Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pesan Dakwah Koh Dennis Lim Pada Podcast Denny Sumargo “Bandar Judi Jadi Ustadz” Aulia, Nurul Maisya; Simamora, Irma Yusriani
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 4, No 3 (2024): JURNAL SOCIAL LIBRARY NOVEMBER
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v4i3.285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan-pesan dakwah yang disampaikan oleh Koh Dennis Lim pada channel youtube podcast Denny Sumargo. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 pesan dakwah yang disampikan oleh Ustadz Koh Dennis Lim pada podcast tersebut diantaranya: pesan aqidah, pesan akhlak dan pesan syariah. Pesan dakwah akidah yaitu tentang kekuatan sejati itu milik Allah, sehingga yang utama justru pertolongan Allah kepada kita yang akan mengukuhkan kedudukan kita, bukan sebaliknya. Pesan akhlak yang dibagi menjadi dua yaitu akhlak kepada Allah dan akhlak kepada manusia. Pesan dakwah Syariah yaitu syariah ibadah dan muamalah yang berbicara tentang bagaimana hukum sholat yang menjadi penolong bagi orang-orang sholeh,dan syariah muamalah yang mengatur hubungan manusia dengan manusia yang lain baik berupa perdagangan, pernikahan dan lain sebagainya. Penggunaan media sosial sebagai sarana dakwah pada saat ini adalah bentuk modernisasi Islam. Dimana islam juga harus tetap berkembang seiring dengan zaman, penggunaan media sosial sebagai sarana dakwah dapat dipergunakan untuk penyebaran dakwah yang lebih menyeluruh.
Komunikasi Pembangunan Dalam Pendidikan Ditinjau Dari Perspektif Islam Simamora, Irma Yusriani; Wulandari, Latifah; Hasibuan, Manita Rahma; Hidayat, Try Akmal; Sirait, Fauzi; Gulo, Aldi Ramadani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8883

Abstract

Persoalan perbaikan komunikasi harus terus dipusatkan, karena perjalanan kehidupan terus berjalan, dan setiap orang harus benar-benar sejahtera, serta menemukan keharmonisan dunia lain, agar kehidupan di dunia nyaman, dan terlaksananya da’ yang mendalam. wah latihannya lebih ideal. Setiap bangsa, baik negara maju, negara berkembang, maupun negara terbelakang, tetap menjadikan program pembangunan sebagai agenda utama. Dengan membangun validitas maka kehidupan dapat ditingkatkan, baik dari segi material maupun non material. Dari sinilah konsep-konsep pembangunan selalu dikomunikasikan sehingga menghasilkan apa yang disebut dengan komunikasi pembangunan. Saat ini ia banyak memanfaatkan komunikasi luas, karena media ini dianggap layak. Sederhananya, komunikasi yang efektif terjadi apabila pesan yang ingin disampaikan oleh komunikator atau pengkhotbah dan pesan yang ditangkap dan diterima oleh komunikan atau mad’u mempunyai keterkaitan yang erat. Kelangsungan korespondensi terkait erat dengan tujuan korespondensi, biasanya kita mengantisipasi setidaknya satu hasil sebagai tujuan korespondensi. Korespondensi juga digunakan dalam bidang pendidikan dan memegang peranan penting dalam pendidikan, termasuk kemampuan administratif, kemampuan ini pertama-tama melalui pemberitahuan dan pengendalian terlebih dahulu serta latihan persuasif. Pengawasan dan pengendalian ini dapat dilakukan untuk kegiatan preventif terhadap hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya pemberian risiko pengobatan yang disampaikan melalui komunikasi yang luas dan ditujukan kepada pelajar dan lebih luas lagi di tingkat daerah. Selain itu, ada 6 bagian yang harus dimanfaatkan dalam persekolahan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain, yaitu: sumber, komunikator (encoder), pesan (knead), komunikan (decoder), media (channel), dampak. (hasil)
Persepsi Mahasiswa Tentang Berita Perubahan Logo Halal di Instagram Khairunnisa, Mustika; Rubino, Rubino; Simamora, Irma Yusriani
Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 4 No 2 (2024): Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa tentang berita pergantian logo halal di Instagram di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Kampus II Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan. Secara khususnya penelitian ini untuk mengetahui persepsi mahasiswa tentang: pertama, perubahan logo. Kedua, bentuk logo. Ketiga, keterbacaan logo. Keempat, warna logo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang yang merupakan mahasiswa aktif prodi komunikasi dan penyiaran Islam stambuk 2018. Analisis data dilakukan dengan mengacu pendapat Miles Haberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa: pertama, dalam pergantian logo halal, sebagian mahasiswa setuju dengan hal tersebut. Kedua, seluruh informan setuju bahwa bentuk logo halal menyerupai gunungan surjan. Ketiga, dalam keterbacaan logo, sebagian mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam mengatakan bahwa tulisannya dapat dibaca dan terlihat modis, namun ada yang mengatakan bahwa tulisan dalam logo tidak dapat terbaca dan tulisan arabnya tidak kelihatan. Keempat, mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam mengatakan warna ungu itu bagus dan menunjukkan keimanan. Namun ada juga yang mengatakan bahwa warna hijau di logo yang lama lebih ikonik dan bernuansa Islami.
ANALYSIS OF ISLAMIC COMMUNICATION IN PREVENTING ACTS OF VIOLENCE AGAINST WOMEN AND CHILDREN IN LABUHANBATU DISTRICT Batubara, Hafsah Juni; Sazali, Hasan; Simamora, Irma Yusriani
al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 10 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/albalagh.v10i1.8843

Abstract

The rate of violence against women and children is still very high in Indonesia, including in Labuhan Batu. Based on the research conducted, there have been many studies on preventing acts of violence against women and children, but few have seen the benefits of Islamic communication in the implementation process. This study uses qualitative methods and descriptive phenomenological data analysis to reveal the implementation of Islamic communication in handling violence against women and children. In-depth interviews are data collection methods. The research results show that DPPPA communication in prevention and treatment service tasks uses Islamic communication with good speech, an attitude full of gentleness, adapting language and content, conveying information about the actual situation, prioritizing empathy, and building good relationships. The results of the prevention phase of UU TPKS advocacy activities, outreach on ABH prevention, improvement of the Children's Forum and Puspa communication forum, increasing the role of PATBM , special SIMFONI PPA training, case management training, protecting children from abuse, and monitoring child-friendly information in internet cafes in the Rantauprapat area. This study shows that DPPPA Labuhanbatu Regency's communication regarding implementation and prevention results has been carried out well. To stop acts of violence against women and children in Labuhanbatu Regency, they must truly implement Islamic communication, not just fulfill their duties at work.
Strategi Komunikasi Da’i dalam Menanamkan Nilai-Nilai Agama Islam di Kecamatan Medan Tembung Prawira, Yoga Bali; Simamora, Irma Yusriani
Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Masyarakat Islam Vol. 15 No. 1 (2025): Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Masyarakat Islam
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/liwauldakwah.v15i1.6103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi para da’i dalam menanamkan nilai-nilai Islam di kawasan urban, khususnya di Kecamatan Medan Tembung. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi lapangan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para da’i mempraktikkan strategi komunikasi secara verbal, visual, dan digital untuk menjangkau audiens yang beragam. Strategi yang efektif ditandai oleh keterhubungan emosional, penggunaan bahasa yang kontekstual, dan adaptasi terhadap media baru. Diskusi menegaskan bahwa komunikasi dakwah tidak hanya menyampaikan pesan agama, tetapi juga berperan dalam transformasi nilai sosial dan budaya. Dakwah digital menjadi peluang baru namun juga menyimpan tantangan terkait validitas konten dan kompetensi digital da’i. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas digitalisasi dakwah dan perluasan studi ke konteks geografis yang lebih luas.
MEDIA DIGITAL SEBAGAI BASIS PENINGKATAN KEAGAMAAN BAGI GENERASI MILLENIAL tunnajah, roudho; Simamora, Irma Yusriani; Zahra, Ilya; Sari, Rini Mayang; Hadisa, Asmaul; Pratama, Diki
Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Vol 21 No 1 (2025)
Publisher : Komunitas Dosen Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/al-mishbah.Vol0.Iss0.450

Abstract

This study explores the contribution of digital media in strengthening spiritual values ​​among the millennial generation who actively use digital platforms. The method used is a qualitative literature review of various references regarding the function of social media in understanding Islam. The main results show that digital media is effective in spreading spiritual values ​​due to easy access, efficient costs and time, and the ability to reach the right audience. Millennials can quickly find spiritual materials that suit their needs. Digital media also increases religious understanding and awareness through lectures, discussions, and online communities. However, there are risks associated with the spread of inaccurate spiritual information and consumption of instant content that can reduce the depth of spiritual thinking. Therefore, the use of digital media needs to be combined with good digital literacy in order to have a positive impact on the development of the religiosity of the millennial generation. Abstrak Penelitian ini mengkaji peran media digital dalam memperkuat nilai-nilai spiritual di kalangan generasi milenial yang aktif menggunakan platform digital. Metode yang dipakai adalah tinjauan literatur kualitatif dari berbagai referensi mengenai fungsi media sosial dalam memahami Islam. Hasil utama menunjukkan bahwa media digital memiliki efektivitas dalam menyebarkan nilai spiritual berkat kemudahan akses, biaya dan waktu yang efisien, serta kemampuan untuk mencapai audiens yang tepat. Generasi milenial bisa dengan cepat menemukan materi spiritual yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Media digital juga meningkatkan pemahaman dan kesadaran beragama melalui ceramah, diskusi, serta komunitas daring. Namun, ada risiko terkait dengan penyebaran informasi spiritual yang tidak akurat dan konsumsi konten instan yang bisa mengurangi kedalaman pemikiran spiritual. Oleh karena itu, pemanfaatan media digital perlu dipadukan dengan literasi digital yang baik agar dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan religiusitas generasi milenial
STRATEGIC MANAGEMENT OF THE INTER-RELIGIOUS HARMONY FORUM (FKUB) IN MAINTAINING INTER-RELIGIOUS HARMONY IN MEDAN CITY Zein, Gilang Hardian; Simamora, Irma Yusriani
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 6 No. 2 (2025): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v6i2.1062

Abstract

Interfaith harmony is a major challenge in a multicultural society like Medan City, which has religious and cultural diversity. The Interfaith Harmony Forum (FKUB) is present as a non-structural institution that has a strategic role in maintaining social harmony through an inclusive da'wah approach, interfaith dialogue, and collaboration with the government and society. This study aims to determine the strategic management implemented by the Medan City FKUB in an effort to maintain interfaith harmony. This study uses a qualitative method with data collection techniques through observation and in-depth interviews with key figures in the FKUB. The results of the study indicate that the FKUB da'wah strategy focuses on a persuasive and dialogical approach, empowering religious figures as mediators, and utilizing social media as a means of digital da'wah. The challenges faced include misinterpretation of religious teachings, the negative influence of social media, and lack of participation of the younger generation. Therefore, this study recommends the implementation of an adaptive, participatory, and contextual da'wah approach to respond to contemporary socio-religious dynamics and strengthen interfaith harmony in Medan City.
We Will Tell You The Representation Of Family Communication In Today's Film: Analysis Of Semiotics Roland Barthes Panggabean, Alya Hamzah; Simamora, Irma Yusriani
International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : The Islamic Education and Multiculturalism Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/ijierm.v7i2.482

Abstract

Movies are one of the effective ways to represent the dynamics of family relationships. In addition to serving as entertainment, movies can also depict various social issues, one of which is family communication that is full of challenges. The purpose of the research was to analyze how family communication is represented in the film "Today We Will Tell Later" using Roland Barthes' semiotic approach. This study uses a descriptive qualitative research method, which emphasizes more on the process of deductive and inductive inference. The source of the data taken comes from the film Today We Will Tell Later which will be analyzed thoroughly. The researcher analyzed the signs contained in the film using Roland Barthes' semiotic approach which included denotative, connotative, and mythical levels. The results of the study show that the film Today Will We Tell Later presents family values raised from Islamic views.
DOMINASI KOMUNIKASI ISTRI DALAM KELUARGA PADA MASYARAKAT KECAMATAN RANAH BATAHAN TINJAUAN PERSPEKTIF ISLAM Rubino; Simamora, Irma Yusriani; Hayati, Riska
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 25 No 1 (2025): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/cbcf6x49

Abstract

Communication in the family plays a very important role in maintaining harmonious relationships between family members. In this case, the dynamics of communication between husband and wife often reflect social changes that occur in society. One interesting phenomenon to study is the dominance of communication by the wife in the family, which is influenced by social, cultural, educational, and economic factors. This study focuses on the community of Ranah Batahan District, West Sumatra, using a qualitative approach and case study design. Data collection was carried out through interviews, observations, and documentation, which were then analyzed using an interactive model and a phenomenological approach. The conclusions of the study were drawn inductively. The results of the study showed that the dominance of wife communication was influenced by economic factors (the wife as the main breadwinner), education, and the husband's passive or less assertive character. From an Islamic perspective, the wife's dominance in family communication does not conflict with the sharia, as long as it maintains the principles of deliberation, mutual respect, and fair division of roles according to the couple's abilities. Islam emphasizes justice, not domination, in household relationships. This finding confirms that the wife's dominance in communication is acceptable in Islam, as long as it does not cause an imbalance in responsibility and maintains family harmony in accordance with the guidance of the Qur'an and Sunnah.
Analysis of the Content of Da'wah Messages on Tiktok @Frianimation Rambe, Sapriadi; Simamora, Irma Yusriani
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 3 (2025): July, Social Studies, Educational Research and Humanities Research.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.48188

Abstract

Frianimasi merupakan akun TikTok yang telah beroperasi sejak tahun 2022, dan hingga saat ini, akun ini terus konsisten menyediakan konten dakwah bertema anime. Saat ini, masih banyak orang yang beranggapan bahwa dakwah hanya dapat dilakukan dari mimbar. Namun, dengan kemajuan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, dakwah dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, cukup dengan mengunggahnya ke media sosial, seperti TikTok. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan analisis konten dan pendekatan deskriptif. Data dianalisis menggunakan teknik sistematis berdasarkan metode komunikasi terbuka dari video yang ditampilkan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa akun TikTok Frianimasi memuat tiga pesan dakwah: iman, syariat, dan akhlak. Konten yang dianalisis dalam akun ini adalah inti dari khotbah yang berisi pesan-pesan dakwah. Berdasarkan kategori pesan yang telah disebutkan di atas, dengan subkategori antara lain: pesan-pesan iman meliputi: Allah itu ada dan pasti akan memberikan rezeki bagi setiap hamba-Nya, Yang menciptakan Allah. Pesan-pesan syariat meliputi: Di manakah engkau ketika melihat saudaramu dalam kesulitan, Tingkat Keikhlasan yang Paling Tinggi. Kategori moral: Ayah, aku tidak mau salat di masjid lagi. Pastikan kamu dikelilingi orang-orang saleh.
Co-Authors Afriani, Rani Aini, Latifah Angga Purnama Anggianto, Ilham Anshori, Barkah Anwar, M. Fachri Apriliani, Tien Ardianti, Indah Arifandi, Ahmad Aulia, Fadlan Aulia, Nurul Maisya Auliyah Rahma, Diana Putri Azhar, Anang Anas Azzahra, Thahirah Balqis, Farah Dalilah Barry, Ahlan Adib Al Batubara, Hafsah Juni Billa, Salsa Br Nasution, Najiah Maisaro Daulay, Amelia Putri Dinda Fadilah, Nurhikmah Fahira, Jirza Raisa Fairoh Parinduri, Hafiz Fatimah Zuhra Ghazali, Muhammad Gulo, Aldi Ramadani Hadisa, Asmaul Hakim, Fikril Halim, Najla Aqilah Harahap, Dama Kania Harahap, Masnawari Harmain, Muhammad Hasan Sazali Hasibuan, Manita Rahma Hasibuan, Rahmatan Lil alamin Hasibuan, Siti Fatimah Hayati, Riska Hendro Wibowo Hidayat, Try Akmal Humaidi, Samir Imelda, Putri Intan Tursina Jannah, Nurul Ainun Khairunnisa, Mustika Lubis, Hadromi Alwi Mailin, Mailin Maisaro, Najiyah Muhammad Walid Muharrifah, Ezra Napitupulu, Ummu Zainab Nasurdin, Mohamad Mustaqim Bin Nasution, Alya Azra Mutia Nazwa, Windi Sakila Novita, Dona Dwi Nurfadila Nurfadila, Nurfadila Nurlita, Ade Nursyahfitri, Nursyahfitri Pandiangan, Heri Ernanda Panggabean, Alya Hamzah Pohan, Sarhul Azkar Pratama, Diki Prawira, Yoga Bali Pulungan, Nugi Lahuddini Rahmadhani S, Ajeng Putri Rambe, Sapriadi Ritonga, Elfi Yanti Ritonga, Salsabillah Rubino rubino, rubino Safika, Nurfatin Sahrul, Sahrul Sakban Wahyudi, Ahmad Saputri, Ika Gita Sari, Rini Mayang Saritza, Zahra Sianipar, Ade Tegar Permana Simbolon, Masitoh Br Sinaga, Waldi Afalah Sirait, Fauzi Sirait, Veby Pramudita Siregar, Ali Akbar Siregar, Almaidah Siregar, Asma Sari Siregar, Rini Handayani Siregar, Rusydi Aulia Siregar, Sarifah Aini Siregar, Susilawati Sulistia, Dirga Ayu Sumarni, Yetti Supriadi, Tris Syahira, Zidan Syahputra, Diky Tanjung, A.M Mauludi Tanjung, Saydina Maya tunnajah, roudho Wahyudi, Irfan Diki Wulandari, Latifah Zafar, Ikhsan Abdul Zahra, Ilya Zahra, Mairisa Zein, Gilang Hardian Zidansyah, Arif Zulkifli Zulkifli