Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengendalian Kualitas Kemasan Bakso Frozen pada UMKM F Raodah, Raodah; Ramdhani, Irin; Erniyani, Erniyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3220

Abstract

UMKM Bakso Frozen F menghadapi permasalahan kecacatan pada kemasan plastik PE, terutama berupa sobekan yang sering dikeluhkan reseller setelah proses distribusi. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas produk, mengurangi kepuasan pelanggan, serta berdampak negatif terhadap daya saing usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab cacat kemasan serta merumuskan langkah perbaikan agar mutu produk dapat terjaga dengan baik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui studi kasus pada UMKM Bakso Frozen F. Data yang dikumpulkan meliputi jumlah penjualan dan frekuensi cacat sobek selama enam bulan, observasi proses produksi, serta wawancara dengan pemilik usaha terkait praktik pengendalian kualitas yang diterapkan. Analisis dilakukan dengan menggunakan peta kendali (control chart) untuk memantau stabilitas proses dan diagram Ishikawa untuk mengidentifikasi akar penyebab permasalahan. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi proporsi cacat sobek dengan rata-rata 2,78% per bulan. Beberapa penyebab utama yang teridentifikasi meliputi kualitas bahan kemasan yang relatif tipis, pengaturan mesin sealer yang kurang optimal, serta penanganan distribusi yang belum memadai. Melalui analisis tersebut, dirumuskan strategi perbaikan berupa pemilihan bahan kemasan yang lebih kuat, kalibrasi rutin mesin penyegel, serta peningkatan standar distribusi. Dengan penerapan usulan ini, diharapkan tingkat kecacatan dapat ditekan sehingga produk sampai ke konsumen dalam kondisi yang lebih aman dan berkualitas.
Pengendalian Kualitas Produksi Jok Mobil Dengan Metode Statistical Quality Control (SQC) Erniyani, Erniyani; Ahistasari, Asih; Putri, Famelga Clea; Kayatun, Siti Nur; Siswanto, Siswanto
Metode : Jurnal Teknik Industri Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Metode
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/mt.v11i2.4795

Abstract

Increasingly competitive industrial conditions necessitate that companies maintain high product quality to remain competitive. One of the challenges frequently faced by the manufacturing industry is high levels of product productivity, which can impact customer satisfaction and operational efficiency. This study specifically examines the issue of product defects in the car seat production process at PT. ABC. Despite implementing a quality control system, a significant number of product defects were still found. The study used a quantitative approach using Statistical Quality Control (SQC) methods, specifically p-charts, to analyze production and defect data over 16 days. The analysis showed that the proportion of defects varied significantly, with the highest value reaching 55.17% and the lowest at 5.13%. The control chart showed data points approaching the upper control limit, indicating the process was not yet fully stable. Fishbone analysis identified the main causes of defects, including human factors, work methods, raw materials, and machines. Comprehensive improvements to the work system and joint control are needed to increase production process stability and sustainably reduce defect rates.
Pelatihan Pengoperasian Aplikasi Perencanaan Persediaan Material Berbasis VBA Macro Excel di PTM-UNM Fahri Anwar; Badaruddin Anwar; Erniyani Erniyani; Ahmad Sirfi Fatoni; Dedi Harianto
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 3 (2024): October 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v1i3.2312

Abstract

Persediaan sebagai sumber daya yang mendukung operasional, persediaan juga menjadi faktor penting dalam memenuhi permintaan pelanggan dan menjaga stabilitas produksi. Sementara untuk memulai berjalannya laboratorium membutuhkan bahan baku pengujian atau menghasilkan produk khususnya laboratorium pengelasan dan fabrikasi yang mencakup pembuatan produk dari bahan mentah dengan teknik presisi tinggi. Permasalahan yang terjadi prencanaan dan pencatatan kebutuhan bahan yang diman rentan terhadap kesalahan pencatatan tetapi juga membutuhkan waktu yang lama, terutama dalam pencarian informasi persediaan. Selain itu, sistem manual menyulitkan untuk memperkirakan kebutuhan bahan. Solusi perbaikan yang ditawarkan adalah pelatihan menggunakan aplikasi yang telah dirancang untuk perencaan material selanjutnya dan digunakan sebagai sistem informasi. Hasilnya didapatkan bahwa dengan adanya sistem ini dapat membantu praktikum untuk mengajukan kebutuhan bahan dalam proses produksi dilaboratorium las gas dan fabrikasi
Usulan Desain Kemasan Songkok Recca Menggunakan Metode Kano Erniyani, Erniyani; Anwar, Badaruddin; Romadin, Achmad; Anwar, Fahri; Putra, Iswahyudi Indra
Integrasi: Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 10 No 1 (2025): Integrasi : Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/integrasi.v10i1.497

Abstract

Pertumbuhan UMKM setiap tahun mengalami peningkatan, baik dari skala jasa maupun manufaktur. Sehingga diperlukan inovasi suatu produk untuk menarik pelanggan. Produk ditentukan berdasarkan kebutuhan, kualitas, dan trend berdasarkan fungsi-fungsi produk yang lebih kompleks dalam memenuhi harapan dan kebutuhan pelanggan. XY merupakan UMKM yang memproduksi  songkok recca khas daerah Bone Sulawesi Selatan dan terbuat dari serat pelapah daun lontar. XY memasarkan produknya secara offline dan online.  Saat ini kemasan songkok recca hanya mengandalkan toples berbahan plastik maupun kardus tergantung dari jarak jauh pengiriman barang sehingga mengurangi nilai estetik dari kemasan produk tersebut. Selain itu, kemasan saat ini juga sering mendapatkan komplain dari pelanggan akibat produk yang diperoleh mengalami kerusakan atau kecacatan seperti songkok recca tidak transisi. Kemasan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembeli. Maka dari itu, penelitian ini akan dilakukan usulan desain kemasan songkok recca sesuai kebutuhan pelanggan dengan menggunakan metode Kano. Metode Kano merupakan teknik yang digunakan untuk pengklasifikasian atribut-atribut suatu produk jasa maupun manufaktur berdasarkan keinginan pelanggan agar dapat meningkat kualitas produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua atribut yang berada pada kategori one dimensional yaitu kemasan bisa dijadikan kotak penyimpanan (X5) dan kemasan memiliki warna menarik (X7). Kedua atribut tersebut memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan pelanggan dalam mengembangkan desain kemasan songkok recca.
Optimising Assessment in Project-Based Learning to Improve the Quality of STEM Learning Vika Puji Cahyani; Achmad Romadin; Erniyani; Fahri Anwar; Mohd Zulfakar Mohd Nawi
International Journal of Scientific Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijsmr.v2i11.12392

Abstract

Project Based Learning is a pedagogical approach that places students at the centre of learning through the completion of real projects, allowing them to integrate theory and practice effectively. This research aims to analyse how systematic and thorough evaluation or assessment can serve as a benchmark for the effectiveness of Project Based Learning-based curriculum. This research is a combination of bibliometric research and Narrative Literature Review. The natural stages of this research are Determination of Purpose and Topic of Review, Search and Selection of Literature Sources, Organisation of Findings, Analysis and Presentation of Findings. The search was conducted specifically on copus indexed articles in 2020-2024 with the help of Publish or Perish software with the keyword ‘project-based learning evaluation’. Systematic and thorough evaluation or assessment can serve as a benchmark for the effectiveness of project-based learning curriculum. There are several solutions in project-based learning assessment including solutions to the need for assessment tools that are able to capture aspects of the process and results in a balanced manner, difficulty in assessing individual contributions in group projects and variations in the quality of projects produced due to differences in abilities and resources
OPTIMALISASI PEMANFAATAN CANGKANG MOLTING LOBSTER AIR TAWAR SEBAGAI PENYEDAP RASA ALAMI DI DESA PACCELLEKANG Muslimin, Istyqamah; Rasdi, Rasdi; Purnamasari Anwar, Dian; Musdalifah Yusran, Umniyah; Asjun, Asjun; Raodah, Raodah; Fole, Asrul; Erniyani, Erniyani; Ningsih, Kurnia; Musytari, Musytari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1552-1558

Abstract

Desa Paccellekang tereltak di Kecamatan Patallasang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Desa Paccellekang mendirikan unit Bada Usaha Milik Desa dengan nama BUMDes Bumi Paccellekang Sejahterah dan membuka usaha pembudidayaan lobster air tawar dalam program destinasi desa wisata terpadu. Berdaarkan hasil observasi menunjukkan bahwa lobster air tawar sering melakukan pergantian cangkang (molting), terkait potensi tersebut, tim pengabdian masyarakat pun berupaya menginovasikan hasil cangkang molting lobster air tawar menjadi bahan penyedap alami. Pada pengabdian masyarakt yang dilakukan dilihat dari hasil kuesioner, baru kali ini semua responden mendapatkan pelatihan mengenai pemanfaatan cangkang molting lobster air tawar menjadi penyedap rasa alami, dan setelah mendapatkan pelatihan semua responden telah mampu mengolah, mampu menjelaskan langkah-langkah prosedur dan mampu mengenal bahan-bahan yang digunakan da;am pembuatan produk penyedap rasa alami dari cangkang molting lobster air tawar. Dan terlihat bahwa pemahaman masyarakat desa Paccellekang terhadap pemanfaatan cangkang molting lobter air tawar sebagai bahan penyedap rasa alami semakin meningkat, dan peserta antusias mengikuti pelatihan sejak awal
Peningkatan Pemahaman Siswa Menggunakan Alat Ukur Mekanik Di SMK Negeri 8 Kabupaten Pinrang: id Aminuddin; Ramdhani, Irin; Pramono, Ashar; Erniyani; Raodah
V-MACHINE: Vocational and Mechanical Community Service Journal Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Program Studi Sarjana Terapan PTM FT UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69712/machine.v2i2.9800

Abstract

Keterampilan dalam menggunakan alat ukur mekanik merupakan kompetensi fundamental yang wajib dikuasai oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan guna mempersiapkan mereka menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin kompleks. Sebagian besar siswa menunjukkan kesulitan dalam mengoperasikan alat ukur yang sesuai dan membaca hasil pengukuran dengan akurasi yang tepat, seringkali disebabkan oleh minimnya praktik langsung dan pemahaman konseptual tentang satuan serta konsep pengukuran. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam penguasaan alat ukur mekanik serta mengembangkan model intervensi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka. Salah satu alat ukur yang memiliki tingkat akurasi tinggi adalah micrometer. Micrometer, juga dikenal sebagai mikrometer sekrup, adalah alat ukur presisi yang digunakan untuk mengukur ketebalan atau diameter suatu objek dengan tingkat akurasi tinggi. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan selama program, terlihat bahwa mayoritas siswa mampu mengidentifikasi berbagai jenis alat ukur mekanik, seperti jangka sorong, mikrometer, dan dial indicator, dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi dibandingkan sebelum sosialisasi. Tidak hanya itu, pemahaman teoritis mengenai prinsip kerja dan fungsi spesifik dari masing-masing alat juga mengalami peningkatan yang substansial, mengindikasikan bahwa metode penyampaian materi oleh para dosen sangat efektif dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan awal siswa.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PJBL, SELF TOTEM, KREATIVITAS TERHADAP MANAJEMEN ENTERPRENEURSIP MAHASISWA Pramono, Ashar; Anwar, Badaruddin; Putra, Iswahyudi Indra; Erniyani, Erniyani; Fadillah, Nur
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4818

Abstract

Peningkatan jumlah lulusan perguruan tinggi tidak selalu diiringi oleh peningkatan kemampuan seseorang dalam mengelola kegiatan kewirausahaan, sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu memperkuat kompetensi manajerial mahasiswa. Kondisi ini mencerminkan kebutuhan akan metode pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga mendorong kreativitas, kepercayaan diri, serta kesiapan menghadapi dinamika dunia usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL), self totem, dan kreativitas terhadap manajemen entrepreneurship mahasiswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan melibatkan 100 mahasiswa sebagai sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah melalui uji asumsi klasik, meliputi uji normalitas, multikolinearitas, homokedastisitas, dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL dan self totem berpengaruh signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap manajemen entrepreneurship mahasiswa. Koefisien determinasi juga mengindikasikan bahwa variabel bebas memberikan kontribusi substansial dalam menjelaskan variasi kemampuan manajemen entrepreneurship. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pembelajaran berbasis proyek dan penguatan karakter personal dalam meningkatkan kualitas pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi.
Pelatihan prinsip ergonomi di laboratorium SMK Negeri 8 Pinrang untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap postur kerja Amiruddin, Amiruddin; Erniyani, Erniyani; Latief, Nurlaela; Ramdhani, Irin; Raodah, Raodah
Jurnal Anugerah Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/45txd049

Abstract

Prinsip ergonomi memiliki peranan penting dalam mendukung pelaksanaan praktik kerja di laboratorium. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa pemamahan siswa terhadap prinsip-prinsip ergonomi masih tergolong rendah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap postur kerja yang benar. Metode pengumpulan data berupa penyebaran angket pre-test dan posttest berdasarkan aspek pengetahuan dasar tentang ergonomi, penerapan postur kerja yang benar, serta pentingnya ergonomi dalam kegiatan praktik kejuruan. Selain itu, dokumentasi juga dilakukan untuk mengindetifikasi secara langsung hasil skor postur duduk siswa dengan menggunakan metode REBA. Hasil evaluasi menunjukkan sebelum mengikuti pelatihan pemahaman siswa berkisar 35%, dan setelah mengikuti pelatihan mecapai 90%, artinya bahwa secara siginifikan siswa mengalami peningkatan pemahaman terkait prinsip ergonomi. Selain itu, hasil analisis postur duduk siswa menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dengan bantuan aplikasi Angulus menunjukkan total skor tingkat risiko sedang (skor 7), yang mengindikasikan perlunya intervensi segera. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga membangun kesadaran kritis terhadap pentingnya ergonomi dalam dunia kerja. Hasil kegiatan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan pelatihan ergonomi lanjutan dan penyusunan panduan ergonomi sederhana di lingkungan SMK.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Rekayasa Proses Bisnis dengan Pendekatan Metode Stuctural Equation Model Clea Putri, Famelga; Erniyani, Erniyani; Herdianzah, Yan; Ahistasari, Asih
Journal of Industrial System Engineering and Management Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Industrial System Engineering and Management (Edisi June)
Publisher : PT. SAFARI AMALIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56882/jisem.v4i1.40

Abstract

BPR or business process reengineering is a process to achieve radical improvements in terms of time, quality, rewards, and of course costs by simultaneously redesigning processes, organizations, and information systems. In this study, IT/technology and HR factors (human resources) are used in re-engineering public facilities assisted by expert systems to create efficiency and effectiveness and increase value. The main factor used in this study is the management system, especially for making changes to the organizational structure, improving the administration system, and Relationship Management. The model suitability test in this report uses several criteria, including Chi-Square, GFI, AGFI, and RMSEA. Although the final model obtained a high Chi-square value (13.157) with a probability of zero, because several other criteria were met with an AGFI value above 0.9 and an RMSEA value below 0.08, the model is considered suitable. Based on the model output, it is known that not all antecedent variables have a significant influence on the consequent variables. Likewise, not all hypotheses are accepted. All antecedent variables cannot explain the consequent variables because the R2 value is less than 0.5.