Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PENDAMPINGAN MASYARAKAT TENTANG PENGELOLAAN SAMPSAH YANG BAIK DI DESA DOLOK GODANG : PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PENDAMPINGAN MASYARAKAT TENTANG PENGELOLAAN SAMPSAH YANG BAIK DI DESA DOLOK GODANG Napitupulu, Natar Fitri; Napitupulu, Mastiur; Adli Simamora , Asnil; Suryani Sagala, Nanda; Mario Harahap, Eky; Sujoko, Edy; Insan, Hafni Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 3 (2024): Vol. 6 No. 3 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Dolok Godang merupakan salah satu desa di kecamatan Angkola Selatan dengan pengelolaan sampah yang kurang baik. Tidak tersedianya tempat pembuangan sampah serta kurangnya pemahaman masyarakat terkait Pengelolaan sampah yang tepat. Hal tersebut terlihat dari kebiasaan Masyarakat di lingkungan desa Dolok Godang membuang sampah belum pada tempat yang tepat bahkan belum ada tempat pembuangan sampah yang tersedia. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan adalah untuk memberikan pengetahuan dan informasi serta pendampingan terhadap pentingnya tidak membuang sampah sembarangan dan sanitasi di lingkungan rumah tangga. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan kesehatan dan sosialisasi terkait pembuangan sampah yang di rancang dengan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab dengan jumlah peserta adalah 25 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat dalam pengolaan sampan rumah tangga, tersedianya tempat pembuangan sampah sehingga Masyarakat tidak membuang sampah sembarangan di lingkungan rumah tangga menjadi baik yang menciptakan lingkungan rumah tangga yang bersih dan sehat. Kata kunci : Pengelolaan sampah, Pendampingan, Masyarakat Dolok Godang
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Pengendalian Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi Tiroliyah, Anisa; Sagala, Nanda Suryani; Ritonga, Sukhri Herianto; Napitupulu, Natar Fitri; Simamora , Asnil Adli; Napitupulu, Mastiur; Siregar, Nurelilasari
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i2.940

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi disebut sebagai the silent Killer dan merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah Kesehatan hingga saat ini. Peningkatan kejadian hipertensi terus terjadi. Hal ini akan berakibat meningkatnya resiko terjadi berbagai komplikasi bahkan kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan pengendalian tekanan darah pada lansia hipertensi di puskesmas Pijorkoling. Metode: Jenis penelitian yang digunanakan yaitu kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi, pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 114 responden penderita hipertensi dengan jumlah sampel sebanyak 89 responden yang diambil menggunakan teknik porpusive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner IPAQ. Hasil: Hasil penelitian ini di analisa statistik dengan menggunakan uji kolerasi Pearson menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan pengendalian tekanan darah diperoleh P-Value = 0.000 < 0.05. diperoleh juga nilai r 0.837 maka hubungan antar aktivitas fisik dengan pengendalian tekanan darah sangat kuat. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah setiap peningkatan aktivitas fisik satu satuan, maka pengendalian tekanan darah akan meningkat 83,7%.
PENINGKATAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK DENGAN TERAPI SENI MEWARNAI PADA LANSIA DI PONDOK LANJUT USIA MA’ARIF MUSLIMIN PADANGSIDIMPUAN : PENINGKATAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK DENGAN TERAPI SENI MEWARNAI PADA LANSIA DI PONDOK LANJUT USIA MA’ARIF MUSLIMIN PADANGSIDIMPUAN Napitupulu, Natar Fitri; Napitupulu, Mastiur; Khoiriyah Siregar, Miftahul; Suryani Sagala, Nanda; Mario Harahap, Eky
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.1959

Abstract

ABSTRAK Seiring bertambahnya usia maka peningkatan prevalensi penyakit tidak menular merupakan faktor penyebab penurunan fungsi kognitif, motorik, perasaan dan sosial. Berdasarkan hal ini lansia memerlukan pendampingan untuk melatih agar kreatifitas lansia tetap terjaga, supaya perubahan kognitif, motorik dan perubahan sosoial lambat untuk dialami lansia. Intervensi yang dapat dilakukan adalah terapi aktivitas kelompok dengan pendekatan seni mewarnai. Manfaat dari terapi seni mewarnai dapat membantu lansia mengekpresikan diri, meningkatkan koping individu, mengelola stress serta memperkuat rasa percaya diri. Lansia yang tinggal di pondok Ma’arif Muslimin Padangsidimpuan beberapa menyatakan mengalami kecemasan, rasa bosan dan stress akibat penyakit yang diderita seperti hipertensi yang membuat lansia harus mentaati pengobatan dan pengelolaan makan yang bisa menyebakan peningkatan tekanan darah. Metode yang digunakan dalam pemecahan masalah yang dialami oleh lansia yaitu dengan mengadakan pelatihan pendampingan terapi aktivitas kelompok dengan terapi seni mewarnai di pondok Ma’arif. Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat 29 Desember 2024 dengan 25 lansia. Hasil dari kegiatan pendampingan terapi aktivitas kelompok terapi seni menggambar dan mewarnai menunjukkan para lansia terlihat bergembira, bahagia serta mampu mengekpresikan perasan saat menceritakan hasil menggambar dan mewarnai kepada teman dalam kelompok. Kata kunci : Terapi Aktivitas Kelompok, Seni Mewarnai, Lansia
Stunting Prevention through Local Wisdom of Mambosuri Culture in Pregnant Women of Batak Tribe Napitupulu, Natar Fitri; Hadi, Anto J.; Butar-Butar, Khairunnisa
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v8i1.5808

Abstract

Prevention of stunting in children was an important issue in efforts to improve the quality of human resources in Indonesia. Stunting could cause long-term impacts such as problems with physical growth, cognitive development, and productivity in adulthood. Therefore, preventing stunting in pregnant women is very important. The local wisdom of the Mambosuri culture of the Batak tribe in North Padang Lawas Regency can be an alternative in efforts to prevent stunting in pregnant women. This study aims to explore the use of local wisdom of Mambosuri to help prevent stunting in pregnant women of the Batak tribe in North Padang Lawas Regency. The research design is phenomenology. The data collection method was carried out by in-deptPrevention of stunting in children was an important issue in efforts to improve the quality of human resources in Indonesia. Stunting could cause long-term impacts such as problems with physical growth, cognitive development, and productivity in adulthood. Therefore, preventing stunting in pregnant women is very important. The local wisdom of the Mambosuri culture of the Batak tribe in North Padang Lawas Regency can be an alternative in efforts to prevent stunting in pregnant women. This study aims to explore the use of local wisdom of Mambosuri to help prevent stunting in pregnant women of the Batak tribe in North Padang Lawas Regency. The research design is phenomenology. The data collection method was carried out by in-depth interviews. The purposive sampling method was used to select participants who met the criteria as participants. The participants in this study numbered 7 people. The results of the transcribed interview were analyzed using content analysis. The results of this study found 4 themes that reflected the phenomenon being studied. These themes are the knowledge of pregnant women about the mambosuri tradition, the mambosuri tradition improves the nutritional status of pregnant women, the support that pregnant women receive from the mambosuri tradition, and the mamsbosuri tradition strengthens dalihan natolu kinship ties. h interviews. The purposive sampling method was used to select participants who met the criteria as participants. The participants in this study numbered 7 people. The results of the transcribed interview were analyzed using content analysis. The results of this study found 4 themes that reflected the phenomenon being studied. These themes are the knowledge of pregnant women about the mambosuri tradition, the mambosuri tradition improves the nutritional status of pregnant women, the support that pregnant women receive from the mambosuri tradition, and the mamsbosuri tradition strengthens dalihan natolu kinship ties.
PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) Lansia Sehat : Lansia Aktif, Mandiri Dan Produktif Di Panti Jompo Basilam Napitupulu, Natar Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 3 (2020): Vol. 2 No. 3 Desember 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.46 KB)

Abstract

Community Service (PKM) carried out in this manuscript is the healthy elderly must be empowered so that they can remain healthy and independent as long as possible. One of the efforts to empower the elderly in the community is through the formation and development of Elderly Groups, namely the Elderly Posyandu or Elderly Posbindu. Through this group, the elderly can carry out activities that can keep them active, and motivate the elderly to regulate a healthy lifestyle by following the Healthy Living Community Movement (Germas) and empowering the elderly to have a commitment to live, be active and productive in everyday life. This counseling was carried out to all the elderly living in the Basilam nursing home. They are 25 elderly, which was carried out for one day using LCD, Poster, leafleat and evaluation was carried out by observers using a check list through evaluation through the process and the results of the counseling that all elderly understood and active and committed to doing Germas (Healthy Living Community Movement) and being active and productive in everyday life.
PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) Upaya Pencegahan Covid 19 Di Area Mesjid/ Musholla Di Lingkungan Ujung Gurap Kota Padangsidimpuan Napitupulu, Natar Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 2 No. 1 (2020): Vol. 2 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community Service (PKM) carried out in this manuscript is the whole community. The virus that causes Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is mainly transmitted through droplets (saliva splashes) produced when an infected person coughs, sneezes, or exhales. These droplets are too heavy and cannot stay in the air, so they quickly fall and stick to the floor or other surface. We can get infected when we breathe air that contains the virus if we are too close to people who are already infected with COVID-19 (WHO, 2020). As an effort to end the COVID-19 pandemic, the COVID-19 Handling Task Force invites all people to be at the forefront by implementing 3 steps (wearing masks, maintaining distance and washing hands. This counseling is carried out to all members of the community to break the chain of transmission of Covid-19 in the Ujung Gurap neighborhood Padangsidimpuan City and carried out for one day using posters, leaflets and evaluations were carried out using a check list with an evaluation assessment through the process and results of counseling that all residents carried out the Health Protocol.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE DENGAN METODE PENYULUHAN KESEHATAN PADA ANAK ASRAMA PANTI ASUHAN UJUNGGURAP PADANGSIDIMPUAN napitupulu, mastiur; Ahmad, Haslinah; Napitupulu, Natar Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.685 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.563

Abstract

Personal Hygiene pada anak asrama panti asuhan ujunggurap padangsidimpuan. Personal Hygiene adalah cara perawatan diri manusia untuk memelihara kesehatan mereka. Pemeliharaan hygiene perorangan diperlukan untuk kenyamanan individu, keamanan dan kesehatan. Seseorang yang sakit, biasanya dikarenakan masalah kebersihan yang kurang diperhatikan. Sedangkan kebersihan perorangan adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk kesejahteraan fisik dan psikis. Tujuan Personal Hygiene adalah untuk meningkatkan derajat seseorang, memelihara kebersihan diri seseorang, memperbaiki Personal Hygiene yang kurang dapat mencegah timbulnya penyakit, meningkatkan percaya diri seseorang dan menciptakan keindahan. Asrama biasanya merupakan sebuah bangunan dengan kamar-kamar yang dapat di tempati oleh beberapa penghuni di setiap kamarnya. Para penghuninya menginap di asrama untuk jangka waktu yang lebih lama daripada di hotel atau losmen. Kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan, tanya-jawab dan diskusi, peserta penyuluhan adalah anak asrama penghuni panti asuhan, evaluasi dilakukan oleh observer dengan menggunakan check list dengan penilaian evaluasi struktur, proses dan hasil. Kata Kunci : Personal Hygiene, penghuni asrama. ABSTRACT Personal Hygiene for boarding children at the Ujung Gurap Padangsidimpuan Orphanage. Personal Hygiene is a way of human self-care to maintain their health. Maintenance of personal hygiene is necessary for individual comfort, safety and health. Someone who is sick, usually due to hygiene problems that are not paid attention to. While personal hygiene is an action taken to maintain the cleanliness and health of a person for physical and psychological well-being. The purpose of Personal Hygiene is to improve one's degree, maintain one's personal hygiene, improve Personal Hygiene which is less able to prevent disease, increase one's confidence and create beauty. Dormitory is usually a building with rooms that can be occupied by several occupants in each room. Its residents stay in dormitories for a longer period of time than in hotels or inns. The activities carried out were counseling, question-answer and discussion, the counseling participants were dorm residents, the evaluation was carried out by observers using a check list with evaluation of the structure, process and results. Keywords : Personal Hygiene, dorm residents
PENYULUHAN CARA MENGGOSOK GIGI YANG BENAR DI PERSIAPAN MIN 5 KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2022 sagala, nanda suryani; napitupulu, mastiur napitupulu; napitupulu, natar fitri; daulay, nanda masraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 3 (2022): Vol. 4 No. 3 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i3.934

Abstract

Kebiasaan menyikat gigi dengan baik dan benar dapat mempengaruhi kebersihan gigi dan mulut untuk itu dihrapkan siswa/I agar memperhatikan kebersihan gigi dan mulut untuk mencegah terjadinya penumpukan sisa-sisa makanan.Dalam proses ini penyampaian metode penyuluhan yang digunakan adalah demonstrasi yaitu suatu cara penyajian,pengertian dan ide,diskusi dan tanya jawab yang dipersiapkan dengan teliti untuk memperlihatkan bagaimana cara melaksanakan suatu tindakan,adegan atau menggunakan suatu prosedur.Penyuluan ini di ikuti oleh siswa-siswi kelas 5 Persiapan MIN 5 Padangsidimpuan yang berjumlah 73 orang.Hasil penyuluhan didapatkan siswa-siswi melakukan demonstrasi menyikat gigi yang benar secara bersamaan. Siswa-siswi mampu mendemonstrasikan cara menyikat gigi dengan benar dan mampu memjelaskan cara menjaga gigi untuk meningkatkan kesehatan gigi.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG BAHAYA MEROKOK DI SMP N 6 PADANGSIDIMPUAN: PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG BAHAYA MEROKOK DI SMP N 6 PADANGSIDIMPUAN Napitupulu, Natar Fitri; Sagala, Nanda Suryani; Simamora, Asnil Adli; Suryati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 4 No. 3 (2022): Vol. 4 No. 3 Desember 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i3.935

Abstract

Abstrak Perilaku merokok menjadi permasalahan, baik secara lingkungan maupun individu. Artinya perilaku merokok selain disebabkan factor dari dalam diri juga disebabkan oleh lingkungan, salah satunya adalah teman sebaya yang pada tahap awal mempengaruhi untuk melakukan merokok. Tujuan kegiatan ini agar siswa/i memahami upaya pencegahan bahaya merokok, Metoede dari kegiatan ini untuk memberikan penyuluhan kesehatan tetang bahaya merokok, sasarannya pada kelas 9 SMP N 6 Padangsidimpuan. Kegiatan ini dimulai dengan membuat perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga penyusunan laporan. Didapatkan hasil bahwa 85% siswa tidak mengetahui apa itu bahaya merokok bagi kesehatan. Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan, jumlah siswa yang telah mengetahui bahaya merokok meningkat menjadi 90%. Kesimpulannya, penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para siswa/i agar selalu menjaga kesehatan, salah satunya dengan cara menghindari rokok. Kata kunci : Bahaya merokok, Penyuluhan kesehatan, Kesehatan
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR/RESUSITASI JANTUNG PARU DI ASRAMA PUTRI UNIVERSITAS AUFA ROYHAN: PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR/RESUSITASI JANTUNG PARU DI ASRAMA PUTRI UNIVERSITAS AUFA ROYHAN Sagala, Nanda Suryani; Napitupulu, Natar Fitri; Siregar, Hotma Royani; Harahap, Eky Maryo; Sujoko, Edy; Dalimunthe, Kombang Ali Yasin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 2 (2023): Vol. 5 No. 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i2.1088

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan WHO (world health organisazition) di Indonesia penyakit kardiovaskuler merupakan penyebab kematian nomer satu. Dari data WHO tahun 2014, disebutkan bahwa 37% angka kematian di Indonesia disebabkan karenan penyakit kardiovaskuler. (world health organization, 2014) di Indonesia sendiri belum didapatkan data yang pasti mengenai jumlah prevelensi kejadian henti jantung dikehidupan sehari-hari atau diluar rumah sakit. Namun diperkirakan 10.000 warga per tahun yang berarti 30 orang per hari mengalami henti jantung. Kejadian terbanyak dialami oleh penderita jantung coroner dan stoke yang di perkirakan akan terus meningkat mencapai 23,3 juta kematian pada tahun 2030 (Riskesdas,2013) di NTB sendiri berdasarkan data dari riset kesehatan dasar tahhun 2013 berdasarkan diagnosis dokter prevelensi penyakit jantung coroner sebesar 0,2% atau diperkirakan sekitar 6.405 orang, sedangkan berdasarkan diagnosis/gejala sebesar 2,1% atau diperkirakan sekitar 67.257 orang. Tujuan Penyuluhan Kesehatan ini adalah memberikan edukasi terkait Bantuan Hidup Dasar/Resusitasi jantung Paru. Kegiatan dilakukan pada hari senin, 26Juni 2023 di Asrama Putri Universitas Aufa Royhan. Metode yang dikaukan adalah materi edukasi tentang Bantuan Hidup Dasar/Resusitasi jantung Paru secara mandiri dan kegiatan ini dilakukan di Asrarma Putri Universitas Aufa Royhan. Hasil yang didapatkan setelah penyukuhan ini adalah kemampuan mahasiswi Universitas Aufa Royhan Dapat memperaktekkan Resusitasi Jantung Paru. Kata kunci : Resusitasi jantung paru (RJP), bantuan dasar hidup (BHD)