Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENYULUHAN OPTIMALISASI PERAN KOPERASI PETERNAK IKAN UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN DI DESA CINTAKARYA, PARIGI, PANGANDARAN Yuniarti, Endah; Maulid, Deden Yusman; Pangestika, Widya
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1789

Abstract

Salah satu kegiatan tri dharma perguruan tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat. Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran (PKPP) melaksanakan salah satu tri dhrama tersebut di Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Pangandaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan penyuluhan terkait optimalisasi peran koperasi peternak ikan. Peran koperasi peternak ikan sangatlah penting dalam tataniaga dan pemasaran hasil budidaya ikan, mengingat semangat yang dibawa koperasi merupakan semangat gotong royong dan kekeluargaan dalam mencapai tujuan organisasi. Optimalisasi peran koperasi yang melibatkan anggota koperasi (peternak ikan), pemerintah, industri, dan akademisi diharapkan dapat memberikan dampak positif khususnya bagi peternak ikan. Penyuluhan optimalisasi peran koperasi peternak ikan ini dapat dinyatakan mencapai target yang diharapkan dengan kehadiran 89,28% peserta dan antusiasme peserta yang tinggi
PEMBUATAN KUE BARUASA DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TULANG IKAN TUNA (Thunnus sp) Maulid, Deden Yusman; Hikma, Alfiratul; Arumsari, Kusuma; Yuniarti, Endah
MARLIN Vol 4, No 1 (2023): (Februari) 2023
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/marlin.V4.I1.2023.1-9

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk menambah nilai gizi pada kue baruasa dari penambahan tepung tulang ikan serta dapat mengetahui konsentrasi terbaik pada penambahan tepung tulang ikan tuna pada formula kue baruasa dengan analisis nilai hedonik, dan mengetahui karakteristik kimia dan mutu hedonik dari formula terbaik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi penambahan tepung tulang ikan tuna yang terbaik terhadap kadar kalsium dan organoleptik pada kue baruasa. Hasil terbaik diambil dari uji hedonik yaitu pada P0 dan P3. Pada P0 (tanpa pe nambahan tepung tulang ikan tuna) yang menghasilkan, uji hedonik warna 4,32, hedonik aroma 4,32, hedonik rasa 4,32 dan hedonik tekstur 4,4. kadar air (9,90%), kadar abu (0,76%), kadar protein (9,46%), kadar lemak (16,13%), dan kadar kalsium 1,14%. Pada P3 (penambahan tepung tulang ikan tuna) yang menghasilkan, uji hedonik warna 3,2, hedonik aroma 3,2, hedonik rasa 3,44 dan hedonik tekstur 3,2. kadar air (9,97%), kadar abu (11,16%), kadar protein (6,13%), kadar lemak (36,03%), dan kadar kalsium 42,84%Aim of the risearch to increase the nutritional value of baruasa cake from the addition of fish bone meal and to find out the best concentration of adding tuna fish bone meal to the baruasa cake formula by analyzing the hedonic value, and knowing the chemical characteristics and hedonic quality of the best formula. The purpose of this study was to determine the best concentration of tuna bone meal addition to calcium and organoleptic levels in baruasa cake. The best results were taken from the hedonic test, namely at P0 and P3. At P0 (without the addition of tuna bone meal), the color hedonic test was 4.32, aroma hedonic was 4.32, taste hedonic was 4.32 and texture hedonic was 4.4. water content (9.90%), ash content (0.76%), protein content (9.46%), fat content (16.13%), and calcium content 1.14%. In P3 (the addition of tuna fish bone meal) which resulted, the color hedonic test was 3.2, the aroma hedonic test was 3.2, the taste hedonic test was 3.44 and the texture hedonic test was 3.2. water content (9.97%), ash content (11.16%), protein content (6.13%), fat content (36.03%), and calcium content 42.84%
Peran Produksi Daging Lokal dalam Mendukung Pertumbuhan Industri Rumah Makan di Kabupaten Pangandaran Wulansari, Asri; Febrianto, Firman; Mutaqin, Bambang Kholiq; Yuniarti, Endah; Ismiraj, Muhammad Rifqi
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/9br36r19

Abstract

Penelitian ini mengkaji keterkaitan antara produksi daging lokal dan perkembangan rumah makan di Kabupaten Pangandaran, sebuah daerah dengan potensi tinggi di sektor pertanian dan peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika antara kedua sektor tersebut serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder selama lima tahun terakhir (2019–2023), mencakup produksi daging lokal (ruminansia dan unggas) dan jumlah rumah makan di sepuluh kecamatan di Pangandaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam produksi daging lokal, terutama daging ayam pedaging dan sapi, dengan puncaknya pada tahun 2022, meskipun terjadi penurunan pada tahun 2023 akibat faktor eksternal seperti wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Di sisi lain, jumlah rumah makan mengalami peningkatan yang signifikan, khususnya di Kecamatan Pangandaran dan Parigi, yang didorong oleh sektor pariwisata yang berkembang pesat. Namun, tantangan tetap ada, termasuk fluktuasi pasokan dan kualitas daging, serta persaingan dalam industri rumah makan. Studi ini menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara kedua sektor ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Rekomendasi bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan meliputi dukungan strategis dalam pengelolaan peternakan dan optimalisasi bisnis kuliner untuk memperkuat sinergi antara produksi daging lokal dan industri rumah makan. Kata Kunci: daging lokal, rumah makan, Pangandaran, pariwisata, keberlanjutan ekonomi
Pengaruh Serbuk Teh Hijau Sebagai Pakan Aditif terhadap Performa Domba Betina yang Diinfeksi Strongyles Utama, Aldyansah Putra; Mayasari, Novi; Yuniarti, Endah; Ramdani, Diky
Jurnal Agripet Vol 24, No 1 (2024): Volume 24, No. 1, April 2024
Publisher : Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v24i1.30182

Abstract

ABSTRAK. Serbuk teh hijau merupakan salah satu bahan aditif yang dapat ditambahkan ke dalam pakan ternak yang dapat berfungsi sebagai anthelmintik dalam mengurangi infeksi cacing dan meningkatkan kualitas pakan bagi ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis serbuk teh hijau terhadap konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan domba betina yang diinfeksi Strongyles Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Ternak Domba dan Kesehatan Hewan, Jurusan Peternakan, Polbangtan, Bogor pada bulan Agustus-Oktober 2021. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan tingkat pemberian serbuk teh hijau, yaitu P0= 0%, P1= 0,75%, P2= 1,5% dari bahan kering ransum, dengan enam ulangan untuk setiap perlakuannya sehingga total ternak adalah 18 ekor. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam. Parameter yang diukur meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan ukuran-ukuran tubuh ternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian serbuk teh hijau 1,5% (P2) dalam pakan domba betina tidak berpengaruh nyata terhadap konsumsi bahan kering, tinggi pundak, tinggi pinggang, lebar pinggul, pertambahan bobot badan, panjang badan, lingkar dada, dan lebar dada domba yang diinfeksi, namun dapat menekan penurunan bobot badan yang diakibatkan oleh parasit cacing.(The effect of green tea dust as a feed additive on performance ewes infected by strongyles)ABSTRACT. Green tea dust is one of feed additives that can be added to animal diet which can function as an anthelmintic in reducing worm infections and improving the performance of the livestock. This study aimed to determine the effect of various doses of green tea dust supplementation on dry matter intake (DMI, g/kg DM), average daily gain (ADG, g/kg DM), and body measurements(cm) of ewes infected with Strongyles. The research was conducted at the Sheep Farm and Animal Health Laboratory, Department of Animal Husbandry, Polbangtan, Bogor in August-October 2021. A completely randomized design was used as the experimental method consisted of three treatments of different levels of green tea dust supplementation, namely P0= 0%, P1= 0.75%, P2= 1.5% from dry matter ration, using 6 replicatess to obtain a total of 18 experimental units. The results showed that the administration of 1.5% green tea dust (P2) had no significant effect on DMI, ADG, and body measurements such as shoulder height, waist height, hip width, body length, chest circumference, and chest width of sheep, which were infected with Strongyles, but it tended to reduce their body weight losses.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Rumah Tangga di Desa Parigi Kabupaten Pangandaran Melalui Pelatihan Yogurt Susu Kambing Yuniarti, Endah; Anggraeni, Gina; Rahma, Yusri Lutfia; Putra, Diega Yanuar; Maulild, Deden Yusman
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.69511

Abstract

Pemberdayaan ibu rumah tangga merupakan salah satu upaya penting dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan masyarakat. Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu wilayah pesisir yang memiliki peternakan kambing perah yang cukup potensial, namun pemanfaatannya belum optimal sehingga nilai tambah yang dihasilkan masih rendah. Kegiatan pelatihan pengolahan yogurt susu kambing dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk yang lebih tahan simpan, bergizi, serta memiliki peluang usaha. Metode kegiatan meliputi penyuluhan mengenai manfaat susu kambing dan konsep pangan fungsional, diikuti dengan praktik langsung pembuatan yogurt susu kambing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang terlihat dari perbandingan nilai sebelum dan sesudah pelatihan. Peserta memahami prinsip dasar fermentasi, teknik pengolahan, serta pentingnya sanitasi dalam produksi pangan. Selain itu, seluruh peserta mampu menghasilkan yogurt dengan kualitas yang baik. Hasil pelatihan dengan praktik langsung mampu meningkatkan pemahaman ibu rumah tangga dalam mengolah pangan lokal serta penguatan keterampilan peserta mengenai ketahanan pangan melalui diversifikasi produk serta peluang usaha rumah tangga.
Diseminasi dan Pendampingan Pembangunan Peternakan Terintegrasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Peternak dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Cijulang, Kabupaten Pangandaran Ismiraj, Muhammad Rifqi; Mutaqin, Bambang Kholiq; Yuniarti, Endah; Wulansari, Asri
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.68052

Abstract

Stunting remains a chronic public health problem in Indonesia. Recent data indicate that 27.6 % of Indonesian children under five experience stunting, far above the World Health Organization (WHO) target, reflecting unequal access to health services, clean water, sanitation and feeding practices. This community‑service program aims to improve farmer welfare and reduce stunting in Cijulang village by integrating intensive sheep farming with family nutrition gardens and organic waste management. A community‑based approach involved designing an integrated farming system, training farmers and health cadres, establishing communal sheep pens and nutrition gardens, and monitoring child growth. Baseline surveys showed that 60 % of farming families consumed animal protein only twice per week. After training and implementation, communal pens housing 30 sheep were constructed and 100 m² of gardens planted. Farmers learned silage and compost making, with post‑training knowledge rising by 40 %. Households increased animal‑protein consumption to at least four times per week, and child height‑for‑age z‑scores improved by 0.3 within six months. Integrating sheep farming, nutrition gardens and waste recycling offers a practical model for enhancing household food security, income and child nutrition.
Potensi Diversifikasi Olahan Pangan Lokal Sebagai Atraksi Edutourism di Desa Wisata Cikalong, Pangandaran Sitio, Nurul Mardhiah; Yuniarti, Endah; Fitri, Siti Ulfah Rifa`atul
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.69183

Abstract

Pariwisata saat ini mengalami pergeseran orientasi dari sekadar hiburan menjadi pengalaman edukatif yang berbasis pada pemberdayaan potensi lokal. Desa Cikalong, Kabupaten Pangandaran, memiliki kekayaan komoditas pangan lokal yang melimpah, namun diversifikasi pengolahannya belum dimanfaatkan secara optimal sebagai daya tarik wisata edukasi (edutourism). Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi komoditas lokal dan merumuskan strategi diversifikasi olahan pangan sebagai atraksi utama edutourism di Desa Wisata Cikalong. Metode pengabdian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan eksploratif, melalui observasi lapangan, studi literatur, serta wawancara mendalam dengan kelompok tani, pengrajin makanan lokal, dan perangkat desa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa Desa Cikalong memiliki potensi besar dalam pengembangan produk pangan turunan yang dapat dikemas menjadi paket wisata edukasi. Namun tantangan utama terletak pada keterbatasan inovasi produk dan standar pengemasan. Temuan ini menekankan pentingnya strategi diversifikasi pangan melalui pelatihan kreativitas masyarakat, pengembangan jalur wisata kuliner berbasis edukasi, dan penguatan kelembagaan melalui kelompok sadar wisata. Pengabdian ini memberikan kontribusi pada model pengembangan desa wisata yang mengintegrasikan kedaulatan pangan lokal dengan sektor pariwisata berkelanjutan.Kata kunci: Desa Cikalong, Diversifikasi Pangan, Edutourism, Pangan Lokal
Diversification of Chicken Meat-Based Products Through Training on Chicken Floss Production with Banana Blossom Fiber Addition for Strengthening Food Security in Cintaratu Village, Pangandaran Regency Wulansari, Asri; Mutaqin, Bambang Kholiq; Febrianto, Firman; Yuniarti, Endah; Apriani, Rika
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 2 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i2.71912

Abstract

Food security in communities can be strengthened through the utilization of local food resources into innovative products with nutritional and economic value. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of PKK members in Cintaratu Village regarding the processing of chicken floss with added banana blossom fiber. The activity was conducted on July 16, 2026, at Universitas Padjadjaran Pangandaran Campus, Cintaratu Village, Pangandaran Regency, involving 39 participants from five hamlets. The methods included initial surveys and discussions, educational sessions, flyer distribution, product-making demonstrations, and evaluation through pre-test and post-test assessments. Data were analyzed descriptively and quantitatively to determine changes in participants’ knowledge. The evaluation results showed increased knowledge regarding chicken floss processing (71.48%), the utilization of banana blossom as an additional ingredient (104.05%), local food diversification based on banana blossom (78.26%), and the purpose of floss processing related to shelf life, nutritional value, and product market value (48.17%). Participants responded positively and considered the product potential as a supplementary food for integrated health posts (PMT Posyandu) and a household business opportunity. This activity contributed to improving local food utilization and supporting food security in Cintaratu Village. Further assistance in product development, packaging improvement, and marketing strategies is needed to ensure sustainable development as a community-based product.
Utilizing Banana Blossom in High-Fiber Chicken Nugget Production to Enhance Family Nutrition in Cintaratu, Pangandaran Yuniarti, Endah; Wulansari, Asri; Apriani, Rika; Mutaqin, Bambang Kholiq; Febrianto, Firman
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 2 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i2.72031

Abstract

The Utilization of banana blossom in Cintaratu, Pangandaran remains sub-optimal, despite its abundance as a local food resource rich in dietary fiber and essential nutrients. Conversely, commercial nuggets, categorized as Ultra-Processed Food (UPF), are widely consumed despite lacking dietary fiber. This community service program aimed to enhance the knowledge and skills of residents in Cintaratu, particularly The PKK’s women group, in processing banana blossom into fiber-rich nuggets to support family nutrition. The methodology adopted a participatory action approach consisting of preparation (material drafting, formulation trial and partner coordination), training (nutrition education, demonstration, and hands-on practice), and evaluating using pre-test and post-test instruments across 10 assesment indicators. The evaluation results revealed a significant improvement in participants’ knowledge and technical skills. Prior to the training, responses were dominated both by “unknowledgeable” and “Moderately Knowledgeable” 44%. Post-training, unknowledgeable categories were completely eliminated, shifting predominantly to “Knowledgeable” (79%) and “Highly Knowledgeable” (16%). This program successfully transformed low-values local produce into a functional, fiber-rich food innovation, improved participants’ hygiene practices, and fostered local entrepreneurship potential in Cintaratu Village.
Optimalisasi Manajemen Peternakan Domba Garut melalui Kegiatan Sosialisasi dan Transfer Pengetahuan kepada Peternak di Pangandaran Wulansari, Asri; Nurmeidiansyah, An An; Yuniarti, Endah; Febrianto, Firman; Mutaqin, Bambang Kholiq
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 2 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i2.71791

Abstract

Domba Garut merupakan salah satu plasma nutfah ternak lokal Indonesia yang memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap lingkungan dengan cuaca panas, sehingga berpotensi untuk dikembangkan di wilayah Pangandaran. Selain memiliki nilai ekonomi dan budaya yang tinggi, domba Garut juga menjadi salah satu ternak unggulan yang perlu didukung dengan penerapan manajemen budidaya yang tepat untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas ternak. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak menjadi faktor penting dalam pengelolaan budidaya domba Garut, terutama pada aspek pemilihan bibit, manajemen pakan, kesehatan, reproduksi, serta sistem pemeliharaan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen budidaya domba Garut melalui kegiatan sosialisasi dan transfer pengetahuan kepada peternak. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi, dan evaluasi pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi memberikan capaian pemahaman peserta sebesar 84,2%. Pemahaman tertinggi diperoleh pada aspek seleksi bibit domba berkualitas (89,6%) dan manajemen pemeliharaan domba yang baik (88,4%). Sementara itu, aspek kebutuhan pakan memperoleh capaian terendah (80,0%), sehingga diperlukan penguatan melalui praktik lapangan dan pendampingan teknis. Kegiatan sosialisasi dan transfer pengetahuan mampu meningkatkan pemahaman serta kapasitas peternak dalam menerapkan manajemen budidaya domba Garut yang lebih baik. Pengembangan program pendampingan secara berkelanjutan diperlukan untuk mendukung peningkatan produktivitas dan keberlanjutan budidaya domba Garut di wilayah Pangandaran.