Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Penerapan Problem Based Learning Berbantuan Video  Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Peserta Didik Kelas VIII SMP IT Nurul Quran Al Aziziyah Ramadhan, Rifki Awallul; Ismail, M.; Basariah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/50vn9327

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, dimana hanya 14 siswa (41,18%) dari 34 siswa yang mencapai nilai KKM ≥75, serta proses pembelajaran yang masih konvensional dan kurang menarik minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media video di kelas VIII SMP IT Nurul Quran Al-Aziziyah Mataram. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga pertemuan. Setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 34 siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa. Pada kondisi awal, nilai rata-rata siswa sebesar 65,84 dengan 14 siswa (41,18%) mencapai KKM. Setelah siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 67,21 dengan 21 siswa (61,76%) mencapai KKM, atau terjadi peningkatan sebesar 20,58%. Pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 79,12 dengan 31 siswa (91,18%) mencapai KKM, atau meningkat 29,42% dari siklus I. Ketercapaian descriptor pembelajaran juga meningkat dari 86,4% (19 dari 22 descriptor) pada siklus I menjadi 95,45% (21 dari 22 descriptor) pada siklus II.  Implikasi praktis dari temuan ini adalah bahwa guru dapat mengadopsi model PBL berbantuan video sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa. Bagi sekolah, hasil penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan fasilitas media pembelajaran serta pelatihan guru dalam mengintegrasikan teknologi dan model pembelajaran aktif guna meningkatkan mutu pembelajaran secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media video terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Implementasi Program Imtaq Dalam Membentuk CivicDisposition Siswa Di SMPN 14 Mataram Eliyana, Sintha; Rispawati; Basariah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/gehy6b47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi program imtaq dalam membentuk civic disposition serta apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif dan data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Pada penelitian ini reduksi data dan penyajian data digunakan untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program imtaq dilaksanakan melalui kegiatan keagamaan rutin setiap minggu, pembiasaan sikap religius dan sosial, serta keteladanan guru dalam menanamkan nilai moral dan spiritual. Program ini tidak hanya memperkuat keimanan sesuai keyakinan masing-masing siswa, tetapi juga menumbuhkan civic disposition berupa sikap toleran, disiplin, tanggung jawab. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi dukungan sekolah, sarana dan prasarana yang memadai, serta keterlibatan aktif siswa. Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu pelaksanaan dan penyesuaian jadwal guru piket yang terkadang berbenturan. Dengan demikian, implementasi program imtaq terbukti berperan penting dalam membentuk civic disposition siswa di lingkungan sekolah yang beragam agama, melalui pendekatan pembiasaan nilai, keteladanan, serta penguatan karakter berbasis spiritualitas dan toleransi.
Penguatan Civic Skill dalam Good Citizenship Melalui Pembelajaran PPKn di SMP Negeri Satu Atap Batu Rintang Hadi, M. Samsul; Kurniawansyah, Edy; Basariah; Jumrawati; Amrullah, Muh. Khozin Arif; Nurhidayah, Cinta; Ramdhani, Rian Novia
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.18156

Abstract

Abstract: This study aims to determine the efforts of PPKn teachers in instilling Civic skills in Good Citizenship through PPKn learning to grade VIII students at SMP Negeri Satu Atap Batu Rintang, the research method used is descriptive qualitative. The research subjects were 22 people, 1 PPKn teacher and 21 grade VIII students. Data collection techniques used were observation, interviews, documentation, questionnaires. Data analysis used data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that: 1) the efforts of PPKn teachers in instilling civic skills in good citizenship to students are quite good, this is indicated by the efforts of teachers carried out in class, namely using varied learning methods. Involving students in completing individual and group assignments. Randomly selecting students to answer questions, 2) obstacles faced by PPKn teachers in instilling civic skills in good citizenship are, students who often come in and out of class so that they disrupt the teacher's concentration when explaining the material, students who only make other movements that disturb the concentration of other students, the lack of students' ability to obtain information about their assignments, the lack of a sense of responsibility in students to complete their assignments. Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui upaya guru PPKn dalam menanamkan Civic skill Dalam Good Citizenship melalui pembelajaran PPKn terhadap siswa kelas VIII di SMP Negeri Satu Atap Batu Rintang, Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 22 orang, 1 orang guru PPKn dan 21 siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dokumentasi, angket. Analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) upaya guru PPKn dalam menanamkan civic skill dalam good citizenship terhadap siswa sudah cukup baik, hal tersebut ditandai dari upaya guru dilakukan di kelas yaitu menggunakan metode belajar bervariasi. Melibatkan siswa menyelesaikan tugas individu maupun kelompok. Memilih secara acak siswa untuk menjawab pertanyaan; 2) kendala yang dihadapi guru PPKn dalam menanamkan civic skill dalam good citizenship yaitu, siswa yang sering keluar masuk kelas sehingga mengganggu konsentrasi guru saat memaparkan materi, siswa yang hanya membuat gerakan lain yang menggangu konsentrasi siswa lainnya, masih kurangnya kemampuan siswa dalam memperoleh informasi mengenai tugasnya, kurangnya rasa tanggung jawab pada diri siswa untuk menyelesaikan tugasnya.
Penerapan Model Pembelajaran Direct Instruction Berbantuan Video Animasi Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas VII A Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SMPN 1 Mataram Amrulloh, Muh Khozin Arif; Basariah; Sartika, Lianda Dewi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/schxmy62

Abstract

Rendahnya minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila menjadi salah satu kendala utama dalam mencapai tujuan pembelajaran yang optimal. Berdasarkan hasil observasi awal di kelas VII A SMPN 1 Mataram, ditemukan bahwa sebagian besar siswa kurang aktif, kurang perhatian, dan cenderung merasa bosan selama proses pembelajaran berlangsung. Hal ini disebabkan oleh penggunaan metode ceramah yang monoton dan kurangnya variasi media pembelajaran yang menarik. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pembelajaran guna meningkatkan keterlibatan dan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran Direct Instruction berbantuan video animasi di kelas VII A SMPN 1 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah tercapainya minimal 80% siswa atau sekurang-kurangnya 34 dari 42 siswa berada pada kategori minat belajar tinggi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa secara bertahap, dari 69% pada siklus I pertemuan 1, meningkat menjadi 76% pada siklus I pertemuan 2, kemudian mencapai 86% pada siklus II pertemuan 1, dan tetap berada pada kategori tinggi dengan persentase 83% pada siklus II pertemuan 2. Dengan demikian, penerapan model Direct Instruction berbantuan video animasi terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan berbasis teknologi, khususnya dalam menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menarik guna meningkatkan partisipasi serta hasil belajar siswa.
Penerapan Problem Based Learning Berbantuan Video  Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Peserta Didik Kelas VIII SMP IT Nurul Quran Al Aziziyah Ramadhan, Rifki Awallul; Ismail, M.; Basariah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/50vn9327

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, dimana hanya 14 siswa (41,18%) dari 34 siswa yang mencapai nilai KKM ≥75, serta proses pembelajaran yang masih konvensional dan kurang menarik minat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media video di kelas VIII SMP IT Nurul Quran Al-Aziziyah Mataram. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga pertemuan. Setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 34 siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa. Pada kondisi awal, nilai rata-rata siswa sebesar 65,84 dengan 14 siswa (41,18%) mencapai KKM. Setelah siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 67,21 dengan 21 siswa (61,76%) mencapai KKM, atau terjadi peningkatan sebesar 20,58%. Pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 79,12 dengan 31 siswa (91,18%) mencapai KKM, atau meningkat 29,42% dari siklus I. Ketercapaian descriptor pembelajaran juga meningkat dari 86,4% (19 dari 22 descriptor) pada siklus I menjadi 95,45% (21 dari 22 descriptor) pada siklus II.  Implikasi praktis dari temuan ini adalah bahwa guru dapat mengadopsi model PBL berbantuan video sebagai alternatif strategi pembelajaran inovatif untuk menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa. Bagi sekolah, hasil penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan fasilitas media pembelajaran serta pelatihan guru dalam mengintegrasikan teknologi dan model pembelajaran aktif guna meningkatkan mutu pembelajaran secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media video terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Implementasi Program Imtaq Dalam Membentuk CivicDisposition Siswa Di SMPN 14 Mataram Eliyana, Sintha; Rispawati; Basariah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/gehy6b47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi program imtaq dalam membentuk civic disposition serta apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif dan data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Pada penelitian ini reduksi data dan penyajian data digunakan untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program imtaq dilaksanakan melalui kegiatan keagamaan rutin setiap minggu, pembiasaan sikap religius dan sosial, serta keteladanan guru dalam menanamkan nilai moral dan spiritual. Program ini tidak hanya memperkuat keimanan sesuai keyakinan masing-masing siswa, tetapi juga menumbuhkan civic disposition berupa sikap toleran, disiplin, tanggung jawab. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi dukungan sekolah, sarana dan prasarana yang memadai, serta keterlibatan aktif siswa. Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu pelaksanaan dan penyesuaian jadwal guru piket yang terkadang berbenturan. Dengan demikian, implementasi program imtaq terbukti berperan penting dalam membentuk civic disposition siswa di lingkungan sekolah yang beragam agama, melalui pendekatan pembiasaan nilai, keteladanan, serta penguatan karakter berbasis spiritualitas dan toleransi.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantuan Animation Video Untuk Meningkatkan Hasil Belajar  Peserta Didik Pada Mata Pelajaran PKN Kelas XI DKV SMK NW Wanasaba Hilmiaturrahmi; Basariah; Jumrawati
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/r80bmx92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PKN di kelas XI DKV SMK NW Wanasaba melalui penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan animation video. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas XI DKV SMK NW Wanasaba dengan jumlah 22 orang yang berlangsung dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik setelah diterapkannya model pembelajaran discovery learning berbantuan animation video, pada siklus I jumlah peserta didik yang tuntas sebanyak 15 orang dengan persentase 68%, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 20 orang dengan persentase 90%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran yang digunakan mampu meningkatkan keaktifan serta pemahaman peserta didik dalam proses pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan animation video dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PKN di kelas XI DKV SMK NW Wanasaba.
Pelaksanaan Program Kartu KSB Maju Dalam Mendukung Pemerataan Pendidikan Di Kabupaten Sumbawa Barat Mansyah, Nadir; Yuliatin; Basariah
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fqxsj024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pelaksanaan Program Kartu KSB Maju dalam mendukung pemerataan pendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Jumlah informan penelitian sebanyak 8 orang, terdiri dari Bupati, Kepala Dinas Pendidikan, 2 operator, dan 4 masyarakat penerima bantuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga cara yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Faktor internal yang mempengaruhi program meliputi komitmen pemerintah daerah dan ketersediaan sumber daya, sedangkan faktor eksternal meliputi partisipasi orang tua/wali, teknologi dan sistem digital, serta dukungan lembaga terkait. Program ini memberikan empat bentuk bantuan: uang pangkal, seragam gratis, BOSDA, dan beasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Kartu KSB Maju layanan pendidikan dalam mendukung pemerataan pendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat diwujudkan melalui empat bentuk bantuan, yaitu: 1) Bantuan uang pangkal sekolah gratis yang diberikan sesuai jenjang pendidikan mulai dari TK hingga perguruan tinggi, 2) Bantuan seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP, 3) Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) untuk mendukung kebutuhan operasional dan kegiatan ekstrakurikuler sekolah, 4) Program beasiswa dan fasilitas mahasiswa melalui kerja sama pemerintah daerah dengan perguruan tinggi dan pihak ketiga. Program ini diberikan kepada seluruh peserta didik baru tanpa membedakan latar belakang ekonomi sehingga mendukung prinsip pemerataan pendidikan yang adil dan merata.