Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

The Communism as Forbidden Ideology Yuniarti, Endah
Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media Vol 4 No 2 (2024): Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jitim.v4i2.751

Abstract

Communism has unfortunately had a bad reputation in Indonesia as a result of the tendency to blend this ideology with political elements. This is particularly apparent in the process of selecting a party chairperson in Indonesia, in which the Statute/Articles of Association of any party indirectly implied that communism is a forbidden ideology. Therefore, the notion that communism is an unacceptable ideology could easily emerge among the members of society. This paper shows that Communism has in fact no significant correlation in the process of selecting the chairperson of a political party. The process of selecting the chairperson of a political party will not run in a democratic way if the Statute/Articles of Association of a political party did not obtain previous legalization of the Government.
Pelatihan Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin pada Istri Kelompok Peternak di Desa Kondangjajar, Pangandaran Wulansari, Asri; Yuniarti, Endah; Ismiraj, Muhammad Rifqi
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 2 (2024): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i2.59996

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan mengenai pengolahan minyak jelantah menjadi lilin, yang ditujukan khusus bagi istri kelompok peternak di Desa Kondangjajar, Pangandaran. Program ini bertujuan untuk mengatasi dampak negatif pembuangan limbah minyak jelantah terhadap lingkungan dan risiko kesehatan akibat penggunaan minyak secara berulang, sekaligus mempromosikan praktik berkelanjutan dan peluang ekonomi. Kegiatan ini meliputi 3 sesi utama yaitu pemaparan materi (metode ceramah), praktik langsung (demonstrasi) dan sesi diskusi. Sesi pemaparan materi mengenai bahaya pembuangan limbah minyak jelantah yang tidak tepat serta dilanjutkan dengan pelatihan praktis dalam mengolah minyak jelantah menjadi lilin dengan menggunakan bahan sederhana. Pelatihan yang melibatkan 12 peserta ini berlangsung selama satu hari dan bekerja sama dengan bank sampah lokal. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan secara aktif terlibat dalam proses pelatihan, sehingga memperoleh keterampilan baru yang dapat diterapkan untuk kebutuhan rumah tangga maupun kewirausahaan. Hasil kegiatan ini menunjukkan manfaat ganda, yaitu mengurangi pencemaran lingkungan dan menyediakan sumber penerangan alternatif dengan memanfaatkan limbah minyak. Inisiatif ini menjadi model dalam pengelolaan limbah yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi.
Literasi Gizi dan Pelatihan Pembuatan Bakso Hati Ayam: Optimalisasi Konsumsi Protein Hewani pada Remaja Putri Di Desa Parigi, Kecamatan Parigi, Pangandaran Yuniarti, Endah; Ismiraj, Muhammad Rifqi; Mutaqin, Bambang Kholiq; Wulansari, Asri; Andhikawati, Aulia; Maulid, Deden Yusman
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 2 (2024): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i2.59778

Abstract

Masalah stunting yang diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis merupakan tantangan kesehatan yang serius di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan. Remaja putri sebagai calon ibu memiliki peran penting dalam mencegah stunting melalui pemahaman gizi yang baik dan konsumsi protein hewani yang cukup. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi gizi dan keterampilan pengolahan pangan berbasis protein hewani pada remaja putri di Desa Parigi, Pangandaran. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif dan pelatihan pembuatan bakso hati ayam. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan literasi gizi serta keterampilan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman tentang gizi seimbang, konsumsi makanan bergizi, serta dampak konsumsi ultra-processed food. Peningkatan terbesar terlihat pada aspek dengan tingkat pengetahuan awal yang rendah, seperti asam amino dan teknik pengolahan makanan sehat. Program ini terbukti efektif dalam memperkuat literasi gizi dan membekali remaja putri dengan keterampilan pengolahan pangan praktis yang relevan untuk diterapkan sehari-hari. Hal ini mendukung upaya pencegahan stunting dan perbaikan kesehatan generasi mendatang.
Evaluasi Pengaruh Penambahan Dedak Padi dan Molases terhadap Kualitas Silase dalam Karakteristik Fisiknya Ismiraj, Muhammad Rifqi; Qoharudin, Qoharudin; Firmansyah, Viki; Setiyatwan, Hendi; Mutaqin, Bambang Kholiq; Yuniarti, Endah; Wulansari, Asri; Febrianto, Firman
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 5, No 1 (2024): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan K. Pangandaran, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v5i1.61107

Abstract

Ketersediaan pakan ternak yang stabil dan berkualitas tinggi sangat penting dalam menghadapi fluktuasi ketersediaan hijauan akibat musim. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi tingkat molases (5, 7,5, dan 10 gram dari 200 gram sampel rumput) serta dedak padi (0%, 5%, dan 10%) terhadap lima parameter kualitas silase, yaitu warna, tekstur, aroma, kepadatan, dan keberadaan fungi. Enam perlakuan disiapkan (TP0, TP1, TP2, DP0, DP1, DP2), masing-masing diulang sebanyak lima kali dan difermentasi selama 30 hari dalam kondisi terkontrol. Setelah proses fermentasi, penilaian dilakukan menggunakan skala ordinal 1–4 untuk setiap parameter yang diamati. Karena sifat data ordinal, analisis statistik nonparametrik digunakan, yaitu uji Kruskal–Wallis, diikuti dengan uji post hoc Dunn untuk membandingkan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekstur dan kepadatan silase secara signifikan dipengaruhi oleh tingkat molases yang lebih tinggi (p < 0,05). Perlakuan dengan 10 gram molases, baik dengan maupun tanpa penambahan dedak padi, menghasilkan silase dengan tekstur yang lebih padat dibandingkan perlakuan kontrol. Sebaliknya, tidak ditemukan perbedaan signifikan pada parameter warna, aroma, dan keberadaan fungi (p > 0,05), yang menunjukkan bahwa peningkatan molases dan dedak padi dalam jumlah moderat tidak menyebabkan perubahan signifikan pada karakteristik visual maupun pertumbuhan fungi. Dengan demikian, penggunaan molases sebanyak 10 gram dengan atau tanpa penambahan dedak padi hingga 10% dapat meningkatkan kualitas fisik silase tanpa mengganggu stabilitas fermentasi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan jenis hijauan yang berbeda dan durasi penyimpanan yang lebih lama dalam optimalisasi formulasi silase. 
Pemberdayaan Remaja melalui Edukasi Gizi dan Pendampingan Keterampilan Pengolahan Pangan dalam Mendukung Generasi Indonesia Emas Yuniarti, Endah; Akbarsyah, Nora; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 1 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i1.61145

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya gizi seimbang dan membekali mereka dengan keterampilan pengolahan pangan lokal sebagai langkah mendukung ketahanan pangan. Kegiatan dilakukan di SMPN 1 Parigi dan SMAN 1 Parigi, melibatkan 62 peserta. Edukasi tentang konsep "Isi Piringku" berhasil meningkatkan pemahaman peserta, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 64% di tingkat SMP dan 72% di tingkat SMA, yang meningkat menjadi masing-masing 85% dan 92% pada post-test. Praktik pengolahan pangan memanfaatkan bahan lokal, seperti pisang, untuk menghasilkan camilan sehat. Kelompok SMP dan SMA menunjukkan keberhasilan yang tinggi, masing-masing mencapai 90% dan 95%. Program ini membuktikan bahwa edukasi gizi yang terintegrasi dengan keterampilan pengolahan pangan efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan remaja, sekaligus mendorong pemanfaatan hasil tani lokal untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.
Kualitas Susu Sapi Perah yang Diberi Imbuhan Probiotik Cairan Bioproses Tebon Jagung Yuniarti, Endah; Mutaqin, Bambang Kholiq; Tasripin, Didin Supriyat
Jurnal Teknologi Hasil Peternakan Vol 6, No 1 (2025): Maret
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jthp.v6i1.60001

Abstract

Peningkatan kualitas susu sapi dapat dilakukan melalui pemberian probiotik dalam pakan, salah satunya adalah cairan bioproses tebon jagung. Probiotik ini merupakan pemanfaatan dari limbah pertanian (tebun jagung) yang difermentasi dan menghasilkan cairan yang banyak memiliki kandungan nutrisi dan bakteri asam laktat. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati pengaruh penambaan probiotik cairan bioproses tebon jagung terhadap kualitas susu perah. Sebanyak 24 ekor sapi perah Frisian Holstein digunakan dalam penelitian dengan empat perlakuan: P0 (control); P1 (0,2% probiotik); P2 (0,4% probiotik): dan P3 (0,6% probiotik). Kualitas susu dianalisis berdasarkan kandungan lemak, bahan kering tanpa lemak (BKTL), laktosa, dan protein selama 8 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik cairan bioproses tebon jagung tidak memberikan pengaruh signifikan (P>0.05) terhadap semua parameter kualitas susu. Faktor-faktor seperti adaptasi mikroba rumen terhadap probiotik baru, konsentrasi probiotik, dan variasi fisiologis sapi perah dapat mempengaruhi hasil ini. Meskipun tidak terdapat perubahan signifikan, penggunaan probiotik ini memiliki potensi untuk meningkatkan kesehatan ternak dan efisiensi pakan. Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengeksplorasi efek probiotik secara mendalam.
Pengaruh Tingkat Penambahan Labu Siam Terhadap Sifat Fisik dan Organoleptik Dimsum Ayam Prayoga, Renaldi; Pratama, Andry; Yuniarti, Endah
Jurnal Teknologi Hasil Peternakan Vol 5, No 2 (2024): September
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jthp.v5i2.56916

Abstract

Daging ayam merupakan sumber protein hewani dan sering diolah menjadi berbagai makanan seperti dimsum. Dimsum memiliki nilai gizi tinggi dan biasanya menggunakan tapioka dan terigu yang mengandung pati sebagai bahan pengisi agar padat. Karakteristik pati labu siam mirip dengan tapioka, sehingga memiliki potensi sebagai bahan pengisi dimsum ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan tingkat persentase penambahan labu siam terhadap sifat fisik (daya ikat air, susut masak, keempukan) dan organoleptik (warna, aroma, rasa, tekstur, total penerimaan) yang paling disukai. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan (P0=Kontrol, P1=25%, P2=35%, P3=45%), dan 5 kali ulangan. Sifat fisik dianalisis dengan uji sidik ragam dan uji lanjut Duncan, sedangkan hasil uji organoleptik di analisis dengan uji statistic KruskalWallis dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan labu siam memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap sifat fisik dan organoleptik pada dimsum ayam. Penambahan labu siam sebanyak 45% merupakan konsentrasi terbaik dengan nilai daya ikat air sebesar 6,24% dan keempukan 10,31 mm/g/10detik, serta nilai rataan susut masak sebesar 20,34% yang masih dalam kisaran normal. Selain itu, kualitas organoleptik (rasa, tekstur, dan total penerimaan) masih tetap terjaga, tanpa mempengaruhi warna dan aroma dimsum ayam.
Pemanfaatan Digitalisasi "HealthTech" dalam Pengolahan Pangan : Solusi Inovatif Menu Sehat Mencegah Stunting di Desa Kertayasa Kab.Pangandaran Sitio, Nurul Mardhiah; Yuniarti, Endah; Fauzan, Farisadri; Rifa`atul Fitri, Siti Ulfah
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65735

Abstract

Digitalisasi HealthTech menawarkan solusi inovatif untuk mengatasi stunting, masalah kesehatan masyarakat signifikan yang masih tinggi di Indonesia, termasuk Desa Kertayasa, Pangandaran, akibat kurangnya pengetahuan gizi dan pemanfaatan pangan lokal. Program pengabdian ini bertujuan memanfaatkan digitalisasi HealthTech, khususnya platform Wehale, dalam pengolahan pangan untuk menciptakan menu sehat guna mencegah stunting di Desa Kertayasa. Metode partisipatif diterapkan melalui tahap persiapan, pra-pelaksanaan (pembekalan tim, pengembangan modul), dan pelaksanaan (sosialisasi stunting, gizi seimbang, dan pengenalan platform Wehale). Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan masyarakat tentang gizi (rata-rata skor post-test meningkat 35%) dan keterampilan mengolah pangan lokal menjadi menu sehat. Pemanfaatan platform Wehale dan grup WhatsApp edukasi berhasil meningkatkan literasi digital dan memfasilitasi pendampingan berkelanjutan. Simpulan menunjukkan integrasi HealthTech efektif dalam edukasi gizi dan pengolahan pangan di komunitas pedesaan, memberdayakan masyarakat, dan mengatasi keterbatasan edukasi konvensional. Tindak lanjut program ini adalah mendorong keberlanjutan pemanfaatan teknologi untuk pencegahan stunting dan mengembangkannya ke daerah lain.
Penyuluhan Diversifikasi Pangan Lokal untuk Peningkatan Gizi Rumah Tangga di Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran Yuniarti, Endah; Akbarsyah, Nora; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Sitio, Nurul Mardhiah; Maulid, Deden Yusman
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65508

Abstract

Pola konsumsi yang masih terfokus pada nasi berisiko menurunkan keberagaman asupan gizi keluarga. Desa Ciliang, Pangandaran memiliki kekayaan pangan lokal seperti singkong, ubi, talas, jagung, dan kacang-kacangan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu rumah tangga terhadap pentingnya diversifikasi pangan guna menunjang ketahanan pangan dan peningkatan gizi keluarga. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap manfaat, faktor pendukung, dan dampak sosial dari diversifikasi pangan. Peserta mulai memahami bahwa pangan lokal dapat menggantikan beras dalam pemenuhan kebutuhan gizi. Selain itu, persepsi terhadap pentingnya dukungan pemerintah dan perubahan pola konsumsi juga meningkat. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi yang tepat dapat menjadi katalis dalam membangun kesadaran dan mendorong praktik diversifikasi pangan di tingkat rumah tangga secara berkelanjutan.
Pengembangan Sistem E-Commerce Berbasis Website Dengan Metode Waterfall Pada Toko Berkah Collection Endah Yuniarti; Wahyuningsih, Endang
JEKIN - Jurnal Teknik Informatika Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jekin.v5i2.1602

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi telah berkembang begitu pesat sehingga telah mengubah cara perusahaan, terutama di industri ritel, menjalankan operasinya. Perusahaan pakaian jadi Toko Berkah Collection yang berbasis di Kebumen terus menerapkan teknik transaksi konvensional dan taktik promosi yang minim. Untuk mendongkrak penjualan produk dan memperluas jangkauan pasar di era digital, penelitian ini mencoba membangun infrastruktur e-commerce. Metode Waterfall, yang mencakup fase analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan, digunakan untuk membangun sistem. Manajemen produk, keranjang belanja, prosedur pembayaran, autentikasi pengguna, dan dasbor admin untuk menangani pesanan, pembayaran, biaya pengiriman, dan informasi pengguna merupakan beberapa fitur yang telah dikembangkan. Metode Black Box Testing digunakan untuk menguji fungsionalitas sistem, dan kuesioner System Usability Scale (SUS) disebarkan untuk menilai kegunaan sistem. Dengan skor SUS rata-rata 88, yang termasuk dalam kategori "Excellent", hasil pengujian menunjukkan tingkat kepuasan pengguna yang tinggi terkait pengoperasian sistem, kejelasan informasi, dan kemudahan penggunaan. Hal ini menunjukkan bahwa sistem yang dibuat tidak hanya mudah digunakan tetapi juga menawarkan keuntungan yang bermanfaat dalam hal mempercepat proses penjualan, meningkatkan akurasi data, dan memperluas jangkauan pasar bagi usaha kecil seperti Toko Berkah Collection.