Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Regulations for Organizing Immunizations in Indonesia Wahab, Sabda; Idrus, Irman; Muliana, Hilda; Azzahra, Nia
Soepra Jurnal Hukum Kesehatan Vol 9, No 1: Juni 2023
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/sjhk.v9i1.5938

Abstract

Immunization is an effort to increase a person's immunity through the administration of antigens to prevent certain diseases which are packaged in the form of programs organized by the Government in the implementation of preventive health efforts. In 2021, during the time when the Covid-19 pandemic hit Indonesia, only 79.6% of children in Indonesia received complete basic immunization. The government implements the immunization program through the Ministry of Health. Based on the implementation, there are several types of immunization, namely routine immunization and follow-up immunization. This study uses an analytic descriptive research method with a normative juridical research approach. The results of the study are: 1) Immunization in Indonesia is carried out based on the provisions of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, the Law of the Republic of Indonesia Number 36 of 2009 concerning Health and the Law of the Republic of Indonesia Number 35 of 2014 concerning Amendments to Law Number 23 of 2002 Concerning Child Protection. 2) Implementation of immunization in Indonesia is regulated by Regulation of the Minister of Health Number 12 of 2017 concerning Implementation of Immunization which includes types of immunization, implementation of immunization programs, implementation of selected immunizations, monitoring and prevention of kipi (adverse events after immunization), research and development, community participation, recording and reporting and guidance and supervision aimed at maintaining the health of children so that they can be physically, mentally and spiritually healthy, as well as efforts to fulfill children's social rights to live free from infectious diseases and create a prosperous future for children, with the aim of fulfilling the provision of happiness that is as large as - as much as possible to as many people
ANALYSIS OF FACTORS OF LOW INTEREST IN USING IUD BIRTH CONTROL AT THE SUNGAILIAT HEALTH CENTER 2024 Rahmawati, Diah; Wahab, Sabda; Fajrianti, Gita
HEARTY Vol 13 No 2 (2025): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v13i2.17806

Abstract

Gender and child profile data in 2022 shows that Bangka Belitung Province is ranked 20th with a total of 11.20 in IUD use. The proportion of IUD use in Bangka Regency based on sub-districts consists of Belinyu sub-district 189 acceptors, Sungailiat Health Center 6.48%. The government's policy on family planning is directed at the use of long-term contraception, but many PUS are less interested in using IUD contraception. The purpose of the study was to determine the factors associated with the low interest of mothers in choosing IUD contraception in the Sungailiat Health Center work area in 2024. This type of research is an analytical survey with a cross-sectional design. The population of this study were all couples of Fertile Age (PUS) who were registered as active KB acceptors in the Sungailiat Health Center work area during the period January - April 2024 with a total of 219. The number of samples was 57 respondents with a purposive sampling technique. The research instrument used in this study was a questionnaire. The results of the study on factors related to low maternal interest in choosing IUD contraceptives at Sungailiat Health Center in 2024, found that knowledge, attitudes, beliefs, health service facilities, and husband's support were all significantly related to low interest, because the p-value of each was smaller than the α-value of 0.05. With a p-value of 0.00 for knowledge and husband's support, 0.048 for attitudes, 0.000 for beliefs, and 0.007 for health service facilities, it can be concluded that all of these factors play a role in influencing maternal interest in choosing IUD contraceptives
Membangun Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Sosialisasi di SMPN 2 Penukal Kabupaten Pali Arif, Ahmad; Br Simanungkalit, Meliana; Sartika; Alvia, Nandita; Yukofani, Salsabila; Sumantri, Willy; Wahab, Sabda
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2025): JLIPM - APRIL
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan aspek penting yang mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi melalui program sosialisasi di SMP Negeri 2 Penukal. Kegiatan ini melibatkan 66 siswa kelas IX dan dilaksanakan pada 15 Februari 2025. Metode yang digunakan mencakup pretest, presentasi, diskusi, dan posttest. Materi yang disampaikan meliputi pubertas, tanda-tanda pubertas, serta cara menjaga kesehatan alat reproduksi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dari 52% pada pretest menjadi 91% pada posttest. Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan reproduksi dan mendorong perilaku sehat di kalangan remaja. Edukasi lebih lanjut oleh tenaga kesehatan juga diperlukan untuk memperkuat pengetahuan dan kesadaran remaja tentang isu-isu kesehatan reproduksi. 
Perkembangan Apotek di Sulawesi Tenggara dalam Mendukung Ekonomi Biru Berkelanjutan: Peluang dan Tantangan Faisal; Idrus, Irman; Wahab, Sabda
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 3 No. 1 (2025): (Juni 2025)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v3i1.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan apotek dalam mendukung ekonomi biru berkelanjutan di Sulawesi Tenggara. Menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS), penelitian ini menemukan bahwa pengelolaan limbah farmasi, penggunaan obat-obatan lokal, penerapan teknologi ramah lingkungan, dan kebijakan pemerintah memiliki pengaruh signifikan terhadap ekonomi biru berkelanjutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan obat-obatan lokal dan pengelolaan limbah farmasi memberikan kontribusi terbesar terhadap perkembangan ekonomi biru. Kebijakan pemerintah yang mendukung juga memainkan peran penting, meskipun kontribusinya lebih kecil. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi apotek dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi untuk mendukung ekonomi biru di wilayah pesisir
Ekstraksi secara Sokletasi dan Skrining Fitokimia Ekstrak Umbi Wortel (Daucus carota L.) Setyawati, Indriyana; Fitriyah, Zulfa; Emilia, Melsi; Dahlia; Theresia Putri, Anggi; Wiyanti Indah Sari, Novia; Rismayanti; Wahab, Sabda
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 2 No. 2 (2024): (Desember 2024)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi ekstrak umbi wortel (Daucus carota L.) melalui metode ekstraksi Soxhletasi dan analisis fitokimia. Simplisia umbi wortel diperoleh melalui proses sortasi, pencucian, perajangan, pengeringan, dan penghalusan, menghasilkan serbuk simplisia dengan hasil susut pengeringan sebesar 94,7%. Ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut etanol 75% sebanyak 1.700 ml pada suhu 70°C, menghasilkan ekstrak kental berwarna cokelat kehitaman dengan rendemen sebesar 21,132%. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak umbi wortel mengandung senyawa alkaloid, tanin, dan saponin, tetapi negatif untuk senyawa flavonoid dan steroid. Hasil pada uji Kromatografi Lapis Tipis yaitu: noda 1 dengan nilai Rf 0,139 dan 0,121 dan noda warna ungu diduga mengandung senyawa fenolik dan alkaloid, noda 2 dengan nilai Rf 0,303 dan 0,187 dan noda warna hijau diduga mengandung senyawa saponin, alkaloid, dan alkaloid, dan noda 3 dengan nilai Rf 0,775 dan noda warna hijau diduga mengandung senyawa saponin, flavonoid, terpenoid, dan steroid. Penelitian ini memberikan informasi yang bermanfaat untuk pengembangan obat berbasis tanaman yang lebih efektif dan aman bagi kesehatan.
Ekstraksi Perkolasi dan Identifikasi Daun Pepaya (Carica Papaya folium) Zalianty, Novia; Putri , Adellia Patricia; Maharani, Shela; Wulandari, Hesty; Safitri, Rika Dwi; Ariana , Deti; Wahab, Sabda; jannah, miftahul
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 2 No. 2 (2024): (Desember 2024)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pepaya (Carica papaya L.) merupakan salah satu tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Praktikum ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi ekstrak daun pepaya dengan menggunakan metode ekstraksi perkolasi dan pelarut etanol 96%. Proses pembuatan simplisia daun pepaya dimulai dari sampel dengan berat 2 kg, yang menghasilkan simplisia sebanyak 105 gram dengan susut pengeringan mencapai 94,75%. Rendemen ekstrak daun pepaya yang diperoleh adalah 6,6%. Uji skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin, sementara senyawa steroid tidak terdeteksi. Pemisahan dan identifikasi komponen ekstrak dilakukan dengan kromatografi lapis tipis (KLT) berdasarkan nilai Rf. Pengamatan dengan sinar UV 254 nm, baik sebelum maupun setelah disemprot dengan H2SO4, menghasilkan 3 noda, sedangkan pada pengamatan dengan sinar UV 365 nm, sebelum disemprot H2SO4 terdapat 3 noda, dan setelah disemprot H2SO4, ditemukan 7 noda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya memiliki potensi senyawa bioaktif yang dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk aplikasi farmasi.
Skrining Fitokimia Sampel Serai Dapur (Cymbopogon citratus DC) dengan Metode Ekstraksi Refluks Anggraini, Amelia Surya; Indriyani, Elsa; Apriana, Lastari; Sepriani, Mutiara; Agusti, Qori; Pratama, Rifqi; Pradini, Tiara Bunga; Wahab, Sabda
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 2 No. 2 (2024): (Desember 2024)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serai atau dengan nama ilmiah Cymbopogon citratus merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Selain digunakan sebagai bumbu masakan, tanaman serai juga banyak digunakan sebagai tanaman obat herbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa aktif yang ada pada serai. Sampel segar serai sebanyak 2 kg di buat menjadi simplisia kering sebanyak 400 mg dengan susut pengeringan sebesar 80%. Kemudian diekstraksi menggunakan metode refluks dengan pelarut etanol 96% sehingga diperoleh ekstrak kental seberat 26 g dengan nilai randemen 17,3%. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi kandungan senyawa aktif dengan uji fitokimia dan kromatografi lapis tipis. Hasil pengujian uji fitokimia menyatakan bahwa serai dapur mengandung senyawa aktif berupa flavanoid, alkaloid, tannin dan saponin. Hasil uji KLT pada replikasi 1 dengan lampu UV 365 setelah di semprot H2SO4 diperoleh 4 noda dengan masing-masing nilai Rf nya 0,11 cm warna biru kehitaman, 0,85 cm warna biru muda, 0,91 cm warna biru tua dan 0,98 cm warna pink tua. Baik pada replikasi 2 dan 3 dan sebelum disemprot H2SO4 tidak terjadi perubahan yang signifikan.
Kajian Senyawa Bioaktif Pada Buah Solanum lycopersium Yang Diekstraksi Secara Perkolasi Syahrani, Annisa; Rahmawati, Nur; Zenn, Arina Putri; Dita, Rahma; Utami, Mutiara; Lidia, Siska; Susanti, Evi; Wahab, Sabda; Pranata, Yovi
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 3 No. 1 (2025): (Juni 2025)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v3i1.52

Abstract

Tanaman Solanum lycopersicum memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan manusia, berkat kandungan gizi yang tinggi, termasuk karbohidrat, protein, lemak, vitamin A, B1, B2, C, serta mineral seperti besi, fosfor, dan kalsium. Selain itu, buah Solanum lycopersicum juga mengandung senyawa bioaktif yang bermanfaat, seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin, yang memiliki aktivitas antibakteri dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kandungan fitokimia dalam buah Solanum lycopersicum melalui serangkaian proses penyiapan sampel, ekstraksi dengan metode perkolasi, serta uji fitokimia dan kromatografi lapis tipis (KLT). Sampel buah Solanum lycopersicum  segar yang diperoleh dari pasar 16 Ilir Palembang, diproses menjadi simplisia dengan berat 400 dengan nilai penyusutan 99,3%. Ekstraksi dilakukan dengan pelarut etanol 96%, menghasilkan rendemen ekstrak sebesar 33,5%. Uji fitokimia menunjukkan keberadaan senyawa alkaloid (positif dengan reagen Wagner dan Dragendrof), saponin, tanin, dan steroid, namun negatif untuk flavonoid. Hasil analisis KLT menunjukkan adanya senyawa terpenoid dan steroid pada sinar UV 254 nm, serta flavonoid dan alkaloid pada sinar UV 365 nm. Penelitian ini menunjukkan bahwa buah tomat mengandung berbagai senyawa bioaktif yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber obat alami, terutama dalam pengobatan antibakteri dan antioksidan
Ekstraksi dan Identifikasi Senyawa Bioaktif Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) marsila, resti; Febrianti, Anggi; Vusvita Sari, Apriyani; Fetrilia; Nur Afifah, Septiana; Tri Naurah, Nasyiah; Mardiana; Wahab, Sabda
JURNAL LENTERA ILMIAH KESEHATAN Vol. 3 No. 1 (2025): (Juni 2025)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlik.v3i1.59

Abstract

Kemangi (Ocimum basilicum L.) merupakan tumbuhan yang sering disebut kemangi manis yang digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati demam, sariawan, panas dalam, batuk, dan mual muntah, Hal itu karena banyaknya senyawa aktif yang terkandung di dalam daun kemangi. Oleh karena itu Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa bioaktif dalam daun kemangi (Ocimum basilicum L.). Daun kemangi di peroleh dari pasar 7 Ulu, Palembang. Proses penelitian ini dilakukan di dalam Labolatorium Bahan Alam, Fakultas Farmasi Universitas Kader Bangsa. Tanaman kemangi yang didapat kemudian disortasi basah, dicuci, dirajang, lalu dikeringkan hingga memperoleh kadar susut 80%. Ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, menghasilkan rendemen sebesar 8%. Uji fitokimia menunjukkan adanya kandungan flavonoid, saponin, tanin, dan alkaloid, sementara steroid tidak terdeteksi. Analisis lebih lanjut dilakukan dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menggunakan eluen campuran etil asetat, metanol, dan air (9:2:2), menghasilkan noda dengan nilai Rf beragam.
Kajian Potensi kandungan Senyawa Ferrum dan Plumbum Air Permandian Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara Idrus, Irman; Wahab, Sabda; Bachri, Syaiful; Nugraha, Andi Fitra
Journal Safety and Healthty Vol 1 No 2 (2024): Journal Of Safety and Health
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.801 KB)

Abstract

Air merupakan salah satu media penularan berbagai agen penyakit, terutama penyakit yang ditularkan melalui air, seperti diare, kolera, disentri, dan tipus. Air juga sering tercemar oleh komponen anorganik, termasuk berbagai logam berat berbahaya. Beberapa logam berat, besi, dan timbal ini banyak digunakan untuk berbagai keperluan, oleh karena itu diproduksi secara rutin dalam skala industri. Kelebihan Ferrum jarang disebabkan oleh konsumsi makanan yang berasal darinya tetapi oleh konsumsi suplemen. Plumbum dan senyawanya banyak digunakan di berbagai bidang. Efek racun timbal terutama mempengaruhi saluran pencernaan, darah, dan sistem saraf. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan Ferrum dan Plumbum pada air mandi Moramo menggunakan metode Spektrofotometri Serapan Atom. Metode destruksi basah merupakan pilihan yang digunakan dalam penelitian ini untuk menentukan kadar Ferrum dan Plumbed menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil analisis serapan diperoleh = 248,42 senyawa Ferrum dan = 283,27 nm pada Plumbum. Identifikasi sampel X1 = 0,0167 mg/l, sampel X2 = 0,0111 mg/l dan sampel X3 = 0,0167 mg/l, serta kandungan Plumbum (Pb) pada sampel X1 = 0,008 mg/l, sampel X2 = 0,0125 mg/l dan sampel X3 = 0,0042 mg/l. Berdasarkan potensi kandungan Ferrum (Fe) dan Plumbum (Pb) pada air mandi Moramo Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara tidak berpotensi membahayakan karena tidak melebihi batas maksimal yang ditetapkan pemerintah. dimana tingkat koreksi maksimum untuk Ferrum (Fe) adalah 0,3 mg/l dan Plumbum (Pb) adalah 0,05 mg/l.
Co-Authors A. Fitra Nugraha Agusti, Qori Ahmad Arif Ahmad Rifai Alvia, Nandita Andi Fitrah Nugraha Anggraini, Amelia Surya Apriana, Lastari Ardiansyah Ardiansyah Ariana , Deti Aris Prio Agus Santoso Belrado, Rahmi Nuzula Br Simanungkalit, Meliana Chatarina Umbul Wahyuni Dahlia Dedek Sutinbuk Diah Rahmawati Dita, Rahma Dwiprayogo Wibowo Dzul Asfi Emilia, Melsi Endang Wahyati Evi Susanti Fachry Abda El Rahman Faisal Febrianti, Anggi FERLY OKTRIYEDI Fetrilia Firmansyah, Denis Riski Nur Fitri Rizkiah Fitriyah, Zulfa Gita Fajrianti Gumay, Burhanuddin Hardiyanti, Trirahmi Harmendo Hatria, Nur Hilda Muliana Indriyani, Elsa Irdan Irman Idrus Iwan Hermawan Jason Merari Peranginangin Lela Handayani Lidia, Siska Maharani, Shela MARDIANA Maria Thersia Marsila, Resti Medy Purwanto Miftahul Jannah Muhammad Ikhsa Muhammad Ikhsan Muhammad Ikhsan Mustapa, Faizal Nia Azzahra Nugraha, Andi Fitra Nur Afifah, Septiana NUR ASBON Nur Rahmawati Nurfitriyana Rahmat Nurul Itsna Fawzi’ah Opstaria saptarini Pitriyanti, Nova Pradini, Tiara Bunga Pratama, Rifqi Putra, Muhammad Irza Satria Putri , Adellia Patricia Rahayu Apriyanti Rendita Dwibarto Ririn Novianty Putri Rismayanti Ronny S utanto Ronny Sutanto RR. Ella Evrita Hestiandari Safitri, Rika Dwi Sartika Sepriana, Evi Sepriani, Mutiara Setyawati, Indriyana Silvia Silvia Soyata, Amelia Sukendar Sukendar Sumantri, Willy Syahrani, Annisa Syaiful Bachri Syaiful Bachri Syaiful Bachri Syaiful Katadi Syamsiar, Syamsiar Theresia Putri, Anggi Tri Naurah, Nasyiah Utami, Mutiara Velanda, Velanda Vusvita Sari, Apriyani Wibowo, Dwiprayogo Wiyanti Indah Sari, Novia Y. Budi Sarwo Yeni Indriyani Yovi Pranata Yukofani, Salsabila Zaitun Khomariah Zalianty, Novia Zenn, Arina Putri