Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Potensi Bahaya Keselamatan Ruas Jalan Dr.Cipto Mangunkusumo Kota Tegal Dengan Metode HIRA 'Afifa, Salma Dwi Nur; Fadilah, Zahrotul; Adiyansah , Bhisma; Wicaksono, Muhammad Zaky; Hadi, Suprapto
Jurnal Civil Engineering Study Vol. 5 No. 02 (2025): Jurnal Civil Engineering Study
Publisher : Civil Engineering of Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ces.v5i02.1430

Abstract

Ruas Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo di Kota Tegal merupakan jalan nasional dengan tingkat mobilitas tinggi yang memiliki karakteristik lalu lintas kompleks dan potensi konflik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya keselamatan lalu lintas pada ruas jalan tersebut dengan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Metode ini menilai risiko berdasarkan kombinasi tingkat keparahan (severity) dan kemungkinan kejadian (likelihood), yang dikembangkan melalui observasi lapangan, audit keselamatan jalan, dan analisis risiko. Hasil analisis menunjukkan terdapat 13 potensi bahaya, dengan 2 di antaranya (15,4%) tergolong risiko tinggi, 7 potensi bahaya (53,8%) risiko sedang, dan 4 lainnya (30,8%) risiko rendah. Potensi bahaya paling tinggi ditemukan pada akses simpang tanpa rambu dan akses jalan yang terhalang pohon. Mayoritas potensi bahaya memiliki frekuensi kejadian tinggi, meskipun tingkat keparahannya tergolong ringan. Rekomendasi atau upaya penanganan yang diusulkan untuk memenuhi standar pada ruas jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Tegal mengacu pada standar keselamatan jalan dan prinsip identifikasi bahaya serta pengendalian risiko (berdasarkan metode HIRA dan rujukan regulasi seperti RUNK & Inpres No. 4 Tahun 2013).
PEMODELAN ALTERNATIF PENANGANAN PERMASALAHAN SIMPANG STAGGER (STUDI KASUS: SIMPANG MARTOLOYO KOTA TEGAL) Mutaqin, Akhmad Alwi; Aprianto, Rizal; Hadi, Suprapto
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 November 2025
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v14i2.40126

Abstract

Simpang Martoloyo has a high traffic flow because it is the meeting point of arterial roads that include residential areas, school areas, and offices, as well as business locations, namely Pasar Anyar Martoloyo. This condition resulted in congestion and long delays. This study aims to analyze the performance of signalized intersections at Simpang Martoloyo, provide recommendations, and model traffic engineering using VISSIM software. The calculation method used is Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Based on the results of the analysis of existing conditions, Simpang Martoloyo has a service level of F with an average delay of 105.96 seconds/junior high school. The improvement of the performance of Simpang Martoloyo is carried out through several traffic engineering in the form of widening the approach to the intersection, changing the cycle time, and redesigning the number of phases. The alternative handling is selected based on the most optimal improvement in intersection performance. The redesign of the cycle time to 104 seconds with a green time of 10 seconds for each phase shows the results based on PKJI calculations that this alternative can improve intersection performance by reducing the average delay to 86.07 seconds/smp, and then based on Vissim modeling, it can reduce the average delay to 41.71 seconds. The time change between the greens is considered to be able to empty the last vehicle at the point of conflict of each last phase signal.
Analysis of the Suitability of Stopping Distance and Side Clearance at Curves in Relation to Speed Using the Road Construction Method Irawan, Faisal Akbar; Ar Rasyid, Muhammad Hisyam; Puspitaningrum, Anggita Suci; Fakhrudi, Alfyan Cana Dwi; Hadi, Suprapto; Baharuddin, Alfan
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.51068

Abstract

The analysis results show that several road curves still fail to meet the required safety standards. Field measurements indicate that only ten curves satisfy the stopping sight distance (SSD) criteria, while twenty-four curves experience SSD deficiencies, with the largest shortfall occurring at STA 13+800 northbound. Lateral clearance evaluation also shows limited compliance, with only five curves meeting the standard and twelve curves identified as having significant shortages most notably at STA 13+900. Several locations are categorized as hazard points because they exhibit deficiencies in both SSD and lateral clearance. Overall, inadequate lateral clearance is found to directly reduce available sight distance due to visual obstructions near the travel lane, indicating that geometric improvements are necessary to enhance safety along the PemalangRandudongkal corridor.
Analisis Perbandingan Tingkat Kerusakan Jalan pada Perkerasan Lentur Jalan Pala Raya 27 Kota Tegal Divasaputri, Nashwa Adelia; Hadi, Suprapto; Nugroho, Toriq Rizky; Suryana, Diar; Arizki, Ivania Syilfa
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): Oktober, Social Issues and Problems in Society
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.51049

Abstract

Road infrastructure is a vital component supporting economic and social development, yet pavement deterioration remains a significant challenge requiring systematic and accurate evaluation methods. This research evaluates the pavement condition of Pala Raya 27 Road in Tegal City by comparing three assessment methods: Surface Distress Index (SDI), Pavement Condition Index (PCI), and Bina Marga method. The study was conducted on a 1,500-meter local road section divided into nine 100-meter segments. Data collection involved visual inspection and measurement of pavement distresses including cracking, potholes, and rutting. Research findings indicate that the SDI method yielded an average value of 35.8 (Good condition) with two segments classified as lightly damaged. The PCI method produced an average value of 71.9 (Very Good condition) with 66.7% of segments in very good to good condition and 22.2% in fair condition. The Bina Marga method resulted in an average Road Condition Value (RCV) of 0.76 (Very Good condition) with 77.8% of segments in excellent condition. Notably, all three methods consistently identified segments 0+500-0+700 as critical areas requiring maintenance priority, despite differences in severity classification. The SDI method demonstrated highest sensitivity to pothole distress, while PCI provided more balanced assessment considering both severity and density. The Bina Marga method offered moderate evaluation adapted to local Indonesian conditions. This comparative analysis validates the consistency of the three methods while revealing their distinct characteristics and provides valuable guidance for pavement management decision-making. The research recommends that local residential roads like Pala Raya 27 utilize the Bina Marga or SDI methods due to their practical and economical procedures, while arteries or collector roads benefit from the more comprehensive PCI method. Immediate maintenance is recommended for critical segments to prevent further deterioration
Analisis Tingkat Kerusakan Perkerasan Jalan Berdasarkan Metode Bina Marga dan PCI (Studi Kasus: Ruas Jalan Kaligawe Raya, Kecamatan Genuk, Kota Semarang) Hadi, Suprapto; Widyastuti, Nur Rachmi; Khoirunni’mah, Annissa; Aminuddin, Irfan; Almunawar, Dani Agil Asyari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4239

Abstract

Jalan Kaligawe Raya di Kota Semarang merupakan salah satu jalur strategis yang memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Namun, kondisi fisik ruas jalan ini menunjukkan berbagai bentuk kerusakan yang cukup signifikan, sehingga dikhawatirkan dapat menghambat kelancaran arus transportasi dan menurunkan tingkat kenyamanan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi permukaan Jalan Kaligawe Raya dengan mengintegrasikan Metode Bina Marga dan Metode Pavement Condition Index (PCI). Metode Bina Marga digunakan untuk melakukan penilaian visual berdasarkan jenis, tingkat, dan penyebaran kerusakan, seperti retak, lubang, dan penurunan permukaan. Sementara itu, Metode PCI memberikan penilaian kuantitatif yang lebih terukur melalui penghitungan skor kondisi pada tiap segmen jalan, sehingga mampu menggambarkan tingkat kelayakan struktural secara lebih detail. Hasil survei lapangan menunjukkan bahwa sebagian segmen jalan berada pada kategori rusak sedang hingga rusak berat, dengan kerusakan yang tersebar secara tidak merata pada beberapa titik kritis. Temuan ini mengindikasikan perlunya upaya pemeliharaan rutin untuk mengatasi kerusakan ringan serta pemeliharaan berkala atau rehabilitasi pada segmen yang mengalami kerusakan lebih parah. Kombinasi kedua metode analisis memberikan gambaran komprehensif mengenai tingkat kerusakan dan kebutuhan penanganan. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar dalam menentukan prioritas perbaikan serta membantu pemerintah daerah dalam perencanaan program pemeliharaan guna menjaga kualitas, keamanan, dan fungsi Jalan Kaligawe Raya secara berkelanjutan.
Analisis Tingkat Keselamatan Simpang Berbasis Metode Traffic Conflict Technique (TCT) Mahendra, Dhani Esa; Dalimunthe, Kayla Nacasely; Shafira, Rinjani Khansa; Ma'rifat, Farhan Adib; Hadi, Suprapto
TEKNIKA Vol. 20 No. 2 (2026): Teknika Mei 2026 (In Progress)
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18142719

Abstract

Keselamatan lalu lintas pada persimpangan menjadi sangat penting karena kondisi persimpangan sebagai titik pertemuan pergerakan kendaraan. Konflik lalu lintas sebagai salah satu indikator tingkat keselamatan lalu lintas pada persimpangan. Lokasi penelitian berada pada dua simpang berdekatan di Jalan Lingkar Utara Kota Tegal yang memiliki intensitas konflik lalu lintas yang tinggi. Perilaku pengendara yang melanggar garis henti menjadi faktor penyebab tingginya konflik lalu lintas pada persimpangan tersebut. Metode Traffic Conflict Technique (TCT) digunakan untuk mengkategorisasikan tingkat keparahan konflik lalu lintas. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik konflik dan menentukan faktor penyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan pada persimpangan di Jl. Hangtuah jenis konflik yang paling dominan adalah crossing (60,6%), merging (19,7%), diverging (10,6%), dan weaving (9,1%). Pada persimpangan di Jl. Lingkar Utara Kota Tegal konflik terbanyak adalah crossing (73,9%), merging (15,5%), diverging (4,4%), dan weaving (6,3%). Konflik dalam satu jam pengamatan diluar peak-hour dengan 70,69% pada kategori serious conflict. Rekomendasi penanganan yang disarankan berupa pembukaan median di depan Jalan Hangtuah. Penataan fisik simpang dan analisis konflik merupakan kombinasi strategi yang efektif untuk meningkatkan keselamatan pada simpang dengan intensitas konflik tinggi. Hasil dari penelitian ini sebagai dasar dalam pengambilan keputusan teknis untuk meningkatkan keselamatan simpang dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan.
IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA BERDASARKAN IMPLEMENTASI SELF EXPLAINING ROAD DAN FORGIVING ROAD DENGAN METODE HIRA Panuntun, Arga Satria; Baskoro, Baskoro; Masuang, Raynaldi Saputra; Taupiqqurrohman, Taupiqqurrohman; Hadi, Suprapto
Rang Teknik Journal Vol 9, No 1 (2026): Vol. 9 No. 1 Januari 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v9i1.6985

Abstract

Jalan Moga - Guci merupakan akses penting menuju destinasi wisata di Kabupaten Tegal, namun karena kondisi geometrik jalan yang sulit dan minimnya sarana dan prasarana keselamatan, maka jalan tersebut menjadi rawan terjadinya kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini untuk menemukan kemungkinan risiko berdasarkan penerapan konsep Self-Explaining Road (SER) dan Forgiving Road (FR), dengan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA). Pelaksanaan penelitian ini melalui observasi lapangan sepanjang 3,016 km dan menganalisis 12 titik defisiensi jalan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 66% dari potensi bahaya berada dalam kategori risiko moderate, 17% high, dan 17% low. Mayoritas bahaya memiliki tingkat kemungkinan kejadian unlikely namun berdampak moderate hingga major jika terjadi kecelakaan. Temuan risiko tertinggi berada di titik STA 1+800 dan 2+400 akibat kombinasi kerusakan perkerasan dan visibilitas rendah. Studi ini membuktikan bahwa penerapan prinsip Self-Explaining Road (SER) dan Forgiving Road (FR) dalam desain jalan dapat membantu meminimalisir risiko kecelakaan. Diperlukan intervensi berbasis rekayasa lalu lintas untuk meningkatkan keselamatan di koridor pada jalur tersebut.
Analisis Kondisi Permukaan pada Ruas Jalan Raya Balamoa Kabupaten Tegal Asmara, Anjar; Adrian, Ari; Hadi, Suprapto
Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jts.2025.v6i1.7299

Abstract

Jalan Raya Balamoa Kabupaten Tegal, merupakan salah satu jalan kabupaten di Kabupaten Tegal yang diklasifikasikan sebagai jalan kelas III. Sebagai jalan kabupaten, fungsinya adalah menghubungkan pusat-pusat aktivitas lokal, sehingga mendukung mobilitas masyarakat. Jalan ini dirancang untuk melayani kendaraan kecil hingga sedang dengan batasan dimensi dan muatan tertentu sesuai ketentuan jalan kelas III. Namun, seringnya kendaraan berat bermuatan berlebih melintas di ruas ini menyebabkan kerusakan pada permukaan jalan, sehingga menimbulkan masalah kerusakan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kerusakan Jalan Raya Balamoa menggunakan metode Surface Distress Index (SDI). Dari hasil penelitian Persentase kerusakan sepanjang Jalan Raya Balamoa ini adalah Retak (Crack) 125%, Berlubang (Potholes) 42,5%, dan Bekas roda (Rutting) 20,73%. Rata-rata kerusakan dari seluruh segmen adalah 204,33, yang secara keseluruhan mengindikasikan bahwa kondisi jalan dominan berada dalam kategori rusak berat. Oleh karena itu, rekomendasi penanganan utama untuk sebagian besar segmen adalah peningkatan atau rekonstruksi.
Analisis Karakteristik Arus Lalu Lintas Pada Jalan Protokol Kota Tegal Akibat Pengaruh U-turn Yulfa, Aqilla Azian; Prasetyo, Fatkhur Rohman Eko; Hadi, Suprapto
Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jts.2025.v6i1.7271

Abstract

Median jalan yang dilengkapi fasilitas (u turn) dirancang untuk mengelola konflik lalu lintas, terutama yang melibatkan perubahan arah kendaraan. Namun, fasilitas ini juga berpotensi menimbulkan hambatan lalu lintas yang berdampak pada penurunan kecepatan kendaraaan.Penurunan kecepatan ini dapat menyebabkan antrean kendaraan dan meningkatkan resiko kemacetan. Penelitian ini dilakukan di Jalan Dewi Sartika dan Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo untuk menganalisis pengaruh fasilitas U-turn terhadap kecepatan kendaraan serta mengevaluasi kinerja lalu lintas akibat keberadan fasilitan tersebut. Pengumpulan data mencakup geometrik jalan, volume lalu lintas, kecepatan kendaraanm dan waktu manuver saat berganti arah melalui survei langsung di lokasi. Survei dilakukan selama dua hari yaitu satu hari saat weekday dan satu hari saat weekend. Analisis data mengacu terhadap Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI). Hasil menunjukkan bahwa failitas U-turn secara signifikan memengaruhi kecepatan kendaraan, dengan nilai koefisien korelasi tertinggi (r) sebesar 0,07. Pada Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, kinerja lalu lintas berada pada level B, yang menunjukkan adanya sedikit penundaan namun tidak menyebabkan kendaraan berhenti dalam waktu lama.Hal tersebut juga dipengaruhi karena letak u turn yang diteliti terletak diantara dua u turn lainnya.
Analisis Potensi Bahaya Penyebab Kecelakaan Pada Ruas Jalan Lingkar Utara Tegal – Brebes Dengan Metode HIRARC Aulia, Rofiul Izza; Jasmine, Meutya; Hadi, Suprapto
Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jts.2025.v6i1.7125

Abstract

Hazard Analysis of Accident Causes on the Brebes - Tegal North Ring Road Using the HIRARC Method. The Brebes-Tegal Northern Ring Road is a strategic route in the Pantura region with a high accident risk due to various factors. Using the HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) method, this study analyzed potential hazards affecting road user safety. Field surveys and interviews revealed that the primary accident causes include road damage such as cracks, potholes, and elevation differences caused by heavy vehicle pressure. These risks are exacerbated by inadequate safety facilities, such as poor street lighting, damaged traffic signs, and the absence of side guards in high-risk areas. Illegal parking and disorganized vehicle entry-exit activities further increase the hazards. Improvement recommendations involve repairing road infrastructure, enhancing safety facilities, and enforcing strict regulations and traffic supervision. This study highlights the critical need for regular road safety inspections to identify and mitigate hazards, ensuring safer traffic conditions and supporting efficient mobility in the Pantura region.
Co-Authors 'Afifa, Salma Dwi Nur Adiyansah , Bhisma Ahmad Basuki Alfan Baharuddin, Alfan Almunawar, Dani Agil Asyari Aminuddin, Irfan Anindita, Reza Yoga Anjar Asmara Aprianto, Rizal Aprilia Khairani, Dyta Ar Rasyid, Muhammad Hisyam Arhandika Saputra, Marendra Athasyah Ari Adrian, Ari Arizki, Ivania Syilfa Aulia Septiani, Nurul Aulia, Rofiul Izza Aulia, Yuris Ayu, Brasie P.S.B.R Ayu, Brasie Paradana Sela Bunga Riska Ayu, Brasie Pradana Sela Bunga Riska Azel Rizal Jovian Bahrelsi, Damar Risky Baskoro Baskoro, Baskoro Berlianindya, Fiarentina Brilian, Resti Martha Bunga Riska Ayu, Brasie Pradana Sela Cahya Diyaksa, Mei Dahlan, Mochammad Affan Dalimunthe, Kayla Nacasely Dewi, Marsya Fadlillah Kurnia Divasaputri, Nashwa Adelia Edi Purwanto Erhatmono, Bimo Noviaji Eska Fahmadi, Aat Esti Wulandari Fadilah, Zahrotul Fahmi, Silvia Afida Fahriza, Dawam Fakhrudi, Alfyan Cana Dwi Fatah, Muhammad Ibnu Fitria, Ina Grathio Marandj Ottu, Wyheintha Hanida, Shelia Ayu Rida Hanin, Inas Fadiyah Hayati, Reffi Nur Hidayati, Tri Susila Huda, Rachmad Miftah Hutasoit, Rutjka Benela Icha Yaunisha, Cheryl Fara Inayati, Nabilla Rahma Indriani, Agustin Ratna Irawan, Faisal Akbar Irsyad, Bani Jasmine, Meutya Joko Siswanto Kartono Wibowo, Kartono Khoirunni’mah, Annissa Lestari, Astri Ma'rifat, Farhan Adib Mahendra, Dhani Esa Maheswara, Andhika Adiwidya Mariano, Aldo Nabilla Valiant Masuang, Raynaldi Saputra Maulana, Fajar Firdaus Milasari, Adhistina Dewi Mutaqin, Akhmad Alwi Nazzaya, Muhammad Rifqi Nugroho, Rizky Reynaldi Nugroho, Toriq Rizky Nurrohman, Hafidz Nurul Fitriani Octavioliena, Zahwa Oetomo, Wateno Panuntun, Arga Satria PARLUKI, ALSHA DEWI Perdana, Brezinka Ayu Prasetyo, Fatkhur Rohman Eko Puspitaningrum, Anggita Suci Putri, Carissa Rahma Putri, Raudina Rilawani Putri, Zania Septiani PUTRO, HANENDYO Ramadhani, Restu Rivaldy, Muhamad Rafli Riza Phahlevi Marwanto S Imam Wahyudi Saputra, Patrio Saputro, Johan Fatkhurrozi Shafira, Rinjani Khansa Siti Shofiah Suryana, Diar Syafriyanto, Rui Hanan Syarifuddin, Anasya Musdalifah Taufik Ramadhan Taupiqqurrohman, Taupiqqurrohman Varadinta, Salsabilla Wicaksono, Muhammad Zaky Widya Anggraeni, Inneke Widyastuti, Nur Rachmi Wijayanti, Fausta Patricia Yogi Oktopianto Yoni, Azzah Ula Nabillah Yuanita, Amelia Ratna Yulfa, Aqilla Azian Zuhrianto, Farhan Afif