Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Arsip dan Dokumentasi dalam Administrasi Pendidikan Arifuddin Rauf; Aulia Kartika; Nurul Adelia; Algazali; Fadlu; Kamus
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026: Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.288

Abstract

Administrasi pendidikan memerlukan sistem pengelolaan informasi yang efektif untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan pendidikan. Arsip dan dokumentasi merupakan komponen penting dalam proses administrasi karena berfungsi sebagai sumber data, bukti autentik, dan dasar pengambilan keputusan. Arsip adalah rekaman informasi yang dibuat, diterima, dan dipelihara oleh lembaga pendidikan dalam rangka pelaksanaan kegiatan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, dokumentasi merupakan proses pencatatan, pengumpulan, dan penyimpanan data secara sistematis agar informasi dapat ditemukan kembali dengan cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, fungsi, dan prinsip pengelolaan arsip dan dokumentasi dalam lingkungan administrasi pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai buku dan jurnal administrasi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip yang baik mampu meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi, menjaga akuntabilitas sekolah, serta mendukung transparansi dan evaluasi program pendidikan. Selain itu, penerapan sistem dokumentasi yang terstruktur berkontribusi pada penyediaan data yang valid sebagai dasar perencanaan dan pengembangan mutu lembaga pendidikan. Oleh karena itu, sekolah perlu menerapkan manajemen arsip dan dokumentasi sesuai standar dan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung efektivitas administrasi pendidikan.
Strategi Sekolah dalam Pengembangan, Sosialisasi, Implementasi dan Evaluasi Visi Misi di SDN Nomor 18 Inpres Bababulo Junaedi Junaedi; Muhammad Syarip; Nurdawati Nurdawati; Hasran Ahmad; Kamus Kamus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, sosialisasi, implementasi, dan evaluasi visi dan misi di SDN Nomor 18 Inpres Bababulo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru yang terlibat langsung dalam pengelolaan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan visi dan misi sekolah dilakukan secara terencana dengan memperhatikan Tujuan Pendidikan Nasional, Profil Pelajar Pancasila, serta kondisi sosial budaya masyarakat sekitar. Sosialisasi visi dan misi dilaksanakan melalui rapat guru, kegiatan pembelajaran, kegiatan keagamaan, dan pemasangan visi misi di lingkungan sekolah. Implementasi visi dan misi diwujudkan melalui pembelajaran aktif, pembiasaan religius, kegiatan kebersihan lingkungan, serta pengembangan kemampuan peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk mengetahui tingkat keberhasilan program sekolah dan sebagai bahan perbaikan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan sarana prasarana dan perbedaan kemampuan peserta didik, sekolah tetap berupaya melakukan perbaikan secara berkelanjutan agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DI SEKOLAH: KAJIAN KRITIS TERHADAP INTEGRASI NILAI DAN MUTU PENDIDIKAN Zhafarina Masturah; Sulva Sulva; Era Fazirah; Haeni Haeni; Suci Reskyta; Resqa Aulia Ma’ruf; Kamus Kamus
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i2.11238

Abstract

The management of Islamic value-based education in schools continues to face fundamental challenges in aligning ideal Islamic values with managerial practices that tend to be administrative and formalistic. This study highlights the gap between the ideal concept of Islamic education management and its practical implementation in schools as the main novelty of the research. This article aims to critically examine the weaknesses in the implementation of Islamic education management and to formulate strengthening strategies that are relevant to contemporary educational developments. This study employs a library research approach by reviewing recent scientific journals and academic literature published within the last five years. The data were analyzed using content analysis to identify patterns of findings, main issues, and recommendations for managerial strengthening. The findings show that, conceptually, Islamic education management includes the functions of planning, organizing, implementation, and supervision based on spiritual values. However, school practices are still dominated by technical approaches, so value integration has not been carried out substantively. This condition causes educational management to remain symbolic and not yet optimally affect quality improvement. The contributing factors include weak transformative leadership, low teacher professionalism, curriculum fragmentation, and the underdevelopment of a quality culture. Therefore, a paradigm renewal in educational management is needed, emphasizing the integration of values and systems, leadership strengthening, and adaptive and sustainable managerial innovation. ABSTRAK Pengelolaan pendidikan berbasis nilai Islam di sekolah masih menghadapi persoalan mendasar dalam menyelaraskan nilai-nilai ideal Islam dengan praktik manajerial yang cenderung administratif dan formalistik. Kajian ini menyoroti kesenjangan antara konsep ideal manajemen pendidikan Islam dan implementasi praktis di sekolah sebagai kebaruan utama penelitian. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis kelemahan penerapan pengelolaan pendidikan Islam serta merumuskan strategi penguatan yang relevan dengan perkembangan pendidikan masa kini. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan menelaah jurnal ilmiah dan literatur akademik terbaru dalam lima tahun terakhir. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi pola temuan, isu utama, dan rekomendasi penguatan manajerial. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara konseptual, pengelolaan pendidikan Islam telah mencakup fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang berlandaskan nilai spiritual. Namun, praktik di sekolah masih didominasi pendekatan teknis sehingga integrasi nilai belum berjalan secara substantif. Kondisi ini menyebabkan pengelolaan pendidikan cenderung simbolik dan belum berdampak optimal terhadap peningkatan mutu. Faktor penyebabnya meliputi lemahnya kepemimpinan transformatif, rendahnya profesionalisme guru, fragmentasi kurikulum, serta belum berkembangnya budaya mutu. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan paradigma pengelolaan yang menekankan integrasi nilai dan sistem, penguatan kepemimpinan, serta inovasi manajerial yang adaptif dan berkelanjutan.
MANAJEMEN PENGORGANISASIAN DAN RUANG LINGKUP DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Nurul Hikmah; Zakinah Zakinah; Suci Aprilla; Siti Umrah; Sri Muliani Abdullah; Nur Afdalya; Kamus Kamus
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i2.11240

Abstract

Islamic education management plays an important role in improving the effectiveness of educational institution management. However, its implementation still faces problems such as weak organizing practices, unclear division of duties, limited coordination among institutional units, and the suboptimal integration of Islamic values into management practices. Previous studies have mostly discussed Islamic education management, organizing, organizational structure, and the scope of management separately, leaving limited attention to their relationship as an integrated conceptual framework. This article aims to explain the concept of Islamic education management, organizational management, organizational structure, and the scope of Islamic education management. This study uses library research with a qualitative descriptive approach by reviewing relevant books, scientific journals, and academic literature. The findings are presented as a conceptual synthesis, not as empirical field research results. This synthesis shows that the effectiveness of Islamic education management is determined by a clear division of duties, authority, and responsibilities; an organizational structure that fits the characteristics of institutions such as schools, madrasahs, and pesantren; and integrated management of curriculum, students, educators, finance, facilities and infrastructure, administration, public relations, supporting units, and extracurricular activities. Islamic values such as trustworthiness, justice, deliberation, responsibility, honesty, and transparency serve as important foundations for building effective governance in Islamic educational institutions and supporting student character formation. Therefore, organizing and managing the scope of Islamic education should be understood as a conceptual strategy to strengthen the quality of Islamic educational institutions. ABSTRAK Manajemen pendidikan Islam berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan lembaga pendidikan. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi masalah berupa lemahnya pengorganisasian, kurang jelasnya pembagian tugas, rendahnya koordinasi antarbagian, dan belum optimalnya integrasi nilai-nilai Islam dalam praktik manajemen. Kajian sebelumnya lebih banyak membahas manajemen pendidikan Islam, pengorganisasian, struktur organisasi, dan ruang lingkup manajemen secara terpisah, sehingga belum banyak menampilkan keterkaitan keempat aspek tersebut sebagai satu kerangka konseptual. Artikel ini bertujuan menjelaskan konsep manajemen pendidikan Islam, manajemen pengorganisasian, struktur organisasi, dan ruang lingkup manajemen pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui telaah buku, jurnal ilmiah, dan literatur akademik yang relevan. Hasil kajian ini merupakan sintesis konseptual, bukan hasil penelitian lapangan. Sintesis tersebut menunjukkan bahwa efektivitas manajemen pendidikan Islam ditentukan oleh kejelasan pembagian tugas, wewenang, dan tanggung jawab; kesesuaian struktur organisasi dengan karakter lembaga seperti sekolah, madrasah, dan pesantren; serta pengelolaan terpadu terhadap kurikulum, peserta didik, tenaga pendidik, keuangan, sarana prasarana, administrasi, hubungan masyarakat, unit penunjang, dan kegiatan ekstrakurikuler. Nilai Islam seperti amanah, keadilan, musyawarah, tanggung jawab, kejujuran, dan transparansi menjadi dasar penting dalam membangun tata kelola lembaga pendidikan Islam yang efektif dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Dengan demikian, pengorganisasian dan ruang lingkup manajemen pendidikan Islam perlu dipahami sebagai strategi konseptual untuk memperkuat mutu lembaga pendidikan Islam.
TINJAUN KRITIS MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM: PROBLEM MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM KLASIK, KONTEMPORER, PROBLEM MANAJEMEN ORGANISASI PENDIDIKAN ISLAM Rahmawati Rahmawati; Aspiani Hambali; Alfian Aco; Mifta Huljannah; Siti Anisa BM; Muh Al Qahfi; Kamus Kamus
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i2.11253

Abstract

This article is motivated by the discrepancy between the ideal concept and the actual practice of Islamic education management in educational institutions, both in classical and contemporary contexts. Previous studies have generally discussed Islamic education management separately from historical, philosophical, institutional, or practical perspectives; therefore, few studies have integrated classical problems, contemporary problems, and organizational problems of Islamic education into a single critical analytical framework. This article aims to examine the problems of classical Islamic education management, contemporary Islamic education management, and Islamic educational organizations. This study employed a qualitative approach using library research. The data were obtained from 12 relevant sources, consisting of 11 scientific journal articles and 1 academic book published between 2020 and 2026. The literature was analyzed using content analysis with a thematic-critical approach to identify patterns of problems, root causes, impacts, and directions for managerial solutions. The findings show that classical problems in Islamic education management are mainly related to centralized leadership, weak stakeholder management, and traditional learning methods. Contemporary problems include low professionalism among managers, limited institutional innovation, digitalization challenges, and the suboptimal integration of religious knowledge and modern science. Meanwhile, organizational problems in Islamic education are reflected in weak governance, institutional coordination, human resource competence, and strategic leadership. The conceptual contribution of this article is the proposal of an integrative framework suggesting that the reform of Islamic education management should connect historical dimensions, contemporary challenges, and organizational strengthening through participatory leadership, improvement of managerial competence, digitalization of management, and governance based on Islamic values. ABSTRAK Artikel ini dilatarbelakangi oleh adanya ketidaksesuaian antara konsep ideal dan praktik manajemen pendidikan Islam dalam pengelolaan lembaga pendidikan, baik pada masa klasik maupun kontemporer. Kajian sebelumnya umumnya membahas manajemen pendidikan Islam secara terpisah, baik dari aspek historis, filosofis, kelembagaan, maupun praktis, sehingga belum banyak kajian yang mengintegrasikan problem klasik, problem kontemporer, dan problem organisasi pendidikan Islam dalam satu kerangka analisis kritis. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji problem manajemen pendidikan Islam klasik, problem manajemen pendidikan Islam kontemporer, serta problem organisasi pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan. Data diperoleh dari 12 literatur yang relevan, terdiri atas 11 artikel jurnal ilmiah dan 1 buku akademik yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2026. Literatur dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan pendekatan tematik-kritis untuk mengidentifikasi pola masalah, akar persoalan, dampak, dan arah solusi manajerial. Hasil kajian menunjukkan bahwa problem klasik manajemen pendidikan Islam terutama terletak pada kepemimpinan yang sentralistik, lemahnya pengelolaan stakeholder, dan metode pembelajaran yang masih tradisional. Problem kontemporer mencakup rendahnya profesionalitas pengelola, keterbatasan inovasi kelembagaan, tantangan digitalisasi, serta belum optimalnya integrasi ilmu agama dan ilmu pengetahuan modern. Sementara itu, problem organisasi pendidikan Islam tampak pada lemahnya tata kelola, koordinasi kelembagaan, kompetensi sumber daya manusia, dan kepemimpinan strategis. Kontribusi konseptual artikel ini adalah menawarkan kerangka integratif bahwa pembaruan manajemen pendidikan Islam perlu menghubungkan dimensi historis, tantangan kontemporer, dan penguatan organisasi melalui kepemimpinan partisipatif, peningkatan kompetensi pengelola, digitalisasi manajemen, serta tata kelola berbasis nilai-nilai Islam.
Arsip dan Dokumentasi dalam Administrasi Pendidikan Arifuddin Rauf; Aulia Kartika; Nurul Adelia; Algazali; Fadlu; Kamus
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.288

Abstract

Administrasi pendidikan memerlukan sistem pengelolaan informasi yang efektif untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan pendidikan. Arsip dan dokumentasi merupakan komponen penting dalam proses administrasi karena berfungsi sebagai sumber data, bukti autentik, dan dasar pengambilan keputusan. Arsip adalah rekaman informasi yang dibuat, diterima, dan dipelihara oleh lembaga pendidikan dalam rangka pelaksanaan kegiatan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, dokumentasi merupakan proses pencatatan, pengumpulan, dan penyimpanan data secara sistematis agar informasi dapat ditemukan kembali dengan cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, fungsi, dan prinsip pengelolaan arsip dan dokumentasi dalam lingkungan administrasi pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai buku dan jurnal administrasi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip yang baik mampu meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi, menjaga akuntabilitas sekolah, serta mendukung transparansi dan evaluasi program pendidikan. Selain itu, penerapan sistem dokumentasi yang terstruktur berkontribusi pada penyediaan data yang valid sebagai dasar perencanaan dan pengembangan mutu lembaga pendidikan. Oleh karena itu, sekolah perlu menerapkan manajemen arsip dan dokumentasi sesuai standar dan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung efektivitas administrasi pendidikan.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PENGELOLAAN GURU DAN SISWA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 MAJENE Nurhikmah Nurhikmah; Ahmad Fathul; Muhammad Faqi; Asdar Asdar; Kamus Kamus; Nurauliah Nurauliah
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i3.2528

Abstract

Article aims to analyze the implementation of Islamic education management in the management of teachers and students at Madrasah Aliyah Negeri 1 Majene and to identify the obstacles encountered in its implementation. Using a qualitative approach with a descriptive design, the data were collected through interviews, observations, and documentation involving the vice principal, teachers, and students. The data were then analyzed through the processes of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that teacher management was implemented through program evaluation, supervision, competency development, training, religious habituation, and task distribution. Meanwhile, student management was carried out through religious activities such as moral development, dhuha prayer, Qur’anic recitation, tahfidz, religious speeches, and Ramadan safari programs. The obstacles identified include differences in students’ educational backgrounds, limited basic religious understanding, time constraints, and the discipline of teachers and students in participating in religious activities. The novelty of this study lies in its comprehensive mapping of the implementation of Islamic education management in madrasahs, highlighting both management strategies and practical challenges. Therefore, this study contributes to understanding the effectiveness of Islamic education management in creating a religious and well-directed educational environment in accordance with the goals of Islamic education.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PENGELOLAAN GURU DAN SISWA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 MAJENE Nurhikmah Nurhikmah; Ahmad Fathul; Muhammad Faqi; Asdar Asdar; Kamus Kamus; Nurauliah Nurauliah
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i3.2528

Abstract

Article aims to analyze the implementation of Islamic education management in the management of teachers and students at Madrasah Aliyah Negeri 1 Majene and to identify the obstacles encountered in its implementation. Using a qualitative approach with a descriptive design, the data were collected through interviews, observations, and documentation involving the vice principal, teachers, and students. The data were then analyzed through the processes of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that teacher management was implemented through program evaluation, supervision, competency development, training, religious habituation, and task distribution. Meanwhile, student management was carried out through religious activities such as moral development, dhuha prayer, Qur’anic recitation, tahfidz, religious speeches, and Ramadan safari programs. The obstacles identified include differences in students’ educational backgrounds, limited basic religious understanding, time constraints, and the discipline of teachers and students in participating in religious activities. The novelty of this study lies in its comprehensive mapping of the implementation of Islamic education management in madrasahs, highlighting both management strategies and practical challenges. Therefore, this study contributes to understanding the effectiveness of Islamic education management in creating a religious and well-directed educational environment in accordance with the goals of Islamic education.
Islamophobia and A proper understanding of Islam, A study of Bangladesh Azmery Sultana
International Journal of Emerging Issues in Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Research Synergy Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/ijeiis.v2i2.1012

Abstract

The emergence of Islamic organizations during the colonial era caused disunity among the Muslim Ummah in Nigeria. The quest to coordinate the affairs of these organizations and to unite the Muslim Ummah nationally under one umbrella led to the establishment of the Nigerian Supreme Council for Islamic Affairs (NSCIA) in 1973. This study, therefore, examines the role of NSCIA in addressing the challenges of disunity confronting the Muslim Ummah in Nigeria. Data were collected from oral interviews, questionnaires, and secondary sources. A multidisciplinary approach was adopted using a combination of historical, phenomenological, and sociological methods of data analysis. The theoretical framework is built on the theory of Asabiyyah by Ibn Khaldun and the theory of structural functionalism. The study discovered that the need to protect the Islamic faith from colonial influence gave rise to the emergence of Islamic organizations in Nigeria. It is also discovered that Nigerian Muslims are divided along ethnic, regional, and organizational lines. The study shows that despite the establishment of NSCIA in 1973 to foster unity, there are still issues bothering disunity among the Muslim Ummah in Nigeria. Perpetuation and nothernization of the council's leadership are discovered to be a factor responsible for the inefficiency of the Council in uniting the Ummah. This work recommends a review of the constitution of NSCIA for effectiveness. It also suggests rotation of its headship and that serious effort should be made by the Council to cultivate the spirit of unity among Muslims Ummah.
The Urgency of Psychology in Islamic Education: Building Cognitive, Affective, and Spiritual Balance in Education Unang Sodikin; Samsuddin Samsuddin; Abdul Jabar Idharudin; Kamus Kamus; Balkis Nur Azizah; Ali Maulida; Mowafg Masuwd
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 8 No. 1 (2026): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v8i1.324

Abstract

This article aims to explore the critical urgency of psychology within the Islamic paradigm and demonstrate how its systematic integration can strengthen the comprehensive and balanced nature of Islamic educational objectives. The study adopts a qualitative research design utilizing a literature review approach, with data analysis guided by the six-phase thematic analysis model to synthesize concepts from classical Islamic scholars and contemporary psychology. The findings confirm that psychology serves as a foundational element across all educational dimensions, including the formulation of goals, curriculum design, and teaching methodologies. Specifically, psychological insights are essential for understanding and nurturing fitrah (natural disposition), aligning educational goals with developmental stages, and promoting the spiritual purification process (tazkiyatun nafs). The discussion demonstrates that this integration results in a holistic development model that effectively balances the cognitive ('aql), affective (nafs), and spiritual (ruh) intelligence of students. Ultimately, the systematic incorporation of educational psychology ensures that Islamic schooling successfully equips learners with intellectual competence, strong moral character, and spiritual devotion, enabling them to contribute positively to society in accordance with Islamic principles.
Co-Authors Abd.Wahab Abdul Jabar Idharudin Abdurahman Abdurrahman Adliyah Agustina Ahmad Ahmad Fathul Ahmad Imam Utomo Ahmad Zulkifli Ainun, Qurrata Aldi Alfian Aco Algazali Algazali Ali Maulida ALMA MUTIA Amalia, Filsa Amirullah ANDIKA ASMARA Andika, Caca Anwar Khaliq Arifuddin Rauf Arifuddin Rauf Armayanti Asdar Asdar Ashar, Arsyad Aspiani Hambali Asraruddin Astuti, Nila Aswandi Athifah Farhiyah Aulia Kartika Aulia Kartika Auliah, Nur Ayu Qamariya Azwar, Azwar Bahar, Hardila Balkis Nur Azizah Bararah, Isnawardatul Basir, Marni Bulqia Mas'ud Dedy Sumardi Djalaluddin, Muhammad Mawardi Emha Dzia’ul Haq Era Fazirah Fadlu Fadlu Fatima Azzahrah Fikri Haikal Fitra Nur Afiani Haeni Haeni Hamzah, Nurul Hazirah Hanifah Nur Inayah Hasnita Hasran Ahmad Husnul Khalifah Idam, Saadal Jannah Ilham Indah Rayani Indri Amelia Saputri Intan Safitri, Intan Iqbal Iriani Nur Ismawati Juli Agustina H Junaedi Junaedi Komarudin, Yahya Kurniawan M, Kahfi AR M. Haikal M. Syukri Mahriah Marsanda Masna Mas’ud, Bulqia Mifta Huljannah Mowafg Abrahem Masuwd Muh Al Qahfi Muh Saidul Gufran Muh. Yusuf Muhammad Awal Tho’at Muhammad Faqi Muhammad Gufran Muhammad Idris Hasanuddin Muhammad Ikhwan Muhammad Syarip Muljono Damopolii Munawir Muslih Naila Nuraisya Nasmania Nengsi Warna Sari Nikma Ramadhani Nur Afdalya Nur Hikmah NUR INSANI Nur Pahmi Nuraeni, Indri Nuralyani R Nuramriyanti Nurauliah Nurauliah, Nurauliah Nurdawati Nurdawati Nurhafida Azzahra Nurhikmah Nurhikmah Nurkhalisah M Nurul Adelia Nurul Adelia Nurul Fadliani Nurul Hikmah Nurul Ilmi Pikal Purnama Sari, Yuni Rahmadani Rahmat Kurniawan Rahmat Kurniawan RAHMAT KURNIAWAN Rahmawati Rahmawati Rasyidin RATNA 1 Resqa Aulia Ma’ruf Riki Riki Riswan, Imran Rosmita Saadal Jannah Saddang, Muhammad Sadri, Muh Samsuddin Samsuddin Samsuddin Saputra, Anri Sardawi Sari, Yuni Purnama SATRIA Siti Anisa BM Siti Hikmatul Auliya Siti Umrah Sri Muliani Abdullah Suaib, Husnawati Suci Amaliah Suci Aprilla Suci Reskyta Sudirman Sulva Sulva Sumarlin Surianto Syahra, Adila Umam, Haerul Umri Unang Sodikin Wahyuni Yuspiani Zadran Zahratunnisa Zakinah Zakinah Zhafarina Masturah Zikra Safwa Anzani