Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Collaborative Learning and Its Effect on Critical Reading Development in EFL Classes Rizal, Awaludin; Ridayani, Ridayani; Ais, Amirudin; Hasyim, Irmawaty; Sudirman, Sahrun
Journal of English Culture, Language, Literature and Education Vol. 14 No. 1 (2026): E CLUE: Journal of English Culture Language Literature and Education
Publisher : English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/0kxjem09

Abstract

This study investigates the impact of collaborative learning on the development of critical reading skills in English as a Foreign Language (EFL) class. Thirty-four students in the experimental group were engaged in collaborative learning activities, while thirty-four students in the control group received conventional instruction. Both groups completed pre-tests and post-tests assessing their critical reading abilities. The results demonstrated a significant improvement in the experimental group, with mean scores rising from 65.53 (SD = 5.91) in the pre-test to 89.00 (SD = 4.78) in the post-test. In contrast, the control group exhibited only a modest increase, from a pre-test mean of 64.71 (SD = 5.97) to a post-test mean of 68.62 (SD = 6.12). Statistical analyses, including independent and paired samples t-tests, confirmed that the improvement in the experimental group was significantly greater than in the control group (p < 0.001). These findings suggest that collaborative learning strategies are highly effective in enhancing critical reading skills among EFL learners. The study highlights the importance of interactive and student-centered approaches in language education to foster deeper comprehension and critical thinking in reading
Studi Literatur Peran Wilayatul Hisbah dan Pecalang dalam Membina Nilai-Nilai Sosial Keagamaan Milda, Fitria; Ruslan, Ruslan; Ridayani, Ridayani
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/r2pe6w18

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Wilayatul Hisbah (WH) di Aceh dan Pecalang di Bali dalam penguatan nilai-nilai sosial keagamaan. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan peran WH dalam membina nilai-nilai sosial keagamaan masyarakat Aceh, peran Pecalang dalam menjaga nilai-nilai sosial keagamaan masyarakat adat Bali, persamaan dan perbedaan peran keduanya, serta tantangan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan fokus wilayah Aceh dan Bali. Data dianalisis menggunakan thematic analysis untuk mengidentifikasi pola dan tema utama dari berbagai sumber relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WH merupakan institusi formal yang berperan dalam penegakan syariat Islam di Aceh, tidak hanya melalui pengawasan pelaksanaan qanun, tetapi juga melalui pembinaan masyarakat agar memahami dan mengamalkan nilai-nilai sosial keagamaan. Pecalang merupakan lembaga adat tradisional Bali yang berfungsi menjaga keamanan dan ketertiban, terutama dalam pelaksanaan upacara keagamaan Hindu. Persamaan keduanya terletak pada fungsi pengawasan perilaku sosial masyarakat berdasarkan norma agama dan adat. Adapun tantangan yang dihadapi meliputi rendahnya pemahaman generasi muda terhadap nilai syariat di Aceh dan komersialisasi budaya yang berpotensi mengikis nilai religius di Bali. Penelitian ini menyimpulkan bahwa WH dan Pecalang memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni sosial dan spiritual masyarakat di daerah masing-masing