Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Keluhan Muskuloskeletal Disorders (MSDs) Pada Tukang Jahit Erniyani, Erniyani; Astutik, Widi
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v1i1.77

Abstract

Tukang jahit merupakan kegiatan kerja yang dilakukan secara berulang dengan posisi statis serta memiliki kaidah tidak ergonomi sehingga menyebabkan keluhan musculoskeletal disorders berupa leher kaku, sakit pinggang, sakit otot pada daerah bahu dan betis. Keluhan yang dirasakan penjahit dapat menyebabkan produktivitas kerja menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keluhan musculoskeletal disorders yang sering dialami oleh penjahit sejahtera. Pengukuran Musculoskeletal disorders menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa terdapat beberapa bagian badan yang sering mengalami keluhan yaitu leher atas, leher bawah, bahu kiri, bahu kanan, punggung, pinggang, pantat, betis kiri dan betis kanan. Keluhan bagian badan agak sakit paling dominan terdapat pada bahu kiri dengan persentase 14%, leher bawah paling sering dirasakan sakit oleh penjahit dengan persentase 17%, sedangkan bagian badan sangat sakit dirasakan oleh penjahit adalah bagian punggung dengan nilai persentase sebesar 20%.
Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan ISR Bone Menggunakan Metode Servqual Erniyani, Erniyani
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v1i1.78

Abstract

ISR Bone merupakan bisnis online shop (olshop) yang memiliki berbagai macam jenis jualan produk seperti kosmetik, makanan, perabotan alat rumah tangga maupun kerajinan khas daerah bone. Olshop tersebut memiliki tujuan untuk memenuhi kepentingan umum maupun perorangan dengan kualitas pelayanan terbaik pada pelanggan. Peningkatan pelayanan kualitas dilakukan dengan mengindentifikasi faktor-faktor yang dapat ditingkatkan menggunakan metode Servqual melalui bantuan instrumen kuesioner tertutup. Analisis mengenai ekspektasi dan harapan pelanggan menggunakan analisis gap berdasarkan lima dimensi yaitu nilai bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Hasil penelitian dari analisis ekspektasi dan harapan mengenai pelayanan ISR Bone menunjukkan bahwa kualitas pelayanan ISR Bone memiliki nilai Gap negatif artinya kualitas pelayanan belum memenuhi ekspektasi pelanggan. Berdasarkan perhitungan Gap score dan ASC diperoleh nilai atribut yang terkecil yaitu C1, B1, D1, C2, E1, D2, A3, E2, A2, dan A1.
Sistem Informasi Pelayanan Jasa Laundry Berbasis Aplikasi Android Pada Citra Bersih Laundry Hidayat, Rahmad; Nidya Wisudawati; Masayu Rosyidah; Erniyani, Erniyani
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 1 No. 02 (2023): Oktober 2023
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v1i02.84

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin canggih serta penerapan sistem informasi pelayanan dapat memudahkan pelaku usaha dalam mengelola bisnis dengan baik serta dapat mengefisienkan waktu. Seperti bisnis laundry yang saat ini banyak dikembangkan oleh pelaku usaha salah satunya yaitu PT. Citra Bersih Cemerlang. Namun, perusahaan tersebut memiliki masalah pada bagian proses pemesanan yang masih menggunakan sistem manual. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rancang sistem informasi manajemen berbasis aplikasi android menggunakan metode waterfall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan aplikasi android mampu melakukan pencatatan sistem perusahaan secara otomatis sehingga dapat mengefisienkan waktu dan meringankan beban kerja pegawai serta pemilik usaha.
Analisa Pengendalaian Persediaan Bahan Baku Kedelai Tempe Pada Pabrik Bintang Salma Nur Kayatun, Siti; Putri Ifa Febriyanti; Erniyani, Erniyani
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 2 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v2i01.94

Abstract

Persediaan bahan baku merupakan hal penting dalam suatu proses produksi agar dapat menentukan besarnya persediaan bahan baku yang dibutuhkan secara optimum untuk menekan biaya persediaan agar keseluruhan proses produksi dapat berjalan lancar. Pabrik Tahu Tempe Bintang Salma adalah pabrik di Kota Sorong yang menjadi salah satu penghasil olahan produk tempe. Usaha tempe kini memiliki pesaing yang cukup ketat diantara perusahaan penghasil tempe di kota Sorong. Produk unggulan di pabrik ini adalah tempe yang mempunyai rata-rata total produksi perhari 700 -750 kemasan tempe yang berisi 160 gram. Selama ini metode yang digunakan di Pabrik Tahu Tempe Bintang Salma hanya berdasarkan data penjualan sebelumnya tanpa ada pengolahan data lebih lanjut. Seperti yang pernah terjadi pada Oktober 2022 stok yang disediakan pabrik ini sebanyak 24 ton dalam dua bulan. Stok yang terlalu banyak dan lama tersimpan akan mengakibatkan gudang menjadi penuh. Oleh karena itu, perkiraan yang tidak sesuai dapat menimbulkan beberapa masalah seperti penumpukan persediaan dan biaya penyimpanan tinggi, sehingga diperlukan peramalan dalam persediaan bahan baku perusahaan agar dapat mencegah kerugian ataupun penumpukkan bahan baku. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam pengendalian persediaan adalah Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah total biaya persediaan bahan baku utama Pabrik Tahu Tempe Bintang Salma adalah Rp. 240.000.000, sedangkan total biaya persediaan bila dihitung menggunakan metode EOQ adalah Rp 68.498.200.
Redesain Kemasan Produk Bolu Cukke Dengan Menggunakan Metode QFD (Quality Function Deployment) pada Bolu Cukke Berkah Makassar Iffah, Nurul; Lamatinulu, Lamatinulu; Rauf, Nurhayati; Fole, Asrul; Erniyani, Erniyani
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 2 No. 02 (2024): Oktober 2024
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v2i02.122

Abstract

Bolu Cukke Berkah, sebuah UMKM di Makassar yang bergerak di industri pembuatan kue, perlu mengembangkan produknya untuk berhasil dalam persaingan. Saat ini, produk kue mereka dikemas menggunakan plastik dengan kekurangan seperti kurangnya kebersihan dan informasi yang tidak mencerminkan kualitas yang diinginkan pelanggan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan atribut desain kemasan yang diinginkan konsumen dan merancang ulang kemasan Bolu Cukke sesuai preferensi dan pendapat konsumen menggunakan metode QFD. Hasil penelitian mengungkap enam atribut dalam redesain kemasan Bolu Cukke, yaitu desain menarik, tahan lama, mudah dibawa, mudah dibuka, harga ekonomis, dan warna. Terdapat juga kekurangan pada atribut desain menarik, tahan lama, dan warna. Untuk penelitian lanjutan, disarankan mengevaluasi atribut dengan nilai kekurangan tersebut serta melibatkan konsumen dalam pengembangan kemasan. Aspek keberlanjutan seperti penggunaan kemasan ramah lingkungan atau bahan daur ulang juga harus dipertimbangkan. Sehingga penelitian selanjutnya, diharapkan dapat menciptakan kemasan yang menarik, sesuai preferensi konsumen, dan memperoleh keunggulan kompetitif di pasar.
Analisis Perencanaan Kapasitas Produksi Minyak Kelapa Sawit Menggunakan Metode RCCP dan MPS Pada PT. Merbaujaya Indahraya di Konawe Selatan Purnama, Edrio Magenda; Rauf, Nurhayati; Ahmad, Arfandi; Fole, Asrul; Erniyani, Erniyani
Journal of Industrial Engineering Innovation Vol. 2 No. 02 (2024): Oktober 2024
Publisher : Insight Publisher, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/jiei.v2i02.124

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan dalam mengevaluasi perencanaan kapasitas produksi minyak kelapa sawit di PT. Merbaujaya Indahraya selama periode dua belas bulan menggunakan metode RCCP (Rough Cut Capacity Planning) dan MPS (Master Production Schedule). Fokus penelitian adalah pada identifikasi ketidakseimbangan antara kapasitas kerja perusahaan dan fluktuasi permintaan dari konsumen, serta eksplorasi strategi peningkatan kapasitas produksi guna mengakomodasi variasi permintaan pasar. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa kapasitas produksi perusahaan belum sesuai untuk memenuhi kebutuhan dari konsumen dengan permintaan yang beragam. Meskipun telah dilakukan penambahan jam kerja lembur dan strategi lainnya, kapasitas produksi hanya mencukupi pada beberapa bulan tertentu. Rekomendasi untuk menambah mesin produksi atau menggunakan subkontrak dengan perusahaan sejenis sebagai langkah-langkah untuk menjaga eksistensi perusahaan. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menggunakan metode RCCP dengan pendekatan CPOF guna mendalami analisis kapasitas produksi di PT. Merbaujaya Indahraya dan meningkatkan responsivitas perusahaan terhadap fluktuasi pasar.
Postur Kerja Saat Mengukur dan Menjahit Jok Mobil Dengan Metode RULA Erniyani, Erniyani; Ramdhani, Irin; Raodah, Raodah
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/mt.v10i2.3695

Abstract

Activities that are carried out repeatedly over a long period will result in musculoskeletal disorders. As happened, company X focuses on the production of car seats. The results of interviews with workers revealed that they often experienced complaints in the back, neck, feet, and calves. Therefore, this research aims to analyze workers' body posture, especially in the measuring and sewing department, to increase work comfort and productivity using the Rapid Upper Limb Assessment (RULA) method. The research results show that the final score obtained from the measuring position using the RULA method gets the same score, namely 5. This means that the score is at a high level with investigative and corrective actions immediately handled. The body posture involved when measuring a car seat in a less-than-optimal position is (1) bent or flexed neck. This position often puts pressure on the neck muscles to get a better angle, causing muscle fatigue due to long and repetitive work; (2) the worker's back bends forward to access certain parts of the car seat, especially if done in low or difficult-to-reach areas. This position can increase the load on the spine and cause discomfort and even injury to the lower back; (3) raised shoulders, due to the worker measuring the top or accessing a higher area of ​​the car seat which will constantly increase the risk of neck and shoulder muscle tension; (4) the arms are bent and the hands are repetitive, this position occurs due to seat measurements which require repeated use of the hands to mark certain areas.
Pengaruh Faktor Higiene Terhadap Kinerja dan Perilaku Keselamatan Ramdhani, Irin; Suherah, Suherah; Ningrat, Andi; Erniyani, Erniyani; Raodah, Raodah
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/mt.v11i1.4137

Abstract

Performance and safety behavior are crucial in a company such as PT PLN (Persero) UP3 Parepare. Therefore, research is needed to determine the hygiene factors influencing worker performance and safety behavior in achieving company goals without work accidents. The data collection technique used in this research involves primary data in the form of a questionnaire. Questionnaires were distributed to respondents, and then processed using the help of Smart PLS 4.0. The analytical tool used is Partial Least Square (PLS), a multivariate statistical technique that compares several dependent variables. The research results show that factors that significantly influence worker performance are working conditions, supervision, and interpersonal relationships. Meanwhile, factors that do not have a significant influence on worker performance are salary, company policy, and administration and supervision. Working conditions and supervision have a significant effect on worker safety behavior. Factors that do not have a significant influence on worker safety behavior are company policies and administration, salary, and interpersonal relationships.
Perbandingan Metode Single Moving Average dan Exponensial Smoothing terhadap Peramalan D’PETSHOP Erniyani, Erniyani
Babasal Journal of Industrial Engineering Vol. 2 No. 1 (2025): Babasal Journal of Industrial Engineering (Edisi Juni)
Publisher : Babasal Journal of Industrial Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peramalan permintaan merupakan elemen penting dalam perencanaan pengadaan barang, terutama bagi usaha mikro seperti D’PETSHOP yang bergerak di sektor ritel. Ketidakakuratan dalam memperkirakan jumlah permintaan dapat menyebabkan kelebihan atau kekurangan stok, berdampak pada efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua metode peramalan kuantitatif sederhana, yaitu Single Moving Average dan Exponential Smoothing, dalam memprediksi permintaan berdasarkan data penjualan aktual selama 12 periode. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan mengevaluasi tingkat akurasi hasil peramalan menggunakan tiga metrik kesalahan: Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Exponential Smoothing memiliki tingkat kesalahan prediksi yang lebih rendah dibandingkan Moving Average, dengan nilai MAD sebesar 11.34, MSE sebesar 202.042, dan MAPE sebesar 6.658%. Sementara Moving Average menunjukkan hasil MAD sebesar 39.72, MSE sebesar 1578.255, dan MAPE sebesar 19.684%. Temuan ini menunjukkan bahwa Exponential Smoothing lebih akurat dan adaptif terhadap perubahan data, sehingga direkomendasikan sebagai metode peramalan dalam pengelolaan stok di D’PETSHOP.
Pelaksanaan pengabdian terpadu pada program keahlian teknik pengelasan untuk mencetak wirausahawan muda Romadin, Achmad; Aqsha, Ismail; Irfan, Andi Muhammad; Erniyani, Erniyani; Anwar, Fahri
Jurnal Anugerah Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v7i1.7173

Abstract

Program keahlian teknik pengelasan berpotensi dalam mencetak wirausahawan muda yang mandiri. Namun, integrasi keterampilan teknis dan kewirausahaan menjadi kendala dalam menciptakan lulusan yang siap bersaing di dunia usaha. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini pada siswa SMK melalui pendekatan pengabdian terpadu yang dilaksanakan di SMKN 5 Bulukumba dengan jumlah siswa 20 orang. Adapun aspek yang menjadi tolak ukur yaitu pelatihan penggunaan alat ukur mekanik, pengelasan SMAW, alat pengujian tanpa merusak (NDT), dan pelatihan kewirausahaan berbasis unit produksi. Penilaian dilakukan melalui observasi teknis. Teknik analisis data keberhasilan dalam pelaksanaan pengabdian terpadu adalah membandingkan hasil pengetahuan yang diukur dengan menggunakan pretest dan post-test. Hasilkegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari semua aspek, seperti pada aspek pemahaman penggunaan alat ukur mekanik, terjadi peningkatan sebesar 45%. Begitu pun dengan aspek teknik pengelasan SMAW meningkat dari 25% menjadi 85%, aspek penggunaan alat pengujian tanpa merusak (NDT) sebelumnya hanya dipahami oleh 20% siswa, meningkat menjadi 85% setelah mengikuti pelatihan, dan pemahaman tentang kewirausahaan meningkat setelah pelatihan yaitu 85%. Secara keseluruhan, hasil ini mengindikasikan bahwa kegiatan pengabdian terpadu mampu memberikan dampak positif dan terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi dan keterampilan kerja dan kesiapan usaha mandiri siswa.