Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Model Pembelajaran Literasi Awal Anak Usia 5-6 Tahun Berbasis Teknologi Interaktif Multisensori Octaviani, Windy Rahmania; Alya Tara Putri; Afina Rosmalia; Kurniawati Astuti; Baiq Nunike Sulvia Dewi; Siti Istiningsih
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.624

Abstract

Literasi awal merupakan fondasi penting bagi pengembangan kemampuan membaca dan menulis anak usia dini, yang berperan besar dalam keberhasilan belajar di jenjang pendidikan berikutnya. Namun, rendahnya tingkat literasi anak usia dini di Indonesia menuntut adanya inovasi dalam model pembelajaran yang mampu memaksimalkan potensi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain model pembelajaran literasi awal berbasis teknologi interaktif multisensori yang dirancang untuk anak usia 5-6 tahun di TK Negeri 1 Labuapi. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelompok B1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis teknologi multisensori yang mengintegrasikan stimulasi visual, auditori, kinestetik, dan taktil dapat meningkatkan kemampuan literasi awal anak secara signifikan. Aktivitas seperti menonton video edukatif, diskusi interaktif, dan membuat cap huruf berbasis pengalaman langsung, terbukti efektif dalam menstimulasi keterampilan bahasa, motorik halus, serta kreativitas. Model ini juga menciptakan lingkungan belajar yang interaktif dan menyenangkan, sehingga meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan metode pembelajaran berbasis teknologi untuk mendukung pencapaian literasi awal anak secara optimal.
Analisis Nilai Pendidikan Karakter Pada Buku Cerita Anak Domba yang Nakal Sebagai Bahan Bacaan Siswa Kelas III SDN 24 Woja Kartika Astuti, Nofita; Siti Istiningsih; Lalu Wira Zain Amrullah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.638

Abstract

Character education is an education that shapes an individual's personality. One of the efforts that can be done to instill the value of a child's character, one of which is by reading books. The purpose of this research is to describe the value of character education in the story book The Naughty Lamb. This book is published by PT Cahaya Pustaka Raga written by Renata Pohan. This research uses a qualitative descriptive research method with a research library approach or literature study. The data collection technique in this research uses a research library in the form of documentation analysis consisting of reading techniques, recording techniques, and classification techniques, then the data that has been collected is identified, analyzed, and described. The research location is at SDN 24 Woja, the primary data in this research is the storybook Anak Domba yang Nakal, and the secondary data in this research is the sources of written references (books, journals, research reports). The result of this research is the value of character education contained in the story book Anak Anak yang Nakal which is used as reading material for students in grade III SDN 24 Woja, including (1) Brave (2) Social Care (3) Honest (4) Friendly/Communicative (5) Democratic (6) Please Help (7) Love of Peace and (8) Mutual Forgive. Based on the value of character education that has been obtained, it is hoped that teachers will be more selective in choosing student reading books that support the learning process, as well as the use of the Naughty Lamb story book as student reading material is expected to provide an overview and understanding to students about good behaviors, and students can reap moral learning or character education values from the book.  
Penerapan Media Pembelajaran SICA BOX (Kotak Sifat – Sifat Cahaya) untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Liani, Efi; Siti Istiningsih; Arini
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran melalui penerapan media pembelajaran SICA BOX (Kotak Sifat-Sifat Cahaya) di kelas V SDN 2 Cakranegara. Penelitian dilakukan dalam dua siklus selama Program Pengalaman Lapangan (PPL) menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data meliputi angket dan lembar observasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode kualitatif. Penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) diterapkan untuk mendukung keberhasilan implementasi media SICA BOX. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keaktifan siswa, yaitu dari 48% pada siklus 1 menjadi 88% pada siklus 2. Media pembelajaran SICA BOX efektif dalam mendorong siswa untuk berkomunikasi, bekerja sama, dan bernalar kritis selama proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar media SICA BOX digunakan secara luas dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Penerapan Metode Dialog untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara pada Pelajaran Bahasa Indonesia Laelatuzza'rah; Siti Istiningsih; Arini, Arini
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.714

Abstract

Pendidikan merupakan proses yang bertujuan untuk mengembangkan potensi siswa baik dalam aspek intelektual, emosional, maupun sosial. Dalam konteks pembelajaran, keterampilan berbicara menjadi salah satu aspek penting yang perlu dikembangkan, terutama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode dialog dalam meningkatkan keterampilan berbicara pada pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN Dasan Lekong Desa Barejulat tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan baik dalam aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar siswa, maupun keterampilan berbicara siswa. Aktivitas mengajar guru mengalami peningkatan dari nilai 49 pada prasiklus ke nilai 54 pada siklus I, dan akhirnya menjadi 57 pada siklus II, dengan kategori sangat baik. Aktivitas siswa juga menunjukkan tren positif, dari nilai 34 pada prasiklus menjadi 42 pada siklus I, dan mencapai nilai 45 pada siklus II, yang termasuk dalam kategori sangat aktif. Hal ini menunjukkan bahwa metode dialog mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik dan melibatkan siswa secara aktif. Selain itu, nilai rata-rata keterampilan berbicara siswa juga mengalami peningkatan yang signifikan. Pada tahap prasiklus, nilai rata-rata siswa adalah 75,89 dengan ketuntasan klasikal 60%. Setelah penerapan metode dialog pada siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 77,68 dengan ketuntasan klasikal 75%. Pada siklus II, nilai rata-rata siswa mencapai 80,71 dengan ketuntasan klasikal 89,29%. Data ini menunjukkan bahwa metode dialog tidak hanya meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, tetapi juga membantu mereka dalam mengembangkan keterampilan berbicara secara lebih baik.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas V Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Dengan Menggunakan Media Pembelajaran Papan Norma Suciyati; Siti Istiningsih
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.771

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VC dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dengan topik norma-norma dalam kehidupanku, melalui penggunaan media pembelajaran berupa Papan Norma di SD Negeri 2 Cakranegara. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap norma-norma dalam Pendidikan Pancasila. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek penelitian sebanyak 27 siswa kelas VC di SD Negeri 2 Cakranegara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penngumpulan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran Papan Norma efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan persentase siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) selama proses pembelajaran. Pada siklus pertama, hanya 21 (79%) siswa yang mencapai KKM. Namun, pada siklus kedua, jumlah tersebut meningkat signifikan menjadi 26 (94%) siswa. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Papan Norma secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas VA SD Negeri 2 Cakranegara.
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PENYESUAIAN SOSIAL (SOCIAL ADJUSMENT) SISWA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI SEGUGUS 3 KECAMATAN TERARA Alfina Fibria; Darmiany; Muhammad Sobri; Siti Istiningsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.29452

Abstract

This study aims to determine the social adjustment ability of students in class IV cluster 3 Terara sub-district. The results of this study are expected to be useful for students, teachers and other researchers. This study is descriptive with quantitative methods. The subjects in this study were all students in class IV cluster 3 Terara sub-district totaling 176 students. Data collection techniques using questionnaires, documentation and interviews. Data analysis using descriptive analysis techniques. Based on the results of data analysis, the social adjustment ability that is categorized as very high is 69 students with a percentage of 58%. The social adjustment ability that is categorized as high is 45 studen -ts with a percentage of 38% and the social adjustment ability that is categorized as sufficient is 4 students with a percentage of 4%. Thus, according to the calculation of the average value, it can be concluded that the social adjustment ability of students in class IV cluster 3 is categorized as high 80. The results of this study are expected that students will be more serious in paying attention to their social adjustment and teachers will provide guidance to students so that their social adjustment ability does not become low. The factors that influence social adjustment skills are: 1) parenting patterns, 2) school environment, 3) student appearance, 4) student self-confidence, 5) student ability to adjust.
Pengaruh Permainan Tebak Kata Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Kelas II SDN 34 Ampenan Hadiantiningrum, Qisthifa; Siti Istiningsih; Muhammad Erfan
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode permainan tebak kata dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas II SDN 34 Ampenan. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimen one-group pre-test and post-test dengan subjek seluruh siswa kelas II (n = 36). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes kemampuan berpikir kreatif, dan dokumentasi. Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk (α = 0,05) dan uji hipotesis paired sample t-test (2-tailed), dilanjutkan dengan perhitungan nilai N-Gain untuk mengukur efektivitas peningkatan. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (pre-test p = 0,077; post-test p = 0,058). Uji paired sample t-test memperlihatkan perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test (p = 0,000 < 0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima. Nilai N-Gain sebesar 0,40 mengindikasikan efek sedang dari penggunaan permainan tebak kata terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Dengan demikian, metode permainan tebak kata layak dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk merangsang kreativitas pada peserta didik kelas II di SDN 34 Ampenan.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Pemahaman Konsep Bangun Datar Peserta Didik Kelas IV SDN 1 Sambelia Ayunia, Nadia; Siti Istiningsih; Asri Fauzi
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbasis kearifan lokal terhadap pemahaman konsep bangun datar pada siswa kelas IV SDN 1 Sambelia. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen tipe nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV SDN 1 Sambelia sebanyak 46 peserta didik, sedangkan sampel dalam penellitian ini yaitu peserta didik kelas IV B sebagai kelas eksperimen sebanyak 23 peserta didik dan peserta didik kelas IV A sebagai kelas control sebanyak 23 peserta didik. Teknik pengumpulan data pada penelitian menggunakan Teknik tes dan non-tes (observasi). Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman konsep dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Analisis data diawali dengan uji normalitas dilanjutkan dengan uji homogenitas, selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan uji independent sample t-test dan uji lanjutan dengan uji effect size. Hasil analisis data yaitu uji normalitas menggunakan shapiro wilk yang menunjukkan data berdistribusi normal karena nilai sig. > 0,05, selanjutnya yaitu uji homogenitas memperoleh hasil sig > 0,05 yang artinya data bersifat homogen. Hasil uji hipotesis yang diperoleh dari uji independent sample t-test dengan nilai sig.(2-tailed) adalah 0,00 < 0,05 dan nilai Thitung > Ttabel yaitu 3.893 > 1.679, maka H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh model pembelajaran teams ganmes tournament (TGT) berbasis kearifan lokal terhadap pemahaman konsep bangun datar. Selanjutnya dilakukan uji effect size yang didapatkan hasil 1,152 berada pada kisaran nilai strong effect yang berarti model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbasis kearifan lokal berpengaruh tinggi terhadap pemahaman konsep bangun datar peserta didik kelas IV SDN 1 Sambelia.
Pengembangan Modul Ajar Seni Rupa Berbasis Numerasi untuk Sekolah Dasar Insani Juniarti; Muna Iffat Nabilah; Arisandi Nirmala; Imam Hamzan Wijaya; Edy Herianto; Siti Istiningsih
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.601

Abstract

Rendahnya kemampuan siswa dalam menggunakan kemampuan numerasi mendasari penelitian ini untuk menemukan solusi dalam memecahkan masalah tersebut. Sehingga, tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan serta mengukur tingkat kelayakan dan kepraktisan modul ajar seni rupa berbasis numerasi untuk sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan (Research and Development). Model ADDIE dipilih sebagai model untuk mengembangkan produk melalui lima tahapan yaitu analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Instrumen pengumpulan data yang digunakan terdiri dari angket validasi ahli modul, ahli numerasi serta angket respon guru. Hasil penelitian menemukan bahwa pengembangan modul ajar berdasarkan validasi ahli modul memperoleh persentase sebesar 85,3 % dengan kriteria sangat layak dan hasil validasi ahli numerasi memperoleh persentase sebesar 93,5% dengan kriteria sangat layak. Sementara itu, hasil uji respon guru pada tahap implementasi memperoleh persentase sebesar 95% dengan kriteria sangat praktis. Dengan demikian, modul ajar seni rupa berbasis numerasi yang dikembangkan layak dan praktis untuk digunakan oleh guru sebagai salah satu acuan dalam proses pembelajaran seni rupa dan numerasi di sekolah dasar.
Pengaruh Penilaian Formatif Berbasis Wordwall terhadap Kemampuan Kognitif dengan Pendekatan Eduwisata Siswa Sekolah Dasar Murferatiwi, Bq. Weddayu; Fitrah Ramadhanti; Sri Endang; Lalu Bayan Purwadi; Edy Herianto; Siti Istiningsih
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penilaian formatif berbasis wordwall terhadap kemampuan kognitif siswa dengan pendekatan eduwisata. Jenis penelitian ini kuantitatif, metode yang digunakan eksperimen dengan desain quasi eksperimen nonequivalent control group. Metode pengumpulan data melalui angket dan tes pilihan ganda. Subjek penelitian adalah siswa kelas V sejumlah 42 yang terdiri dari 2 kelas paralel, dengan sampel kelas V/B berjumlah 21 siswa sebagai kelompok kontrol dan kelas V/C berjumlah 21 siswa sebagai kelompok eksperimen. Sampel tersebut dipilih melalui teknik nonprobability sampling. Prosedur penelitian dilakukan dengan tiga tahap yakni persiapan, pelaksanaan, dan analisis data. Data diperoleh berdasarkan angket validasi ahli media, bahasa, materi, soal penilaian kognitif, dan tes kemampuan kognitif. Hasil uji validasi media pada penilaian formatif berbasis wordwall ini memperoleh persentase sebesar 94% dengan kategori sangat valid, hasil uji validitas bahasa sebesar 95% dengan kategori sangat valid, hasil uji validitas materi sebesar 93% dengan kategori sangat valid, dan hasil uji validitas soal sebesar 95% dengan kategori sangat valid. Sedangkan analisis data mencakup analisis deskriptif, uji prasyarat, uji hipotesis independent sample t-test dengan bantuan SPSS 25. Berdasarkan hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data dari kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal, sedangkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai sig > 0,05, maka kedua kelompok kelas eksperimen dan kontrol tersebut homogen. Hasil uji hipotesis independent sample t-test dengan bantuan SPSS 25 menunjukkan bahwa nilai sig 0.00 < 0.05 hal tersebut menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya penilaian formatif berbasis wordwall berpengaruh terhadap kemampuan kognitif dengan pendekatan eduwisata siswa sekolah dasar.