Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN SECARA VEGETATIF LEMON CUI UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA BANGKO Basuki, Natal; Syafi, Sartika; Mahmud, Haris
Jurnal Pengabdian Teratai Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v4i2.1007

Abstract

Permasalahan yang dihadapi kelompok masyarakat di daerah Desa Bangkok Kabupaten Halmahera Barat tersebut adalah belum bisa untuk mengembangbiakkan potensi pertanian seperti lemon cui yang ada di daerah tersebut. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melaksanakan kegiatan pelatihan tentang perkembangbiakan vegetatif atau sambung tunas dan urban farming. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat di Desa Bangkok Kabupaten Halmahera Barat, yaitu (1)Sosialisasi dan FGD; (2)Fasilitasi dan pendampingan; (3)Pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat; dan (4)Monitoring dan evaluasi pelaksanaan program. Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat pada Desa Bangkok Kabupaten Halmahera Barat, yaitu (1)Peningkatan produktivitas usaha ekonomi masyarakat dan sebagai solusi untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan; dan (2)Pengembangan usaha ekonomi masyarakat yang terintegrasi dengan pengembangan potensi pertanian. Indeks kinerja utama (IKU) yang ingin dicapai, antara lain: (1)Peningkatan produktivitas usaha ekonomi dan pendapatan masyarakat; dan (2)Penguasaan teknologi oleh Mitra dalam mendukung tata kelola dan pemasaran produk.
Analisis Kelayakan Usaha Gula Aren di Desa Papaloang Kabupaten Halmahera Selatan Fatmawati, Mila; Basuki, Natal; Ridwan, Hasan; Mahmud, Haris
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 3 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 3, September - Desember Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i3.3906

Abstract

Gula aren adalah komoditi yang dihasilkan dari tanaman aren. Gula aren sudah dikenal masyarakat sejak dulu. Gula aren dihasilkan dari penyadapan nira aren yang selanjutnya disaring dan dimasak kemudian mengental. Berdasarkan tujuannya untuk mengetahui penerimaan dan pendapatan serta mengetahui seberapa layak usaha gula aren maka penelitian ini dilaksanakan di Desa Papaloang Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatfi dan penentuan lokasi menggunakan Purposive Sampling dengan pertimbangan Desa Papaloang merupakan salah satu sentra produksi gula aren di Kecamatan Bacan Selatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata pendapatan usaha gula aren di Desa Papaloang Sebesar Rp. 62.699.740. dengan nila R/C Ratio 3,94, B/C Ratio 2,94, BEP harga Rp.8, BEP Produksi 176.813 gram dan BEP penerimaan Rp.5.658. Palm sugar is a commodity produced from the palm plant. Palm sugar has been known to the public for a long time. Palm sugar is produced from tapping palm sap which is then filtered and cooked and then thickened. Based on the aim to find out revenue and income and find out how feasible the palm sugar business is so this research was conducted in Papaloang Village, South Bacan District, South Halmahera Regency. Determination of the location using purposive sampling with the consideration that Papaloang Village is one of the centers of palm sugar production in South Bacan District. The results showed that the average palm sugar business income in Papaloang Village was Rp. 62,699,740. with tilapia R/C Ratio 3.94, B/C Ratio 2.94, BEP price Rp.8, BEP Production 176.813 grams and BEP receipts Rp.5.658.
Pemanfaatan Biopestisida Nabati dan Peningkatan Keberdayaan Petani untuk Pengembangan Bawang Merah Muhibuddin, Andi; Zulkifli Maulana; Fatmawati; Andi Gunawan Ratu Chakti; Haris Mahmud
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 7 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v7i3.3649

Abstract

Abstrak. Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) ini bermitra dengan Kelompok Tani Anugerah dan Kelompok Tani Passamaturukang yang aktif dalam sektor ekonomi produktif, khususnya dalam pembibitan dan budidaya bawang merah. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan nilai tambah hasil bawang merah ramah lingkungan, serta meningkatkan keberdayaan kelompok tani. Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu: (1) sosialisasi program dengan pendekatan Focus Group Discussion (FGD), (2) pelatihan yang mencakup pembuatan biopestisida nabati, pengelolaan keuangan, dan seleksi bibit bawang merah, serta (3) penerapan Demonstrasi Plot bawang merah ramah lingkungan. Hasil program PDB menunjukkan bahwa: (a) produktivitas bawang merah meningkat menjadi ±14,5 ton/ha dari sebelumnya 6,5 ton/ha; (b) kemampuan manajemen kelompok tani bawang merah meningkat 75% dari sebelumnya 50%; (c) omzet bawang merah kelompok tani meningkat 50% dari sebelumnya 25%; (d) (e) pengetahuan kelompok tani tentang pembibitan dan budidaya bawang merah meningkat 75% dari sebelumnya 50%; dan (f) pengetahuan kelompok tani terkait pengelolaan keuangan meningkat 75% dari sebelumnya 25%.
PEMBUATAN KECAMBA JAGUNG UNTUK PAKAN ALTERNATIF UNGGAS DAN TERNAK RUMINANSIA KECIL Basuki, Natal; Fatmawati, Mila; Sidayat, Mardiyani; Djumadil, Nurdiyanawati; Kaddas, Fatmawati; Mahmud, Haris
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 7, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v7i2.4189

Abstract

ABSTRACT: The aim of this service activity is to empower the community in Golago Kusuma Village by making economically valuable animal feed. The method of implementing this service is in the form of socialization and training. The partners of this service are the community in Golago Kusuma Village, West Halmahera Regency. Activity evaluation is carried out by giving a pretest and posttest and analyzed descriptively. The results of this service activity are increasing partners' understanding and skills regarding the use of yard land, nutrition and content of corn plants, how to cultivate and make animal feed from corn. Apart from that, the community also sees opportunities for food from corn sprouts for entrepreneurship. Corn cultivators can make animal feed easily, the raw materials used in making feed can be obtained in the surrounding area, making it easier for farmers to make feed.Keywords: Feed, Livestock, Corn, Sprouts and Marketing ABSTRAK: Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberdayakan masyarakat di Desa Golago Kusuma melalui pembuatan pakan pakan ternak yang bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan pengabdian ini berupa sosialisasi dan pelatihan. Mitra pengabdian ini yakni masyarakat di Desa Golago Kusuma Kabupaten Halmahera Barat. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memberikan pretest dan posttest dan dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatnya pemahaman dan ketrampilan mitra mengenai pemanfaatan lahan pekarangan, nutrisi dan kandungan dari tanaman jagung, cara budidaya dan pembuatan pakan ternak dari jagung. Selain itu, masyarakat juga mengetahui peluang pakan dari kecamba jagung untuk wirausaha. Pembuatan pakan ternak dapat dilakukan oleh pembudidaya tanaman jagung dengan mudah, bahan baku yang digunakan dalam pembuatan pakan dapat diperoleh di wilayah sekitar sehingga mempermudah pembudidaya untuk membuat pakan.Kata Kunci: Pakan, Ternak, Jagung, Kecamba dan Pemasaran
PKM PEMBERDAYAAN UMKM ROTI MELALUI PERLUSAN JARINGAN PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN NILAI JUAL HASIL PRODUKSI DI KECAMATAN TIDORE KOTA TIDORE KEPULUAUAN Mahmud, Haris; Suhardi, Suhardi; Sangadji, Suwandi S.; Taufika, Nur Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 7, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v7i2.4157

Abstract

ABSTRACTThis community service activity aims to develop and apply appropriate technology to increase the bread production capacity of Primadona Bakery MSMEs. The problem solving method used consists of five main stages, namely survey and problem identification, training, application of technology, mentoring and evaluation as well as program desires. The products produced by this MSME consist of sweet bread and also chocolate filled bread. The addition of an oven machine and automatic dough mixer is expected to increase production capacity and expand marketing reach so that the welfare of MSMEs increases.Keywords: MSMEs; Automatic kneading machine; Oven; Production and Fresh Bread ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan teknologi tepat guna untuk meningkatkan kapasitas produksi roti pada UMKM Primadona Bakery. Metode pemecahan masalah yang digunakan terdiri dari lima tahap utama yaitu survei dan identifikasi masalah, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Produk yang dihasilkan oleh UMKM ini terdiri dari roti manis dan juga roti isi cokela. Penambahan mesin oven dan pengaduk adonan otomatis diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jangkauan pemasaran sehingga kesejahteraan UMKM meningkat.Kata Kunci: UMKM; Mesin pengaduk otomatis; Oven; Produksi dan Roti tawar
PENINGKATAN NILAI TAMBAH KELOMPOK WANITA TANI (KWT) RINDANG SANTIONG MELALUI PENERAPAN PUPUK TRICHODERMA DAN BOKASHI Lahati, Betty Kadir; Kaddas, Fatmawati; Fatmawati, Mila; Mahmud, Haris; Sabban, Helda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 7, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v7i2.3869

Abstract

ABSTRACTThe Rindang Santiong Women's Farmer Group (KWT) is a farmer group consisting of 15 people consisting of PKK women from Santiong Village. The Santiong people live in urban areas, so to grow crops they use yards and unused corners of land. This activity includes counseling about the use of bio-organic fertilizer, the dangers of chemical pesticides and business management by the PKM Team and Kubermas Students as well as PKK women and the community. Apart from outreach activities, training activities were carried out and PKM participants were very enthusiastic and able to make their own bio-organic fertilizer which could help with the problems they faced. Evaluation and monitoring with PKM participants and KWT Rindang Santiong women where PKM participants are able to make their own Bio-Organic Fertilizer and are able to apply it on their agricultural land, they hope that this kind of activity is very necessary in increasing added value in supporting their welfare.Keywords: Bio-organic fertilizer, Trichoderma, Bokashi, Land and ExtensionABSTRAKKelompok Wanita Tani (KWT) Rindang Santiong merupakan kelompok tani yang beranggotakan 15 orang yang terdiri dari ibu- ibu PKK Kelurahan Santiong. Masyarakat Santiong ini tinggal didaerah perkotaan, maka untuk bercocok tanam mereka menggunakan pekarangan dan lahan-lahan sudut yang tidak terpakai. Kegiatan ini meliputi penyuluhan tentang pemanfaatan pupuk bio-organik,bahaya pestisida kimia dan managemen usaha oleh Tim PKM dan Mahasiswa Kubermas serta ibu-ibu PKK dan masyarakat. Disamping kegiatan penyuluhan kegiatan pelatihan dilakukkan dan peserta PKM sangat antusias dan mampu membuat sendiri pupuk bio-organik yang dapat membantu masalah yang mereka hadapi. Evaluasi dan monitoring bersama peserta PKM dan ibu-ibu KWT Rindang Santiong dimana para peserta PKM sudah bisa membuat Pupuk Bio-Organik sendiri dan mampu menerapkan dilahan pertanian mereka, mereka mengharapkan kegiatan semacam ini sangat diperlukan dalam peningkatan nilai tambah dalam menunjang kesejahteraan merekaKata Kunci: Pupuk bio-organik, Trichoderma, Bokashi, Lahan dan Penyuluhan
PENDAMPINGAN PENGUATAN MANAJEMEN USAHA TERNAK AYAM BROILER PADA KELOMPOK TERNAK DI KELURAHAN KASTELA KECAMATAN PULAU TERNATE Kaddas, Fatmawati; Fatmawati, Mila; Wahyuni, Sri; Mahmud, Haris
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 7, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v7i2.4172

Abstract

ABSTRACTBroiler chicken cultivation is a potential business and is widely carried out by the community. A group of broiler chicken breeders with the name Makmur Jaya group located in Kastela Village, Ternate City, North Maluku, was formed because of the desire to work together for one goal, namely improving the welfare of its members. However, in the course of business development by the broiler chicken farming group, there were several problems, including a lack of knowledge and skills in raising chickens; livestock management has not been managed well; partner businesses are still traditional; and still use simple equipment in raising chickens. This activity was attended by members of the Makmur Jaya broiler chicken farming group and students of the Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture, Khairun University. Methods for implementing activities include socialization and FGD, training and mentoring. The aim of this activity is to provide knowledge to the public regarding good feed management in household-scale broiler chicken cultivation. Participants were very enthusiastic about the discussion, especially regarding the maintenance and health management of broiler chickens as well as training in broiler chicken cultivation with direct practice when the new DOC arrived at the service location.Keywords: Broiler chickens; Management; Mentoring; Livestock businessABSTRAKBroiler chicken cultivation is a potential business and is widely carried out by the community. A group of broiler chicken breeders with the name Makmur Jaya group located in Kastela Village, Ternate City, North Maluku, was formed because of the desire to work together for one goal, namely improving the welfare of its members. However, in the course of business development by the broiler chicken farming group, there were several problems, including a lack of knowledge and skills in raising chickens; livestock management has not been managed well; partner businesses are still traditional; and still use simple equipment in raising chickens. This activity was attended by members of the Makmur Jaya broiler chicken farming group and students of the Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture, Khairun University. Methods for implementing activities include socialization and FGD, training and mentoring. The aim of this activity is to provide knowledge to the public regarding good feed management in household-scale broiler chicken cultivation. Participants were very enthusiastic about the discussion, especially regarding the maintenance and health management of broiler chickens as well as training in broiler chicken cultivation with direct practice when the new DOC arrived at the service location..Kata Kunci: Ayam broiler; Manajemen; Pendampingan; Usahaternak
PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK TERPADU BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA AKEBAY PULAU MAITARA KOTA TIDORE KEPULAUAN Fatmawati, Mila; Kaddas, Fatmawati; Kadir Lahati, Betty; Mahmud, Haris
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 7, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v7i2.4173

Abstract

ABSTRACTOne effort to support environmental cleanliness and reduce the amount of plastic waste is by processing plastic waste. Plastic waste can also be used to make craft products by utilizing recycled plastic waste. This Community Service aims to provide knowledge and training to the community around Akebay Village Beach regarding the use of plastic waste into products that have economic value. This socialization and training activity uses lecture, demonstration, question and answer methods and direct practice regarding the use of plastic waste. The training results showed a success rate of 86.5%, namely that participants were able to develop skills well. The aim of this activity is to provide knowledge and improve skills in processing used bottles, plastic, paralon and other waste into sobotik crafts that are of marketable value.Keywords: Plastic Waste, Craft Products, Diversification, skills, handicrafts, sobotik ABSTRAKSalah satu upaya mendukung kebersihan lingkungan dan mengurangi jumlah sampah plastik yaitu dengan cara melakukan pengolahan terhadap sampah plastik. Limbah plastik juga bisa dimanfaatkan untuk membuat produk kerajinan dengan memanfaatkan limbah plastik yang didaur ulang. Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan kepada masyarakat sekitar Pantai Desa Akebay mengenai pemanfaatan sampah plastik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan praktek langsung tentang pemanfaatan sampah plastik. Hasil pelatihan menunjukan tingkat keberhasilan 86,5% yaitu peserta mampu membuat keterampilan dengan baik. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan meningkatkan ketrampilan dalam mengolah sampah botol bekas, plastik, paralon dan lain-lain menjadi kerajinan sobotik yang bernilai jual.Kata Kunci: Sampah Plastik, Produk Kerajinan, Diversifikasi, keterampilan, kerajinan tangan, sobotik
ANALISIS KELAYAKAN USAHA GULA AREN DI DESA PAPALOANG KABUPATEN HALMAHERA SELATAN Basuki, Natal; Fatmawati, Mila; Mahmud, Haris
PROCURATIO: Jurnal Manajemen & Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): July - December
Publisher : PT. Sangadji Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62394/projmb.v1i2.37

Abstract

Gula aren adalah komoditi yang dihasilkan dari tanaman aren. Gula aren sudah dikenal masyarakat sejak dulu. Gula aren dihasilkan dari penyadapan nira aren yang selanjutnya disaring dan dimasak kemudian mengental. Berdasarkan tujuannya untuk mengetahui penerimaan dan pendapatan serta mengetahui seberapa layak usaha gula aren. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Papaloang Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan. Penentuan lokasi menggunkan Purposive Sampling dengan pertimbangan Desa Papaloang merupakan salah satu sentra produksi gula aren di Kecamatan Bacan Selatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata pendapatan usaha gula aren di Desa Papaloang Sebesar Rp. 62.699.740. dengan nila R/C Ratio 3,94, B/C Ratio 2,94, BEP harga Rp.8, BEP Produksi 176.813 gram dan BEP penerimaan Rp.5.658.037
Correlation of Bio-physicochemical Factors with the Expansion of Mangrove Forests in Laikang Bay, Indonesia Mulyani, Sri; Surya, Batara; Rasyidi, Emil Salim; Muhibuddin, Andi; Mahmud, Haris
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 29, No 4 (2024): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ik.ijms.29.4.467-480

Abstract

The bio-physicochemical conditions of seawater are critically important in the rate of expansion of mangrove forests. This study aims to assess the driving factors of mangrove forest expansion with bio-physicochemical water quality analysis using the Maximum Entropy (MaxEnt) method in Laikang Bay, Indonesia. Water quality analysis included measurements of NO3, PO4, kH, salinity, current speed, brightness (D3), NO2, pH, and chlorophyll-a levels (bio-physicochemical factors). This research adopts quantitative methods, with data collected from 42 specific locations between 12:00 a.m. and 3:00 p.m. The observation data was gathered using the stratified random sampling method. Spatial distribution mapping of mangroves and observation data were analyzed using Euclidean nearest neighbor distance with ArcGIS software version 8.1. The MaxEnt method was applied to investigate the percentage contribution of water quality on the distribution of mangroves. The results of this study indicate that the most significant factor contributing to the growth and expansion of mangrove forests in Laikang Bay is the PO4 content, with a contribution value of 47.4%. The PO4 concentration ranges from 0.10 to 1.40 mg.100g-1, with a concentration of approximately 0.10 mg.100g-1 having the greatest impact. Meanwhile, the less influential factor is brightness (D3), with a contribution value of 0.3%. These results indicate that to maintain the growth and expansion of mangrove forests in Laikang Bay, it is necessary to maintain the levels of these influential variables.