Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Remaja SMKN 5 Surabaya Terhadap Bahaya Penyalahgunaan NAPZA dan HIV/Aids Eva Flourentina Kusumawardani; Rubi Rimonda; Meutia Paradhiba; Perry Boy Chandra Siahaan; Firman Firdauz Saputra; Mardi Fadillah; Onetusfifsi Putra
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 03 (2022): September
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v2i05.163

Abstract

Adolescence is a period of transition and experiencing rapid development ranging from physical, psychological and intellectual organs so that it requires good and supportive assistance to properly recognize these changes. Management of psicology which is emotions in adolescents who are not directed will cause adolescents to enter into risky behavior including drug abuse and risky sexual behavior. Increasing awareness of adolescents about the dangers of drug abuse, health problems caused by drug abuse and risky sexual behavior that causes sexually transmitted infections (STIs) including HIV and Aids through peer educators was urgently needed by adolescents. The target of the service was the youth of Civil Vocational High School (SMKN) 5 Surabaya and in its implementation it worked with the youth community who are members of the SCARFS (School and Communities Caring for HIV & AIDS) community 30 people. The methods used in this service activity were lectures / counseling, discussions, questions and answers  (QnA) and evaluations using pre and post test questionnaires. The results of the service activities carried out received good enthusiasm from the participants. The enthusiasm of the participants was during the case discussion session, participants asked an average of 4 questions to the facilitator and there was an increase in knowledge about drugs and HIV/Aids.
Evaluasi Sistem Surveilans HIV di Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Tahun 2018 Febriyanti Febriyanti; Eva Flourentina Kusumawardani; Meutia Paradhiba; Mardi Fadillah; Onetusfifsi Putra; Firman Firdauz Saputra; Perry Boy Chandra Siahaan; Rubi Rimonda; Nasrianti Syam
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2563

Abstract

Kasus HIV/AIDS terdapat hampir di semua negara di dunia tak terkecuali Indonesia. Penyakit ini telah menulari seluruh lapisan masyarakat termasuk bayi dan anak-anak. Perlu adanya kegiatan surveilans rutin untuk melakukan pencatatan dan pelaporan sehingga dapat memonitoring jumlah kasus pada periode waktu tertentu. Kegiatan surveilans  HIV merupakan salah satu cara efektif untuk mengontrol penyebaran kasus HIV/AIDS. Tujuan penelitian: untuk memberikan gambaran evaluasi sistem surveilans HIV berdasarkan komponen sistem dan atribut surveilans di Puskesmas yang berada di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. Metode penelitian: jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan studi evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara kepada petugas surveilans HIV di Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dan Puskesmas sejumlah 24 Puskesmas menggunakan kuesioner. Hasil penelitian: berdasarkan komponen sistem surveilans 53,4% petugas surveilans HIV memiliki tingkat Pendidikan D-III Keperawatan dan 6,7% adalah D-I Keperawatan. Pengumpulan, pengisian formulir hingga alur pelaporan dianggap mudah, namun masih terdapat 66,7% terlambat dalam proses input data ke aplikasi SIHA. Proses analisis hanya dilakukan ditingkat Dinas Kesehatan, sedangkan ditingkat Puskesmas tidak. Sistem surveilans HIV di Kabupaten Blitar masih memerlukan perbaikan dalam pengumpulan data, analisis, ketersediaan pedoman surveilans HIV, dan perlunya peningkatan pengetahuan petugas terkait surveilans HIV.Kata Kunci: Surveilans, HIV/AIDS, Komponen, Sistem, PuskesmasCases of HIV/AIDS are found in almost all countries in the world, including Indonesia. This disease has infected all levels of society, including infants and children. There is a need for routine surveillance activities to record and report so that it can monitor the number of cases in a certain period of time. HIV surveillance is an effective way to control the spread of HIV/AIDS cases. The purpose of the study: to provide an overview of the evaluation of the HIV surveillance system based on the components of the surveillance system and attributes at the Puskesmas in the working area of the Blitar District Health Office. Research method: this type of research was a qualitative research with an evaluation study design. Data was collected by interviewing HIV surveillance officers at the Blitar District Health Office and 24 Puskesmas using a questionnaire. The results of the study: based on the components of the surveillance system, 53.4% of HIV surveillance officers had a D-III Nursing education level and 6.7% were D-I Nursing. Collection, filling out forms and reporting flow are considered easy, but there are still 66.7% late in the process of inputting data to the SIHA application. The analysis process is only carried out at the Health Office level, while at the Puskesmas level it is not. The HIV surveillance system in Blitar Regency still needs improvements in data collection, analysis, availability of HIV surveillance guidelines, and the need to increase staff knowledge regarding HIV surveillance.Keywords: Surveillance, HIV/AIDS, Components, Systems, Puskesmas
EVALUASI PROGRAM BULAN IMUNISASI ANAK SEKOLAH (BIAS) DI DINAS KESEHATAN KOTA SURABAYA BERDASARKAN PENDEKATAN SISTEM Eva Flourentina Kusumawardani; Mardi Fadillah; Laila Apriani Hasanah Harahap; Firman Firdauz Saputra; Meutia Paradhiba; Onetusfifsi Putra; Nasrianti Syam; Perry Boy Chandra Siahaan; Rubi Rimonda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14480

Abstract

The government is holding a School Child Immunization Month (BIAS) with the aim of protecting against diseases that can be prevented by immunization (PD3I) until school age. The background was when children enter elementary school age there was a decrease in the level of immunity obtained during immunization when infants. The research objective was a description of the BIAS program based on a systems approach (input, process and output) using a descriptive design. Data collection was carried out by means of in-depth interviews with a number of 3 (three) informants consisting of 1 (one) immunization program coordinator, 1 (one) head of surveillance and immunization section, and 1 (one) health information system employee. BIAS activity reports were reported in stages according to the data source (from the Puskesmas) to the District/City Health Office, then the District/City Health Office conducts analysis and interpretation of the data for the needs of the immunization program. The Surabaya City Health Office through the Health Information System (SIK) unit is the first door in the flow of data processing and analysis. The priority problem that needs to be resolved immediately was the availability of the School Children's Health Report Card, as a media for recording the results of health screening in school children in which there was an immunization variable. The health report card for school children was one of the media that can provide education about the health status of school children, in the development of changes to the schedule and types of immunization in the BIAS program, it was necessary to record and report the immunization status of school children in an orderly manner. Strong commitment across programs and across sectors in all lines of society so that the death rate from PD31 will decrease.
Evaluasi Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Dinas Kesehatan Kota Surabaya Berdasarkan Pendekatan Sistem Eva Flourentina Kusumawardani; Mardi Fadillah; Laila Apriani Hasanah Harahap; Firman Firdauz Saputra; Meutia Paradhiba; Onetusfifsi Putra; Nasrianti Syam; Perry Boy Chandra Siahaan; Rubi Rimonda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2978

Abstract

Pemerintah menyelenggarakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dengan tujuan untuk melindungi terhadap penyakit Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) sampai usia anak sekolah. Latar belakangnya adalah ketika anak memasuki usia sekolah dasar terjadi penurunan terhadap tingkat kekebalan yang diperoleh saat imunisasi ketika bayi. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan BIAS di Sekolah Dasar (SD/MI sederajat) di Kota Surabaya, menunjukkan masih ada sekolah yang belum mengikuti pelaksanaan BIAS. Tujuan penelitian yaitu deskripsi program BIAS di Dinas Kesehatan Kota Surbaya. Rancang bangun penelitian ini adalah penelitian evaluasi berdasarkan pendekatan sistem yang terdiri dari input, proses dan output. Pengumpulan data primer dilakukan dengan cara wawancara kepada responden menggunakan kuisioner dan observasi. Sedangkan pengumpulan data sekunder diperoleh melalui studi dokumen atau arsip data surveilans imunisasi yang ada di Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Laporan kegiatan BIAS dilaporkan secara berjenjang sesuai sumber data (dari Puskesmas) ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, kemudian Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota melakukan analisis dan interpretasi data untuk kebutuhan program imunisasi. Dinas Kesehatan Kota Surabaya melalui unit Sistem Informasi Kesehatan (SIK) merupakan pintu pertama dalam alur pengolahan dan analisa data. Adapun prioritas masalah yang dianggap harus segera selesaikan adalah ketersediaan Buku Rapor Kesehatan Anak Sekolah, sebagai media pencatatan hasil skrining kesehatan pada anak sekolah yang didalamnya terdapat variabel imunisasi. serta edukasi tentang status kesehatan anak sekolah. Adanya perubahan jadwal serta penambahan jenis imunisasi dalam program BIAS, maka diperlukan pencatatan dan pelaporan status imunisasi anak sekolah yang tertata.  Komitmen kuat lintas program dan lintas sektor dalam semua lini masyarakat agar angka kematian akibat penyakit PD31 menurun.Kata kunci: bulan imunisasi anak sekolah, buku rapor kesehatan anak sekolah, pencatatan, pelaporan, imunisasiThe government organizes School  Immunization Month (BIAS) to protect against immunization-preventable diseases  (PD3I) up to school age. The background is that when children reach primary school age,  the level of immunity acquired in childhood decreases. Based on the results of the evaluation of the implementation of BIAS in primary schools (SD/MI equivalent) in the city of Surabaya, it showed that there are still schools that have not observed the implementation of BIAS. The purpose of the study was to describe the BIAS program in Surabaya City Health Office. The design of this study was an evaluation study based on a systems approach, consisting of input, process and output. Primary data  was collected by interviewing the respondents through questionnaires and observation. At the same time, secondary data collection was obtained from Surabaya City Health Office document surveys or blood surveillance data archive. BIAS activity reports were submitted according to the data source (from  Puskesmas) to the district/municipal health committee, after which the district/municipal health committee analyzes and interprets the data for the needs of the expenditure program. Surabaya City Health Office  Health Information System and#40;SIKand#41; the unit was the first door to the flow of data processing and analysis. The main problem, which was considered  immediately solvable, was the availability of the health report book of schoolchildren as a means of recording the results of the health examinations of schoolchildren, which contained certain variables. and education about the health status of school children. There were changes in the schedule and the addition of sports to the BIAS program,  the status of  caregivers in the school had to be fixed and reflected appropriately. Strong commitment to programs and  sectors in all sectors of society to reduce PD31 mortality.Key Word: school child immunization month, school children health report card book, recording, reporting, immunizations
FAKTOR KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA UPTD PUKESMAS SUAK RIBE KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN KABUPATEN ACEH BARAT TAHUN 2023 Rahmawati, Kiki; Yarmaliza, Yarmaliza; Paradhiba, Meutia; Fitri Siregar, Siti Maisyaroh; Fera, Dian
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 12, No 2 (2024): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v12i2.2159

Abstract

Hipertensi merupakan infeksi degeneratif yang menjadi permasalahan signifikan saat ini. Hipertensi adalah infeksi yang tenang karena korbannya tidak memikirkan atau menyadarinya sampai denyut nadinya diperkirakan. Tingkat hipertensi meningkat seiring bertambahnya usia.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor kejadian hipertensi di wilayah kerja UPTD Pukesmas Suak Ribe Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik menggunakan pendekatan desain Case Control. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 orang masing-masing untuk kelompok kasus (penderita) dan control (tidak penderita) (perbandingan 1:1), dengan total sampel 128 orang yang dimana terdiri atas 64 case dn 64 control dan teknik pengambilan sampelnya menggunakan total sampling. Uji statistik dalam penelitian ini menggunakan regresi logistik. Pengumpulan data menggunakan kuesioner konsumsi makanan,status gizi,aktivitas fisik,serta, perilaku merokok. Hasil analisis faktor konsumsi makanan berisiko, status gizi didapatkan P.Value = 0.001, 0.0000, yang berarti ada hubungan terhadap kejadian hipertensi. Dan faktor aktifitas fisik dan Perilaku merokok dengan P.Value = 0.076, 1.000 yang artinya tidak ada hubungan dengan kejadian hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Wilayah Kerja UPTD Pukesmas Suak Ribe Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Tahun 2023 terhadap 128 responden baik dari kelompok case maupun control yaitu adanya hubungan konsumsi makanan berisiko dan status gizi terhadap kejadian hipertensi pada masyarakat yang ada di wilayah kerja UPTD Pukesmas Suak Ribet Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Tahun 2023. Untuk sementara, pekerja kesehatan dapat memberikan pelatihan mengenai tekanan darah, faktor penyebabnya,serta pola hidup sehat dan teratur untuk mencegah hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan pasien hipertensi dapat mengendalikannya menu makanan seimbang yang di konsumsi serta menjaga pola makan yang benar dan tepat.
Gambaran Pelaksanaan Surveilans Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Meurebo Berbasis Pendekatan Sistem dan Atribut Surveilans Rimonda, Rubi; Saputra, Firman Firdauz; Paradhiba, Meutia; Artika, Aulia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 11 No 2 (2024): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v11i2.235

Abstract

Terjadi peningkatan kasus DBD di wilayah kerja Puskesmas Meurebo pada tahun 2023. Upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan insidens kasus DBD yaitu dengan melakukan kegiatan surveilans kasus dengan baik yang diikuti dengan manajemen pelaksanaan tindakan pencegahan dan pengendalian yang tepat sasaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi gambaran pelaksanaan surveilans DBD di Puskesmas Meurebo berbasis pendekatan sistem dan atribut surveilans. Penelitian menggunakan rancang bangun kualitatif dengan menggunakan metode phenomenology berbasis evaluasi sistem. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Meurebo sejak bulan mei-juni 2023. Informan terdiri dari 1 informan utama dan 2 informan pendukung. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terkait indikator sistem (input, proses dan output) dan atribut sistem. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem surveilans di Puskesmas Meurebo sudah cukup baik. Pada komponen input sudah berjalan cukup baik namun sumber daya manusia yang dimiliki belum sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh kementrian dan memiliki double job dengan kegiatan bidang lain, selain itu pada bagian anggaran juga masih di anggap kurang. Atribut surveilans sudah cukup baik namun pada bagian kualitas data dikhawatirkan memiliki kualitas yang kurang baik karena data diolah secara manual dan belum tersedia aplikasi khusus. Upaya pengendalian yang dilakukan juga sudah cukup baik namun output belum optimal karena kurangnnya pemahaman masyarakat terkait DBD.
The relationship between menarche age and height of adolescent girls in Simpang Kanan sub-district, Aceh Singkil District in 2024 Laila Apriani Hasanah Harahap; Wardah Iskandar; Meutia Paradhiba; SitiMaisyaroh Fitri Siregar
International Journal of Health and Social Behavior Vol. 2 No. 1 (2025): February: International Journal of Health and Social Behavior
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijhsb.v2i1.239

Abstract

an important biological sign of pubertal development in girls. The height of adolescent girls can also be affected by early menarche. Adolescent girls are an important investment in the country, as they are the next generation that will shape the future. The progress of the nation is determined by the role of active young women in the family, community, and country. They will be the key to creating positive changes and achieving development goals. This study aimed to evaluate the relationship between the nutritional status of adolescent girls and age at onset of menarche. This cross-sectional observational study included 70 adolescent girls aged 17-20 years.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Kecelakaan Kerja Pada Personil Pemadam Kebakaran Di Bpbd Kabupaten Simeulue Amalia , Fitri; Iqbal Fahlevi , M; Paradhiba, Meutia; Musnadi, Jun; Duana, Maiza
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v12i2.184

Abstract

Pendahuluan: Banyaknya kasus kecelakaan kerja pada petugas pemadam kebakaran yang ada di BPBD kabupaten Simeulue, dikarenakan kurangnya ketersediaan APD. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor terjadinya kecelakaan kerja pada petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Simeulue. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross cectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh personil pemadam kebakaran Simeulue Timur yang berjumlah 45 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner google form. Data dianalisis menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan dengan kecelakaan kerja (p value = 0,069), pelatihan kerja dengan kecelakaan kerja (p value = 0,357), dan kurangnya ketersediaan APD dengan kecelakaan kerja (p value = 0,772). Kesimpulan: Pengetahuan, pelatihan kerja dan ketersediaan APD tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kecelakaan kerja personil pemadam kebakaran di BPBD Kabupaten Simeulue. Saran: Instansi BPBD Kabupaten Simeulue harus lebih meningkatkan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi personil pemadam kebakaran khusunya pada pos pemadam kebakaran Simeulue Timur. Bagi personil pemadam kebakaran selalu menggunakan alat pelindung diri secara lengkap dan benar saat bertugas, karena penggunaan APD yang tepat dapat mengurangi risiko cedera.
EDUKASI BAHAYA ROKOK SEJAK DINI PADA SISWA SEKOLAH DASAR di SDN PEULANTEU KECAMATN BUBON KABUPATEN ACEH BARAT Kusumawardani, Eva; Syam, Nasrianti; Paradhiba, Meutia; Harahap, Laila Apriani Hasanah; Ernawati; Rimonda, Rubi; Fadillah, Mardi; Putra, Onetusfifsi; Saputra, Firman Firdauz; Siahaan, Perry Boy Chandra
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v2i3.10668

Abstract

The prevalence of smoking among school-aged adolescents, specifically those aged 10–18 years, increased according to the 2018 Basic Health Research (Riskesdas) report. Youth smoking remains a serious public health issue despite various prevention and reduction efforts implemented in many countries, including Indonesia. The aim of educating sixth-grade students at SDN Peulanteu about the dangers of smoking was to enhance their knowledge regarding the risks of smoking for both active and passive smokers. The method used in this community service activity was health education, which included lectures and discussions. The material was delivered by lecturers and students from Teuku Umar University using media such as PowerPoint presentations and leaflets. Additionally, question-and-answer sessions and ice-breaking activities were conducted to increase interaction with participants. This community service activity successfully improved students' understanding of the health risks associated with smoking. The educational sessions fostered enthusiasm among students in grasping the presented material. It is recommended that health workers and educators continue to conduct regular awareness campaigns on the dangers of smoking to strengthen students' understanding. Furthermore, developing more engaging and interactive educational materials, such as digital media or educational games, is suggested to capture students' attention effectively.
Spatial Modeling of Infant Mortality Rate In Sampang Regency : An Ecological Study Saputra, Firman Firdauz; Nursia N, Lily Eky; Kusumawardani, Eva Flourentina; Syam, Nasrianti; Paradhiba, Meutia; Fadillah, Mardi; Ssekalembe, Geofrey
Journal of Applied Geospatial Information Vol. 8 No. 2 (2024): Journal of Applied Geospatial Information (JAGI)
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jagi.v8i2.7158

Abstract

Infant mortality rate (IMR) is one of the indicators to measure public health status and community welfare. In the last 3 years (2014-2016), the infant mortality rate in Sampang Regency has increased. The purpose of this study is to develop spatial-based modeling of factors affecting infant mortality rates in Sampang. Researchers used an ecological study design where secondary data came from the Health Office and the Central Bureau of Statistics in Sampang Regency. The dependent variable is infant mortality rate, while the independent variables are delivery assisted by health workers, exclusive breastfeeding coverage, neonatal complications handled, K4 visit coverage, LBW percentage, midwife to population ratio, percentage of clean and healthy household behavior. Data has been analyzed and processed using Geoda and Quantum GIS applications. Based on statistical tests, the spatial model is obtained: ŷi= -21.82+0.706 ∑(i=1,i≠j)^n wijyi-0.61* childbirth attended by health worker+0.10* neonatal complications attended by health worker+1.89* LBW babies. Each variable of childbirth assisted by health workers increased by 10, it can decrease the infant mortality rate by 6.1 cases. Each variable of neonatal complications not handled by health workers rises 10 units, it can increase the infant mortality rate by 1 case. each variable of LBW babies rises 1 unit and it can increase infant mortality cases by 1.89 cases. The results of this study can be used to reduce infant mortality rates that occur by intervening in existing factors.
Co-Authors Alya, Mimi Amalia , Fitri Andriani, Mega Anwar, Sufyan Artika, Aulia Chandra Siahaan, Perry Boy Darmawan Darmawan Darmawan Dian Fera Duana , Maiza Duana, Maiza Eka Wahyuni Ernawati Eva Flourentina Kusumawardani Eva Flourentina Kusumawardani Fadillah, Mardi Fahlevi, Muhammad Iqbal Fanany, Irzal Fanonta, Muliane Farisnih, Teuku Nih Febriyanti Febriyanti febriyanti febriyanti Fera, Dian Firman Firdauz Saputra Fitri, Susi Hajijah, Sabul Harahap, Laila Apriani Hasanah Hutasoit, Herlina Natalina Iqbal Fahlevi , M Irawan, Dheanissa Syalwa Khabija Is, Jun Musnadi Jihad, Fikri Faidul Johannes Bastira Ginting Kiswanto Kiswanto Kusumawardani, Eva Kusumawardani, Eva Flourentina Laila Apriani Hasanah Harahap Laila Apriani Hasanah Harahap Lian Varis Riandi LUKMAN NURHAKIM, LUKMAN Maiza Duana Mardi Fadillah Marniati Marniati, Marniati Merlin Maulidiyah Musnadi Is, Jun Musnadi, Jun Nasrianti Syam NASRIANTI SYAM, NASRIANTI Nugroho, Agung Nurafiza, Nurafiza Nursia N, Lily Eky Oktaria, Yolanda Onetusfifsi Putra Perry Boy Chandra Siahaan Pratama, Rifaldi Aditiya Putra, Onetusfifsi Putri, Muda Riska Raflythenu, Abdul Gani Rahmawati, Kiki Raodah Raodah Ratnasari Hinggardipta, Ratnasari Rezeky, Sahbainur Rimonda, Rubi RR. Ella Evrita Hestiandari Rubi Rimonda Rubi Rimonda Safrizal Sahbainur Rezeki Santy Deasy Siregar Siahaan, Perry Boy Chandra Sibagariang, Ayu Sibagariang, Eva Ellya Simanullang, Andry Sinaga, Risya Yoela Siti Maisyaroh Fitri Siregar Siti Prawita Hasibuan Siti Prawitasari Br. Hasibuan SitiMaisyaroh Fitri Siregar Ssekalembe, Geofrey Susy Sriwahyuni Susy Sriwahyuni T.M. Rafsanjani Trianisya, Medinda Wardah Iskandar Wintah Wiwik Widiyawati Yarmaliza Yarmaliza, Yarmaliza Yopita Sary Yulizar Yusnidar, Naidatul Ullmaziarikhaza Yuswita Yuswita Zakiyyudin, Zakiyyudin Zakria, Restu