Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Flyover

Kajian Lokasi Rawan Kecelakaan Lalu Lintas: Studi Kasus Jalan Sorong-Makbon Syaifullah; Supardi, Sudarman; Badaron, Sitti Fauziah
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 1 (2024): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i1.2154

Abstract

Dalam tranportasi keselamatan merupakan hal yang serius dan wajib diperhitungkan oleh para pengguna jasa. Menurut Undang-undang No.14 tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kecelakaan lalu lintas merupakan suatu kejadian di Jalan yang tidak diduga atau tidak berunsur kesengajaan yang melibatkan kendaraan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan atau kerugian harta benda Jalan poros Sorong-Makbon adalah jalur penting tetapi berisiko tinggi di Papua Barat Daya. Data menunjukkan peningkatan kecelakaan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan faktor penyebab utama seperti kondisi jalan yang buruk (berlubang, retak, bergelombang dll), kecepatan tinggi, dan kurangnya disiplin pengemudi. Analisis lokasi rawan kecelakaan lalu lintas dilakukan berdasarkan data historis kecelakaan lalu lintas selama lima tahun yaitu tahun 2019-2023. Metode Angka Ekuivalen Kecelakaan (AEK), Tingkat Kefatalan (TF) dan Batas Kontrol Atas (BKA) akan digunakan untuk menentukan lokasi titik rawan kecelakaan lalu lintas. Hasil penelitian yang diperoleh adalah nilai BKA sebesar 24,66 angka kecelakaan. Nilai Angka Ekuivalen Kecelakaan (AEK) berjumlah 68. Nilai tingkat kefatalan (TF) terbesar adalah 303,11 berada pada KM.0-KM.2 sedangkan nilai UCL yang diperoleh berturut-turut mulai dari KM.0-KM.5 adalah 133,856 ; 124,95 ; 24,660 ; 24,660 ; 98,664. Dari data yang telah dianalisa ditemukan lokasi rawan kecelakaan yaitu berada pada KM.0-KM.2 karena nilai Tingkat Kefatalan yang diperoleh lebih besar dari pada nilai UCL
Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal terhadap Kinerja Pekerjaan Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan: Studi Kasus Preservasi Jalan Daerah Kabupaten Gowa Bima, Muhammad Herald Pradana; Supardi, Sudarman; Maricar, M. Husni
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 1 (2024): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i1.2167

Abstract

Penurunan kinerja proyek konstruksi di Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya pada proyek preservasi jalan, disebabkan oleh berbagai faktor internal dan eksternal yang saling memengaruhi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor internal (ekonomi, manajerial/organisasi, dan sumber daya) serta faktor eksternal (lingkungan dan infrastruktur/logistik) terhadap kinerja pekerjaan konstruksi, dengan studi kasus di Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei eksplanatori, dengan analisis regresi logistik ordinal menggunakan SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor manajerial/organisasi (X2) memiliki pengaruh signifikan melalui indikator desain (B = 1.506; Sig. = 0.036; Exp(B) = 4.507), pengawasan (B = –2.490; Sig. = 0.015; Exp(B) = 0.083), dan koordinasi (B = 2.321; Sig. = 0.021; Exp(B) = 10.182). Selain itu, faktor lingkungan (X4) juga signifikan (B = 2.161; Sig. = 0.036; Exp(B) = 8.683). Sementara itu, faktor ekonomi (X1), sumber daya (X3), dan infrastruktur/logistik (X5) tidak berpengaruh signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja proyek sangat dipengaruhi oleh perencanaan desain, efektivitas pengawasan, koordinasi antarpihak, dan lingkungan kerja yang kondusif.
Kajian kelayakan Investasi Proyek Pembangunan Perumahan Socia Garden, Kabupaten Karawang Jawa Barat Saleh, Adrianto; Supardi, Sudarman; Watono
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 1 (2024): Februari - Juli
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i1.2169

Abstract

Kebutuhan manusia yang paling mendasar dan dinilai sangat penting adalah tempat tinggal. Rumah sebagai tempat tinggal untuk berlindung dan berkumpul bersama keluarga dan juga sebagai investasi di masa yang akan datang. Investasi di bidang perumahan semakin meningkat akibat pertumbuhan jumlah penduduk yang semakin meningkat pula. Namun, sebelum melakukan investasi di bidang properti sangat diperlukan studi kelayakan finansial dari investasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelayakan investasi pada Proyek Pembanguna Perumahan di Daerah Karawang, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan Metode Gabungan dari Analisis Kualitatif dan Kuantitatif dengan data yang bersifat kualitatif. Penelitian dimulai dari Tahap Survei Lokasi, Pengumpulan Data, Master Plan, Analisis Biaya dan juga Manfaat, Kajian Kelayakan dengan berbagai parameter yakni Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), Index Profitability (IP), dan Break Event Point (BEP). Dari hasil analisa didapatkan hasil yakni Nilai NPV sebesar Rp. 63,094,804,894 > 0, Nilai IRR sebesar 11,2584% > Nilai MARR (Minimum Attractive Rate of Return) sebesar 8%, Nilai BCR sebesar 1,3371 > 1, Nilai IP sebesar 3,1192 > 1, BEP terjadi pada penjualan Unit Rumah ke 405. Berdasarkan hasil kajian tersebut, investasi dapat dinyatakan layak untuk dijalankan dan dinilai dapat memberikan keuntungan bagi Pihak terkait.
Peran Konsultan Manajemen Konstruksi Terhadap Waktu Pelaksanaan Proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gedung Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat Alwi, Muhammad; Supardi, Sudarman; Watono
Jurnal Flyover Vol. 4 No. 2 (2024): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v4i2.2201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Konsultan Manajemen Konstruksi (KMK) terhadap ketepatan waktu pelaksanaan proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gedung Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat, yang dilaksanakan sebagai bagian dari pemulihan pasca-bencana tahun 2021. Dalam praktiknya, proyek konstruksi rentan terhadap keterlambatan karena berbagai faktor seperti lemahnya perencanaan, koordinasi antar pihak yang kurang optimal, serta pengambilan keputusan yang lambat. Oleh karena itu, keberadaan KMK sangat penting dalam mengoordinasikan, mengawasi, dan mengendalikan pelaksanaan proyek agar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner tertutup dan dianalisis melalui teknik regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS versi 27. Populasi penelitian adalah stakeholder proyek, dengan 17 orang responden yang terdiri atas konsultan MK, kontraktor, dan pihak pemilik proyek (owner) yang memiliki pengalaman langsung dalam proyek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti pengendalian jadwal, komunikasi proyek, dan pengambilan keputusan berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaksanaan proyek. Variabel komunikasi proyek dan pengambilan keputusan menunjukkan hubungan yang kuat dengan keberhasilan penyelesaian proyek sesuai waktu yang direncanakan. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterlibatan aktif KMK dalam proses komunikasi dan pengambilan keputusan menjadi kunci untuk mempercepat penyelesaian proyek, terutama pada proyek-proyek yang bersifat darurat dan kompleks. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan strategi manajemen waktu pada proyek konstruksi publik, serta sebagai bahan evaluasi peran KMK dalam meningkatkan efisiensi pelaksanaan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi di masa depan.
Karakteristik Kekuatan Geser Tanah Terhadap Perubahan Nilai Kepadatan Tanah Karim, Arifuddin; Supardi, Sudarman; Alifuddin, Andi; Maruddin, Mukti
Jurnal Flyover Vol. 3 No. 2 (2023): Agustus - Januari
Publisher : Magister Teknik Sipil PPs UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jfo.v3i2.1532

Abstract

Tanah memiliki kerapatan sangat bervariasi pada lapisan kerak bumi, baik yang ada di permukaan maupun di bawah permukaan. Nilai kerapatan (γ) dari 1,1 gr/cm3 hingga 2,3 gr/cm3. Pada perencanaan konstruksi di keteknik sipilan nilai kerapatan lapisan tanah sangat penting diketahui untuk menetapkan daya dukung tanah.. Daya dukung tanah pada kerapatan (γ) dan kuat geser tanah. Parameter kuat geser tanah terdiri dari nilai kohesi (c) dan sudut keruntuhan dalam (????). Jika nilai kerapatan pada perencanaan sudah sesuai dengan nilai pada lokasi yang ditetapkan, maka perlu dilakukan pemadatan. Pemadatan dilakukan agar dapat meningkatkan daya dukung tanah, seiring dengan nilai kepadatan (γd) apakah seiring dengan nilai kuat geser tanah (S). Dengan dasar inilah maka dilakukan penelitian sejauh mana pengaruh nilai kepadatan terhadap nilai parameter kuat geser langsung pada tanah yaitu nilai kohesi (c) dan sudut keruntuhan dalam (????). Tanah yang digunakan pada kondisi terganggu (disturbed). Jenis tanah tergolong SM atau Pasir Berlanau (Silty Sands). Dari hasil penelitian nilai kepadatan meningkat seiring dengan meningkatnya nilai kohesi (c), sudut keruntuhan dalam (????), dan kuat geser tanah (S) diakibatkan oleh kadar air dan angka pori terhadap derajat kejenuhan tanah tersebut. Pada saat kepadatan (γd) maksimal 1,436 gr/cm3, kohesi (c) 0,706 kg/cm2, sudut keruntuhan dalam (????) 63,13°, dan kuat geser (S) 1,621 kg/cm3. Pada saat kepadatan minimum 1,241 gr/cm3, kohesi (c) 0,320 kg/cm2, sudut keruntuhan dalam (????) 46,63°, dan kuat geser (S) 0,811 kg/cm3. Ini menandakan meningkatnya nilai kepadatan (γd) akan meningkatkan nilai kuat geser tanah.