Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Mahasiswa UM-Sorong Terhadap Kuliah Online Saat Wabah Covid-19 di Kota Sorong Nanik Purwanti; Mei Menselina Safkaur
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 22, No 3 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v22i3.2013

Abstract

This study tries to determine students' perceptions of online lectures, and to find out the supporting and inhibiting factors in online lectures. The data collection technique used in this study was by means of field research consisting of observations, interviews, and documentation as well as the distribution of questionnaires via google drive. patterns of life and interactions due to the application of online learning. Online lectures using various advanced features cannot replace the role of lecturers through face-to-face lectures, because they provide more motivation and enthusiasm for students to learn than attending lectures through distance lectures (online). Considering that the current pattern of interaction and learning among students is different, and they are also in the adjustment stage. This can be concluded as a complex problem, about the social reality that has occurred and is predicted among students.
Pelatihan Dasar Manajemen Dan Perhitungan Harga Pokok Penjualan Untuk Ibu-Ibu MT. Miftahurrahmah Kampung Makassar Di Kelurahan Malabutor Kota Sorong Asih Ahistasari; Masniar Masniar; Nanik Purwanti; Wisang Candra Bintari; Lona Helti Nanlohy
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2022): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak pandemi covid-19 masuk ke Indonesia pertengahan Maret 2020, melumpuhkan hampir seluruh aktivitas masyarakat, salah satunya di bidang perdagangan. Banyak pelaku usaha khususnya UMKM mendapatkan beberapa kesulitan dalam mempertahankan penjualan produknya baik jasa maupun barang. Namun  selama pandemi tersebut, pelaku usaha juga mendapatkan jalan untuk tetap berdagang, salah satunya melalui online. Meski demikian, sering kali pelaku usaha masih mendapat kesulitan misalnya salah satunya dalam menentukan harga pokok penjualan atau harga jual. Harga jual menjadi salah satu hal yang harus dipahami oleh setiap pelaku usaha agar mendapatkan keuntungan yang diinginkan dari hasil penjualannya. Banyak pelaku usaha masih perlu diberi pemahaman bagaimana cara menghitung dan akhirnya mendapatkan harga jual. Sehingga dalam kasus tersebut, perlu diadakannya pelatihan dasar manajemen perhitungan penentuan harga pokok penjualan kepada pelaku usaha UMKM agar mendapatkan keuntungan sesuai dengan biaya-biaya yang dikeluarkannya. Pelatihan dilakukan kepada ibu-ibu pelaku usaha UMKM dengan menyampaikan materi dan pelatihan uji coba perhitungan pada salah satu produk penjualan peserta pelatihan dengan metode ceramah, diskusi, dan simulasi. Hasil pelatihan tersebut, peserta menjadi mengerti dan paham cara perhitungan untuk menentukan harga pokok penjualan produk dan juga diharapkan pelaku usaha UMKM dapat dengan mudah menghitung dan mengetahui besaran keuntungan penjualan produk yang didapatkan.
Konsepsi Perempuan Moi Tentang Kesejahteraan Nanik Purwanti; Situ Nurul Nikmatul Ula
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v8i1.2056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsepsi perempuan Moi tentang kesejahteraan dengan memahami kondisi masyarakat pada Distrik Makbon Kabupaten Sorong. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode Etnografi dengan pendekatan Antropologi untuk mengetahui mengenai budaya masyarakat lokal dan pendekatan Sosiologi dalam memahami kehidupan masyarakat di Distrik Makbon Kabupaten Sorong melalui observasi dan wawancara dengan informan penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsepsi kesejahteraan perempuan Moi di Makbon memaknai kesejahteraan dalam 3 (Tiga) unsur yaitu Alam, Berbagi dan Bahagia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kesejahteraan tampaknya tidak hanya untuk menggambarkan kondisi kemakmuran material (welfare,being-well atau prosperity), tetapi juga mengarah kepada konsep kebahagiaan (happiness). Oleh sebab itu konsepsi kebahagiaan mendapat perhatian yang lebih besar  dibandingkan dengan konsepsi kesejahteraan material maupun kemakmuran ekonomi
The Tradition of Paying Dowry: A Case of Biak Wardo Tribe in Ayau Islands, Raja Ampat Purwanti, Nanik; Mardliyah, Uswatul; Yapen, Yonas
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 5 No. 3 (2022): September
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.873 KB) | DOI: 10.34050/elsjish.v5i3.23006

Abstract

Indonesia has a diversity of religions and cultures therefore when we talk about marriage that is framed in a relationship with God and tradition or customary positive law, it is certain that each region has differences in the implementation which is unique. Culture is something that can be used as a unique and distinctive identity for an area. Indonesia has many kinds of culture and traditions. These traditions are usually used as a rule or pattern of life of the community in everyday life. One of them is marriage, one of the important elements in marriage is the payment of a dowry. Marriage processions have procedures that vary according to tradition in society, and each culture has a way of interpreting the dowry itself. This is the case with the marriage customs of the Biak Wardo Tribe in the Ayau Islands District. This study aims to determine the dowry payment tradition of the Biak Wardo Tribe in the Ayau Archipelago District, Raja Ampat Regency, and to find out the obstacles faced in the Biak Wardo Tribal dowry payment tradition in the district. Ayau Islands, Raja Ampat Regency. The method used in this study used qualitative methods and analyzed descriptively qualitatively. This study also uses the discipline approach of Anthropology and Sociology. Data Collection Techniques with Observation, Interviews, and Documentation, Data Analysis Techniques. The results of this study indicate that the tradition of paying the dowry of the Biak Wardo tribe, Ayau islands, Raja Ampat district is divided into three parts, namely Sanepen, Ararem and Anum. The obstacle that often occurs is the addition of dowry payments from the woman's family so that the man must pay it on the same day while the extra requested is not given in the agreed note, it is often troublesome for the man's family but the man must still pay it on that day also so that the payment of the dowry is considered legal.
Sosialisasi Dampak Komsumsi Miras Terhadap Perilaku Remaja Di Wisata Tanjung Kasuari Kelurahan Saoka Distrik Maladummes Kota Sorong Uswatul Mardliyah; Lukman Rais; Umar Ramli; Nanik Purwanti; Siti Nurul Nikmatul Ula
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini di Kota Sorong mengalami persoalan dalam komsumsi minuman beralkohol atau minuman keras karena menjadi salah satu penyebab masalah kejahatan. Tujuan pengabdian ini untuk mensosialisasikan dampak mengkomsumsi minuman keras terhadap perilaku remaja di kawasan Wisata Tanjung Kasuari di Kelurahan Saoka Distrik Maladummes pada 4 Mei 2023. Metode pengabdian yang digunakan pendekatan ceramah, yaitu bentuk penyampaian dengan mengutamakan interaksi antara narasumber dan peserta, dimana narasumber menyampaikan materi pembelajarannya melalui proses penerangan serta penuturan bahasa dengan lisan kepada peserta. Dari sosialisasi yang dilakukan bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan remaja terhadap dampak negative dari mengkomsumsi minuman beralkohol terhadap perilaku remaja serta memunculkan pertanyaan terhadap solusi untuk menghindar dari komsumsi minuman keras, bagaimana peran keluarga dan lembaga yang berwenang dalam mencegah penyalahgunaan minuman yang beralkohol. Rekomendasi dari pengabdian ini dibutuhkan instrument khusus dalam melindungi remaja dari  penyalahgunaan minuman yang beralkohol, termasuk aturan pidana terhadap penjual yang membebaskan remaja membeli minuman yang beralkohol serta penguatan pendidikan dalam keluarga, agama dan institusi pendidikan dalam mensosialisasikan bahaya minuman beralkohol sampai melakukan tindakan preventif atau refresif jika remaja melanggar aturan tersebut.
Peningkatan Kualitas Pegawai Dalam Efisiensi Pelayanan Publik Berbasis Digitalisasi Pada Kantor Kelurahan Sawagumu Distrik Sorong Utara Nanik Purwanti; Fitriyani Suparta; Uswatul Mardliyah; Saiful Ichwan
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol2.Iss2.757

Abstract

Kantor Kelurahan Sawagumu, apa saja kendala-kendala yang dihadapi dalam peningkatan kualitas pegawai dalam efisiensi pelayanan publik, dan bagaimana upaya dalam mengatasi kendala pada peningkatan kualitas pegawai dalam efisiensi pelayanan publik berbasis digitalisasi di Kantor Kelurahan Sawagumu. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pegawai dalam efisiensi pelayanan publik berbasis digitalisasi masih perlu ditingkatkan karena masih kurangnya kedisiplinan pegawai dalam melakukan pelayanan, kurang memiliki standar pelayanan yang jelas, kurang memiliki kemampuan dalam menggunakan alat bantu proses pelayanan dan masih ada kekurangan pegawai dalam memberikan pelayanan dengan sikap ramah. Untuk kendala-kendala yang dihadapi adalah kurangnya disiplin kerja dan kesadaran pegawai sebagai abdi negara, kurangnya pelatihan dari dinas terkait penggunaan teknologi informasi dan keterbatasan teknologi. sedangkan untuk upaya dalam mengatasi hambatan yaitu dengan cara melakukan peningkatan keterampilan teknologi informasi, menerapkan sistem penghargaan dan sanksi, dan penambahan sarana teknologi.
Budaya Organisasi Dalam Meningkatkan Kinerja Aparatur Sipil Negara Di Kantor Distrik Malaimsimsa Kota Sorong Linda Sari Lobo; Nanik Purwanti; Ana Lestari; Uswatul Mardlyah; Saiful Ichwan
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol2.Iss3.713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja aparatur sipil negara di Kantor Distrik Malaimsimsa Kota Sorong, dan mengetahui perilaku aparatur sipil negara dalam meningkatkan kinerja di Kantor Distrik Malaimsimsa Kota Sorong. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa budaya organisasi di kantor Distrik Malaimsimsa Kota Sorong dalam meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara sudah cukup baik, Kepala Distrik dalam kepemimpinannya telah menjadi teladan bagi Aparatur Sipil Negara, meskipun terkendala dengan beberapa Aparatur Sipil Negara yang masih saja tidak menjalankan tugas dan tanggungjawab mereka dengan baik dan kurangnya kesadaran Aparatur Sipil Negara dalam hal kedisiplinan waktu dan belum ada penerepan penghargaan/apresiasi kepada Aparatur Sipil Negara. Upaya yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara yaitu melalui pembagian tugas dan tanggungjawab secara rinci, penyusuanan program kerja tahunan, evaluasi secara berkala kepada kepala-kepala seksi dan staf untuk penegakan kedisiplinan dalam bekerja serta menerapkan sistem penghargaan/apresiasi.
Marketing Politik Elisabeth Nauw Pada Pemilihan Legislatif 2019 di Kota Sorong Banggu, Masni; Obadiri, Abrian Olfen; Purwanti, Nanik; Kalagison, Miryam Diana
Jurnal Fase Kemajuan Sosial dan Politik: Faksi Vol. 9 No. 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jf.v9i3.3063

Abstract

This research aims to describe and analyze Elisabeth Nauw's victory in the 2019 Sorong City legislative election through political marketing and the social capital used. The research method uses a qualitative approach with data collection techniques carried out through direct field observations, in-depth interviews with informants, and literature reviews through published articles or journals related to the author's research focus. For the technique of determining informants, the author chooses people who are considered capable of answering questions related to the focus of the author's research. The results of this research describe Elisabeth Nauw's victory, namely first, Elisabeth Nauw is a personal characteristic of a leader or candidate who provides an image, symbol or political product in an election. Second, promotion in this case won constituent votes, Elisabeth Nauw was assisted by the winning team, and campaigned via social media. Third, the price is the total cost of campaign activities carried out by the candidate and winning team. Fourth, a place is an area where the majority of the population has the same ethnicity as the candidate so that it is easy to get constituent votes.
Analisis Upaya Perlindungan terhadap Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga khususnya Perempuan dan Anak Idris, Irfandi; Ridwan, Akmal; Purwanti, Nanik; Nikmatul Ula, Siti Nurul; Nurjannah, Siti
Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/saintek.v5i1.1651

Abstract

Kasus kekerasan dalam rumah tangga yang ada di Papua Barat Daya merupakan salah satu bentuk tindak pidana yang dapat dikenakan sanksi berupa hukuman penjara maupun kurungan serta dampak yang ditimbulkan kepada korban. Kekerasan dalam rumah tangga dapat dilakukan oleh anggota keluarga yang satu terhadap anggota keluarga yang lain. Berbicara tentang kekerasan menjadi hal yang sudah tidak tabu lagi untuk diperdengarkan. Motif tindak kekerasan dalam rumah tangga banyak disebabkan karena ketidakharmonisan suatu hubungan dalam keluarga, permasalahan ekonomi, komunikasi yang tidak lancar dan sebagainya. Berbagai bentuk tindak kekerasan ini mengakibatkan dampak negatif bagi korban baik dampak psikis, mental maupun fisik yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung oleh pelaku tindak kekerasan dalam rumah tangga. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan terhadap korban kekerasan khususnya perempuan dan anak yang ada di Provinsi Papua Barat Daya. Jenis penelitian yang dipergunakan deskriftif kualitatif. Adapun lokasi penelitian yang dipilih adalah Provinsi Papua Barat Daya didua kecamatan yaitu Klademak dan Malabutor. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Studi Kepustakan (Library Research) dan penelitian Lapangan (Field Work Research). Hasil yang didapatkan bahwa perlindungan terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga dilakukan sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum yang ditetapkan oleh pemerintah dari mulai pelayanan pengaduan hingga pemulangan dan pemberdayaan sesuai dengan hasil assesment dari petugas, selain itu dilakukan rujukan/koordinasi dengan pihak terkait sesuai dengan kondisi dari korban.
Minat Masyarakat dalam Proses Pembuatan Noken Sebagai Nilai Budaya Pada Suku Miyah Kabupaten Tambrauw Nikmatul Ula, Siti Nurul; Nurhidaya, Nurhidaya; Purwanti, Nanik; Sedik, Yubelina Gema
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v9i1.2923

Abstract

Noken is a typical Papuan knitted bag, which cannot be separated from people's daily lives. In particular, the Miyah tribe in the Tambrauw district area, in making noken, they use raw materials from the bark fiber of the ganemon tree and only women can make noken, because they consider that a woman who cannot make noken is not yet mature and worthy of marriage, and likewise on the contrary. The method used in this research is descriptive qualitative, namely by describing the entire series of research from the data search stage, data analysis and drawing conclusions. So the results obtained are that the interest of the people in Tambrauw Regency, especially the Miyah Tribe, in making noken art crafts is still lacking, this is due to the obstacles that occur, namely the lack of socialization from the local government, the availability of raw materials which is still difficult, plus the pandemic so that marketing is not optimal. . Therefore, efforts are made to provide good facilities and infrastructure as well as providing training and guidance, both in improving the community's creative economy and maintaining the preservation of the noken culture itself.