p-Index From 2021 - 2026
17.777
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Psikologi JURNAL PSIKOLOGI UDAYANA KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Jurnal Psikologi Indonesian Journal of Disability Studies Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi Jurnal Counsellia Jurnal Psikologi Integratif AWLADY Jurnal Pendidikan Anak Gender Equality: Internasional Journal of Child and Gender Studies Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Jurnal Mirai Management SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Penjaminan Mutu JURNAL DIVERSITA Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Philanthropy: Journal of Psychology Motiva: Jurnal Psikologi GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Journal of Psychology and Instructions Bisma The Journal of Counseling Jurnal Ilmu Perilaku JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia JOURNAL OF SPORT EDUCATION (JOPE) Psikostudia : Jurnal Psikologi Psibernetika PSIKOVIDYA Jurnal Psikohumanika Psikologi Prima Jurnal Pendidikan dan Konseling Psychocentrum Review ANIMA Indonesian Psychological Journal Indonesian Journal of Islamic Psychology Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Jurnal Maenpo : Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Bulletin of Counseling and Psychotherapy Jurnal Inovasi Penelitian Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Journal of Psychological Perspective Jurnal Psikologi Malahayati G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Majalah Kesehatan Indonesia Economics and Digital Business Review COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi Psikoborneo : Jurnal Ilmiah Psikologi Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia Journal of Community Mental Health and Public Policy Journal La Sociale Kafa’ah: Journal of Gender Studies Molucca Medica Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Jurnal Social Library Jurnal Cakrawala Ilmiah Journal of Innovation Research and Knowledge JIVA: Journal of Behaviour and Mental Health Media Bina Ilmiah Innovative: Journal Of Social Science Research Karya Kesehatan Siwalima Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Devotion : Jurnal Pengabdian Psikologi Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Indonesian Journal of Islamic Psychology
Claim Missing Document
Check
Articles

Gaya Hidup Hedonisme Dan Self-Esteem Pada Remaja Generasi Z Sugiarto, Robertha Delvia; Huwae, Arthur
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 2 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i2.732

Abstract

Perkembangan gaya hidup manusia terus mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama generasi Z, menunjukkan sikap hedonis dalam kehidupan mereka. Gaya hidup hedonisme dapat berdampak negatif bagi self-esteem pada remaja generasi Z apabila dibiarkan dalam jangka panjang. Ketergantungan pada kesenangan materi dan validasi eksternal dapat menyebabkan perasaan kosong dan ketidakpuasan jangka panjang, yang akhirnya menurunkan self-esteem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya hidup hedonisme terhadap self-esteem pada remaja generasi Z. Metode penelitian kuantitatif dengan desain analisis regresi digunakan dalam penelitian ini. Partisipan penelitian berjumlah 227 remaja generasi Z, diambil menggunakan teknik insidental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara gaya hidup hedonisme terhadap self-esteem (t = 5,590 dan sig = 0,000). Gaya hidup hedonisme memberikan kontribusi sebesar 12,2% terhadap self-esteem pada remaja. Hasil ini menunjukkan bahwa gaya hidup hedonisme memiliki peran penting dalam membentuk self-esteem pada remaja generasi Z.
Religiositas dan Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswa Rantau di Pulau Jawa Subagyo, I Gede Yulian Nato; Huwae, Arthur
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 2 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i2.733

Abstract

Kesejahteraan psikologis merupakan kondisi dimana individu mengembangkan potensi diri, memiliki tujuan hidup yang jelas, serta mampu menghadapi tekanan hidup dengan optimal. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis adalah agama dan spiritualitas. Religiositas merupakan sistem-sistem atau nilai-nilai sakral yang terorganisir, yang berpusat pada hal-hal paling maknawi yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiositas dengan kesejahteraan psikologis mahasiswa rantau. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif korelasi bivariat cross-sectional. Subjek penelitian berjumlah 132 partisipan yang diperoleh dengan menggunakan Insidental sampling. Pengukuran menggunakan Variabel religiositas dari Glock dan Stark yang terdiri dari 25 aitem, sedangkan variabel kesejahteraan psikologis yang terdiri dari 28 aitem. Data di analisis dengan menggunakan teknik analisis uji product moment dari Karl Pearson dan diperoleh hasil  sebesar 0,504 dengan sig. = 0,000 (p0,01). Hasil dari penelitian ini adanya hubungan positif yang cukup signifikan antara religiositas dan kesejahteraan psikologis, yang berarti semakin tinggi tingkat religiositas mahasiswa rantau, maka semakin tinggi juga kesejahteraan psikologis yang dimiliki mahasiswa rantau.
THE RELATIONSHIP BETWEEN RESILIENCE AND CULTURE SHOCK IN STUDENTS FROM 3T REGIONS IN SALATIGA Dano, Sarni Destomawati; Huwae, Arthur
Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling Vol 6 No 1 (2025): COUNSENESIA 2025
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/cijgc.v6i1.3846

Abstract

Socio-cultural changes experienced by students from out-of-town areas are a social phenomenon called culture shock. Culture shock causes individuals to experience anxiety and frustration about the events they experience, and one of the factors predicted to be related to increasing or decreasing culture shock is resilience. The purpose of this study was to determine the relationship between resilience and culture shock in out-of-town students from out-of-town areas in Salatiga. The method used was quantitative with a cross-sectional bivariate correlational design. The research participants were 60 students from out-of-town areas in Salatiga using the accidental sampling technique. The measurement used a resilience scale (? = 0.926) and a culture shock scale (? = 0.905). The results of the study proved that resilience was significantly negatively related to culture shock (r = -0.773 and sig. 0.000; p <0.01). This means that when there is an increase or decrease in resilience, it will be followed by a decrease or increase in culture shock in out-of-town students from out-of-town areas in Salatiga.
Exploring Self-Disclosure and Its Impact on Psychological Well-Being among Homosexuals (Gay) Prabandari, Ruby Bulan; Huwae, Arthur
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 6 No. 1 (2024): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202406794000

Abstract

Progress over time has encouraged the gay community to be more open about their sexual identity. However, there is still stigma and societal disacceptance because they are considered deviant from religion, law and culture. This research aims to determine the relationship between self-disclosure and the psychological well-being of homosexuals (gay) in Central Java. The method used is quantitative with a correlational design. A total of 237 homosexuals (gay) in Central Java were used as research participants using incidental sampling techniques. Research measurements used the Revised Self-Disclosure Scale (α = .92) and the Ryff Psychological Well-Being Scale (α = .543-.828). The research data analysis method uses the product-moment correlation test from Karl Pearson. The research results show a significant, but not strong, positive relationship between self-disclosure and psychological well-being (r = .147 and sig. = .012). This indicates that self-disclosure is one of the factors related to increasing the psychological well-being of homosexuals (gays) in Central Java. The implication of this research is the need for self-disclosure for homosexuals (Gay) to vent all the feelings and inner pressure they experience and make them feel more relieved to improve their psychological well-being to live their lives well for the sake of past goals. Future research should be able to develop research by looking for other factors related to self-disclosure and psychological well-being.
Portraying the Resilience of Adolescents Thriving in Terror-Prone Conflict Zones Mangundap, Faldi Putra; Huwae, Arthur
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 6 No. 1 (2024): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/00202406795000

Abstract

Adolescence is an age that is very vulnerable in the development process because adolescents have not yet reached the cognitive and physical maturity of adolescence. At this level, teenagers are very vulnerable to experiencing setbacks, and one of them is due to the terrorist conflict they have experienced. This condition has a huge impact on the life process and mental health problems of teenagers. One of the things needed is for teenagers to become resilient, so they can recover from difficult and risky times. This research aims to examine the portrait of the resilience of teenagers living in areas prone to terrorist conflict. The method used is qualitative descriptive phenomenology. Participants involved 3 teenagers living in terrorist conflict areas who used the snowball sampling technique. The data collection process was carried out through structured interviews. The research results show that in general, resilience in adolescents living in areas prone to terrorist conflict can be achieved. Researchers also discovered a new factor influencing resilience: belief in religion, which has been the guideline for individual life.
Program Coping Mechanism untuk Mengelola Stres Akademik Siswa di Masa Pandemi COVID-19 Lembang, Galdies Betsi; Siregar, Rotua M; Huwae, Arthur
Devotion : Jurnal Pengabdian Psikologi Vol. 1 No. 01 (2022): Mei
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/devotion.v1i01.3315

Abstract

The COVID-19 pandemic appears to have spread and is having an impact on educational institutions' learning processes, as well as producing numerous psychological pressures that are detrimental to students' academic welfare. Students are subjected to continuous stress, which, if not addressed promptly and correctly, can lead to worsening and potentially dangerous problems. Therefore, the coping mechanism program is thought to be capable of assisting students in developing and executing optimal stress management methods in all academic activities. From January to May 2021, students from Barana Toraja Utara Christian High School class X-XII participated in community service activities (PkM). The exercise took the form of coping mechanism training . The results of the activity imply that students can use academic activities to develop coping skills in order to reduce stress and increase excitement and aggression in studying.
Parental Social Support and Psychological Well-being of Young Adults in Interfaith Dating Sakerebau, I.E.P. Ombaga; Huwae, Arthur
Bisma The Journal of Counseling Vol. 8 No. 2 (2024): August
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v8i2.85639

Abstract

Parental social support is understood as emotional, instrumental, esteem, and informational assistance provided by parents to children in the context of interfaith dating relationships. This study aims to analyze the relationship between parental social support and psychological well-being in young adults in interfaith dating relationships in Indonesia. Psychological well-being was measured using Ryff's psychological well-being scale consisting of six main dimensions, namely self-acceptance, positive relationships with others, autonomy, environmental mastery, purpose in life, and personal growth. The research method used was quantitative with a correlational design, with 208 young adult participants in interfaith dating relationships. The results showed a significant positive relationship between parental social support and psychological well-being (r = 0.493, p <0.01). The average parental social support received was 115.16, in the moderate category with a percentage of 56.25% of participants. The average psychological well-being was 84.36, also in the moderate category with a percentage of 57.21%. Parental social support was also positively related to each dimension of psychological well-being. These findings underscore the importance of parental social support in maintaining the psychological well-being of young adults facing challenges in interfaith relationships.
Perilaku Overprotective Orang Tua dan Self Disclosure pada Remaja Yang Coming Out Sebagai Queer Simamora, Yosephin L.A.H; Huwae, Arthur
Jurnal Diversita Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v11i1.14790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku overprotective orang tua terhadap self-disclosure pada remaja yang coming out sebagai queer. Self-disclosure merupakan aspek penting dalam perkembangan identitas individu, terutama bagi remaja yang mengidentifikasi diri sebagai queer. Namun, keterbukaan diri ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pola asuh orang tua yang overprotective. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linier sederhana. Sampel terdiri dari 110 remaja yang telah coming out sebagai queer. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mengukur perilaku overprotective orang tua dan tingkat self-disclosure. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara perilaku overprotective orang tua dan self-disclosure pada remaja yang coming out sebagai queer (r = 0,889, p < 0,05). Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan orang tua yang lebih mendukung dan terbuka dalam menerima identitas anak mereka, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi remaja queer untuk melakukan self-disclosure.
Dukungan Sosial, Resiliensi, Dan Kepuasan Pernikahan: Studi Pada Pasangan Yang Memutuskan Untuk Childfree Di Indonesia Hutahaean, Kearin Evelyn; Huwae, Arthur
Jurnal Diversita Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v11i1.14957

Abstract

Di Indonesia, menjadi pasangan suami istri dan memutuskan untuk childfree bukanlah hal yang mudah karena menimbulkan masalah dan stigma sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan resiliensi terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan yang memutuskan untuk chlidfree. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analisis regresi linier berganda. Sebanyak 1.201 pasangan yang memutuskan untuk childfree digunakan sebagai partisipan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari Multidimensional Scale of Perceived Social Support, The Connor-Davidson Resilience Scale, dan ENRICH Marital Satisfaction. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara bersama-sama terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel dukungan sosial dan resiliensi terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan yang memutuskan untuk childfree (F=7863.76 dan sig. = 0.000). Kemudian, secara spesifik, dukungan sosial memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan yang memutuskan untuk childfree (t = 9.634 dan sig. = 0.000). Begitu juga dengan resiliensi yang berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pernikahan (t = 36.749 dan sig.= 0.000). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa ketika memilih untuk childfree, perlu adanya dukungan sosial yang seimbang dan diikuti dengan kemampuan resiliensi yang memadai. Hal ini dimaksudkan agar setiap pasangan tetap merasakan kepuasan terhadap pernikahan yang dijalani dalam kondisi childfree.
Exploring the Role of Mindfulness in Promoting Academic Resilience Among Disadvantaged Learners Putra, Ivandro Arsena; Huwae, Arthur
Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2023): Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/psi.v8i2.4233

Abstract

Suburban high school students often face considerable academic challenges due to limited school infrastructure, inadequate facilities, and a lack of educational support—conditions that can undermine academic development and resilience. While prior studies have explored the link between mindfulness and academic resilience, few have specifically examined this relationship within structurally disadvantaged school settings. This study addresses this gap by investigating the correlation between mindfulness and academic resilience among students in suburban high schools in Indonesia. Employing a quantitative correlational design, the study surveyed 535 students from four suburban schools in Semarang Regency, using the Five Facet Mindfulness Questionnaire (α = .914) and the Academic Resilience Scale (ARS-30) (α = .958). Spearman’s Rho analysis revealed a weak yet statistically significant positive correlation (r = .162, p < .001), with the non-reactivity facet of mindfulness showing the strongest association with resilience. Despite the small effect size (R² = .036), the findings offer novel insights into how mindfulness may serve as a psychological buffer for students navigating under-resourced academic environments. The results underscore the importance of contextually tailored mindfulness-based interventions and call for further research into additional factors that influence resilience in disadvantaged educational settings. This study contributes new evidence to the field by situating mindfulness within the lived realities of suburban learners and advancing the understanding of resilience in marginalized school populations.
Co-Authors Abi Gael Seribuena Br Singarimbun Adriana Sainafat Aginda, Odelia Sabrina Putri Agrayni Toding Agustin Grace Alfeudi Prasetyo Aisha Saverina Putri Alessandra Florensya Saija Andriani, Gresia Aneta Larasati Gondokusumo Anetha Ferderika Juniasi Angelita Sihotang Anggela Meilinda Anggi Oktapia S Anugerah Arianto Pasauran Asha Kamangat Tanjung Astrid Maria Lasamahu Aura Fajar Kumalasari Aurora Putri Marshanda Badar, Natalie Hizkia Christina Briany Julian Putri Wahyu Cantika, Bernada Chrisseyaningtyas, Dila Christiana Hari Soetjiningsih Christine Marcellin Young Daniel Panggabean Dano, Sarni Destomawati Darrel Samuel Maukar Dartono, Etwin Datuchtidha, Shofiatun Dennys Christovel Dese DESI NATALIA, DESI Desri Marianty Tanga Wila Devi, Jessica Sekar Adhika Devi, Karisma Chandra Devita Madiuw Dewi, Hardini Sabatiana Dian Thiofany Sopacua Dince Deti Fenina Djasmita, Ketrin Putri Eiredania Rynewati Terok Elinda, Bertha Erik Gunawan Eunike Adelya Elaina Sahertian Eunike Claudia Pingkan Hetharia Eunike Ivana Hartantio Eunike Vesca Pakau Feby Manuhutu Feby Valentien Felani Omie Timpal Felly Zefanya Lasamahu Galdies Betsi Lembang Giarto, Nicky Angelica Glenis Veronica Toripa Gloria Kumaat Monintja Gondokusumo, Aneta Larasati Graciella Florence Kusila Gratia Militia Christy Tumiwan Gratia Yahwelin Tumion Hana Pratiwi Putri Hizkia Caesaryo Pehala Rondonuwu Hutahaean, Kearin Evelyn Hutapea, Gabriel Gabe Hutapea, Monang Abednego Ika Oktafia Imbiri, Alfian Alexander Pubelius Intan Injili Mumek Intan Injili Mumek Isliko, Eriska Debora Jean Michelle Madeline Sallata Jil Eltha Sopaheluwakan Joan Herly Herwawan Kabelen, Yosepha Putri Karisma Chandra Devi Karunia Dewi Nainggolan Kastanya, Lidia Kehi, Kheren Kenzia Angela Ketrin Putri Djasmita Kohunusa, Yoan Komang Merisa Naraswari Zarinathi Kristalin Rumengan Kuway, Hana Gracya Lapian, Bulaniktya Lasut, Linqa Gracia Ferilya Lavenia Lintin Lembang, Galdies Betsi Lembang, Irsah Bunga Leobety, Mira Yunita Lessy, Putri Pratiwi Lestari, Tut Wuri Tri Lia Yohana Santoso Mage, Mernon Yerlinda Carlista Maharani, Dhea Lhaksmita Makanuay, Almince Jessica Malaikosa, Sandy Chandra Jesmen Mangundap, Faldi Putra Manuhutu, Venessya Marannu, Gitareja Maega Margeljeunita Taneo Maria Prima Novita Marice Meigy Wattimena Marrijda Rugebregt, Joanne Marshanda Mozes Maukar, Darrel Samuel Meisya, Angeline Melani Wasti Tanesib Michael Wijaya Militya Christy Melalondo Mindie Eugene Puteri Alfares Naklui, Dorlin Sebereti Natanael Tertius Gabriel Pelealu Natasha, Neysa Nathan, Felicia Christofani Ndoloe, Angel Lidiandri Mutiara Noya, Qaraan Cotje Nugroho, Dimas Dwi Nugroho, Veronica Tiffani Nurhamidin, Jeskhia Padang, Rindu Rosa Hadelina Panji Arvino Putra Nugraha Paramartha, Bianda Pasalbessy, Alex Fernando Pasangkin, Femi Pirade, Victoria Jeanet Pongdatu, Laurenzia Putri Salo Prabandari, Ruby Bulan Prastiwi, Hana Budi Pratama, Rega Pandu Put'ri Modu Putra, Anugrah Imam Sarwono Putra, Ivandro Arsena Putri Ivana Kezia Tamon Putri, Cynthia Andini Rahel Julia Natali Rahman , Syahnur Rani, Mareta Darma Sylva Ratriana Yuliastuti Endang Kusumiati Renata, Reyna Rey Anggita Laurance Suparman Reynardo, Bernardin Dicky Rian Ishak Nubatonis Rikumahu, Marchya Carina Exaudy Rindu Rosa Hadelina Padang Rizky Chandra, Rizky Rondonuwu, Hizkia Caesaryo Pehala Rotua M Siregar Rugebregt, Joanne Marrijda Rugebregt, Joanne Marrijda Ruly Feby Kurniasari Sabanari, Enjelita Putri Sahertian, Eunike Adelya Elaina Saija, Alessandra Flowrence Sakerebau, I.E.P. Ombaga Santi Herawati Sherly Faulina Sianturi Sicilia Tandi Bua Simamora, Yosephin L.A.H Simbolon, Sherina Vioni Siregar, Rotua M Siwalette, Irene Cecilia Sopaheluwakan, Jil Eltha Srituka, Salsa Cheryl Stella Karlina Prabowo Stifhany Angelina Bata Subagyo, I Gede Yulian Nato Sugiarto, Robertha Delvia Sugiharto, Jessica Putri Tanesib, Melani Wasti Tantami, Elisabeth Dian Kurnia Tasijawa, Fandro Armando Tatiwakeng, Rigel Jendrico Tiara Natania Rantelaen Tirta, Olivia Aldora Maria Toha, Farhan Tumion, Gratia Yahwelin Valensya Yeslin Tomasoa Vanny Leutualy Wahyu, Briany Julian Putri William Andre Wiwit Novi Febrianti Wulandari, Agni Kurnia Zarinathi, Komang Merisa Naraswari Zasendy Rehena Za’rani Zefanya Mikha Hombokau