Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA ONLINE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA ., I Dewa Gede Wahyu Gitariana; ., Dr.Gede Suweken,M.Sc; ., I Made Suarsana, S.Pd., M.Si.
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan komunikasi matematika dan (2) mengetahui tanggapan siswa terhadap model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media online. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan 40 orang siswa kelas VIII 9 SMP Negeri 2 Singaraja pada semester genap tahun ajaran 2013/2014 yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Data kemampuan komunikasi siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan komunikasi matematika dan tanggapan siswa dikumpulkan dengan menggunakan angket. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media online mampu meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa. Pada siklus I diperoleh presentase kemampuan komunikasi matematika siswa, yaitu 54,65% (dalam kategori kurang). Pada siklus II nilai presentase kemampuan komunikasi matematika siswa meningkat menjadi 60,22% (dalam kategori cukup). Pada siklus III presentase kemampuan komunikasi matematika siswa meningkat menjadi 76,59% dalam kategori baik (sudah memenuhi indikator keberhasilan penelitian yang ditetapkan). Tanggapan siswa setelah diterapkan model Problem Based Learning berbantuan media online tergolong positif.Kata Kunci : model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media online, kemampuan komunikasi matematika, tanggapan siswa This research was aimed to (1) improve the students' mathematical communication ability and (2) determine the students' response toward the implementation of Problem Based learning assisted online media. This research was an action research which was conducted in three cycles and involved 40 students of VIII 9 class of SMPN 2 Singaraja in the academic year 2013/2014. The data was collected through questionnaires. The data found was analyzed descriptively. The result showed that the implementation of problem based learning assisted online media could improve the students' mathematical communication ability. In cycle 1, the percentage of the students' mathematical communication ability was 54.65%. In cycle 2, the percentage was improved into 60.22%. Meanwhile in cycle 3, the percentage was improved into 76.59%. The students' responses after the approach was implemented were positive.keyword : learning model of Problem Based Learning assisted online media, mathematics communication ability
ASESMEN ONLINE UNTUK MENINGKATKAN KETERLIBATAN DAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA Suweken, Gede
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Telah menjadi persepsi umum diantara pendidik bahwa pembelajaran bisa didorong secara signifikan melalui asesmen. Sebagai akibatnya, adalah wajar jika banyak institusi pendidikan mengalokasikan semester terakhir dari siklus pendidikannya hanya dengan latihan soal-soal, bahkan banyak siswa belajar hanya untuk mengejar skor. Walaupun perilaku seperti ini bukanlah sesuatu yang diharapkan, motivasi dahsyat yang ada dibaliknya rasanya teramat sayang jika tidak dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun demikian, ketersediaan waktu belajar di sekolah biasanya merupakan kendala utama dalam mengimplementasian latihan soal setiap ada jam pelajaran. Makalah ini akan membahas bagaimana asesmen online bisa dikombinasikan dengan pembelajaran konvensional untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara efektif dan efisien. Karena karakteristik bidang studi matematika yang memerlukan simbol-simbol tertentu yang biasanya tidak terakomodasi pada software pada umumnya, maka makalah ini juga akan membahas free-open-source-software (FOSS) yang secara khusus diperuntukkan untuk asesmen matematika.Kata-kata kunci: asesmen, kualitas pembelajaran, online, matematika, FOSS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIOP TERHADAP PARTISIPASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA Suweken, Gede; Wiadnyana Putra, Dewa Putu
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Desain penelitian yang digunakan adalah post test only control group desain. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui apakah partisipasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model SIOP lebih tinggi daripada partisipasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dan (2) untuk mengetahui apakah prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan penerapan model SIOP lebih tinggi daripada prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 230 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive random sampling yang menghasilkan kelas VIIIA1 dan VIIIA6 sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIIIA7 dan kelas VIIIA9 sebagai kelompok kontrol. Data mengenai partisipasi belajar siswa dikumpulkan melalui angket dan data mengenai prestasi belajar matematika siswa dikumpulkan menggunakan tes objektif berbentuk pilihan ganda. Selanjutnya, kedua data tersebut dianalisis dengan uji-t satu ekor (ekor kanan) pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) partisipasi belajar siswa yang belajar dengan penerapan model SIOP lebih tinggi daripada partisipasi siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional dan (2) prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model SIOP lebih tinggi daripada prestasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NOVICK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 SINGARAJA ., Ni Putu Lisa Sadwi Prawerti; ., Dr.Gede Suweken,M.Sc; ., Drs.Djoko Waluyo,M.Sc
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v8i2.10527

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) yang menggunakan rancangan post-test only control group. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Novick lebih tinggi daripada pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Adapun populasi dari penelitan ini adalah seluruh siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Total populasi adalah 423 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Setelah diperoleh 4 kelas sebagai sampel penelitian, kemudian dilakukan proses matching dengan menggunakan nilai ulangan tengah semester matematika siswa pada semester genap kemudian diperoleh kelompok yang setara. Data pemahaman konsep matematika dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep matematika. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t satu ekor pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t tersebut, diperoleh thitung = 2,579, sedangkan ttabel pada taraf signifikansi 5% dan dk = 80 adalah 1,664. Ini berarti thitung > ttabel, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Novick lebih tinggi daripada pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci : model pembelajaran Novick, pembelajaran konvensional, pemahaman konsep matematika This is a quasi experimental research which used post test only control group design. This research is aimed to know whether the understanding of mathematical concept of the students who learned with Novick learning model higher than the students who learned with conventional learning. The population of this research were all students of 8th grade in SMP Negeri 6 Singaraja on the academic year 2015/2016. The total of population were 423 people. The sample was choosed by random sampling technique. After obtained four classes as the samples, then matching process was performed with using the score of mathematical middle test of student on even semester, then it was obtained groups which are equivalent in term of score. The data of mathematical concept understanding were collected by mathematical concept understanding test. The data of mathematical concept understanding were analyzed by using t-test one tail on significance standard 5%. Based on the t-test calculation, the research result showed that tcount value was 2,579 and ttable was 1,664 on significance standard 5% and dk = 80. This means that tcount > ttable, so that H0 is rejected and Ha is accepted. So, it can be concluded that understanding of mathematical concept of the students who learned with Novick learning model is higher than the students who learned with conventional learning.keyword : Novick learning model, conventional learning, understanding of mathematical concept.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berorientasi Masalah Ekonomi Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas X Keuangan/Akuntansi SMK Negeri 1 Singaraja ., Ni Luh Sudiartini; ., Dr.Gede Suweken,M.Sc; ., Drs.I Made Sugiarta,M.Si
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v5i2.8399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah berorientasi masalah ekonomi lebih baik dibandingkan dengan kemampuan pemecahan masalah siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah ekperimen semu dengan desain penelitian yang digunakan adalah post-test only control group design. Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X Keuangan/Akuntansi SMK Negeri 1 Singaraja tahun ajaran 2015/2016 yaitu sebanyak 128 siswa. Pengambilan sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh melalui tes kemampuan pemecahan masalah yang diberikan di akhir penelitian. Data dianalisis menggunakan Uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5% dan dk 83. Hasil post-test menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah berorientasi masalah ekonomi adalah 72 sedangkan rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional adalah 64. Dari hasil analisis data, diperoleh thitung = 2,79 dan ttabel = 1,66. Jika dibandingkan nilai thitung > ttabel sehingga H0 ditolak. Berarti bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah berorientasi masalah ekonomi lebih baik dibandingkan dengan kemampuan pemecahan masalah siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah berorientasi masalah ekonomi berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X Keuangan/Akuntansi SMK Negeri 1 Singaraja. Kata Kunci : Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Berorientasi Masalah Ekonomi, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika This study is aimed at determining whether the mathematical problem solving ability of students who learned using problem-based learning with economic problem oriented model were better than the problem solving ability of students who learned using conventional learning. This research is a quasi-experiment research which used a post-test only control group design. The population of this study was all students of Class X Finance / Accounting in SMK Negeri 1 Singaraja in the academic year 2015/2016, for about 128 students. The sampling technique used was random sampling technique to determine the sample. Data of mathematics problem solving ability of students obtained through problem solving ability test given at the end of the study. The data were analyzed using one-tailed t-test with a significance level of 5% and dk 83. The post-test results showed that the average score of mathematical problem solving ability of students that learned with problem based learning with economic problem-oriented is 72 while the average score mathematical problem solving ability of students that learned with conventional learning is 64. From the analysis of the data, obtained tcount = 2.79 and ttable = 1.66. When compared t count > t table so H0 is rejected. Means that the mathematical problem solving ability of students who learned using problem-based learning with economic problem oriented model were better than in the problem solving ability of students which is learned by using conventional learning. Therefore, it can be concluded that the model of problem-based learning with economic problem-oriented positively affects the ability of mathematical problem solving class X Finance / Accounting SMK Negeri 1 Singaraja.keyword : Problem Based Learning model, Economic Problem Oriented, Mathematical Problem Solving Ability.
PENGARUH PENERAPAN BLENDED LEARNING BERBASIS WHITEBOARD ANIMATION VIDEO TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIA SMA NEGERI 4 SINGARAJA ., I Made Hermawan Surya Putra; ., Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta,; ., Dr.Gede Suweken,M.Sc
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah blended learning berbasis whiteboard animation video berpengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika siswa. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Adapun populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2014/2015, yaitu sebanyak 6 kelas. Sampel dari penelitian ini dipilih menggunakan sampel rumpun secara random. Dari 6 kelas yang ada, dipilih kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol. Data prestasi belajar matematika diukur menggunakan tes objektif, dan dianalisis menggunakan uji-t satu ekor dengan taraf signifikan 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan . Hal ini mengakibatkan H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa blended learning berbasis whiteboard animation video berpengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika siswa. Kesimpulan ini didukung dengan temuan bahwa siswa lebih aktif untuk menyelesaikan masalah matematika yang diberikan, dan lebih berani untuk mengkomunikasikan pendapat maupun pertanyaan.Kata Kunci : blended learning, whiteboard animation video, inovasi pembelajaran, prestasi belajar matematika. The objective of this research was to determine whether the blended learning based on whiteboard animation video positively affect the students’ mathematical achievement. The design of this research was Post-test Only Control Group Design. The population of this research were students from XI MIA class of SMA Negeri 4 Singaraja academic year 2014/2015, consisting of 6 classes. The sample was chosen using cluster random sampling technique. From 6 classes, they were chosen XI MIA 1 as an experiment class and XI MIA 2 as a control class. The mathematical achievement data were measured by objective test, and analyzed by one tail independent t-test with 5% significant level. The hypothesis testing result showed that . This implies H0 is rejected and Ha is accepted. By this result, it can be concluded that blended learning based on whiteboard animation video positively affect the students’ mathematical achievement. This conclusion is supported by empirical facts that students became more active to solve problems, and became braver to communicate their thought or question.keyword : blended learning, white board animation video, learning innovation, mathematical achievement.
PENGARUH PENDEKATAN SCIENTIFIC TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA ., I G. P. Habibi Mudi Sucipta; ., Drs. I Gusti Ngurah Pujawan,M.Kes; ., Dr.Gede Suweken,M.Sc
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan scientific lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain the randomized posttest-only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Laboratorium Undiksha Singaraja tahun ajaran 2013/2014 yaitu sebanyak 167 orang. Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik random sampling. Data hasil tes kemampuan komunikasi matematika dianalisis menggunakan t-test. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa rata-rata skor kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan scientific lebih tinggi dari rata-rata skor kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian pendekatan scientific berpengaruh positif terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan scientific lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Pendekatan Scientific, Pembelajaran Konvensional, Kemampuan Komunikasi Matematika This study is aimed to know what the student’s mathematics communication ability who learned with scientific approach higher than the student’s mathematics communication ability who learned with conventional learning. This study is quasi experiment by the randomized posttest-only control group design. The population in this study was ten grade students of SMA Laboratorium Undiksha Singaraja in the academic year 2013/2014, as many as 167 people. The process of selecting the sample was done by a random sampling technique. The data of mathematics communication ability were analyzed by using t-test. The result of this study showed that the students who learned with scientific approach has mean score of student’s mathematics communication ability higher than students who learned with conventional learning. So, the scientific approach has a positive effect on the student’s mathematics communication ability. The conclution of this study is the student’s mathematics communication ability who learned with scientific approach higher than the student’s mathematics communication ability who learned with conventional learning. keyword : Scientific Approach, Conventional Learning, Mathematics Communication Ability
KOTAK-KONTAK PINTAR PADA RUMAH CERDAS BERBASIS TEKNOLOGI INTERNET OF THINGS Akbar, Taufik; Suweken, Gede; Indrawan, Gede; Aryanto, Kadek Yota Ernanda
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 16, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.898 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v16i2.18937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang kotak kontak pintar pada rumah cerdas berbasis teknologi internet of things (IoT) guna untuk memonitor jumlah konsumsi daya perangkat elektronik pada rumah tangga. Sensor yang digunakan adalah 3 buah sensor arus AC N25 dan 1 buah sensor tegangan ZMPT101B, arduino nano dan Raspberry Pi yang digunakan dalam pemrosesan data, display 2x16 serta web server sebagai tampilan hasil dari konsumsi daya. Adapun pengujian dilakukan menggunakan 3 perangkat elektronik rumah tangga yaitu setrika, kipas Angin dan Satu buah televisi. Terdapat penurunan kemampuan pada sensor arus AC N25 dengan perubahan nilai berkisar 0.7-1 A sehingga harus dilakukan kalibrasi ulang. Perbedaan hasil pengukuran tegangan AC (220 VAC) yang dihasilkan sensor tegangan ZMPT101B, alat ukur Multimeter UT dan alat ukur digital multimeter kyoritsu. Namun perbedaan yang terjadi hanya pada rentang 5 vac, sehingga dapat disimpulkan bahwa alat yang dirancang sudah sesuai dengan tegangan yang ada. Jumlah konsumsi daya  kotak-kontak pintar pada rumah cerdas ini sendiri adalah pada sensor arus 0.125 Watt, sensor tegangan 0.001 Watt dan arduino nano 0.2 Watt.
Pengaruh Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing Berbantuan LKS Interaktif Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Ditinjau Dari Kecerdasan Logis Matematis Siswa Agung Novi Kusuma Dewi; I Wayan Puja Astawa; Gede Suweken
Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jm.v5i1.1275

Abstract

Peranan LKS dalam pembelajaran matematika sangat penting dan telah dikaji oleh banyak peneliti tetapi LKS berbentuk interaktif masih perlu kajian mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran penemuan terbimbing berbantuan LKS interaktif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika ditinjau dari kecerdasan logis matematika siswa. Metode yang digunakan adalah metode campuran tipe “concurrent embedded”. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Dwijendra Denpasar tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 248 orang siswa yang terbagi ke dalam delapan kelas yang memiliki kemampuan setara. Sampel penelitian sebanyak 4 kelas diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan analisis varian dua jalur dan secara kualitatif dengan teknik Miles dan Huberman. Hasil analisis secara kuantitatif menunjukkan bahwa siswa dengan kecerdasan logis matematis rendah yang mengikuti pembelajaran penemuan terbimbing berbantuan LKS interaktif memiliki kemampuan pemahaman konsep matematika yang lebih tinggi daripada siswa dengan kemampuan logis matematis tinggi. Selain itu, pada siswa yang memiliki kecerdasan logis matematis tinggi maupun rendah, kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran penemuan terbimbing berbantuan LKS interaktif lebih tinggi daripada kemampuan pemahaman konsep siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Sementara itu, hasil analisis secara kualitatif menunjukkan bahwa model pembelajaran penemuan terbimbing berbantuan LKS interaktif terbukti berkontribusi positif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa karena siswa lebih bersemangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran, lebih mudah dalam mengingat konsep yang dipelajari, lebih terlatih untuk mengembangkan pemikiran yang kritis dan logis, serta lebih memiliki rasa kemandirian dan persaingan yang sehat.
Development of mathematics learning tools through scientific approach with problem based learning (PBL) settings to improve motivation and learning achievement Ni Luh Sintya Dewi; Gede Suweken; I Gusti Putu Sudiarta
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 52 No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.819 KB) | DOI: 10.23887/jpp.v52i1.17247

Abstract

This research aimed at obtaining a scientific learning tool in the scientific approach with a valid, practical and effective problem based learning (PBL) setting. This development research was carried out according to Plomp & Nieveen (2010), i.e. (1) initial phase, (2) prototype phase, and (3) assessment phase (semi-summative evaluation). The learning tools consisted of student books and teacher manuals. This research was carried out at SMP Negeri 4 Mengwi. Learning device quality data was collected with validation sheets, learning device implementation sheets, student response questionnaires and teacher responses, motivation questionnaires and mathematics learning achievement tests. The characteristics of student books are (1) learning begins with real problems in everyday life that related to the material being studied; (2) students are given the opportunity to ask questions from the observations that have been done and answered by their colleagues; (3) discuss and seek solutions from the problem of "come thinking!" which has been given in groups; (4) presenting the results of the discussion, thus the students can give opinions, ask questions, and respond; (5) there is a summary of each material in each chapter. Characteristics of the teacher's manuals are (1) the existence of an initial narrative that describes the framework of the material to be studied; (2) contains the way the teacher facilitates learning in each part of the material; (3) include the student's book thus the teacher does not need to bring the students’ book; (4) there is an alternative solution to the problems and those problems are given in the student book; (5) the planting concept is done through problem based learning. The results showed that learning devices met the criteria: (1) valid, with an average validity was 3.62 based on the opinions of two validators, (2) practical, with an average practicality was 3.13 based on the implementation of learning devices from the viewer's opinion, teachers, and students, (3) effective, with an average learning motivation of 81.9 and the average results of the 80.9 student learning achievement test were based on students' completeness in learning material that exceeds the defined KKM by showing increased in the motivation and student learning achievement.
Co-Authors - Sariyasa, - ., DR. I WAYAN SADRA, M.Ed. ., Gusti Ngurah Yogi Maha Putra ., I Dewa Gede Wahyu Gitariana ., I G. P. Habibi Mudi Sucipta ., I Gusti Ngurah Yatra Pratistha ., I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si., M.S ., I MADE BUDIADNYANA ., I MADE KARIADI ., I Made Putra Juniantara ., I MADE SUDIRMAN ., I PUTU ADE ANDRE PAYADNYA ., I PUTU SANCITA ., I Wayan Dipta Samsidim ., IDA AYU AGUNG SULISTIAWATI ., KADEK YUDISTA WITRAGUNA ., Kurniawan Cahyanto ., Ni Kadek Pipin Asri Udiyani ., Ni Luh Sudiartini ., NI LUH TIA RAHMAWATI ., NI MADE IDA AGUSTINI ., Ni Made Tyagita Viviana ., Ni Putu Lisa Sadwi Prawerti ., PUTU AGUS EKA MASTIKA YASA ., PUTU EKA DWIPAYANA ., RENDRA PURNAMA PUTRA A. A Gd Putra Arjawa, A. A Gd Putra Ade Prajnawini . Agung Novi Kusuma Dewi Anak Agung Ayu Sri Trisnadewi Apriyanti, Muda Budiarta, I Kadek Dwi Cahyaningrum, Kadek Ayu Kusuma Dewa Ayu Oka Setiawati Dewa Putu Wiadnyana Putra Dewi Astuti . Dewi Astuti ., Dewi Astuti Dewi, Ni Luh Sintya Dian Puspita Putri, Luh Putu Djoko Waluyo Djoko Waluyo, Djoko Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Dwiantara, I Kadek Dyah Maharani Pande Putu Erin Febri Astuti, Ni Putu Ermawati, Ni Made Dewi Evi Dwi Krisna . Gede Indrawan Gusti Agung Wirapathi Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ngurah Yogi Maha Putra . I Dewa Gede Wahyu Gitariana . I G. N. Yudi Hartawan I G. P. Habibi Mudi Sucipta . I Gede Eka Artaguna . I Gede Eka Artaguna ., I Gede Eka Artaguna I Gst Putu Sudiarta I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Ngurah Yatra Pratistha . I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si . I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si., M.S . I Gusti Putu Suharta I Ketut Agus Buda Sumiranata . I Ketut Agus Buda Sumiranata ., I Ketut Agus Buda Sumiranata I KETUT SUTAMA . I Made Adi Yasa I Made Ardana I Made Candiasa I Made Dharma Atmaja I Made Hermawan Surya Putra . I Made Hermawan Surya Putra ., I Made Hermawan Surya Putra I Made Putra Juniantara . I Made Suarsana I Made Suarsana I Nyoman Sukajaya I Putu Ade Andre Payadnya I Putu Wisna Ariawan I Wayan Dipta Samsidim . I WAYAN EKA ARYASUTA . I WAYAN MULIANA . I Wayan Puja Astawa I Wayan Suardita . I Wayan Suardita ., I Wayan Suardita I Wayan Sumandya I.M.K. Wijaya Kadek Yota Ernanda Aryanto Kurniawan Cahyanto . Kurniawan, Pande Putu Lestari, Werdi Luh Putu Dian Puspita Putri Mahadewi, Ni Kadek Natia Mertasari, N.M.S. MUH. HARAWAN DIMAS JAKARIA . N. K Sri Widya Lestari N. L. T Rahmawati N. M. Aristya Dewi N. N. A. Partini N. W. Karmila Putri N.M.S. Mertasari Ni Kadek Pipin Asri Udiyani . Ni Luh Heni Purnamayanti Ni Luh Okassandiari, Ni Luh Ni Luh Sintya Dewi Ni Luh Sudiartini . Ni Made Aristya Dewi . Ni Made Aristya Dewi ., Ni Made Aristya Dewi Ni Made Sri Mertasari Ni Made Tyagita Viviana . Ni Made Yuning Sari Parwati Ni Nengah Ari Partini . Ni Nengah Ari Partini ., Ni Nengah Ari Partini Ni Nyoman Parwati Ni Putu Eka Trisnayanti Ni Putu Erin Febri Astuti Ni Putu Lisa Sadwi Prawerti . Ni Wayan Karmila Putri . Ni Wayan Karmila Putri ., Ni Wayan Karmila Putri Ni Wayan Sri Maeti Ni Wayan Sunita Octamela, Kadek Surya Oktavianiasih, Ni Putu Partini, N. N. A. Payadnya, I Putu Ade Andre Prasanti, Made Cita Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Putra, I Kadek Jeki Lesmana Putra, I Komang Adi Putri, N. W. Karmila PUTU DIAN KARLINA DEWI . Putu Mirah Purnama Dewi RAHADI, I WAYAN SELAMET Rahmawati, N. L. T Ratih Ayu Apsari Riani, Ni Made Shinta Teja Sari, Rosalia Made Veny Nidia Sariyasa . Setiawati, Dewa Ayu Oka Sri Widya Lestari, N. K Surya Adi Putra, I Putu Taufik Akbar Taufik Akbar Udani, Ketut Sri Naya Wijaya, I.M.K. Wikasari, Ayu