Claim Missing Document
Check
Articles

PKM PENINGKATAN PRODUKSI DAN PEMASARAN HOME INDUSTRI KUE TRADISIONAL LAPIS TIDORE DI PULAU TIDORE Zandy Pratama Zain; Syahroni Syahroni; Haris Mahmud
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i2.5415

Abstract

ABSTRACTThis community service activity aims to increase the production and marketing of Lapis Tidore as a strategic step towards achieving economic independence and cultural preservation on Tidore Island. The problem-solving method used consists of five main stages, namely socialisation, training/mentoring, technology application, programme mentoring/evaluation, and programme sustainability. The product produced by this MSME is the traditional Lapis Tidore cake. The addition of an oven and automatic dough mixer is expected to increase production capacity and expand marketing reach, thereby improving the welfare of MSMEsKeywords: SMEs; Automatic mixing machine; Oven; Production and Layer cakesABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk peningkatan produksi dan pemasaran Lapis Tidore menjadi langkah strategis untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dan pelestarian budaya di Pulau Tidore. Metode pemecahan masalah yang digunakan terdiri dari lima tahap utama yaitu sosialisasi, pelatihan/pendampingan, penerapan teknologi, pendampingan/evaluasi program, dan keberlanjutan program. Produk yang dihasilkan oleh UMKM ini adalah kue tradisional Lapis Tidore. Penambahan mesin oven dan pengaduk adonan otomatis diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pemasaran sehingga kesejahteraan UMKM meningkat.Kata Kunci: UMKM; Mesin pengaduk otomatis; Oven; Produksi dan Kue lapis
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TERNAK MELALUI PEMBUATAN SILASE UNTUK PEMENUKAN PAKAN Tuti Handayani Arifin; Sri Wahyuni; Haris Mahmud; Nur Pratiwi Taufika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i2.5701

Abstract

ABSTRACTFeed is a crucial factor in increasing livestock productivity, but its availability often faces obstacles, especially during the dry season. One potential solution is silage technology, which is a method of preserving forage through fermentation. This Community Service (PkM) activity aims to improve the knowledge and skills of livestock groups in processing complete silage-based fermented feed. The main problems faced by partners include a lack of understanding of fermented feed processing, traditional livestock management, and limited feed production tools. The activity was carried out with the participation of the Barokah Malik livestock group in Tidore, North Maluku Province. This activity took place from June to September 2025 and was attended by 30 participants consisting of lecturers from the Faculty of Agriculture, students, and goat farmers. Keywords: Fermented Feed, Technology Application, Farmer Empowerment, Silage, Goat FarmingĀ ABSTRAKPakan merupakan faktor krusial dalam meningkatkan produktivitas ternak, namun ketersediaannya seringkali mengalami kendala terutama pada musim kemarau. Salah satu solusi yang potensial adalah teknologi silase, yaitu metode pelestarian pakan hijauan melalui proses fermentasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan kelompok peternak dalam memproduksi pakan fermentasi berbasis silase lengkap. Permasalahan utama yang dihadapi mitra antara lain kurangnya pemahaman tentang pengolahan pakan fermentasi, manajemen usaha ternak yang masih tradisional, serta keterbatasan alat produksi pakan. Kegiatan dilakukan dengan mengikutsertakan kelompok ternak Barokah Malik di Tidore Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini berlangsung mulai bulan Juni-September 2025 dan selama kegiatan ini diadakan diikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari Dosen Fakultas Pertanian, mahasiswa dan peternak kambing.Kata Kunci: Pakan Fermentasi, Penerapan Teknologi, Pemberdayaan Peternak, Silase, Ternak Kambing
PENGEMBANGAN PUPUK BIOLOGIS TRICHODERMA DAN BOKASHI SEBAGAI PUPUK RAMAH LINGKUNGAN Betty Kadir Lahati; Fatmawati Kaddas; Mila Fatmawati; Helda Sabban; Haris Mahmud
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i2.5405

Abstract

ABSTRACTThis activity is part of the Entrepreneurship PKM Team program, which focuses on the development of Trichoderma-based biological fertilizers as an innovative approach to support sustainable and environmentally friendly agriculture. The main objective of this initiative is to produce and promote a biofertilizer formulated from a simple combination of Trichoderma and bokashi by the Entrepreneurship PKM Team and participating students. Through training in biofertilizer production and entrepreneurship mentoring, the program encourages active student involvement in building business units based on ecological agricultural technology. The implementation methods include technical training, fermentation practices, and strategies for product packaging and promotion. The results of the program indicate that the combination of Trichoderma and bokashi has potential to improve the growth of horticultural crops and can be further developed as a campus-based agribusiness product. Keywords: Trichoderma, biofertilizer, student, entrepreneurship, sustainable agricultureABSTRAKKegiatan ini merupakan bagian dari program Tim PKM Kewirausahaan yang berfokus pada pengembangan pupuk biologis berbasis Trichoderma sebagai inovasi pendukung pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memproduksi dan mempromosikan pupuk hayati berbasis kombinasi Trichoderma dan bokashi yang diformulasikan secara sederhana oleh tim PKM Kewirausahaan dan mahasiswa. Melalui pelatihan produksi pupuk hayati dan pendampingan kewirausahaan, kegiatan ini mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam membangun unit usaha berbasis teknologi pertanian ekologis. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan teknis, praktik fermentasi, dan strategi pengemasan serta promosi produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kombinasi Trichoderma dan bokashi memiliki potensi dalam memperbaiki pertumbuhan tanaman hortikultura dan dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai produk kewirausahaan pertanian di lingkungan kampus.Kata Kunci: Trichoderma, pupuk hayati, kewirausahaan, mahasiswa, pertanian berkelanjutan
PENGUATAN KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI SENGKANAUNG DI DESA AKEKOLANO KECAMATAN OBA UTARA KOTA TIDORE KEPULAUAN Mila Fatmawati; Mardiyani Sidayat; Nurdiyanawati Djumadil; Fatmawati Kaddas; Natal Basuki; Haris Mahmud; Nursamsi Nursamsi; Khairun Annisa; Syahroni Syahroni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i2.5812

Abstract

ABSTRACTFarmer Institutions provide institutional strengthening of farmers through non-formal education that includes activities in knowledge and skills with the main objective of providing strengthening to farmers is one form of empowerment of farmers and agricultural business actors to increase productivity, income and welfare. In improving the knowledge and skills of the community in utilizing agricultural crops into crops that have high economic value. Assistance to farmers in Akekolano Village, Oba District is very important, especially in terms of institutional strengthening of this group, it is necessary to build public awareness in terms of cooperation between extension officers with farmers and other related institutions. The objects that are the main targets in institutional strengthening are farmer groups and the general public in Akekolano Village, Oba District. Where the targets are farmers and farmer group associations who are de facto the family economic managers and young men and women who come from farming families. Keywords: Institutions, Farmer Groups, Values, Economy and EmpowermentABSTRAKKelembagaan Petani memberikan penguatan kelembagaan kepada petani melalui pendidikan non formal yang meliputi kegiatan dalam pengetahuan dan ketrampilan dengan tujuan utama memberikan pengauatan kepada petani adalah salah satu bentuk upaya pemberdayaan petani dan pelaku usaha pertanian untuk meningkatkan produkstivitas, pendapatan dan kesejahteraan. Dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mayarakat dalam memanfaatkan tanaman pertanian menjadi tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Pendampingan terhadap petani di Desa Akekolano Kecamatan Oba sangat penting terutama dalam hal penguatan kelembagaan kelompok ini perlu untuk membangun kesadaran masyarakat dalam hal kerjasama antar petugas penyuluh dengan petani serta lembaga terkait lainnya. Adapun objek yang menjadi target utama dalam penguatan kelembagaan yaitu kelompok petani serta masyarakat umum yang berada di Desa Akekolano Kecamatan Oba. Dimana sasarannya adalah para petani dan gabungan kelompok tani yang secara de facto merupakan pengatur ekonomi keluarga dan para pemuda/pemudi yang berasal dari keluarga petani.Kata Kunci: Kelembagaan, Kelompok Tani, Nilai, Ekonomi dan Pemberdayaan