p-Index From 2021 - 2026
22.873
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) Jurnal Psikologi JURNAL PSIKOLOGI UDAYANA KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Jurnal Psikologi Indonesian Journal of Disability Studies Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi Jurnal Counsellia Jurnal Psikologi Integratif AWLADY Jurnal Pendidikan Anak Gender Equality: Internasional Journal of Child and Gender Studies Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Jurnal Mirai Management SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Penjaminan Mutu JURNAL DIVERSITA Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Philanthropy: Journal of Psychology Motiva: Jurnal Psikologi GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Journal of Psychology and Instructions Bisma The Journal of Counseling Jurnal Ilmu Perilaku JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia JOURNAL OF SPORT EDUCATION (JOPE) Psikostudia : Jurnal Psikologi Psibernetika PSIKOVIDYA Jurnal Psikohumanika Psikologi Prima Jurnal Pendidikan dan Konseling Psychocentrum Review ANIMA Indonesian Psychological Journal Indonesian Journal of Islamic Psychology Jurnal Ners Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Bulletin of Counseling and Psychotherapy Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Journal of Psychological Perspective Jurnal Psikologi Malahayati G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Majalah Kesehatan Indonesia Economics and Digital Business Review COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia Journal of Community Mental Health and Public Policy Journal La Sociale MAHESA : Malahayati Health Student Journal Kafa’ah: Journal of Gender Studies Molucca Medica Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Jurnal Social Library Jurnal Cakrawala Ilmiah Journal of Innovation Research and Knowledge JIVA: Journal of Behaviour and Mental Health Media Bina Ilmiah Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Karya Kesehatan Siwalima Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Devotion : Jurnal Pengabdian Psikologi Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Grief and trauma ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Indonesian Journal of Islamic Psychology Jurnal Psikologi Udayana Jurnal Wacana Psikokultural
Claim Missing Document
Check
Articles

Kesejahteraan Psikologis dan Psychological Distress pada Mahasiswa yang Telah Berkeluarga Maukar, Darrel Samuel; Huwae, Arthur
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5811

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan psychological distress pada mahasiswa yang telah berkeluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 105 mahasiswa yang telah berkeluarga dijadikan sebagai partisipan penelitian dengan menggunakan teknik snowball sampling. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan Ryff Psychological Well-Being Scale (0,605-0,795) dan Psychological Distress K-10 Scale (0,835). Hasil penelitian berdasarkan nilai korelasi Karl Pearson sebesar 0,103 dan sig. = 0,147, yang berarti hipotesis penelitian ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kesejahteraan psikologis bukan menjadi faktor yang berhubungan dengan psychological distress pada mahasiswa yang telah berkeluarga. Artinya, tinggi atau rendahnya tingkat psychological distress, tidak disebabkan oleh tinggi atau rendahnya kesejahteraan psikologis yang dialami oleh mahasiswa yang telah berkeluarga. Kata kunci: kesejahteraan psikologis, psychological distress, mahasiswa berkeluarga.
Hope dan Kesejahteraan Psikologis Pada Mahasiswa Yang Menjalani Long Distance Relationship Intan Injili Mumek; Arthur Huwae
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5864

Abstract

Kompleksitas persoalan yang terjadi pada mahasiswa yang menjalani LDR seringkali menjadi tantangan. Selain tanggung jawab akademik dan kehidupan sosial, perpisahan jarak dengan pasangan dapat menimbulkan berbagai masalah kompleks yang mengganggu kehidupan sehari-hari seorang mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hope dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa yang menjalani LDR. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 174 mahasiswa aktif yang sedang menjalani LDR dengan rentang usia 18-24 tahun dengan menggunakan teknik accidental sampling. Pengukuran menggunakan skala hope dan skala kesejahteraan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara hope dengan kesejahteraan psikologis mahasiswa yang menjalani LDR ( r = 0,756 dan sig. = 0,000). Selain itu, hope juga berhubungan positif signifikan dengan masing-masing dimensi kesejahteraan psikologis mahasiswa yang menjalani LDR (p < 0,01).  Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu hope menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa yang menjalani LDR. Kata kunci: hope, kesejahteraan psikologis, LDR, mahasiswa
School Engagement and Academic Resilience of High School Students in Klungkung Regency Bali Zarinathi, Komang Merisa Naraswari; Huwae, Arthur
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5930

Abstract

This study explores the correlation between school engagement and academic resilience among high school students in Klungkung Regency, Bali, using a quantitative approach with a correlational analysis design. 243 students from five high schools were selected via simple random sampling. Measures included the School Engagement Measure (SEM)-MacArthur (α = 0.851) and the Academic Resilience Scale-30 (ARS-30) (α = 0.884). Hypothesis testing revealed a Pearson correlation value of 0.615, with a significance level of 0.000 (p<0.01), These findings demonstrate that school engagement is a factor that significantly correlates with academic resilience among high school students in Klungkung Regency, Bali. Keywords: school engagement, academic resilience, high school students.
Resiliensi Dan Subjective Well-Being Pada Mahasiswa Difabel Di Indonesia Padang, Rindu Rosa Hadelina; Huwae, Arthur
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.6088

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dan subjective well-being pada mahasiswa difabel di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Sebanyak 102 mahasiswa difabel di Indonesia yang menjadi partisipan dengan menggunakan teknik snowball sampling. Pengukuran penelitian menggunakan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC), Satisfaction With Life Scale (SWLS), dan Positive Affect Negative Affect Schedule (PANAS). Hasil uji hipotesis dengan Spearman Rho’ diperoleh nilai r sebesar 0,696 dan sig. = 0,000 (p<0,01), yang berarti hipotesis diterima. Hasil ini berarti bahwa ketika terjadi peningkatan atau penurunan resiliensi, maka akan diikuti dengan peningkatan atau penurunan subjective well-being pada mahasiswa difabel di Indonesia. Dengan demikian, resiliensi dapat dijadikan sebagai sarana atau strategi mental oleh setiap mahasiswa difabel agar memudahkan diri sendiri dalam mencapai subjective well-being di kehidupan akademik maupun aktivitas hidup sehari-hari. Kata kunci: resiliensi, subjective well-being, mahasiswa difabel
Resiliensi Dan Work-Family Conflict Pada Orang Tua Single Parent Sabanari, Enjelita Putri; Huwae, Arthur
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6199

Abstract

Menjalankan peran sebagai orang tua single parent, tampaknya diperhadapkan pada berbagai situasi atau kondisi yang menyulitkan. Keadaan ini membuat orang tua single parent berada pada situasi konflik peran ganda. Terjadinya peningkatan maupun penurunnya konflik peran ganda, dapat disebabkan oleh tinggi dan rendahnya kemampuan resiliensi yang dibentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dan work-family conflict pada orang tua single parent. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain korelasional bivariat. Partisipan penelitian ini adalah 125 orang tua single parent dengan menggunakan teknik accidental sampling. Pengukuran penelitian menggunakan Connor-Davidson Resilience Scale (α = 0,871) dan Work Family Scale (α = 0,898). Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat hubungan negatif signifikan antara resiliensi dengan work family conflict (r = -0,483 dan sig = 0,000 (p<0,01). Hal ini menunjukkan bahwa resiliensi menjadi salah satu faktor yang berhubungan dengan work-family conflict. Artinya, ketika terjadi peningkatan atau penurunan resiliensi, ada kaitannya dengan penurunan atau peningkatan work-family conflict padan orang tua single parent.  Kata kunci: resiliensi, work family conflict, orang tua single parent
Kerasnya Hidup Ditengah Keluarga Broken Home Perceraian: Pengaruh Religiositas Terhadap Psychological Distress Pada Remaja Pirade, Victoria Jeanet; Huwae, Arthur
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiositas terhadap psychological distress pada remaja keluarga broken home perceraian. Metode yang digunakan dalam penelitian kuantitatif dengan desain analisis regresi. Partisipan dalam penelitian ini sebanyakl 141 remaja broken home yang diambil menggunakan teknik snow ball sampling. Pengukuran menggunakan The Centrality of Religiosity Scale (CRS) (α=0,901) dan Kessler Psychological Distress Scale (α=0,909). Metode yang digunakan dalam analisis data penelitian menggunakan metode statistik regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiositas tidak berpengaruh terhadap psychological distress (t = 1,197  dan sig. = 0,233). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat faktor lain yang memengaruhi psychological distress remaja dari keluarga broken home. Implikasi dalam penelitian ini adalah perlu adanya tindakan yang dapat meningkatkan religiositas remaja dari keluarga broken home, supaya remaja broken home memiliki keseimbangan dalam pendidikan dan kehidupannya sehingga dapat menurunkan psychological distress yang dialaminya. Penelitian yang akan datang diharapkan dapat merancang cara menurunkan psychological distress pada remaja broken home dari keluarga yang bercerai. Kata kunci: religiositas, remaja, broken home, psychological distress, indonesia
Regulasi Emosi dan Subjective Well-Being Pada Fungsionaris Lembaga Kemahasiswa Lasut, Linqa Gracia Ferilya; Huwae, Arthur
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 5, No 2 (2024): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/pib.v5i2.25107

Abstract

Menjalankan peran sebagai fungsionaris lembaga kemahasiswaan memiliki tantangan miskomunikasi, perbedaan pendapat, serta pengorbanan,sehingga menyebabkan tekanan dan kesulitan dalam mengelola emosi yang berdampak pada subjective well-being. Upaya mencapai kebahagiaan dapat melalui regulasi emosi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dan subjective well-being pada fungsionaris lembaga kemahasiswaan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain analisis korelasi. Subjek penelitian adalah 204 dengan menggunakan teknik quota sampling. Pengukuran penelitian menggunakan Emotional Regulation Questionnaire,  Satisfaction with Life Scale(SWLS) dan PANAS. Analisis data menggunakan uji korelasi Product Moment dari Karl Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara regulasi emosi dan subjective well-being (r=0,258 dan sig= 0,000). Hal ini menunjukkan bahwa regulasi emosi menjadi salah satu faktor yang berhubungan dengan meningkatnya subjective well-being fungsionaris lembaga kemahasiswaan. Implikasi dari penelitian ini adalah para fungsionaris lembaga kemahasiswaan diberikan ruang untuk berpendapat dan menghindari permasalahan seperti perbedaan pendapat antar sesama fungsionaris dengan mengelola emosi yang baik agar mencapai subjective well-being yang baik pula. 
Academic Hardiness and Healthy Lifestyle Behavior on Student Athletes Wijaya, Michael; Huwae, Arthur
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/peshr.v13i2.1777

Abstract

This study aims to determine the relationship between academic hardiness and healthy lifestyle behavior in student athletes. The method used is quantitative with a correlational design. The data analysis method employed the Karl Pearson product-moment correlation test. The population in this study were all student athletes, in this case including high school students and university students in Indonesia. A total of 174 student athletes participated in the study using snowball sampling technique. The research measurements used the Revised Academic Hardiness Scale (α = 0.898) and The Health-Promoting Lifestyle Profile II (α = 0.885).  The results showed a significant positive relationship between academic hardiness and healthy lifestyle behavior (r = 0.161 and sig. = 0.017). This indicates that academic hardiness is one of the factors associated with the improvement of healthy lifestyle behavior in student athletes. The implications of this research suggest that future researchers should focus on studying student athletes who reside in athletic dormitories or attend schools or universities with a sports-based curriculum and are also recipients of sports scholarships.
Work Engagement Dan Burnout Pada Karyawan Produksi Di Cv Yang Bergerak Di Bidang Karoseri Bis Pratama, Rega Pandu; Huwae, Arthur
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v8i3.6222

Abstract

Karyawan produksi di CV yang bergerak di bidang karoseri bis, di tuntut untuk dapat menyelesaikan pekerjaan yang sudah menjadi job desk mereka, dalam pemberian jasa yang dilakukan, karyawan produksi pasti memiliki target yang di berikan oleh atasan, mengakibatkan kelelahan secara fisik maupun emosional yang di sebut dengan burnout, problematika karyawan produksi di CV yang bergerak di bidang karoseri bis membuat ketidaktercapainnya semangat kerja yang di sebut dengan work engagement, dan berakibat pada kelelahan fisik atau emosional yang di sebut dengan burnout dan dapat berimbas pada kualitas pemberian jasa karyawan produksi, untuk menurangi burnout yang muncul, maka di perlukan semangat kerja, dedikasi yang tinggi terhadap pekerjaan, dan kosentrasi terhadap pekerjaan yang di sebut dengan work engagement. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan hubungan antara work engagement dengan burnout pada karyawan produksi di CV yang beregerak di bidang karoseri bis. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian ini adalah karyawan produksi yang berjumlah 110 orang menggunakan teknik simple random sampling. Pengukuran menggunakan Utrecht Work Engagement Scale ( = 0,798) dan The Maslach-Trisni Burnout Inventory ( = 0,837). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif signifikan antara work engagement dengan burnout pada karyawan produksi di CV yang bergerak di bidang karoseri bis. Hal ini mengindikasikan bahwa work engagement menjadi salah satu faktor yang berhubungan dengan burnout pada karyawan produksi di CV yang bergerak di bidang karoseri bis. Implementasi penelitian, di harapkan agar katyawan produksi di CV yang bergerak di bi bidang karoseri bis, agar tetap meningkatkan work engagement yang di milikinya untuk tetap semangat dalam melakukan pekerjaan, sehingga pada akhirnya akan mengakibatkan burnout pada karyawan produksi yang muncul rendah.
Wander Alone: Study of Psychological Well-Being and Loneliness of Students with Disabilities: [Merantau Sendiri: Studi Kesejahteraan Psikologis dan Kesepian Mahasiswa Difabel] Andriani, Gresia; Huwae, Arthur
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 39 No 1 (2024): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 39, No. 1, 2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v39i1.5333

Abstract

“Wandering” is a form of exploring education for every individual, especially when they want to enter higher education. Becoming a student wanderer, especially for students with disabilities is a challenge for every individual because of various problems that affect individual loneliness. This is inseparable to psychological well-being, and therefore, this study aims to determine the relationship between psychological well-being and loneliness of student wanderers with disabilities. The study method is quantitative with correlational design. A total of 76 student wanderers with disabilities who studied at Universitas Brawijaya were recruited as study participants utilizing total sampling. Measurements utilized the Ryff’s Scales of Psychological Well-Being (α = .923) and the Revised University of California, Los Angeles (R-UCLA) Loneliness Scale Version 3 (α = .848). Study results prove that psychological well-being is correlated with the loneliness of student wanderers with disabilities (r = - .452; sig. = .000; p < .01), indicating that psychological well-being is one of the factors related to loneliness in student wanderers with disabilities. Merantau menjadi salah satu bentuk pengeksplorasian pendidikan bagi tiap individu secara khusus ketika hendak masuk perguruan tinggi. Menjadi mahasiswa yang merantau, terlebih bagi mahasiswa difabel, merupakan tantangan tersendiri bagi tiap individu karena berbagai permasalahan yang berdampak pada kesepian individu. Hal ini tidak terlepas dari kesejahteraan psikologis, dan maka dari itu itu, studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesejahteraan psikologis dan kesepian mahasiswa difabel yang merantau. Metode studi adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Sebanyak 76 mahasiswa difabel yang merantau dan berkuliah di Universitas Brawijaya dijadikan sebagai partisipan studi dengan total sampling. Pengukuran variabel menggunakan Ryff’s Scales of Psychological Well-Being (α = 0,923) dan Revised University of California, Los Angeles (R-UCLA) Loneliness Scale Version 3 (α = 0,848). Hasil studi membuktikan bahwa kesejahteraan psikologis berkorelasi dengan kesepian mahasiswa difabel yang merantau (r = - 0,452; sig. = 0,000; p < 0,01), mengindikasikan bahwa kesejahteraan psikologis menjadi salah satu faktor yang berhubungan dengan kesepian pada mahasiswa difabel yang merantau.
Co-Authors Abi Gael Seribuena Br Singarimbun Adriana Sainafat Aginda, Odelia Sabrina Putri Agrayni Toding Agung Daniel Fhilipino Kase Lie Agustin Grace Alfeudi Prasetyo Aisha Saverina Putri Alessandra Florensya Saija Alessandra Flowrence Saija Alya Inas Yuliana Andriani, Gresia Aneta Larasati Gondokusumo Anetha Ferderika Juniasi Angelita Sihotang Anggela Meilinda Anggi Oktapia S Anggi There Meyolla Manullang Anugerah Arianto Pasauran Anugrah Imam Sarwono Anugrah Imam Sarwono Putra Asha Kamangat Tanjung Astrid Juen Latuputty Astrid Maria Lasamahu Asyananda Pramesti, Stefani Aulia Nur Setyaningrum Aura Fajar Kumalasari Aurora Putri Marshanda Badar, Natalie Hizkia Christina Baiti Nur Isnayanti Wulandari Bencarel Reinhard Soputan Vici Bertha Elinda Briany Julian Putri Wahyu Cantika, Bernada Christiana Hari Soetjiningsih Christine Marcellin Young Clara Bonita Dinar Ristanti Daniel Panggabean Dano, Sarni Destomawati Darrel Samuel Maukar Datuchtidha, Shofiatun Dennys Christovel Dese DESI NATALIA, DESI Desri Marianty Tanga Wila Devi, Jessica Sekar Adhika Devi, Karisma Chandra Devita Madiuw Dewi, Hardini Sabatiana Dhenisa Titis Eksa Putri Dian Thiofany Sopacua Dila Chrisseyaningtyas Dince Deti Fenina Djasmita, Ketrin Putri Dyah Widhi Winantu Eiredania Rynewati Terok Eiredania Rynewati Terok Erik Gunawan Ester Shavanya A Etwin Dartono Eunike Adelya Elaina Sahertian Eunike Claudia Pingkan Hetharia Eunike Ivana Hartantio Eunike Vesca Pakau Farhan Toha Feby Manuhutu Feby Valentien Felani Omie Timpal Felani Omie Timpal Felly Zefanya Lasamahu Florensia Rantesau Gabriel Gabe Hutapea Galdies Betsi Lembang Gesry S. Surenayu Gesry Shielda Surenayu Giarto, Nicky Angelica Gilbert Josafat Fanggidae Gitareja Maega Marannu Glenis Veronica Toripa Gloria E. G. Priambodo Gloria Kumaat Monintja Gondokusumo, Aneta Larasati Grace Shielda Yuniar Kusuma Graciella Florence Kusila Gratia Militia Christy Tumiwan Gratia Yahwelin Tumion Hana Pratiwi Putri Hardini Sabatiana Dewi Hizkia Caesaryo Pehala Rondonuwu Hutahaean, Kearin Evelyn Hutapea, Monang Abednego Ika Oktafia Imanuela Angela Serena Putri Imbiri, Alfian Alexander Pubelius Intan Injili Mumek Intan Injili Mumek Irene Ataupah Irene Cecilia Siwalette Irsah Bunga Lembang Isliko, Eriska Debora Jean Michelle Madeline Sallata Jessica Arthin Novia Jil Eltha Sopaheluwakan Joan Herly Herwawan Joanne Marrijda Rugebregt Kabelen, Yosepha Putri Karisma Chandra Devi Karunia Dewi Nainggolan Kehi, Kheren Kenzia Angela Ketrin Putri Djasmita Khesya Margarita Kase Lie Kohunusa, Yoan Komang Merisa Naraswari Zarinathi Kristalin Rumengan Kuway, Hana Gracya Lapian, Bulaniktya Lasut, Linqa Gracia Ferilya Laurenzia Putri Salo Pongdatu Laurenzia Putri Salo Pongdatu Lavenia Lintin Lembang, Galdies Betsi Lembang, Irsah Bunga Leobety, Mira Yunita Lessy, Putri Pratiwi Lestari, Tut Wuri Tri Lia Yohana Santoso Lidia Kastanya Mage, Mernon Yerlinda Carlista Maharani, Dhea Lhaksmita Makanuay, Almince Jessica Malvin Himawan Mangundap, Faldi Putra Manuhutu, Venessya Marannu, Gitareja Maega Margeljeunita Taneo Maria Prima Novita Marice Meigy Wattimena Mariska Della Viona Marshanda Mozes Maukar, Darrel Samuel Meisya, Angeline Melani Wasti Tanesib Michael Wijaya Michelle F. Amanda Michelle Felicia Amanda Michelle Kaelyn Joy Michelle M. T. Tumengkul Militya Christy Melalondo Mindie Eugene Puteri Alfares Mohamad Akbar Aizhar Nabila Israela Nazharani Lay Lado Naklui, Dorlin Sebereti Natanael Tertius Gabriel Pelealu Natasha, Neysa Natasyah Febiyani Putri Loahandi Nathan, Felicia Christofani Ndoloe, Angel Lidiandri Mutiara Nugroho, Dimas Dwi Nugroho, Veronica Tiffani Nurhamidin, Jeskhia Onisimus Sandu Sandu Padang, Rindu Rosa Hadelina Panggah Fahiyan Ristomoyo Panji Arvino Putra Nugraha Paramartha, Bianda Pasalbessy, Alex Fernando Pasangkin, Femi Pirade, Victoria Jeanet Prabandari, Ruby Bulan Prastiwi, Hana Budi Pratama, Rega Pandu Puspitasari, Ivana Put'ri Modu Putra, Ivandro Arsena Putri Ivana Kezia Tamon Putri Pratiwi Lessy Putri, Cynthia Andini Putri, Septia Rachma Qaraan Cotje Noya Radya Gardinna Tyo Cahya Rafy Qurniawan Bayu Sudibyo Rahel Julia Natali Rani, Mareta Darma Sylva Ratriana Yuliastuti Endang Kusumiati Rebecca Pramudianti Reisha L. F. C. Hitalessy Rey Anggita Laurance Suparman Reyna Renata Reynardo, Bernardin Dicky Rian Ishak Nubatonis Rigel Jendrico Tatiwakeng Riki Grahambel Palar Rikumahu, Marchya Carina Exaudy Rindu Rosa Hadelina Padang Rizky Chandra Rizky Chandra, Rizky Rondonuwu, Hizkia Caesaryo Pehala Rotua M Siregar Ruby Bulan Prabandari Rugebregt, Joanne Marrijda Rugebregt, Joanne Marrijda Ruly Feby Kurniasari Ruly Feby Kurniasari Sabanari, Enjelita Putri Safira Yuniar Kiranadevi Sahertian, Eunike Adelya Elaina Sakerebau, I.E.P. Ombaga Sandy Chandra Jesmen Malaikosa Santi Herawati Sepriadi Antoni Shella Monica Santoso Sherly Faulina Sianturi Sherly Faulina Sianturi Shevanya Christiano Semen Tulak Sicilia Tandi Bua Simamora, Yosephin L.A.H Simbolon, Sherina Vioni Siregar, Rotua M Skolastika Febriana Anggraini Sonia Patricia Sopaheluwakan, Jil Eltha Srituka, Salsa Cheryl Stefanie Yovita Herawan Stella Karlina Prabowo Stephanie Magdalena M. Stifhany Angelina Bata Subagyo, I Gede Yulian Nato Sugiarto, Robertha Delvia Sugiharto, Jessica Putri Sutarto Wijono Syahnur Rahman Tanesib, Melani Wasti Tantami, Elisabeth Dian Kurnia Tasijawa, Fandro Armando Tatiwakeng, Rigel Jendrico Thessalonica V. Pode Tiara Natania Rantelaen Tirta, Olivia Aldora Maria Tumion, Gratia Yahwelin Valensya Yeslin Tomasoa Vanny Leutualy Veronica Tiffani Nugroho Wahyu, Briany Julian Putri William Andre Windy Frianti Darwis Wiwit Novi Febrianti Wulandari, Agni Kurnia Yemima Claudya br Sembiring Yemima Joy Christina Zarinathi, Komang Merisa Naraswari Zasendy Rehena Za’rani Zefanya Mikha Hombokau