Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Implementasi Profil Pelajar Pancasila Tema “Gaya Hidup Bereklanjutan” Melalui Program Kebun Mini Siswa Kelas V MIS N2 02 Pancor Munawwarah, Nurul Masyatun; Rodiyah, Hadiatul; Mahmudah, Tijaratul; Aulia, Ajohratul; Muharomi, Nuraily; Mahani, Sumaiyah; Rahmawati, Siti
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/1s638c46

Abstract

Implementasi Profil Pelajar Pancasila Tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” Siswa Kelas V MIS NW 02 Pancor, 2025Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut tentang projek penguatan profil pelajar pancasila yang diimplementasikan melalui program kebun mini di MIS NW 02 Pancor dalam rangka menguatkan karakter peserta didik yang mengarah pada kurikulum merdeka dengan melibatkan elemen beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, mandiri, gotong royong, dan kreatif melalui pembelajaran berbasis lingkungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang dimaksudkan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi projek P5 melalui program kebun mini. Penelitian ini dilaksanakan di MIS NW 02 Pancor pada tahun ajaran 2025/2026. Subjek penelitian ini adalah guru kelas dan siswa kelas V yang berjumlah 14 orang siswa. Sumber data dari penelitian ini didapatkan dari kepala madrasah, guru kelas, dan siswa kelas V di MIS NW 02 Pancor. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang peneliti gunakan berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dalam Implementasi Profil Pelajar Pancasila Tema "Kebun Mini di Sekolah" melalui program kebun mini di MIS NW 02 Pancor menunjukkan bahwa dalam penerapan projek P5 terdapat tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi.
Analisis Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di MI Hamzanwadi No 1 Pancor Rizki, Nurul Wahidatul; Padilah, Dina; Rodiyah, Hadiatul; Alwi, Mijahamuddin
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.6922

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya implementasi P5 sebagai salah satu program prioritas dalam Kurikulum Merdeka yang bertujuan membentuk peserta didik agar memiliki kompetensi abad 21 sekaligus berkarakter sesuai nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) di MI Hamzanwadi No.1 Pancor. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru koordinator, kepala sekolah, dan siswa, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi secara langsung untuk pendapatkan data yang dibutuhkan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data menurut Miles and Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala yang dihadapi terutama terkait dengan kurangnya pemahaman guru terhadap konsep dan pelaksanaan P5. Hal ini disebebkan oleh minimnya sosialisasi dari pihak terkait yaitu Kementerian Agama (Kemenag), sehingga pihak sekolah harus bersikap mandiri dalam menyusun dan melaksanakan kegiatan P5. kegiatan P5 ini juga memberikan dampak positif yang signifikan. Para peserta didik terlihat antusias dan senang mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan, mereka menunjukkan peningkatan dalam berbagai aspek profil pelajar pancasila seperti kemandirian, kreatfitas, kemampuan bekerja sama, serta sikap gotong royong dan saling membantu.
Pengambangan Bahan Ajar Digital Berbasis Adobe Express dengan Pendekatan TPACK untuk Meningkatkan Keterampilan Digital Siswa Kelas IV pada Mata Pelajaran PPKN SD Negeri 1 Anggaraksa Sakilawati, Sakilawati; Maritasari, Donna Boedi; Rodiyah, Hadiatul; Husni, Muhammad
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.7037

Abstract

Kurangnya bahan ajar digital yang sesuai dengan pendekatan TPACK menjadi tantangan utama dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dan kontekstual di era digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar digital berbasis Adobe Express dengan pendekatan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) untuk meningkatkan keterampilan digital siswa kelas IV SD pada mata pelajaran PPKn. Model penelitian dan pengembangan Borg & Gall yang disederhanakan menjadi tujuh tahap digunakan: identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, pengembangan produk awal, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk, dan revisi. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, sedangkan uji coba lapangan melibatkan 24 siswa kelas IV SD Negeri 1 Anggaraksa. Hasil validasi ahli media dan ahli materi menunjukkan kategori “Sangat Baik”, sedangkan respon guru dan siswa juga sangat positif dengan nilai rata-rata 87,5% dari guru dan 95,83% dari siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Adobe Express berbasis TPACK efektif meningkatkan keterampilan digital dan motivasi belaja PPKnKurangnya bahan ajar digital yang sesuai dengan pendekatan TPACK menjadi tantangan utama dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dan kontekstual di era digital. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar digital berbasis Adobe Express dengan pendekatan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) untuk meningkatkan keterampilan digital siswa kelas IV SD pada mata pelajaran PPKn. Model penelitian dan pengembangan Borg & Gall yang disederhanakan menjadi tujuh tahap digunakan: identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, pengembangan produk awal, validasi desain, perbaikan desain, uji coba produk, dan revisi. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, sedangkan uji coba lapangan melibatkan 24 siswa kelas IV SD Negeri 1 Anggaraksa. Hasil validasi ahli media dan ahli materi menunjukkan kategori “Sangat Baik”, sedangkan respon guru dan siswa juga sangat positif dengan nilai rata-rata 87,5% dari guru dan 95,83% dari siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Adobe Express berbasis TPACK efektif meningkatkan keterampilan digital dan motivasi belaja PPKn.
Implementasi pengembangan media digital untuk meningkatkan kompetensi Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Donna Boedi Maritasari; M. Syahruddin Amin; Hadiatul Rodiyah; Baiq Rizki Hidayati; Nunung Alya Ayu Lastari; Rizka Elvira Amanillah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30649

Abstract

AbstrakProgram Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan teknologi dalam memperkuat Profil Pelajar Pancasila, dengan menerapkan aplikasi Wordwall sebagai media pembelajaran inovatif. Kompetensi Pelajar Pancasila merupakan faktor penting untuk membentuk siswa yang berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan di era digital. Dalam hal ini, pemanfaatan teknologi digital seperti Wordwall berperan strategis dalam mendukung pencapaian tujuan tersebut. Metode yang diterapkan dalam PKM ini mencakup pelatihan intensif bagi peserta, khususnya siswa sebagai tempat uji coba media dan pelatihan kepada para guru, untuk memanfaatkan aplikasi Wordwall dalam menciptakan konten pembelajaran interaktif dan mendukung pembelajaran berbasis digital. Peserta pelatihan terdiri dari 12 guru SD Negeri 4 Selong, yang dilatih untuk membuat permainan edukatif, merancang kuis interaktif, dan menghasilkan materi pembelajaran menarik menggunakan aplikasi ini. Hasil dari kegiatan ini mencakup peningkatan keterampilan berpikir kritis, kemandirian, dan kreativitas peserta, serta peningkatan kemampuan kolaborasi melalui teknologi dan minat dalam eksplorasi pembelajaran digital. PKM ini memberikan dampak positif dalam mengembangkan kompetensi Pelajar Pancasila, memfasilitasi pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis teknologi, serta membuka peluang bagi peserta untuk menjadi pengguna teknologi yang lebih mahir dan bertanggung jawab. Dengan mengintegrasikan alat digital seperti Wordwall ke dalam sistem pendidikan, para pendidik dapat lebih efektif mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di era digital sambil menanamkan nilai-nilai Pancasila. Kata kunci: teknologi; wordwall; pelajar pancasila. AbstrackThis Community Service Program (PKM) aims to maximize the use of technology in strengthening the Pancasila Student Profile by implementing the Wordwall application as an innovative learning medium. The competencies of Pancasila Students are essential in shaping students who possess strong character and are ready to face challenges in the digital era. In this context, the utilization of digital technology like Wordwall plays a strategic role in supporting the achievement of these goals. The methods employed in this PKM include intensive training for participants, particularly students as testing grounds for the media, and training for teachers to utilize the Wordwall application in creating interactive learning content and supporting digital-based learning. The training participants consist of 12 teachers from SD Negeri 4 Selong, who are trained to create educational games, design interactive quizzes, and produce engaging learning materials using this application. The outcomes of this activity include improvements in critical thinking skills, independence, and creativity among participants, as well as enhanced collaboration skills through technology and increased interest in exploring digital learning. This PKM has a positive impact on developing the competencies ofPancasila Students, facilitating more interactive and technology-based learning, and opening opportunities for participants to become more skilled and responsible technology users. By integrating digital tools like Wordwall into the education system, educators can more effectively prepare students to face challenges in the digital era while instilling Pancasila values. Keywords: technology; wordwall; pancasila students.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan soal HOTS pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD Negeri 1 Aikmel Barat Yahya, Melinda Octaviana; Irfan, Moh; Rodiyah, Hadiatul
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2026): Januari
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i3.77288

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS dan faktor-faktor yang mempengaruhinya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas  V SD Negeri 1 Aikmel Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Tekhnik dan instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data diakukan melalui model interaktif dari Miles & Huberman, yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Siswa masih kesulitan dalam menyelesaikan soal, memahami kata-kata yang sulit, menganalisis, dan mengerjakan sehingga siswa menghasilkan nilai rendah dalam menyelesaikan soal HOTS; (2) Faktor penghambatnya adalah keterbatasan dalam memahami kosakata dan isi bacaan, mereka tidak mampu memahami maksud soal dengan tepat dan keterbatasan waktu  penyelesaian; (3) Faktor pendukung yakni guru, kepala sekolah memberikan fasilitas yang baik pada peneliti, dan siswa sangat antusias dalam mengerjakan soal HOTS sehingga penelitian ini bisa berjalan dengan lancar. 
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Communicative Competence Model (CCM) Terhadap Keterampilan Komunikasi Dalam Menyampaikan Ide Secara Lisan Dan Kemampuan Berintraksi Dalam Proses Pembelajaran di SD IT Darul Mujahidin NW Majidi Inayati, Nurul; Maritasari, Donna Boedi; Rodiyah, Hadiatul
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/reagrw12

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan komunikasi siswa kelas IV SD IT Darul Mujahidin NW Majidi dalam menyampaikan ide secara lisan dan berinteraksi selama proses pembelajaran, yang disebabkan oleh kurangnya rasa percaya diri siswa, terbatasnya media pembelajaran, serta penerapan media Communicative Competence Model (CCM) yang belum maksimal oleh guru. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis CCM terhadap keterampilan komunikasi siswa dalam menyampaikan ide secara lisan dan kemampuan berinteraksi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV berjumlah 24 orang yang diambil sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar tes berupa soal essay pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi membaca, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis dengan paired sample t-test berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest (72,4) lebih tinggi dibanding pretest (34,11) dengan peningkatan sebesar 38,29 poin. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (Sig. pretest 0,050; posttest 0,053). Uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi <0,001 < 0,05 dan thitung (2,106) > ttabel (1,88), sehingga Ha diterima. Hal ini membuktikan terdapat pengaruh positif dan signifikan penggunaan media CCM terhadap keterampilan komunikasi siswa. Implikasi penelitian ini adalah penggunaan media CCM efektif meningkatkan keterampilan komunikasi siswa, sehingga direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif di sekolah dasar untuk mengembangkan kemampuan komunikasi peserta didik secara optimal.
Integrasi Nilai Gotong Royong Kearifan Lokal Begawe dalam Pembelajaran PKN Kelas IV SDN 1 Darmasari Azmi, Fathul Nurul; Rohini; Rodiyah, Hadiatul; Sulastri, Andi
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17805

Abstract

Abstract: This study aims to describe the integration of Sasak tribe local wisdom values ​​in Civics learning for fourth graders at SDN 1 Darmasari. This study used a descriptive qualitative research method with the principal, fourth grade teachers, and fourth grade students as subjects. Data collection techniques used were direct observation, interviews, and documentation to obtain the required data. The data were analyzed using data analysis techniques according to Milles and Huberman: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results show that integrating local tribal wisdom values ​​into learning is crucial, particularly in Civics (PKN) instruction, as they must understand their own culture and environment. Integrating local wisdom into students is one way to preserve Sasak culture and prevent erosion due to globalization. Local wisdom values ​​integrated into Civics (PKN) learning include mutual cooperation (gotong royong), togetherness, cooperation, and social responsibility, reflected in local traditions such as begawe (traditional customs) and daily life practices. Integration can positively impact the development of student character. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang integrasi nilai gotong royong kearifan lokal begawe dalam pembelajaran PKN kelas IV di SDN 1 Darmasari. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian kepala sekolah, guru kelas IV dan peserta didik kelas IV, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi secara lansung untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data menurut Milles and Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal suku sangat penting untuk diintegrasikan dalam pembelajaran, khususnya pada pembelajaran PKN karena mereka harus mengenal budaya dan lingkungan mereka sendiri, dengan mengintegrasikan kearifan lokal kepada peserta didik merupakan salah satu cara untuk melestarikan kebudayaan suku Sasak sehingga dapat menghindari terkikisnya budaya akibat globalisasi. Nilai-nilai kearifan lokal yang terintegrasi dalam pembelajaran PKN antara lain gotong royong, kebersamaan, kerjasama serta tanggung jawab sosial yang tercermin  dalam tradisi lokal seperti begawe dan praktik kehidupan sehari-hari. Melalui pengintegrasian dapat memberikan dampak baik dalam pembentukan karakteristik peserta didik.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA SISWA KELAS IV Wiwin Agus Salim; Muh. Taufiq; Hadiatul Rodiyah; Arif Rahman Hakim
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.6.1.94-103

Abstract

The low reading skills of fourth-grade students at SD Islam Tahfizh Kerongkong are influenced by the lack of use of interactive media in the teaching and learning process. This condition has an impact on declining students' interest and learning outcomes in Indonesian. This study aims to determine the effect of interactive media use on the reading skills of fourth-grade students at SD Islam Tahfizh Kerongkong in 2025. This type of research used a quantitative research design with a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The sampling technique used was saturated sampling with a total of 20 students. The research instrument was a reading skills test administered at the pretest and posttest stages. Based on the results of the normality test, the data were normally distributed. The pretest results showed an average score of 43.70, while the posttest results increased with an average score of 85.25. Based on the results of the hypothesis test using the t-test, the calculated t-value > t-table was 12.25 > 1.729 at a significance level of 0.05 with db = N-1 = 19. Thus, Ho is rejected and Ha is accepted. The results of this study indicate that the use of interactive media has a significant effect on improving the reading skills of fourth-grade students at SD Islam Tahfizh Kerongkong.   
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Communicative Competence Model (CCM) Terhadap Keterampilan Komunikasi Dalam Menyampaikan Ide Secara Lisan Dan Kemampuan Berintraksi Dalam Proses Pembelajaran di SD IT Darul Mujahidin NW Majidi Inayati, Nurul; Maritasari, Donna Boedi; Rodiyah, Hadiatul
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/reagrw12

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan komunikasi siswa kelas IV SD IT Darul Mujahidin NW Majidi dalam menyampaikan ide secara lisan dan berinteraksi selama proses pembelajaran, yang disebabkan oleh kurangnya rasa percaya diri siswa, terbatasnya media pembelajaran, serta penerapan media Communicative Competence Model (CCM) yang belum maksimal oleh guru. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis CCM terhadap keterampilan komunikasi siswa dalam menyampaikan ide secara lisan dan kemampuan berinteraksi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV berjumlah 24 orang yang diambil sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar tes berupa soal essay pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi membaca, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis dengan paired sample t-test berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata posttest (72,4) lebih tinggi dibanding pretest (34,11) dengan peningkatan sebesar 38,29 poin. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (Sig. pretest 0,050; posttest 0,053). Uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi <0,001 < 0,05 dan thitung (2,106) > ttabel (1,88), sehingga Ha diterima. Hal ini membuktikan terdapat pengaruh positif dan signifikan penggunaan media CCM terhadap keterampilan komunikasi siswa. Implikasi penelitian ini adalah penggunaan media CCM efektif meningkatkan keterampilan komunikasi siswa, sehingga direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif di sekolah dasar untuk mengembangkan kemampuan komunikasi peserta didik secara optimal.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar melalui PBL Berbasis HOTS pada Muatan Pendidikan Pancasila Anggraeni, I'in Genia; Husni, Muhammad; Rodiyah, Hadiatul; Lestarini, Yuniar
Empiricism Journal Vol. 7 No. 3: September 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ej.v7i3.6875

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV pada muatan Pendidikan Pancasila di MI NWDI 01 Kelayu menjadi urgensi penelitian ini, yang terlihat dari kecenderungan siswa menghafal sila-sila Pancasila tanpa memahami maknanya serta kesulitan mengemukakan pendapat dan alasan logis. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa, serta perbedaan keterampilan tersebut sebelum dan sesudah penerapan model. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah 18 siswa kelas IV MI NWDI 01 Kelayu yang ditentukan melalui sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes uraian keterampilan berpikir kritis (10 butir soal, 7 valid dengan uji Product Moment Pearson dan reliabilitas Alpha Cronbach) serta lembar observasi aktivitas siswa. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Paired Samples t-Test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 30,00 meningkat menjadi 67,56 pada posttest. Hasil uji Paired Samples t-Test menunjukkan nilai signifikansi < 0,001 (< 0,05), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Nilai N-Gain rata-rata sebesar 0,54 termasuk kategori sedang. Simpulannya, model pembelajaran PBL berbasis HOTS berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa dan menunjukkan peningkatan kemampuan setelah pembelajaran.   Improving Elementary School Students' Critical Thinking Skills through HOTS-Based PBL in Pancasila Education Abstract The low critical thinking skills of fourth-grade students in Pancasila Education content at MI NWDI 01 Kelayu underlie the urgency of this study, as shown by students' tendency to memorize the principles of Pancasila without understanding their meaning and their difficulty in expressing logical opinions and reasons. This study aims to determine the effect of the Higher Order Thinking Skills (HOTS)-based Problem Based Learning (PBL) model on students' critical thinking skills, and the difference in these skills before and after the implementation of the model. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental method and a One-Group Pretest-Posttest Design. The subjects were 18 fourth-grade students of MI NWDI 01 Kelayu determined through saturated sampling. Data were collected using a critical-thinking essay test (10 items, 7 valid based on the Pearson Product Moment test, with reliability calculated using Cronbach's Alpha) and a student-activity observation sheet. Data analysis techniques included descriptive analysis, the Shapiro-Wilk normality test, the Paired Samples t-Test, and the N-Gain test. The results showed that the average pretest score of 30.00 increased to 67.56 in the posttest. The Paired Samples t-Test showed a significance value of < 0.001 (< 0.05), so H0 was rejected and Ha was accepted. The average N-Gain value of 0.54 was categorized as moderate. In conclusion, the HOTS-based PBL learning model has a significant effect on students' critical thinking skills and shows an increase in ability after learning.