Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN DI DAERAH PEDALAMAN PULAU TIMOR FEMBERIANUS SUNARIO TANGGUR; Selfiana Matilda Ndapa Lawa; Harmansyal Harmansyal
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Edisi April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Informatika, Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/jukanti.v5i1.485

Abstract

Rendahnya 'Sentuhan' teknologi dalam pembelajaran di berbagai daerah di Indonesia menjadi tantangan bagi semua stakeholder pendidikan agar pembangunan teknologi pendidikan harus merata di semua daerah. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pemanfaatan media audio visual dalam pembelajaran di daerah pedalaman Pulau Timor. Pendekatan penelitian adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian adalah kepala sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, studi dokumen, angket. Teknik Analisis Data terdiri dari 3 alur kegiatan yang dilakukan secara bersamaan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pemanfaatan media pembelajaran dalam proses pembelajaran di daerah pedalaman Pulau Timor yaitu 44% guru menggunakan media sedangkan 56% guru tidak menggunakan media dalam proses pembelajaran. Dari total 44% guru yang menggunakan media dalam proses pembelajaran, 18% guru menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi, 82% guru tidak menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi. Dari 18% guru yang menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi terdapat 33% guru menggunakan media audio dan visual gerak, 22% guru menggunakan audio visual gerak, 45% guru menggunakan media audio visual diam dan tidak ada guru yang menggunakan media audio dan visual diam. Kata kunci: Pemanfaatan Media, Media Audio Visual, Pembelajaran ABSTRACT The low 'touch' of technology in learning in various regions in Indonesia is a challenge for all education stakeholders so that the development of educational technology must be evenly distributed in all regions. The purpose of this study is to determine the use of audio-visual media in learning in the interior of the island of Timor. The research approach is qualitative with descriptive method. Research informants are principals, teachers and students. Data collection techniques using observation, interviews, document studies, questionnaires. Data Analysis Techniques consist of 3 flow of activities carried out simultaneously, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing/verification. The results showed that the results showed that the level of utilization of learning media in the learning process in the interior of Timor Island was 44% of teachers using media while 56% of teachers did not use media in the learning process. Of the total 44% of teachers who use media in the learning process, 18% of teachers use technology-based learning media, 82% of teachers do not use technology-based learning media. From 18% of teachers who use technology-based learning media, there are 33% of teachers using motion audio and visual media, 22% of teachers using motion audio-visual media, 45% of teachers using silent audio-visual media and no teacher using silent audio and visual media. Keywords: Utilization of Media, Audio Visual Media, Learning
DISPARITAS MEDIA PEMBELAJARAN PADA ERA DIGITALISASI PENDIDIKAN DI WILAYAH PERBATASAN RI-RDTL (REFLEKSI PEMBELAJARAN ONLINE DAERAH PERBATASAN) Darius Yonatan Nama; FEMBERIANUS SUNARIO TANGGUR
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Edisi Nopember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Informatika, Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/jukanti.v5i2.797

Abstract

The purpose of the study was to determine the disparity in the use of learning media and the barriers to the digitalization of learning media programs in the border areas of Indonesia and RDTL. The research approach is qualitative with descriptive method. Research informants are principals, teachers and students. Data collection techniques using observation, interviews, document studies, questionnaires. The data analysis technique consists of 3 flow of activities carried out simultaneously, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing/verification. The result of the research is that from a total of 17 border area schools with a total of 143 teachers, 122 teachers (85%) did not use digital-based learning media, while 21 teachers (15%) used digital-based learning media. The inhibiting factors for the use of digital-based learning media in border areas are, First, the development of technology-based infrastructure that has not been evenly distributed in the RI-RDTL border area. Second, the absence of free internet access for border area communities has an impact on the availability of internet quotas for teachers and students in carrying out online learning activities. Third, the low knowledge of teachers in managing online learning activities such as the use of digital-based learning media.
LITERASI DIGITAL DALAM PERSPEKTIF GURU DI WILAYAH PEDESAAN PULAU TIMOR FEMBERIANUS SUNARIO TANGGUR
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Edisi Nopember 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Informatika, Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/jukanti.v5i2.818

Abstract

The purpose of this research is to find out the teacher's perspective on digital literacy in the rural areas of Timor Island. The research approach is qualitative with descriptive method. Research informants are school principals, teachers and students. Data collection techniques using observation, interviews, document studies, questionnaires. Data Analysis Techniques consist of 3 streams of activities that are carried out simultaneously, namely data reduction, data presentation and conclusion/verification. The results of the study are that the diverse perspectives of teachers regarding digital literacy in schools have a low impact on the implementation of digital literacy at SDN Balfai, Kupang Regency. Out of a total of 29 teachers, there were 23 (79%) teachers who had not participated in digital literacy training activities, 6 teachers who had participated in digital literacy training activities (21%) The difference in perspective was the result of various problems in implementing digital literacy in schools, namely: First, the low level of teacher understanding of digital literacy is influenced by the lack of digital literacy training for teachers. Second, apart from that, the weak managerial role of school principals in formulating work programs to implement digital literacy in schools results in the absence of digital literacy programs. Third, the low role of the teacher in implementing school digital literacy. Fourth, online learning activities carried out during the Covid -19 pandemic have not had an impact on digital literacy habits for teachers and students.
Tantangan Pembelajaran Online Warga Eks Timor Timur di Kecamatan Kupang Tengah Tanggur, Femberianus Sunario; Nahak, Roswita Lioba
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1545

Abstract

Pandemi Covid-19 memaksa sistem pendidikan di Indonesia melakukan lompatan untuk mentransformasi pembelajaran dari yang bersifat konvensional (Offline) ke online learning atau e-learning. Kebijakan pemerintah melakukan transformasi sistem pembelajaran tersebut tidak didukungn dengan ketersediaan sarana prasarana pendukung pembelajaran online yang baik menimbulnya berbagai persoalan terjadi ditengah masyarakat seperti warga eks Timor Timur di Kecamatan Kupang Tengah. Masalah tersebut menyebabkan kegiatan pembelajaran tidak dapat berjalan secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi tantangan pembelajaran serta  menganalisis dampak pembelajaran online terhadap pelayanan pendidikan warga eks Timor Timur. Teknik pengumpulan data yaitu, Observasi terlibat (partisipatory research),Wawancara (Intervierw), angket,Studi dokumentasi. Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan, dan setelah selesai di lapangan.Hasil penelitian menunjukan bahwa Tantangan pembelajaran online bagi warga eks Timor Timur yaitu: Pertama, tingkat sumber daya manusia (guru, orang tua dan murid) yang rendah menyebabkan warga masyarakat kesulitan dalam mengelolah kegiatan pembelajaran online dirumah. Kedua, kurangnya perhatian pemerintah dan sekolah terhadap warga eks Timtim. Ketiga, lemahnya komunikasi dan pengawasan antara pemerintah, sekolah dan warga masyarakat yang berdampak pada proses bimbingan pembelajaran yang tidak berjalan efektif
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV DI SDI MUNTING KAJANG Nahak, Roswita Lioba; Tanggur, Femberianus Sunario; Ndapa Lawa, Selfiana T.M
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI JANUARI 2024)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/hinef.v3i1.1226

Abstract

Abstract. The aim of this research is to produce differentiated teaching modules on the subject of Indonesiaku Kaya Budaya which are valid, practical and effective which can be used by teachers in the process of teaching and learning activities. The research uses Research and Development (R&D) research using the ADDIE development model which consists of several stages: Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. The assessment instruments used by researchers are validation and practicality sheets, then the assessment instruments are validated by three validators, namely content validator, language validator and graphic validator, then the practicality sheet is determined by practitioners. The results of the validity of the Teaching Module carried out by the validator team obtained an average validity value of 91.33%, categorized as very valid, while the average value of practicality test results by educators was 95%, categorized as very practical and the average value of practicality test results by students 83% of students are in the very practical category. Furthermore, the effectiveness test results show students' completeness of effective student learning outcomes with an average score of 85.71%. Thus, the results of the product of developing differentiated teaching modules are very valid, practical and effective and can be used by teachers as teaching tools in learning in class IV on the material Indonesiaku Rich in Culture. Abstrak. Tujuan dari penelitian ini menghasilkan modul ajar berdiferensiasi pada pokok bahasan Indonesiaku Kaya Budaya yang valid, praktis dan efektif yang dapat digunakan guru dalam proses kegaiatan belajar mengajar. Penelitian menggunakan jenis penelitian Research dan Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari beberapa tahapan: Analisis, Desain, Pengembangan, Pelaksanaan dan Evaluasi. Instrumen penilaian yang digunakan oleh peneliti berupa lembar validasi dan praktikalitas, selanjutnya instrumen penilaian divaliditas oleh tiga validator yakni validator isi, validator bahasa dan validator kegrafikan, kemudian lembar praktikalitas ditentukan oleh praktisi. Hasil validitas Modul Ajar yang dilakukan oleh tim validator diperoleh hasil rata-rata nilai validitas sebesar 91,33% dikategorikan sangat valid sedangkan nilai rata-rata hasil uji praktikalitas oleh pendidik sebesar 95% dikategorikan sangat praktis dan nilai rata-rata hasil uji praktikalitas oleh siswa siswa sebesar 83% dengan kategori sangat praktis. Selanjutnya hasil uji efektivitas menunjukkan ketuntasan siswa terhadap hasil belajar siswa yang efektif dengan perolehan rata-rata skor sebesar 85,71%. Dengan demikian hasil produk pengembangan modul ajar berdiferensiasi sangat valid, praktis dan efektif serta dapat digunakan guru  sebagai perangkat ajar dalam pembelajaran di kelas IV pada materi Indonesiaku Kaya Budaya.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay Berbantu Question Card Terhadap Hasil Belajar Matematika Kelas IV UPTD SD Inpres Oesapa Kecil 1 Kota Kupang KOLO, GETRUDIS; Nahak, Roswita Lioba; Tanggur, Femberianus Sunario
HINEF : Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): HINEF : JURNAL RUMPUN ILMU PENDIDIKAN (EDISI AGUSTUS 2024)
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/hinef.v3i2.1368

Abstract

Abstract. The aim of the research was to determine the effect of the Course Review Horay learning model assisted by Question Card media on the learning outcomes of class IV students at UPTD SD Inpres Oesapa Kecil 1, Kupang City. This type of research uses a quasi-experimental design type nonequivalent control group design, with a sample size of 43 students and data collection techniques using multiple choice test questions. Before testing the hypothesis, the researcher tested the hypothesis requirements, namely the normality test and homogeneity test, the results of the normality test showed 0.300 > 0.05 so that the data was normally distributed, while the results of the homogeneous test showed a value of 0.689 > 0.05. So the data was said to be homogeneous, while the hypothesis test used independent samples t-test. The results of the independent sample t-test show that the average score in the control class posttest is smaller than the experimental class, namely 67.50 < 82.50 with a significance test result of 0.000< 0.05, so there is a significant difference in the average score between the classes. control and experimental classes thus H0 is rejected and Ha is accepted. Based on the results of this research, it can be concluded that there is a significant influence of the Course Review Horay learning model assisted by Question Card media on the learning outcomes of class IV students Keywords: Course Review Horay, Question Card, Learning Results Abstrak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Course Review Horay berbantuan media Question Card terhadap hasil belajar siswa kelas IV di UPTD SD Inpres Oesapa Kecil 1 Kota Kupang. Jenis penelitian menggunakan quasi eksperimental design tipe nonequivalent control grup design, dengan jumlah sampel 43 siswa serta teknik pengumpulan data menggunakan soal tes pilihan ganda. Sebelum dilakukan uji hipotesis, peneliti melakukan uji persyaratan hipotesis yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, hasil uji normalitas menunjukkan 0,300 > 0,05 sehingga data berdistribusi normal sedangkan hasil uji homogentis menunjukkan nilai 0,689 > 0,05 Sehingga data dikatakan homogen, sedangkan uji hipotesis menggunakan uji independent sampel t-tes. Hasil uji independent sampel t-test menunjukkan rata-rata nilai pada posttest kelas kontrol lebih kecil dari kelas eksperimen yaitu 67,50 < 82,50 dengan hasil uji signifikansi 0,000< 0,05, sehingga terdapat perbedaan rata-rata nilai yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Course Review Horay berbantuan media Question Card yang signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas IV. Kata Kunci: Course Review Horay, Question Card, Hasil Belajar
Tantangan Pembelajaran Online Warga Eks Timor Timur di Kecamatan Kupang Tengah Tanggur, Femberianus Sunario; Nahak, Roswita Lioba
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1545

Abstract

Pandemi Covid-19 memaksa sistem pendidikan di Indonesia melakukan lompatan untuk mentransformasi pembelajaran dari yang bersifat konvensional (Offline) ke online learning atau e-learning. Kebijakan pemerintah melakukan transformasi sistem pembelajaran tersebut tidak didukungn dengan ketersediaan sarana prasarana pendukung pembelajaran online yang baik menimbulnya berbagai persoalan terjadi ditengah masyarakat seperti warga eks Timor Timur di Kecamatan Kupang Tengah. Masalah tersebut menyebabkan kegiatan pembelajaran tidak dapat berjalan secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi tantangan pembelajaran serta  menganalisis dampak pembelajaran online terhadap pelayanan pendidikan warga eks Timor Timur. Teknik pengumpulan data yaitu, Observasi terlibat (partisipatory research),Wawancara (Intervierw), angket,Studi dokumentasi. Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama di lapangan, dan setelah selesai di lapangan.Hasil penelitian menunjukan bahwa Tantangan pembelajaran online bagi warga eks Timor Timur yaitu: Pertama, tingkat sumber daya manusia (guru, orang tua dan murid) yang rendah menyebabkan warga masyarakat kesulitan dalam mengelolah kegiatan pembelajaran online dirumah. Kedua, kurangnya perhatian pemerintah dan sekolah terhadap warga eks Timtim. Ketiga, lemahnya komunikasi dan pengawasan antara pemerintah, sekolah dan warga masyarakat yang berdampak pada proses bimbingan pembelajaran yang tidak berjalan efektif
SOSIALISASI BUDAYA HIDUP BERSIH DENGAN PEMBERSIHAN SAMPAH DI LINGKUNGAN UPT RSJ NAIMATA KUPANG Yonly Adrianus Benufinit; Femberianus Sunario Tanggur
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2021
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v1i1.276

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yakni, memberikan sosialisasi budaya hidup bersih sebagai upaya pencegahan penularan penyakit di lingkungan UPT RSJ Naimata. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah berupa edukasi berbasis teori dan praktik pola hidup sehat. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah warga dan pengunjung UPT RSJ Naimata mendapatkan edukasi berbasis teori dan praktek mengenai budaya hidup sehat dan cara penanggulangan sampah baik itu medis maupun non medis. Dari hasil tersebut warga dan pengunjung UPT RSJ Naimata dapat mempraktekkan budaya hidup bersih di lingkungan UPT RSJ Naimata dengan membuang sampah pada tempatnya, membedakan sampah medis maupun non medis.
PELATIHAN PEMBUATAN DAN PRAKTIK PENGGUNAAN ALAT PERAGA PEMBELAJARAN TEMATIK BAGI GURU DI SDK Sta. FAMILIA KOTA KUPANG Femberianus Sunario Tanggur; Viktorius Paskalis Feka; Yonly Adrianus Benufinit
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2022
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v2i1.415

Abstract

Tujuan pelatihan yaitu mampu meningkatkan kreatifitas guru dalam mengelolah kegiatan pembelajaran sehingga kegiatan pembelajaran dapat berjalan secara efektif. Mempermudah pemahaman konsep materi pembelajaran, memudahkan siswa dalam menyerap materi pelajaran. Hasil pelatihan menunjukan bahwa: Pertama, menunjukan bahwa 82% guru tidak menggunakan alat peraga sedangkan 18% guru yang menggunakan alat peraga dalam pembelajaran tematik. Rata-rata guru tidak memahami cara membuat alat peraga pembelajaran tematik. Praktik penggunaan alat peraga pembelajaran tematik menunjukan bahwa sebanyak 64 (85% ) siswa mengatakan senang dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dengan menggunakan alat peraga, sedangkan sebanyak 11 (15%) siswa tidak senang dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru menggunakan alat peraga karena belum memahami cara guru dalam menjelaskan materi dengan menggunakan alat peraga.
WORKSHOP STRATEGI BIMBINGAN BELAJAR SISWA DI RUMAH Femberianus Sunario Tanggur; Roswita Nahak; Selfiana Ndapa Lawa; Jhon Enstein; Khatrin J Taku Neno
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2022
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v2i2.620

Abstract

Rendahnya tingkat pemahaman orang tua terhadap strategi bimbingan belajar siswa di rumah yaitu dari total 43 orang tua siswa sebanyak 86% (37 orang) tua siswa tidak memahami stretagi membimbing anak belajar di rumah, 14% (6 orang)tua siswa yang memahami strategi bimbingan belajar anak di rumah. Strategi bimbingan belajar anak di rumah yaitu pembagian waktu secara efektif antara bekerja dan membimbing anak belajar, membuat jadwal dan rencana belajar anak, menyediahkan sarana belajar anak seperti ruang, meja dan bangku dan pengawasan penggunaan media sosial dan game terhadap anak di ruma