Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Buku Bergambar Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasak pada Materi Bahasa Indonesia Kelas II SDN 7 Sakra Baiq Nurlaela Hardiana; Muhammad Tahir; Siti Istiningsih
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1097

Abstract

Pendidikan merupakan suatu hal yang penting bagi manusia. Pada dasarnya pendidikan dapat mengembangkan potensi masyarakat yang berkualitas.  Semakin bagus kualitas pendidikan di suatu Negara maka semakin terpandang pula Negara tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk Mengetahui Prosedur Pengembangan Media Pembelajaran Buku Bergambar Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasak Pada Materi Bahasa Indonesia Kelas II dan Kelayakan Media Pembelajaran Buku Bergambar Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasak Pada Materi Bahasa Indonesia Kelas II. Kebaharuan penelitian ini yakni terdapat penambahan bahasa daerah yaitu suku sasak di dalam materi Buku Bergambar. Metode penelitian ini menggunakan ADDIE (yaitu analysis, desain, development, implementation, evaluation). Hasil penelitian yaitu validator materi mendapatkan skor rata-rata 84.70% , validator media mendapatkan skor rata-rata 83%, validator respon 15 siswa memperoleh rata-rata 86.53% . Kriteria penilaian media yang digunakan di sekolah termasuk kategori sangat layak terhadap media yang dikembangkan. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan dapat disimpulkan bahwa Media Pembelajaran Buku Bergambar Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasak pada Materi Bahasa Indonesia Kelas II SDN 7 Sakra sangat layak digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Media Wayang Kartun Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasak Untuk Siswa Kelas IV SDN 2 Kayangan Cahaya Rizki; Muhammad Tahir; Siti istiningsih
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1106

Abstract

Pendidikan merupakan suatu sarana yang dapat menunjang potensi manusia untuk menjadi lebih berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah pengembangan media wayang kartun berbasis kearifan lokal suku Sasak untuk siswa kelas IV SDN 2 Kayangan dan mengetahui cara penggunaan media wayang kartun berbasis kearifan lokal suku Sasak untuk siswa siswa kelas IV SDN 2 Kayangan. Kebaharuan penelitian ini yakni lebih spesifik mengangkat suatu suku yaitu suku Sasak di dalam media wayang kartun. Selain itu, kebaharuan penelitian ini yakni menggunakan tokoh masyaraakat sebagai karakter dalam media wayang kartun. Metode penelitian ini menggunakan ADDIE (yaitu analysis, desain, development, implementation, evaluation). Hasil penelitian yaitu validator materi mendapatkan skor rata-rata 98%, validator media mendapatkan skor rata-rata 87,5%, validator respon 15 siswa memperoleh rata-rata 91.3%. Kriteria penilaian media yang digunakan di sekolah termasuk kategori sangat layak terhadap media yang dikembangkan. Media wayang kartun berbasis kearifan lokal suku Sasak termasuk sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
Analisis Nilai Karakter Pada Buku Siswa Kelas IV Tema 7 Indahnya Keragaman di Negeriku Pada Muatan SBDP winda gusparinda; Nurul Kemala Dewi; Siti Istiningsih
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. SpecialIssue (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5iSpecialIssue.3895

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mendeskripsi nilai-nilai karakter pada buku siswa kelas IV tema 7 indahnya keragaman di negeriku pada muatan SBDP. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode deskriptif kualitatif jenis . Objek yang akan diteliti yaitu teks bacaan pada buku siswa kelas IV tema 7 indahnya keragaman di negeriku. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tehnik baca, tehnik catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai karakter yang terdapat pada buku siswa kelas IV tema 7 indahnya keragaman di negeriku ditemukan pada 5 teks bacaan pada lagu sebayak 12 nilai karakter antara nilai; karakter mandiri, bersahabat/komunikatif, peduli sosial, tolerasi, jujur, peduli lingkungan, tangung jawab, cinta tanah tanah air, dan cinta damai. Nilai karakter pada teks bacaan lagu paling banyak mengandung nilai karakter cinta tanah air, nilai karakter mandiri, dan nilai karakter jujur.
Pengembangan Media GUTOP (Game Ular Tangga Operasi Hitung Pecahan) Materi Pecahan pada Mata Pelajaran Matematika untuk Kelas V SD Ismi Anggraini; Vivi Rachmatul Hidayati; Siti Istiningsih
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. SpecialIssue (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5iSpecialIssue.3923

Abstract

Media pembelajaran masih jarang dikembangkan dan digunakan oleh guru dalam pembelajaran. Media pembelajaran memiliki peranan penting dalam pembelajaran, karena pada abad 21 baik siswa maupun guru dituntut untuk memiliki kemampuan memaanfaatkan teknologi khususnya media pembelajaram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran GUTOP yang dikembangkan. Pengembangan media yang dilakukan berupa media ular tangga yang dilengkapi dengan buku misteri GUTOP. Media GUTOP ini mengandung unsur kearifan lokal yang membedakan media GUTOP dengan media ular tangga lainnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan ADDIE. Alat pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah media pembelajaran GUTOP pada Materi Operasi Hitung Pecahan untuk kelas V SD. Berdasarkan penilaian dari validator ahli media mendapatkan kriteria valid dengan rerata persentase 83,3%, penilaian dari ahli materi oleh dosen PGSD UNRAM mendapatkan kriteria sangat valid dengan rerata persentase 86,36%, penilaian dari ahli materi oleh guru kelas V mendapatkan kriteria sangat valid dengan rerata persentase 97,72%. Hasil uji coba kelompok kecil mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata persentase 96,42%, uji kelompok besar mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata persentase 93,19%. Sehingga, dari akumulasi hasil presentase validasi ahli dan kepraktisan maka media GUTOP yang dikembangkan dapat dikatakan sangat layak.
Pengaruh Media Komik Terhadap Kemampuan Memahami Isi Bacaan Pada Siswa Arlina; Siti Istiningsih; Baiq Niswatul Khair; Muhammad Makki
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. SpecialIssue (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5iSpecialIssue.4693

Abstract

Penggunaan media pembelajaran di kelas masih jarang digunakan oleh guru. Hal ini menjadi salah satu penyebab siswa merasa bosan dan jenuh dalam belajar. Pada abad 21 guru dituntut untuk menggunakan teknologi yang berupa media kedalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media komik terhadap kemampuan memahami isi bacaan pada siswa kelas V SDN 1 Darek. Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai bahan pengembangan bagi peneliti lain yang akan meneliti hal serupa mengenai pengaruh media komik dan lebih terampil dalam merancang media pembelajaran terutama komik. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif jenis eksperimen, subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 1 Darek. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pre-test dan post-test berupa test uraian. Teknik analisis data menggunakan SPSS untuk melakukan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media komik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan memahami isi bacaan, hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sampel T-Test dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0.00 < 0.05.
Pengembangan Media Flashcard Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasambo untuk Siswa Ulyatul Avipa; Siti Istiningsih; Muhammad Erfan; Setiani Novitasari
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i4.5649

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas III SDN 44 Mataram adalah kurangnya pengetahuan peserta didik mengenai kearifan lokal dan fasilitas media pembelajaran di sekolah yang kurang memadai, khususnya media pembelajaran kearifan lokal mengenai makanan khas Suku Sasambo. Keterbaharuan dalam penelitian ini terletak pada penggunaan media flashcard yang berbasis kepada kearifan lokal suku Sasambo di Nusa Tenggara Barat dan fokus materi yang diangkat yaitu tema 1 subtema 3 yang memuat materi makanan khas daerah untuk kelas III sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui bagaimana langkah-langkah pengembangan media Flashcard Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasambo, (2) Mengetahui kelayakan atau tingkat validitas media Flashcard Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasambo untuk siswa kelas III SD. Jenis penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan ADDIE dengan 5 tahapan yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu angket validasi ahli media, angket validasi ahli materi, angket respon peserta didik, dan angket respon guru. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif berupa analisis deskriptif dan analisis data kuantitatif berupa analisis validasi poduk. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah media Flashcard berbasis kearifan lokal Suku Sasambo dan kelayakan media  pembelajaran Flashcard berbasis kearifan lokal Suku Sasambo pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Berdasarkan penilaian dari validator ahli media mendapatkan kriteria sangat layak dengan persentase 92,3% dan ahli materi mendapatkan kriteria sangat layak dengan persentase 86,25%. Hasil uji coba skala kecil mendapatkan kriteria sangat layak dengan persentase 100%, uji coba skala besar mendapatkan kriteria sangat layak dengan persentase 96,11%, dan hasil respon guru mendapatkan kriteria sangat layak dengan persentase 93,33%. Oleh karena itu, media pembelajaran Flashcard berbasis kearifan lokal Suku Sasambo dapat digunakan untuk materi makanan khas pada mata pelajaran PPKn di kelas III SD.
Pengembangan Media Pohon Literasi Berbasis Cerita Rakyat Suku Sasak Untuk Siswa Ummara Syahadatun Ain; Siti Istiningsih; Muhammad Erfan; Nurul Kemala Dewi
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i4.5651

Abstract

Permasalahan yang terjadi di kelas IV SDN 44 Ampenan adalah guru masih jarang menggunakan media pembelajaran, khususnya media pembelajaran yang berhubungan dengan pembelajaran literasi. Keterbaharuan yang ditunjukan dalam penelitian ini dibandingkan dengan penelitian sebelumnya ialah terletak pada konsentrasi akan pengenalan nilai kebudayaan Suku Sasak melalui penggunaan cerita rakyat Suku Sasak untuk memperkenalkan nila-nilai budaya Suku Sasak pada peserta didik melalui penggunaan media pohon literasi. Media pohon literasi merupakan media yang berfungsi untuk mengukur banyaknya jumlah bacaan yang telah dibaca  Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui langkah-langkah pembuatan media pohon literasi berbasis kearifan lokal suku sasak untuk siswa kelas IV SDN 44 Ampenan, dan (2) mengetahui kelayakan/tingkat validitas media pohon literasi berbasis kearifan lokal suku sasak untuk siswa kelas IV SDN 44 Ampenan. Jenis penelitian pada penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan ADDIE dengan 5 tahapan yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan dokumentasi dan angket baik angket validasi ahli media, angket validasi ahli materi, angket respon guru dan angket respon peserta didik. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah media pembelajaran pohon literasi berbasis cerita rakyat Suku Sasak. Berdasarkan penilaian dari validator ahli media mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata persentase 93% dan penilaian dari ahli materi mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata persentase 86%. Penilaian dari guru mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata persentase 92,5%. Hasil coba kelompok besar mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata persentase 87,4% dan coba kelompok kecil mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata persentase 93%. Oleh karena itu media pembelajaran pohon literasi berbasis cerita rakyat Suku Sasak dapat digunakan untuk pembelajaran literasi di kelas IV SD.
Pentingnya Penggunaan Media Animasi dalam Meningkatkan Kemampuan Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Alfina; Ade Irmadurisa; Ana Rauhul Zannah; Aria Riski Ivansyah; Siti Istiningsih; Arif Widodo
Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2 (2022): DECEMBER
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1182.052 KB) | DOI: 10.56630/mes.v1i2.49

Abstract

The purpose of this study is to describe a literature review on the implementation of integrated learning in elementary schools. This study uses qualitative research methods with a library research process. Starting from collecting articles, regulating the number of articles, discussing, and concluding, this is the first step in collecting information in this research. Sources of articles or information obtained from previous research in the form of journal articles in the last 10-5 years (2012-2022). The study identified 8 out of 14 articles with similar topic titles. Several theories are helpful when applying blended learning in primary schools. The results show that the application of blended learning in elementary schools can increase student activity and learning outcomes at the elementary school level.
Pengembangan Modul Ajar Seni Rupa Berbasis Numerasi untuk Sekolah Dasar Insani Juniarti; Muna Iffat Nabilah; Arisandi Nirmala; Imam Hamzan Wijaya; Edy Herianto; Siti Istiningsih
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.601

Abstract

Rendahnya kemampuan siswa dalam menggunakan kemampuan numerasi mendasari penelitian ini untuk menemukan solusi dalam memecahkan masalah tersebut. Sehingga, tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan serta mengukur tingkat kelayakan dan kepraktisan modul ajar seni rupa berbasis numerasi untuk sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan (Research and Development). Model ADDIE dipilih sebagai model untuk mengembangkan produk melalui lima tahapan yaitu analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Instrumen pengumpulan data yang digunakan terdiri dari angket validasi ahli modul, ahli numerasi serta angket respon guru. Hasil penelitian menemukan bahwa pengembangan modul ajar berdasarkan validasi ahli modul memperoleh persentase sebesar 85,3 % dengan kriteria sangat layak dan hasil validasi ahli numerasi memperoleh persentase sebesar 93,5% dengan kriteria sangat layak. Sementara itu, hasil uji respon guru pada tahap implementasi memperoleh persentase sebesar 95% dengan kriteria sangat praktis. Dengan demikian, modul ajar seni rupa berbasis numerasi yang dikembangkan layak dan praktis untuk digunakan oleh guru sebagai salah satu acuan dalam proses pembelajaran seni rupa dan numerasi di sekolah dasar.
Pengaruh Penilaian Formatif Berbasis Wordwall terhadap Kemampuan Kognitif dengan Pendekatan Eduwisata Siswa Sekolah Dasar Murferatiwi, Bq. Weddayu; Fitrah Ramadhanti; Sri Endang; Lalu Bayan Purwadi; Edy Herianto; Siti Istiningsih
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penilaian formatif berbasis wordwall terhadap kemampuan kognitif siswa dengan pendekatan eduwisata. Jenis penelitian ini kuantitatif, metode yang digunakan eksperimen dengan desain quasi eksperimen nonequivalent control group. Metode pengumpulan data melalui angket dan tes pilihan ganda. Subjek penelitian adalah siswa kelas V sejumlah 42 yang terdiri dari 2 kelas paralel, dengan sampel kelas V/B berjumlah 21 siswa sebagai kelompok kontrol dan kelas V/C berjumlah 21 siswa sebagai kelompok eksperimen. Sampel tersebut dipilih melalui teknik nonprobability sampling. Prosedur penelitian dilakukan dengan tiga tahap yakni persiapan, pelaksanaan, dan analisis data. Data diperoleh berdasarkan angket validasi ahli media, bahasa, materi, soal penilaian kognitif, dan tes kemampuan kognitif. Hasil uji validasi media pada penilaian formatif berbasis wordwall ini memperoleh persentase sebesar 94% dengan kategori sangat valid, hasil uji validitas bahasa sebesar 95% dengan kategori sangat valid, hasil uji validitas materi sebesar 93% dengan kategori sangat valid, dan hasil uji validitas soal sebesar 95% dengan kategori sangat valid. Sedangkan analisis data mencakup analisis deskriptif, uji prasyarat, uji hipotesis independent sample t-test dengan bantuan SPSS 25. Berdasarkan hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data dari kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal, sedangkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai sig > 0,05, maka kedua kelompok kelas eksperimen dan kontrol tersebut homogen. Hasil uji hipotesis independent sample t-test dengan bantuan SPSS 25 menunjukkan bahwa nilai sig 0.00 < 0.05 hal tersebut menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya penilaian formatif berbasis wordwall berpengaruh terhadap kemampuan kognitif dengan pendekatan eduwisata siswa sekolah dasar.