Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN OMZET PENJUALAN DENGAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI PEMASARAN ONLINE BAGI PELAKU UMKM DI KECAMATAN TIDORE KOTA TIDORE KEPULUAUAN Djumadil, Nurdiyanawati; Arahman, Muhammad Natsir; Basuki, Natal; Mahmud, Haris; Syafie, Yunus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2025): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i1.4621

Abstract

ABSTRACTSmall business activities in both traditional and modern sectors through micro, small and medium enterprises (MSMEs) are one of the pillars of economic growth. This service activity was held with the main focus on solving MSME problems in the Tidore Islands. The aim is to identify the problems faced by MSME actors and to hold entrepreneurship training activities to develop the potential of the actors. In the current digital era, it is very easy for people to open new businesses and jobs. This potential can be maximized if knowledge and provision are provided for MSMEs to build their businesses from the start until they are successful in the future. Apart from that, as a business person in a business that is run, an entrepreneur who runs a business in Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) needs to have a good marketing strategy. In an effort to increase public awareness to start entrepreneurship and build their businesses to become better developed, it is necessary to provide knowledge and understanding of marketing strategies by utilizing digital technology.Keywords: MSMEs, Digital Marketing, Social Media, Strategy and MarketingABSTRAKKegiatan usaha kecil baik di sektor tradisional maupun modern melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu penopang pertumbuhan ekonomi. Kegiatan pengabdian ini diadakan dengan fokus utama memecahkan permasalahan UMKM di Tidore Kepulauan. Tujuannya untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM serta mengadakan kegiatan pelatihan kewirausahaan untuk mengembangkan potensi para pelaku. Di era digital saat ini, kemudahan masyarakat untuk membuka usaha dan lapangan kerja yang baru sangat mudah dilakukan. Potensi tersebut bisa dimaksimalkan apabila pengetahuan dan pembekalan bagi para UMKM untuk membangun usahanya dari awal sehingga berhasil di kemudian waktu. Selain itu, sebagai pelaku bisnis pada usaha yang dijalankan, seorang wirausahawan/i yang menjalankan usaha di Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) perlu memiliki strategi pemasaran yang baik. Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mulai berwirausaha dan membangun usahanya menjadi lebih berkembang lebih baik, perlunya memberikan pengetahuan serta pemahaman mengenai strategi pemasaran dengan memanfaatkan teknologi digitalKata Kunci: UMKM, Digital Marketing, Media Sosial, Strategi dan Pemasaran.
PKM PEMANFAATAN SOLAR SEL SEBAGAI SUMBER ENERGI PENGGERAK POMPA AIR GUNA MENDUKUNG IRIGASI TETES PADA USAHATANI DI TRANS TAYAWI DESA KOLI KECAMATAN OBA KOTA TIDORE KEPULAUAN Basuki, Natal; Arahman, Muhammad Natsir; Sangadji, Suwandi S.; Mahmud, Haris
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2025): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i1.4622

Abstract

ABSTRACTSolar energy is a renewable and environmentally friendly energy that can be utilized in various fields. One of them is to increase agricultural sector production, namely by utilizing smart and efficient technology based on solar energy. One of the problems faced by farmers is the provision of crop irrigation and watering which requires a lot of labor or high electricity costs. With solar-based irrigation pumps with an automatic system that is expected to be able to reduce the need for labor and electricity costs. The method of service is by conducting training on the application of solar-powered water pumps for agricultural irrigation systems to the HKTI-Gowa Youth. This service provides additional knowledge about the use of solar power for agricultural irrigation systems, so that it can be more efficient and effective with this cheap and environmentally friendly energy source. This activity was greatly appreciated by the training participants in this service.Keywords: Solar Energy, Irrigation Pumps, Automation, Appropriate Technology, Agricultural MechanizationABSTRAKEnergi surya adalah energi terbarukan dan ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang. Salah satunya untuk peningkatan produksi sektor pertanian yaitu dengan pemanfaatan teknologi yang smart dan efisien berbasis energi surya. Salah satu masalah yang dihadapi oleh petani adalah penyediaan irigasi tanaman dan penyiraman yang membutuhkan tenaga kerja yang banyak atau biaya listrik yang tinggi. Dengan pompa irigasi berbasis tenaga surya dengan sistem otomatisasi diharapkan mampu mengurangi kebutuhan tenaga kerja dan biaya listrik. Metode pengabdian dengan melakukan pelatihan implementasi pompa air tenaga surya untuk sistem irigasi pertanian kepada Pemuda HKTI-Gowa. Pengabdian ini memberikan tambahan pengetahuan tentang pemanfaatan tenaga surya untuk sistem irigasi pertanian, sehingga bisa lebih efisien dan efektif dengan sumber energi yang murah dan ramah lingkungan ini. Kegiatan ini sangat diapresiasi oleh peserta pelatihan dalam pengabdian iniKata Kunci: Energi Surya, Pompa Irigasi, Otomatisi, Teknologi Tepat Guna, Mekanisasi Pertanian
PENGEMASAN DAN MEKANISME PENGURUSAN IZIN P-IRT UNTUK MENINGKATKAN HARGA JUAL SAGU DI DUSUN BANGKO HALMAHERA BARAT Fatmawati, Mila; Sidayat, Mardiyani; Basuki, Natal; Djumadil, Nurdiyanawati; Kaddas, Fatmawati; Haris Mahmud
Abdimas Awang Long Vol. 7 No. 1 (2024): Januari, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v7i1.1129

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian di Dusun Bangkok Halmahera Barat adalah untuk meningkatkan nilai jual sagu di pasaran dengan mengadakan pelatihan pengemasan dan perizinan untuk bisa mencapai pasar yang luas di Masyarakat. Dengan melaksanakan kegiatan pelatihan tentang pemasaran dan mekanisme izin p-irt. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pemberdayaan usaha ekonomi Masyarakat di Desa Bangkok Kabupaten Halmahera Barat, yaitu (1) Diskusi awal; (2) Kunjungan lokasi; (3) Penyusunan materi; dan (4) Pelaksanaan kegiatan. Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat pada Desa Bangkok Kabupaten Halmahera Barat, yaitu (1) Peningkatan produktivitas usaha ekonomi masyarakat dan sebagai solusi untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan; dan (2) Pengembangan usaha ekonomi masyarakat yang terintegrasi dengan pengembangan potensi pertanian. Indeks kinerja utama (IKU) yang ingin dicapai, antara lain: (1) Peningkatan produktivitas usaha ekonomi dan pendapatan masyarakat; dan (2) Penguasaan teknologi oleh Mitra dalam mendukung tata kelola dan pemasaran produk.
Pelatihan Pembuatan Eco-enzyme Berbasis Limbah Rumah Tangga di Kelurahan Fitu, Kota Ternate Mahmud, Haris; Arif, Nurfadhilah
Journal Of Khairun Community Services Vol 5, No 2 (2025): Journal Of Khairun Community Services
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jkc.v5i2.10788

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Ternate, khususnya limbah organik, memerlukan solusi pengelolaan yang aplikatif. Hal ini disebabkan oleh timbulan sampah yang cukup tinggi dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga secara mandiri. Kelurahan Fitu, sebagai salah satu wilayah padat penduduk, juga menghadapi tantangan serupa dengan sampah organik yang menumpuk dan belum dikelola secara masif dan efektif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membekali masyarakat Kelurahan Fitu dengan pengetahuan dan keterampilan komprehensif dalam pengelolaan limbah rumah tangga secara mandiri, dengan fokus pada pembuatan eco-enzyme. Eco-enzyme adalah cairan serbaguna hasil fermentasi sisa organik (kulit buah dan potongan sayur). Beberapa penelitian sebelumnya mengungkapkan, eco-enzyme bermanfaat sebagai pembersih alami, pupuk organik cair, dan agen pengendali hama. Teknologi ini dipilih karena sifatnya yang mudah, murah, dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan dan partisipasi, pelatihan praktik pembuatan eco-enzyme, serta diskusi dan tanya jawab dengan masyarakat Kelurahan Fitu. Masyarakat Kelurahan Fitu antusias dengan adanya kegiatan ini. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran dan keterampilan masyarakat Kelurahan Fitu dalam memilah dan mengelola limbah organik, menciptakan yang bermanfaat, serta menjadikan Kelurahan Fitu sebagai percontohan dalam sistem pengelolaan limbah rumah tangga yang baik.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN (4P) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SAYURAN PAPRIKA (CAPSICUM ANNUM L) DI HYPERMART TERNATE Saputri, Yuyun Ayu; Basuki, Natal; Fatmawati, Mila; Mahmud, Haris
Jurnal Pertanian Khairun Vol 3, No 1: (Juni 2024)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpk.v3i1.8440

Abstract

Hypermart is the largest retail company that provides a complete range ofneeds and almost all products needed by consumers are available at hypermartranging from household needs to grocery needs including fruits and vegetables.This study aims to analyze and determine the marketing mix (4p) that influencesthepurchasedecisionofpaprikavegetablesatHypermartTernate.AndToanalyze and find out the elements of the marketing mix that most influence thedecision to purchase paprika vegetables at Hypermart Ternate. This study wasconducted on all visitors who decided to buy paprika vegetables at HypermartTernate by determining samples using accidental sampling techniques. The resultsshowedthatthemarketingmix(4P)consistingofproduct,price,place,andpromotion of the purchase decision of paprika vegetables at Hypermart Ternateinfluencedthepurchasedecision.Thesignificantvalueofeachvariableis,productwith a value of0.038, price 0.022, place 0.003 and promotion0.008whichmeansthatthemarketingmix(4P)hasasignificanteffectonthedecisionto purchase peppers at Hypermart Ternate. The marketing mix element that mostinfluences the decision to purchase paprika vegetables at Hypermart Ternate is aplace with a significant value of 0.008 which means that it has a significantinfluenceon the decisionto purchasepeppers atHypermart Ternate
PENGEMBANGAN SECARA VEGETATIF LEMON CUI UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA BANGKO Basuki, Natal; Syafi, Sartika; Mahmud, Haris
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v4i2.1007

Abstract

Permasalahan yang dihadapi kelompok masyarakat di daerah Desa Bangkok Kabupaten Halmahera Barat tersebut adalah belum bisa untuk mengembangbiakkan potensi pertanian seperti lemon cui yang ada di daerah tersebut. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melaksanakan kegiatan pelatihan tentang perkembangbiakan vegetatif atau sambung tunas dan urban farming. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat di Desa Bangkok Kabupaten Halmahera Barat, yaitu (1)Sosialisasi dan FGD; (2)Fasilitasi dan pendampingan; (3)Pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat; dan (4)Monitoring dan evaluasi pelaksanaan program. Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat pada Desa Bangkok Kabupaten Halmahera Barat, yaitu (1)Peningkatan produktivitas usaha ekonomi masyarakat dan sebagai solusi untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan; dan (2)Pengembangan usaha ekonomi masyarakat yang terintegrasi dengan pengembangan potensi pertanian. Indeks kinerja utama (IKU) yang ingin dicapai, antara lain: (1)Peningkatan produktivitas usaha ekonomi dan pendapatan masyarakat; dan (2)Penguasaan teknologi oleh Mitra dalam mendukung tata kelola dan pemasaran produk.
Pendampingan Usaha Rumah Tangga untuk Meningkatkan Produksi dan Pemasaran Roti Dahlan, Fadli; Majojo, M Yasin; Annisa, Khairun; Sudin, Idris; Mahmud, Haris; Suhardi
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i3.589

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan rumah tangga keluarga dengan memanfaatkan potensi kelapa yang hanya dijadikan kopra. Produk olahan dari buah kelapa hanya dimanfaatkan dalam pembuatan kopra karena terkendala pengetahuan inovasi produk, manajemen usaha, strategi pemasaran produk. Tujuan dari pengabdian ini untuk meningkatkan kemampuan UMKM Khadijah Berkah dalam meningkatkan produksi roti, meningkatkan pengetahuan manajemen usaha, memperluas akses pemasaran. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan observasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan mitra yang terlibat dan aktif sebanyak 90% dalam mengikuti kegiatan hingga selesai, sehingga terjadi peningkatan secara signifikan terhadap pengetahuan sebelum dan sesudah mengikuti program pengabdian yang melampaui target di atas 50%. Selanjutnya, mitra dapat mengoperasikan mesin Planetary Mixer DMX-B10 sehingga terjadi peningkatan hingga 90% produk layak jual, serta terjadi peningkatan pendapatan mitra. Kesimpulan kegiatan ini bahwa program pengabdian dengan pendekatan pelatihan dan pendampingan dapat meningkatkan ekonomi UMKM dan kesejahteraan pelaku usaha.
Penerapan Teknologi Biosaka-Plus dan Pengembangan Produk Olahan Bawang Merah untuk Penguatan Kapasitas Kelompok Tani Muhibuddin, Andi; Maulana, Zulkifli; Fatmawati; Chakti, Andi Gunawan Ratu; Mahmud, Haris; Ilyas, M. Irham
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i2.3159

Abstract

Program Pemberdayaan Desa Binaan ini bertujuan mengembangkan sentra bawang merah berbasis pertanian ramah lingkungan melalui lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan keberlanjutan. Sosialisasi berjalan efektif dengan partisipasi tinggi, membangun pemahaman dan rasa memiliki mitra. Pelatihan menghasilkan keterampilan praktis dalam penerapan Biosaka-Plus, pembuatan bawang goreng renyah, dan pasta bawang merah dengan produksi awal 30liter Biosaka-Plus, 50 kemasan bawang goreng, dan 30 botol pasta. Penerapan teknologi melalui Demonstration Plot meningkatkan produktivitas bawang merah menjadi ±14,5 ton/ha dari 6,5 ton/ha, sekaligus mengurangi ketergantungan pada input kimia. Evaluasi menunjukkan peningkatan kapasitas mitra sebesar 50%–80%. Program ini juga memberi rekognisi akademik 8 SKS bagi mahasiswa MBKM yang terlibat. Dengan demikian, program terbukti meningkatkan kapasitas petani, produktivitas, dan diversifikasi produk bawang merah secara berkelanjutan.
Analisis Pendapatan Usahatani Cabai Rawit Di Kecamatan Ternate Utara Kota Ternate Provinsi Maluku Utara Mahmud, Haris; Jainuddin, Jainuddin; Basuki, Natal; Syahroni, Syahroni
Jurnal Imiah Management Agribisnis (Jimanggis) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis)
Publisher : Magister Agribisnis Program Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48093/jimanggis.v6i2.338

Abstract

Usahatani cabai rawit memiliki prospek yang cukup baik karena komoditas ini banyak dibutuhkan masyarakat sebagai penambah cita rasa makanan, dengan tingkat konsumsi yang terus naik setiap tahun seiring pertumbuhan jumlah penduduk. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pendapatan petani cabai rawit serta besarnya biaya pengolahan usahatani cabai rawit di Kecamatan Ternate Utara. Responden penelitian adalah petani yang tergabung dalam beberapa kelompok tani di Kelurahan Tubo, Kecamatan Ternate Utara. Analisis pendapatan dihitung dari selisih antara total penerimaan atau Total Revenue (TR) dengan total biaya atau Total Cost (TC). Rata-rata pendapatan usahatani cabai rawit yang diperoleh petani di Kecamatan Ternate Utara adalah sebesar Rp16.246.846 per hektar per musim tanam. Pendapatan tertinggi mencapai Rp44.150.000 per musim tanam, sedangkan pendapatan terendah sebesar Rp8.188.000 per musim tanam.
Exploring Social Capital and Agribusiness Systems of Transmigrants in the Early Settlement Phase: a Case Study in Wasile District Basuki, Natal; Sangadji, Suwandi S.; Suhardi, Suhardi; Mahmud, Haris
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 23 NO 02 2024 (SEPTEMBER)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.23.02.529-560

Abstract

This research was conducted in a transmigrant settlement in Wasile District, East Halmahera Regency, North Maluku Province, where the initial placement included ethnic groups from Banyuwangi and Banyumas. The study aims to analyze the support of social capital for the adaptability of transmigrants. A post-positivist paradigm was employed in this research. Data were collected through observation, participatory observation, in-depth interviews, focus group discussions, and document reviews. The informants consisted of 6 key informants and 14 supporting informants. The key informants included two representatives each from the Banyuwangi and Banyumas transmigrant groups placed in 1983, a Field Extension Officer (PPL), the Wasile District Head, the Village Head of Bumi Restu, and the Village Head of Mekar Sari. The supporting informants were those recommended by the key informants. The informants were selected purposively, followed by a snowball sampling technique. The data were analyzed qualitatively and descriptively manner. The findings indicate that the social capital support possessed by these two transmigrant groups significantly enhanced their adaptability, enabling them to survive and thrive. Furthermore, the implications of these findings are substantial. Strong social capital among the transmigrants can facilitate knowledge exchange, resource sharing, and collective action, essential for establishing and maintaining effective agribusiness practices. This robust support network enables transmigrants to overcome agricultural production, market access, and economic integration challenges. Consequently, the enhanced adaptability fostered by social capital improves their resilience and contributes to the overall success and sustainability of their agribusiness ventures, promoting community development and economic growth in the region.