Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS AKAD SALAM DALAM TRANSAKSI PENGADAAN ALAT TULIS KANTOR DI MADRASAH ALIYAH MA’HAD AL-ZAYTUN OLEH TOKO AL-ZAYTUN MENURUT PRINSIP HUKUM EKONOMI SYARIAH Diniah, Amalia; Aminulloh, Ali; Rachmiati Sunarya, Fitri
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 6 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v7i6.6937

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengadaan alat tulis kantor (ATK) di Madrasah Aliyah (MA) Ma’had Al-Zaytun oleh Toko Al-Zaytun berdasarkan akad Salam menurut prinsip hukum ekonomi syariah. Fokus utama penelitian ini adalah proses transaksi akad Salam dalam pengadaan ATK dan kesesuaian transaksi tersebut dengan prinsip ekonomi syariah. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa: pertama menunjukan bahwa, dalam proses pengadaan alat tulis kantor (ATK) di Madrasah Aliyah oleh Toko Al-Zaytun menggunakan metode akad salam. Madrasah Aliyah (MA) menyusun kebutuhan barang, mengecek harga, dan mengajukan dana untuk pembelian ATK kepada Syaykh Al-Zaytun, setelah pengajuan diketahui oleh Majelis Guru dan divalidasi sekretaris pembina dan bendahara YPI serta telah disetujui ketua YPI. Setelah pengesahan ajuan oleh Syaykh al-Zaytun, Bendahara YPI mengalokasikan dana pembelanjaan ATK. Selanjutnya pembelanjaan oleh Toko Al-Zaytun dan MA mengambil barang pesanan di Toko. Kedua analisis terhadap transaksi pengadaan alat tulis kantor di Madrasah Aliyah Ma’had Al-Zaytun oleh Toko Al-Zaytun telah memenuhi sebagian besar prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah, yaitu prinsip tauhid, keadilan, mashlahah, amar ma'ruf nahi munkar, kejujuran dan kebenaran, serta prinsip kerelaan. Tetapi, ada satu prinsip yang belum terpenuhi yaitu prinsip waktu, dimana Toko Al-Zaytun tidak menetapkan waktu penyerahan barang yang jelas. Kata kunci: Salam, Pengadaan alat tulis kantor dan prinsip hukum ekonomi syariah
APLIKASI JOIN OPERATION ANTARA KSU DENGAN LKM DALAM PENGADAAN ALAT-ALAT BERAT MENURUT HUKUM EKONOMI SYARIAH Aljuhani, Kholid; Aminulloh, Ali; Rojak Samsudin, Agus
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 12 (2024): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v7i12.7189

Abstract

Join operation is a cooperation between two or more business entities to complete a temporary project. Syirkah is one of the cooperation between two or more people in a business where both are responsible for profits and losses and are based on mutual assistance. Join Operation between KSU and LKM in the Procurement of Heavy Equipment can be considered as cooperation between institutions. The purpose of this study is to determine the practice of joint operations between KSU and LKM in the procurement of heavy equipment and the practice of joint operations between KSU and LKM in the procurement of heavy equipment according to sharia economic law. The method used in this research is a qualitative approach with the type of field research. Data collection techniques in the form of observation, interviews with the secretary, treasurer, KSU financial administration staff with LKM and supplemented with documentation. The results showed, first, that the practice of joint operations between KSU and LKM begins with the LKM surveying the prices and specs of heavy equipment needed in building a project to the manufacturer, after the survey the two parties meet to deliberate and negotiate so that there is a mutual agreement, this is an MOU agreement between KSU and LKM in the procurement of heavy equipment and there are contributions from each party. After the MOU, KSU releases funds in cash to be given to LKM, then LKM buy heavy equipment and provide benefits to KSU in installments. Second, the practice of joint operation between KSU and LKM in the procurement of heavy equipment according to sharia economic law in its implementation has fulfilled the pillars, conditions and principles of syirkah according to Islamic teachings. So, both parties do not appear to have elements that are prohibited by Islamic law in cooperating (syirkah) but in practice there are similarities with murabahah in terms of financing and musyarakah mutanaqisah in terms of operations. This is because both parties in the cooperation are mutually consensual, mutual help and mutual openness, because both parties want to help each other in the procurement of this heavy equipment. Keywords: Join Operation, Syirkah, Heavy Equipment;
PRAKTIK JUAL BELI MAKEUP PRELOVED MELALUI APLIKASI CARAOUSELL PERSPEKTIF MAQASHID AL SYARIAH Aulia, Rizka Syahrani; Aminulloh, Ali; Iswandi, Irvan
Journal of Islamic Studies Vol 1 No 4 (2024): Journal of Islamic Studies (Januari)
Publisher : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61341/jis/v1i4.034

Abstract

Aplikasi caraousell ialah salah satu tempat untuk menampung berbagai macam barang bekas serta berkualitas yang kiranya masih memiliki fungsi yang tidak kalah dengan barang yang masih baru. Kebaikan dalam konsumen muncul ketika kebutuhan terpenuhi.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data yang digunakan ialah data primer, pengambilan data dengan metode dokumentasi dan wawancara. Sumber data primer dalam penelitian ini didapatkan melalui informan yaitu anak muda yang terbiasa berbelanja di aplikasi tersebut. data sekunder yang digunakan berupa dokumentasi, catatan, form dan sebagainya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) cara bertransaksi di aplikasi tersebut yang pertama yaitu memiliki akun di aplikasi caraousell, masuk menu utama cari daftar barang yang diinginkan,  keterangan barang yang dijual terdapat di bawah gambar, jika cocok langsung beralih ke fitur chat. kemudian pihak caraousell menawarkan 2 jenis pembayaran, diantaranya dengan cara transfer uang dan Cash On Delivery. 2) Aplikasi caraousell memiliki kelebihan sehingga pihak penjual tidak perlu repot mengeluarkan modal. cukup membeli barang yang sudah tersedia, aplikasi ini sangat inovatif dan harga yang bervariasi. Adapun kekurangannya berpotensi penipuan, jika tidak cermat dalam memilih akun oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, juga belum ada fitur lacak lokasi paket. 3) Maqashid Syari’ah dengan makna-makna serta tujuan yang dijaga oleh hukum syariat.
ANALISIS PRAKTIK AKAD JUAL BELI RUMAH DI PERUMAHAN PANDAWA RESIDENCE BEKASI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Setiono, Ari; Maulana, Rizal; Aminulloh, Ali
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 2 (2024): Journal of Islamic Studies (September)
Publisher : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61341/jis/v2i2.072

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang praktik akad jual beli rumah yang dilakukan oleh PT Pandawa Sejahtera Bersama Propertindo di perumahan Pandawa Residence Bekasi. Pokok masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana praktik akad jual beli rumah di perumahan Pandawa Residence Bekasi dan perspektif hukum Islam terhadap praktik akad jual beli rumah di perumahan Pandawa Residence Bekasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik akad jual beli rumah di perumahan Pandawa Residence Bekasi dan perspektif hukum Islam terhadap praktik akad jual beli rumah di perumahan Pandawa Residence Bekasi. Metode penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa praktik akad jual beli rumah di perumahan Pandawa Residence menggunakan 2 sistem pembiayaan yaitu pembiayaan secara cash dan secara KPR, dengan yang sudah berjalan hanya menggunakan sistem pembiayaan secara KPR. Sedangkan praktik akad jual beli rumah di perumahan Pandawa Residence belum sesuai dengan hukum Islam dilihat dari segi pelaksanaan isi akadnya karena masih terdapat unsur riba pada praktik akadnya.
ANALISIS PRINSIP SYARIAH DALAM TRANSAKSI PINJAMAN RENOVASI RUMAH DI KSU DESA KOTA INDONESIA KABUPATEN INDRAMAYU Dinillah, Hamidah Mudafia; Aminulloh, Ali; Samsudin, Agus Rojak
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 2 (2024): Journal of Islamic Studies (September)
Publisher : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61341/jis/v2i2.075

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip syariah dalam transaksi pinjaman renovasi rumah di KSU Desa Kota Indonesia, Kabupaten Indramayu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penerapan prinsip syariah dalam transaksi pinjaman renovasi rumah di KSU Desa Kota Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, melibatkan pengurus KSU, Unit Simpan Pinjam, pengelola toko material, dan anggota yang telah mengambil pinjaman renovasi rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengajuan pinjaman renovasi rumah di KSU Desa Kota Indonesia dimulai dengan pengisian formulir oleh anggota. Admin merekap semua permohonan sebelum diajukan kepada penasehat untuk disetujui. Proses ini melibatkan toko material untuk mengajukan daftar barang renovasi yang diperlukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transaksi pinjaman renovasi rumah di KSU Desa Kota Indonesia belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariah, karena terdapat penambahan harga barang material untuk biaya pengiriman yang dapat melanggar unsur ketidakpastian (gharar).
ANALISIS SISTEM PEMBAYARAN JASA JAHIT PAKAIAN DI UNIT GARMENT MA’HAD AL-ZAYTUN DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH Fauzia, Jelita Nur; Aminulloh, Ali; Samsudin, Agus Rojak
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 2 (2024): Journal of Islamic Studies (September)
Publisher : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61341/jis/v2i2.078

Abstract

Penelitian ini membahas analisis sistem pembayaran jasa jahit pakaian di Unit Garment Ma’had Al-Zaytun dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Tujuannya adalah mengetahui sistem pembayaran tersebut dan kesesuaiannya dengan Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian menggunakan metode lapangan dengan pendekatan kualitatif dan bersifat deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, dengan sampel diambil secara purposive sampling yang melibatkan pengurus dan pelanggan unit garment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembayaran jasa jahit di Unit Garment Ma’had Al-Zaytun dilakukan setelah pelanggan menerima kwitansi dan membayar sesuai harga tertera. Pembayaran dapat dilakukan dengan tunai ke kas YPI, potong tabungan untuk santri, atau melalui titipan kepada petugas garment. Sebelumnya, pembayaran jasa jahit juga bisa dilakukan melalui toko. namun sudah tidak di berlakukan lagi karena kurangnya efektivitas pada sistem pembayaran ini. Sistem ini juga sudah sesuai dengan Akad Ijarah dan prinsip Hukum Ekonomi Syariah, yaitu menjalankan rukun Ijarah (Aqid, Ma’uqud Alaih, Shigat Akad, dan Ujrah) serta memenuhi prinsip tolong-menolong, kerelaan, dan keadilan dalam Hukum Ekonomi Syariah.
PENGARUH UPAH TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERTANIAN PISANG DI MA’HAD AL-ZAYTUN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Hartoyo; Sunarya, Fitri Rachmiati; Aminulloh, Ali
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 3 (2024): Journal of Islamic Studies (November)
Publisher : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61341/jis/v2i3.088

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan antara upah dan kinerja karyawan di sektor pertanian pisang di Ma’had Al-Zaytun, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, serta meninjau sistem pengupahan ini dari perspektif hukum Islam. Dengan metode penelitian kuantitatif dan teknik sampling jenuh pada 23 responden, analisis dilakukan menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif antara upah yang diterima karyawan dengan peningkatan kinerja mereka. Dari sudut pandang hukum Islam, sistem pengupahan ini sudah sesuai karena memenuhi rukun dan syarat pengupahan dalam Islam, yaitu kesepakatan kedua pihak, adil, dan menyejahterakan karyawan. Penelitian ini berkontribusi dalam pemahaman tentang keadilan ekonomi Islam di sektor pertanian dan relevansinya terhadap peningkatan produktivitas.
ANALISIS PRAKTIK SEWA MENYEWA POHON MANGGA DENGAN KONSEP IJĀRAH DAN DAMPAKNYA BAGI KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Firdaus, A'la; Iswandi, Irvan; Aminulloh, Ali
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 5 (2025): Journal of Islamic Studies (Maret 2025)
Publisher : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61341/jis/v2i5.105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami praktik sewa menyewa pohon mangga dengan konsep ijarah dan menganalisis dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan fokus pada studi kasus di Blok Balir II, Desa Mekarjaya, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menggali pemahaman yang lebih mendalam terkait fenomena ini. Data diperoleh melalui observasi langsung di lapangan, wawancara mendalam dengan petani, pemilik lahan, dan pihak yang menyewa, serta studi dokumentasi terkait praktik sewa menyewa pohon mangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani, membuka peluang diversifikasi ekonomi, serta mendukung pemeliharaan lingkungan melalui praktik pertanian berkelanjutan. Selain itu, praktik ini juga memberdayakan masyarakat setempat, dan secara keseluruhan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan mereka. Kesimpulannya, praktik sewa menyewa pohon mangga dengan konsep ijarah dapat menjadi model yang berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun tetap diperlukan perhatian terhadap aspek regulasi dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat dalam praktik ini.
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK PEMBULATAN HARGA DALAM PEMBAYARAN JASA DI LAUNDRY MA’HAD AL-ZAYTUN Nurjanah, Nurjanah; Samsudin, Agus Rojak; Aminulloh, Ali
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 5 (2025): Journal of Islamic Studies (Maret 2025)
Publisher : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61341/jis/v2i5.108

Abstract

Pembulatan harga dalam sebuah transaksi sering terjadi namun dapat berpotensi melanggar prinsip-prinsip ekonomi syariah jika tidak dilakukan dengan tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik pembulatan harga di Laundry Ma’had Al-Zaytun ditinjau dari perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Menggunakan metode kualitatif dengan penelitian lapangan (field research). Adapun pengambilan data melalui observasi lapangan, wawancara kepada konsumen dan pihak laundry, serta analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Pertama, pembulatan harga dalam pembayaran jasa di Laundry Ma’had Al-Zaytun hanya terjadi pada transaksi tunaidan pembulatannya dapat ke atas maupun ke bawah tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada konsumen. Kedua, pembulatan harga di Laundry Ma’had Al-Zaytun sudah memenuhi seluruh prinsip syariah tetapi belum memenuhi salah satu prinsip harga dalam islam yaitu prinsip transparansi. Maka, pembulatan harga dalam pembayaran jasa di Laundry Ma’had Al-Zaytun dapat dikatakan tidak sah menurut Hukum Ekonomi Syariah apabila tidak diberitahukan kepada konsumen terlebih dahulu. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman implementasi prinsip ekonomi syariah dalam konteks bisnis di lingkungan pesantren.
ANALISIS PENGADAAN BAHAN BAKU KAPAL SANTRI DALAM MENDUKUNG PROGRAM EKONOMI HIJAU MA’HAD AL-ZAYTUN  PERSPEKTIF PRINSIP-PRINSIP HUKUM EKONOMI SYARI’AH Diniah, Safara; Aminulloh, Ali; Sunarya, Fitri Rachmiati
Journal of Islamic Studies Vol 2 No 6 (2025): Journal of Islamic Studies (Mei 2025)
Publisher : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61341/jis/v2i6.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengadaan bahan baku kapal oleh santri di Ma’had Al-Zaytun sebagai bagian dari dukungan terhadap program ekonomi hijau dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadaan bahan baku kapal dilakukan dengan memanfaatkan kayu dari pohon yang telah mati, seperti kayu mangium dan eucalyptus, tanpa melakukan penebangan terhadap pohon hidup. Proses pengadaan ini mengaplikasikan prinsip ekonomi hijau melalui penggunaan kayu yang ramah lingkungan, pengurangan limbah, dan optimalisasi efisiensi sumber daya. Selain itu, prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah juga diterapkan, antara lain: tauhid, yang menempatkan aktivitas ekonomi sebagai bentuk ibadah; khilafah, sebagai tanggung jawab manusia dalam menjaga alam; keadilan, dalam pembagian peran serta pemanfaatan sumber daya secara bijak; serta maslahat, dalam menjaga keberlanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Penerapan prinsip-prinsip ini mencerminkan upaya untuk menyelaraskan aktivitas ekonomi dengan nilai-nilai Islam yang menekankan tanggung jawab, keberlanjutan, dan kemaslahatan. Kata Kunci: Pengadaan Bahan Baku, Ekonomi Hijau, Prinsip Hukum Ekonomi Syari’ah