Claim Missing Document
Check
Articles

MANFAAT KEGIATAN SUKARELA TAMAN CERDAS GANESHA DI KABUPATEN BULELENG BAGI MAHASISWA PENGELOLA Ratih Ayu Apsari; Sariyasa Sariyasa; Gede Suweken; I Nyoman Sukajaya
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 3 (2020): JULI - SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v26i3.17285

Abstract

Taman Cerdas Ganesha (TCG) merupakan kegiatan mengajar sukarela yang dibentuk atas kerja sama perguruan tinggi dan komunitas sosial yang berlokasi di Kabupaten Buleleng-Bali, Indonesia. Kegiatan ini memberikan kelas gratis setiap hari Minggu bagi siswa-siswa Sekolah Dasar (SD) di beberapa desa binaan. Pengajar sukarela merupakan tim yang terdiri dari mahasiswa dengan dimentori oleh dosen. Selain dimaksudkan untuk membantu pemerataan akses pendidikan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memupuk sikap mental sebagai pengajar sukarela di kalangan mahasiswa. Setiap semesternya ada sekitar 100 hingga 120 mahasiswa yang terlibat sebagai sukarelawan. Metode yang dilakukan untuk pengabdian ini adalah dengan Participatory Rural Appraisal dimana subjek diajak terlibat langsung untuk memahami keseluruhan pengabdian, mulai dari merancang, melaksanakan hingga mengevaluasi. Untuk mengevaluasi kegiatan, 75 mahasiswa yang pernah mengajar sukarela di TCG diminta mengisi kuesioner terkait dengan kegiatan yang dilakukan. Data yang masuk kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk melihat bagaimana sikap mental kerelawanan mahasiswa yang terlibat dalam pelaksanaan TCG. Analisis data menunjukkan bahwa mahasiswa yang pernah terlibat sebagai sukarelawan merasakan kegiatan ini berguna dan sangat baik untuk dilanjutkan, tidak mengganggu waktu belajar maupun istirahat dan memotivasi semangat berprestasi.Kata kunci: Kegiatan Sukarela; Sukarelawan; Pengabdian; Taman Cerdas Ganesha.AbstractTaman Cerdas Ganesha (TCG) is a social voluntary teaching program initiated by the cooperation between university and community located in Buleleng-Bali, Indonesia. The program provides a free weekly classroom for elementary school students in several villages and suburbs. The volunteers were the prospective mathematics teachers and mentored by the lecturers. Besides to evenly distribute the educational access, TCG was aimed to promote voluntary attitude of the university students. In every semester, there are 100 to 120 students who participate as voluntary teachers. The method employed in the TCG program was Participatory Rural Appraisal where the subjects were involved to understanding the whole community service started from designing, implementing and evaluating the lesson program. To assess the benefits of the voluntary program to the volunteers, we asked 75 participants to fulfil the questionnaire. The data were analyzed quantitatively using descriptive method to observe how the participants’ voluntary attitudes were developed during the event. The result showed that the university students who participate as volunteers felt the program useful to help the young students in rural area. They also did not think the voluntary program as a burden for them. Hence, it is recommended to continue the program to wider targeted subjects.Keywords: Voluntary Attitudes; Volunteer; Community Service; Taman Cerdas Ganesha.
Pengaruh Pendekatan Concrete Representational Abstract terhadap Literasi Matematis Ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa Gede Suweken; I Wayan Puja Astawa; Putu Mirah Purnama Dewi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 3: MARET 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i3.14620

Abstract

Abstract: This study aims to examine the effect of applying the Concrete Representational Abstract (CRA) approach to mathematical literacy ability in the one variable linear equations system in terms of students’ cognitive styles. The data methods were test and questionnaire, test of mathematical literacy ability is used to collect students’ mathematical literacy ability and the VVQ questionnaire is used to collect students’ cognitive style. Furthermore, the data were analysed with two-way analysis of variance. The results of the analysis showed that the learning approach and cognitive style simultaneously had influenced the students' mathematical literacy. Mathematical literacy ability of students with verbalizer and visualizer cognitive style who followed learning with CRA learning approach were significantly higher than the mathematical literacy ability of students who followed conventional learning. In term of cognitive style, students with verbalizer cognitive style who followed learning with CRA learning approach had higher mathematical literacy ability than students with cognitive visualizer style who followed conventional learning.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh metode pendekatan Concrete Representational Abstract (CRA) terhadap kemampuan literasi matematis pada materi persamaan linier satu variable dilihat dari gaya kognitif yang dimiliki oleh siswa. Metode yang dipakai adalah metode tes dan kuisioner, tes kemampuan literasi matematis dipakai untuk mengumpulkan kemampuan literasi siswa, dan kuisioner VVQ digunakan untuk mengumpulkan gaya kognitif siswa. Selain itu, data yang diperoleh dianalisis melalui analisis varian dua jalur. Hasil analisis menunjukkan pendekatan pembelajaran dan gaya kognitif secara simultan berpengaruh terhadap kemampuan literasi matematis siswa. Kemampuan literasi matematis siswa yang menggunakan metode CRA dalam mengikuti kelas lebih tinggi dibandingkan siswa yang belajar konvensional. Dari perspektif gaya kognitif, siswa yang mengadopsi gaya kognitif verbalizer yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan CRA memiliki keterampilan literasi matematika yang lebih tinggi daripada siswa yang memiliki alat visualisasi gaya kognitif yang menggunakan metode pembelajaran konvensional.
MODEL PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH BERORIENTASI KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN SIKAP TERHADAP MATEMATIKA SISWA Ade Prajnawini .; Dra.Ni Nyoman Parwati,M.Pd .; Dr.Gede Suweken,M.Sc .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.2586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa (2) mendeskripsikan sikap siswa terhadap matematika, dengan menerapkan model pembelajaran pemecahan masalah berorientasi kearifan lokal masyarakat Bali. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan subjek sebanyak 28 orang siswa kelas VIII A2 SMP Negeri 6 Singaraja pada semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Data kemampuan pemecahan masalah siswa dikumpulkan menggunakan tes uraian dan data sikap terhadap matematika siswa dikumpulkan menggunakan angket. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan pemecahan masalah siswa dari refleksi awal ke siklus III adalah sebesar 78.5% yaitu terjadi peningkatan dari refleksi awal 42,38 dengan kategori cukup baik menjadi 75,65 pada siklus III dengan kategori baik. Peningkatan sudah optimal dan memenuhi indikator keberhasilan. Hal ini disebabkan oleh: (1) sejak awal pembelajaran siswa sudah dilatih untuk melakukan strategi pemecahan masalah, (2) masalah yang disajikan sebagian besar merupakan masalah sehari-hari, sehingga siswa belajar secara bermakna, dan (3) adanya nasehat-nasehat masyarakat Bali yang memotivasi siswa belajar sehingga membantu berkembangnya sikap positif siswa. Rata-rata skor sikap siswa terhadap matematika yang dilaksanakan setelah siklus III adalah 42,67 (kategori positif).Kata Kunci : Model Pembelajaran Pemecahan Masalah, Kearifan Lokal, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika, Sikap terhadap Matematika This research aimed at (1) describing the improvement of student’s problem solving ability (2) describing the student’s mathematics attitude resulted from the application of problem solving learning model with local genius orientation. This study was a classroom action research which involved subjects as many as 28 students at class VIII A2 SMP Negeri 6 Singaraja at the first semester of 2013/2014 academic year. This study is carried out in three cycles, each cycle consist of planning, action, observation and evaluation, as well as reflection. Student’s problem solving ability data was collected by using the essay test and student’s mathematics attitude data was collected by using observation sheets and analyzed descriptively. The results showed that the average scores of student’s problem solving ability has improved as high as 78,5% from the first reflection to the third cycles. This increased was optimum and full the success indicator. That improvement was caused by: (1) from the first action of research, students were trained to use problem solving strategy, (2) the problems have been presented as real-life problems so the students get the meaningful learning, and (3) the use of Balinesse proverbs have motivated students to study and envolving student’s mathematics attitude to be more positive. The average score of student’s mathematics attitude toward mathematics which had been collected in the third cycled was 42,67 (classified positive). keyword : Problem Solving Learning Model, Local Genius, Mathematics Problem Solving Abbility, Mathematics Attitude
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF BERBANTUAN ICT TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS X MIPA SMA NEGERI 4 SINGARAJA I Wayan Dipta Samsidim .; Dr.Gede Suweken,M.Sc .; Drs.I Made Sugiarta,M.Si .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.3991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran generatif berbantuan ICT (Information, and Communication Technology) apakah lebih baik dibandingkan dengan pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA di SMA Negeri 4 Singaraja tahun ajaran 2013/2014, sebanyak 239 orang siswa yang terbagi dalam 6 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (random sampling) dimana memilih secara acak dua kelas yakni satu sebagai kelompok eksperimen dan satu lagi sebagai kelompok kontrol. Data pemahaman konsep matematika siswa dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep matematika yang berbentuk soal uraian dengan jumlah butir soal sebanyak 5 butir. Data hasil tes pemahaman konsep matematika siswa dianalisis dengan Uji-Z satu pihak yaitu pihak kanan. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai Z_hitung = 2,005 dan nilai Z_(α⁄2) = 1,960 dengan taraf signifikansi (α) yakni 5%. Diperoleh Z_hitung≥Z_(α⁄2) atau H_1 diterima yang berarti bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran generatif berbantuan ICT lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini berarti bahwa model pembelajaran generatif berbantuan ICT berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematika siswa.Kata Kunci : model pembelajaran generatif, ICT, pemahaman konsep matematika siswa. This research aims to determine the effect of students’ mathematics concept understanding that learned with generative learning model of ICT-assisted (Information and Communication Technology) is better than the students’ mathematics concept understanding that learned with conventional learning model. The research design is post-test only control group design. The population was all tenth grade students of science class in SMA 4 Singaraja in the academic year 2013/2014, as many as 239 students were divided into 6 classes. Sampling was done by randomly selecting two classes where one as the experimental group and the other as a control group. The data of students' mathematics concept understanding collected by five items of mathematics concept understanding test and were analyzed by using right tailed Z-test. The result showed that Z_calculate= 2,005 and Z_(α⁄2) = 1,960 with α=5%. Therefore, Z_calculate is greater than Z_(α⁄2) or H_1 received means that students’ mathematics concept understanding that learned with generative learning model of ICT-assisted better than the students’ mathematics concept understanding that learned with conventional learning models. This means that the generative learning model assisted ICT has a positive effect on students’ mathematics concept understanding.keyword : generative learning model, ICT, students’ mathematics concept understanding.
PENGARUH PENDEKATAN SCIENTIFIC TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA I G. P. Habibi Mudi Sucipta .; Drs. I Gusti Ngurah Pujawan,M.Kes .; Dr.Gede Suweken,M.Sc .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan scientific lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain the randomized posttest-only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Laboratorium Undiksha Singaraja tahun ajaran 2013/2014 yaitu sebanyak 167 orang. Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik random sampling. Data hasil tes kemampuan komunikasi matematika dianalisis menggunakan t-test. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa rata-rata skor kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan scientific lebih tinggi dari rata-rata skor kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian pendekatan scientific berpengaruh positif terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa. Kesimpulan penelitian ini adalah kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan scientific lebih tinggi daripada kemampuan komunikasi matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Kata Kunci : Pendekatan Scientific, Pembelajaran Konvensional, Kemampuan Komunikasi Matematika This study is aimed to know what the student’s mathematics communication ability who learned with scientific approach higher than the student’s mathematics communication ability who learned with conventional learning. This study is quasi experiment by the randomized posttest-only control group design. The population in this study was ten grade students of SMA Laboratorium Undiksha Singaraja in the academic year 2013/2014, as many as 167 people. The process of selecting the sample was done by a random sampling technique. The data of mathematics communication ability were analyzed by using t-test. The result of this study showed that the students who learned with scientific approach has mean score of student’s mathematics communication ability higher than students who learned with conventional learning. So, the scientific approach has a positive effect on the student’s mathematics communication ability. The conclution of this study is the student’s mathematics communication ability who learned with scientific approach higher than the student’s mathematics communication ability who learned with conventional learning. keyword : Scientific Approach, Conventional Learning, Mathematics Communication Ability
PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL IKRAR BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN Ni Kadek Pipin Asri Udiyani .; Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta, .; Dr.Gede Suweken,M.Sc .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) meningkatkan motivasi belajar matematika siswa 2) meningkatkan prestasi belajar matematika siswa dan 3) mendeskripsikan proses peningkatan motivasi belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model IKRAR berbantuan video pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Banyuasri tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 32 orang. Data motivasi belajar matematika siswa diukur dengan angket motivasi, data prestasi belajar matematika siswa diukur dengan tes uraian, dan data proses peningkatan motivasi belajar matematika siswa diamati dengan lembar observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor motivasi belajar matematika siswa telah mengalami peningkatan yaitu 51,96 saat sebelum pemberian tindakan menjadi 77,18 pada akhir pemberian tindakan. Rata-rata skor prestasi belajar matematika siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus III, dimana pada siklus I rata-rata skor prestasi belajar matematika siswa adalah 50,78 selanjutnya meningkat menjadi 81,15 pada siklus II kemudian terjadi peningkatan kembali pada siklus III menjadi 82,125. Peningkatan rata-rata skor prestasi belajar matematika siswa sudah memenuhi indikator keberhasilan. Rata-rata skor proses motivasi belajar matematika siswa juga mengalami peningkatan yaitu 37,37 pada siklus III yang tergolong dalam kategori baik. Kata Kunci : IKRAR, Video, Motivasi, Prestasi, Matematika This study aimed at: 1) increasing the students’ mathematical learning motivation 2) increasing the students’ mathematical learning achievement and 3) describing the procces of increase of the students’ mathematical learning motivation due to implementation of IKRAR model aided with learning video. This study was a three cycles classroom action research, each cycle consist of planning, action, observation and evaluation, as well as reflection . The subject of this research is the 5th grade students of SD Negeri 1 Banyuasri in the academic year 2013/2014 which altogether consisted of 32 students. Data of students’ mathematical learning motivation were collected using questionnaire, data of students’ mathematical learning achievement were collected by using essay test, and the process of increase of the students’ mathematical learning motivation is observed using observation sheet. The data is analyzed descriptively. The results of this research showed that the average scores of students’ mathematical learning motivation increased from 51,96 to 77,18. The average scores of students’ mathematical learning achievement is also increased from first cycle to third cycle, where in first cycle the average scores of students’ mathematical learning achievement is 50,78 then increased 81,15 in second cycle and 82,125 in third cycle. The increase of average scores of students’ mathematical learning achievement was satisfied the success indicators. The average score of procces of increase the students’ mathematical learning motivation increased too, that is 37,37 in third cycle which belonged to “good” category. keyword : IKRAR, Video, Motivation, Achievement, Mathematic
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA ONLINE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA I Dewa Gede Wahyu Gitariana .; Dr.Gede Suweken,M.Sc .; I Made Suarsana, S.Pd., M.Si. .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v2i1.4032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan komunikasi matematika dan (2) mengetahui tanggapan siswa terhadap model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media online. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan 40 orang siswa kelas VIII 9 SMP Negeri 2 Singaraja pada semester genap tahun ajaran 2013/2014 yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Data kemampuan komunikasi siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan komunikasi matematika dan tanggapan siswa dikumpulkan dengan menggunakan angket. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media online mampu meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa. Pada siklus I diperoleh presentase kemampuan komunikasi matematika siswa, yaitu 54,65% (dalam kategori kurang). Pada siklus II nilai presentase kemampuan komunikasi matematika siswa meningkat menjadi 60,22% (dalam kategori cukup). Pada siklus III presentase kemampuan komunikasi matematika siswa meningkat menjadi 76,59% dalam kategori baik (sudah memenuhi indikator keberhasilan penelitian yang ditetapkan). Tanggapan siswa setelah diterapkan model Problem Based Learning berbantuan media online tergolong positif.Kata Kunci : model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media online, kemampuan komunikasi matematika, tanggapan siswa This research was aimed to (1) improve the students' mathematical communication ability and (2) determine the students' response toward the implementation of Problem Based learning assisted online media. This research was an action research which was conducted in three cycles and involved 40 students of VIII 9 class of SMPN 2 Singaraja in the academic year 2013/2014. The data was collected through questionnaires. The data found was analyzed descriptively. The result showed that the implementation of problem based learning assisted online media could improve the students' mathematical communication ability. In cycle 1, the percentage of the students' mathematical communication ability was 54.65%. In cycle 2, the percentage was improved into 60.22%. Meanwhile in cycle 3, the percentage was improved into 76.59%. The students' responses after the approach was implemented were positive.keyword : learning model of Problem Based Learning assisted online media, mathematics communication ability
PENGARUH PENERAPAN BLENDED LEARNING BERBASIS WHITEBOARD ANIMATION VIDEO TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS X MIA NON UNGGULAN SMA NEGERI 1 SINGARAJA Dewi Astuti .; Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta, .; Dr.Gede Suweken,M.Sc .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti blended learning berbasis whiteboard animation video lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian adalah Post Test Only Control Group Design . Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA Non Unggulan SMA Negeri 1 Singaraja tahun ajaran 2014/2015. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa Kelas X MIA6 dan X MIA7 yang diambil menggunakan teknik sampel random rumpun. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematika yang diberikan kepada siswa dalam bentuk tes uraian dan diberikan di akhir penelitian. Data hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika dianalisis menggunaan Uji-t satu ekor dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa t_hitung=7,598914 > t_tabel=1,6716. Hal ini menyebabkan bahwa H_0 harus ditolak yang artinya bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti blended learning berbasis whiteboard animation video lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini terjadi karena adanya fakta-fakta empiris bahwa siswa yang mengikuti blended learning berbasis whiteboard animation video lebih aktif bertanya, lebih bersemangat dalam memecahkan masalah matematika, dan lebih memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Kata Kunci : Blended Learning, Whiteboard Animation Video, pemecahan masalah matematika This study is aimed at finding out whether the mathematical problem solving ability of students who took the blended learning based on whiteboard animation video is better than those who took the conventional learning. This study was a quasi experiment and used a Post Test Only Control Group Research Design. The population of this research was the non seed of grade X MIA of SMA N 1 in Singaraja. The selected sample was the class XMIA6 and XMIA7, which were taken by using cluster random sampling technique. The data of this research was the mathematical problem solving ability, which was gathered by essay test and analyzed using one tail independent t-test with the 5% of significance level. The study result showed that the t_score = 7,598914 and t_table = 1,6716. It can be concluded that the nul hypothesis must be rejected. This indicated that the mathematical problem solving ability who of students took the blended learning based on whiteboard animation video is better than those who took the conventional learning. This result was supported by the findings that the students who took the blended learning based on whiteboard animation video were more active, more enthusiastic, and more curious than those who took the conventional leraning.keyword : Blended Learning, Whiteboard Animation Video, Problem Solving ability
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TRANSFORMASI BERBASIS GEOGEBRA Ni Wayan Karmila Putri .; Prof. Dr. I Made Candiasa,MI.Kom .; Dr.Gede Suweken,M.Sc .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5583

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk: (1) membuat rancang bangun media pembelajaran transformasi; (2) mendeskripsikan hasil implementasi media pembelajaran transformasi menggunakan GeoGebra sebagai aplikasi basis, Visual Basic sebagai layout, Quiz Maker sebagai aplikasi pembuat kuis, dan Windows Movie Maker sebagai aplikasi pembuat video tampilan awal media; dan (3) mendeskripsikan efektivitas media pembelajaran transformasi berbasis GeoGebra. Model pengembangan yang digunakan yaitu Model 4-D yang terdiri dari define, design, develop, dan disseminate, tetapi penelitian ini terbatas sampai tahap develop. Teknis analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran transformasi berbasis GeoGebra dapat diterima sebagai media pembelajaran dengan persentase skor dari ahli isi sebesar 98,46%, dari ahli desain pembelajaran sebesar 80%, dari ahli media sebesar 84,62%, dan dari kelompok siswa yang dipilih secara random sebesar 90,77%. Berdasarkan pada hasil penelitian yang diperoleh, diharapkan media pembelajaran transformasi berbasis GeoGebra dapat digunakan sebagai media dalam mempelajari materi transformasi baik oleh siswa maupun guru.Kata Kunci : media, transformasi, GeoGebra, efektivitas This developmental research was aimed to: (1) construct the prototype of transformation learning media; (2) describe the results of the implementation of transformation learning media based on GeoGebra, Visual Basic as layout, Quiz Maker as application quiz maker, and Windows Movie Maker as application for making an opening video of the media; (3) describe the effectiveness of transformation learning media based on GeoGebra. The developmental model used in this developmental research was the 4-D model comprising define, design, develop, and disseminate, but this research was limited only to development stage. The method of data analysis used in this research were qualitative and quantitative. Research results show that transformation learning media based on GeoGebra can be accepted as a learning media with score percentage from content expert is 98,46%, from learning design expert is 80%, from media expert is 84.62%, and from randomly student group is 90.77%. Based on the results, hoped that transformation learning media based on GeoGebra can be used as a media in learning transformation by students or teachers.keyword : media, transformation, GeoGebra, effectiveness
PENGARUH PENERAPAN BLENDED LEARNING BERBASIS WHITEBOARD ANIMATION VIDEO TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI MIA SMA NEGERI 4 SINGARAJA I Made Hermawan Surya Putra .; Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta, .; Dr.Gede Suweken,M.Sc .
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v3i1.5769

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah blended learning berbasis whiteboard animation video berpengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika siswa. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post-test Only Control Group Design. Adapun populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA SMA Negeri 4 Singaraja tahun pelajaran 2014/2015, yaitu sebanyak 6 kelas. Sampel dari penelitian ini dipilih menggunakan sampel rumpun secara random. Dari 6 kelas yang ada, dipilih kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol. Data prestasi belajar matematika diukur menggunakan tes objektif, dan dianalisis menggunakan uji-t satu ekor dengan taraf signifikan 5%. Hasil uji hipotesis menunjukkan . Hal ini mengakibatkan H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa blended learning berbasis whiteboard animation video berpengaruh positif terhadap prestasi belajar matematika siswa. Kesimpulan ini didukung dengan temuan bahwa siswa lebih aktif untuk menyelesaikan masalah matematika yang diberikan, dan lebih berani untuk mengkomunikasikan pendapat maupun pertanyaan.Kata Kunci : blended learning, whiteboard animation video, inovasi pembelajaran, prestasi belajar matematika. The objective of this research was to determine whether the blended learning based on whiteboard animation video positively affect the students’ mathematical achievement. The design of this research was Post-test Only Control Group Design. The population of this research were students from XI MIA class of SMA Negeri 4 Singaraja academic year 2014/2015, consisting of 6 classes. The sample was chosen using cluster random sampling technique. From 6 classes, they were chosen XI MIA 1 as an experiment class and XI MIA 2 as a control class. The mathematical achievement data were measured by objective test, and analyzed by one tail independent t-test with 5% significant level. The hypothesis testing result showed that . This implies H0 is rejected and Ha is accepted. By this result, it can be concluded that blended learning based on whiteboard animation video positively affect the students’ mathematical achievement. This conclusion is supported by empirical facts that students became more active to solve problems, and became braver to communicate their thought or question.keyword : blended learning, white board animation video, learning innovation, mathematical achievement.
Co-Authors - Sariyasa, - ., DR. I WAYAN SADRA, M.Ed. ., Gusti Ngurah Yogi Maha Putra ., I Dewa Gede Wahyu Gitariana ., I G. P. Habibi Mudi Sucipta ., I Gusti Ngurah Yatra Pratistha ., I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si., M.S ., I MADE BUDIADNYANA ., I MADE KARIADI ., I Made Putra Juniantara ., I MADE SUDIRMAN ., I PUTU ADE ANDRE PAYADNYA ., I PUTU SANCITA ., I Wayan Dipta Samsidim ., IDA AYU AGUNG SULISTIAWATI ., KADEK YUDISTA WITRAGUNA ., Kurniawan Cahyanto ., Ni Kadek Pipin Asri Udiyani ., Ni Luh Sudiartini ., NI LUH TIA RAHMAWATI ., NI MADE IDA AGUSTINI ., Ni Made Tyagita Viviana ., Ni Putu Lisa Sadwi Prawerti ., PUTU AGUS EKA MASTIKA YASA ., PUTU EKA DWIPAYANA ., RENDRA PURNAMA PUTRA A. A Gd Putra Arjawa, A. A Gd Putra Ade Prajnawini . Agung Novi Kusuma Dewi Anak Agung Ayu Sri Trisnadewi Apriyanti, Muda Budiarta, I Kadek Dwi Cahyaningrum, Kadek Ayu Kusuma Dewa Ayu Oka Setiawati Dewa Putu Wiadnyana Putra Dewi Astuti . Dewi Astuti ., Dewi Astuti Dewi, Ni Luh Sintya Dian Puspita Putri, Luh Putu Djoko Waluyo Djoko Waluyo, Djoko Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Dr.I Wayan Sadra,M.Ed . Drs.Djoko Waluyo,M.Sc . Dwiantara, I Kadek Dyah Maharani Pande Putu Erin Febri Astuti, Ni Putu Ermawati, Ni Made Dewi Evi Dwi Krisna . Gede Indrawan Gusti Agung Wirapathi Gusti Ayu Mahayukti Gusti Ngurah Yogi Maha Putra . I Dewa Gede Wahyu Gitariana . I G. N. Yudi Hartawan I G. P. Habibi Mudi Sucipta . I Gede Eka Artaguna . I Gede Eka Artaguna ., I Gede Eka Artaguna I Gst Putu Sudiarta I Gusti Ngurah Pujawan I Gusti Ngurah Yatra Pratistha . I Gusti Nyoman Yudi Hartawan I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si . I Gusti Nyoman Yudi Hartawan, S.Si., M.S . I Gusti Putu Suharta I Ketut Agus Buda Sumiranata . I Ketut Agus Buda Sumiranata ., I Ketut Agus Buda Sumiranata I KETUT SUTAMA . I Made Adi Yasa I Made Ardana I Made Candiasa I Made Dharma Atmaja I Made Hermawan Surya Putra . I Made Hermawan Surya Putra ., I Made Hermawan Surya Putra I Made Putra Juniantara . I Made Suarsana I Made Suarsana I Nyoman Sukajaya I Putu Ade Andre Payadnya I Putu Wisna Ariawan I Wayan Dipta Samsidim . I WAYAN EKA ARYASUTA . I WAYAN MULIANA . I Wayan Puja Astawa I Wayan Suardita . I Wayan Suardita ., I Wayan Suardita I Wayan Sumandya I.M.K. Wijaya Kadek Yota Ernanda Aryanto Kurniawan Cahyanto . Kurniawan, Pande Putu Lestari, Werdi Luh Putu Dian Puspita Putri Mahadewi, Ni Kadek Natia Mertasari, N.M.S. MUH. HARAWAN DIMAS JAKARIA . N. K Sri Widya Lestari N. L. T Rahmawati N. M. Aristya Dewi N. N. A. Partini N. W. Karmila Putri N.M.S. Mertasari Ni Kadek Pipin Asri Udiyani . Ni Luh Heni Purnamayanti Ni Luh Okassandiari, Ni Luh Ni Luh Sintya Dewi Ni Luh Sudiartini . Ni Made Aristya Dewi . Ni Made Aristya Dewi ., Ni Made Aristya Dewi Ni Made Sri Mertasari Ni Made Tyagita Viviana . Ni Made Yuning Sari Parwati Ni Nengah Ari Partini . Ni Nengah Ari Partini ., Ni Nengah Ari Partini Ni Nyoman Parwati Ni Putu Eka Trisnayanti Ni Putu Erin Febri Astuti Ni Putu Lisa Sadwi Prawerti . Ni Wayan Karmila Putri . Ni Wayan Karmila Putri ., Ni Wayan Karmila Putri Ni Wayan Sri Maeti Ni Wayan Sunita Octamela, Kadek Surya Oktavianiasih, Ni Putu Partini, N. N. A. Payadnya, I Putu Ade Andre Prasanti, Made Cita Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Putra, I Kadek Jeki Lesmana Putra, I Komang Adi Putri, N. W. Karmila PUTU DIAN KARLINA DEWI . Putu Mirah Purnama Dewi RAHADI, I WAYAN SELAMET Rahmawati, N. L. T Ratih Ayu Apsari Riani, Ni Made Shinta Teja Sari, Rosalia Made Veny Nidia Sariyasa . Setiawati, Dewa Ayu Oka Sri Widya Lestari, N. K Surya Adi Putra, I Putu Taufik Akbar Taufik Akbar Udani, Ketut Sri Naya Wijaya, I.M.K. Wikasari, Ayu