siklus II dan mencapai ketuntasan yang diharapkan. Dengan demikian, integrasi model PBL dan media permainan ular tangga berbasis digital terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan serta meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik sekolah dasar.
The Effectiveness of Jigsaw Learning Model by Using Numbered Cards: Strategy for Increasing Mathematics Learning Motivation Students in Elementary School Muh. Khaerul Ummah BK; Hamna Hamna
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 4 No. 1 (2021): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v4i1.1765

Abstract

This study aims to increase the motivation of learning mathematics in elementary school through the implementation of the Jigsaw learning model based on the use of numbered cards as an effective strategy to increasing students’ motivation to learn mathematics by involving research samples of 52 students.  this study analyzed using a descriptive quantitative approach with Quasi Experiment Nonequivalent Control Group Design. Collecting research data using instruments such as teacher and student observation sheets and questionnaire instruments that have been validated by expert validators. The results of this study indicate that the students’ motivation in the experimental class is better than the control class, with evidence that there has been an increase in the learning process which has an impact on increasing students’ motivation to learn mathematics consistently from the first meeting to the third meeting with the good assessment categories.   the results of this study are that the use of numbered cards makes it easier to organize students’ group learning activities through the implementation of the Jigsaw learning model, stimulates the development of students learning concentration, and is even more enthusiastic for students to be actively involved in completing their learning tasks.