Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Media Loosepart di PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal Hadijah, Hadijah; Pahrul, Yolanda; Tabrani, Mohamad Bayi; Nur, Maulida; Dayurni, Popi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.723

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya stimulasi aspek kognitif anak usia dini, khususnya dalam mengembangkan kemampuan berhitung sebagai salah satu dasar keterampilan akademik. Observasi awal di PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal Linduk menunjukkan bahwa sebagian besar anak usia 5–6 tahun masih mengalami kesulitan dalam mengenal konsep angka, menyebutkan urutan bilangan, serta melakukan kegiatan menghitung sederhana. Permasalahan tersebut menjadi dasar perlunya penggunaan media pembelajaran yang menarik, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembelajaran berhitung dengan memanfaatkan media loosepart serta menganalisis sejauh mana media tersebut mampu meningkatkan kemampuan berhitung anak. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung dan dokumentasi kegiatan belajar. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan media loosepart dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal angka, menghitung benda, serta mengurutkan bilangan secara lebih tepat. Peningkatan hasil belajar terlihat dari perbedaan antara siklus I dan siklus II. Selain itu, media loosepart menjadikan pembelajaran lebih menyenangkan, interaktif, serta mampu menumbuhkan minat belajar anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa loosepart merupakan media efektif untuk mendukung perkembangan kognitif anak usia dini, khususnya dalam keterampilan berhitung.
POLA ASUH IBU PEKERJA DALAM MEMBENTUK SELF CONTROL ANAK USIA DINI DI PAUD KECAMATAN PURWAKARTA CILEGON Mursyidah, Mursyidah; Nur, Maulida
EDUKIDS : Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edukids.v5i2.7341

Abstract

This study aims to analyze the impact of working mothers' parenting styles on developing self-control in early childhood at PAUD in Purwakarta District, Cilegon. The parenting style adopted by working mothers plays a crucial role in shaping children's self-control abilities, including regulating emotions, delaying gratification, and following rules. This research utilizes a qualitative method with a phenomenological approach, involving in-depth interviews with three working mothers as research subjects. The findings indicate that authoritative parenting, characterized by high responsiveness and clear boundaries, positively impacts children's self-control development. Conversely, authoritarian parenting, which is overly strict, and permissive parenting, which lacks structure, can hinder children's ability to regulate their emotions and behavior. Factors such as consistency in rule enforcement and active emotional support from mothers significantly influence the development of children's self-control. This research provides insights for working mothers and policymakers to support child development through appropriate parenting strategies. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh ibu pekerja terhadap perkembangan self-control anak usia dini di PAUD Kecamatan Purwakarta, Cilegon. Pola asuh yang diterapkan oleh ibu pekerja memainkan peran penting dalam pembentukan kemampuan self-control, yang mencakup kemampuan mengendalikan emosi, menunda gratifikasi, dan mematuhi aturan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, yang melibatkan wawancara mendalam dengan tiga ibu pekerja sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoritatif, yang ditandai dengan responsivitas tinggi dan pengaturan batas yang jelas, memiliki dampak positif terhadap perkembangan self-control anak. Sebaliknya, pola asuh otoriter yang terlalu ketat dan permisif yang kurang terstruktur dapat menghambat kemampuan anak dalam mengendalikan emosi dan perilaku. Faktor-faktor seperti konsistensi dalam penerapan aturan dan dukungan emosional yang aktif dari ibu sangat berpengaruh dalam membentuk self-control anak. Penelitian ini memberikan wawasan bagi ibu pekerja dan pembuat kebijakan untuk mendukung perkembangan anak melalui pola asuh yang tepat.
MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 4-5 TAHUN MELALUI BERMAIN BALOK DI KOBER BANI YAHYA Nur, Maulida; Abqoriah, Abqoriah; Pahrul, Yolanda; Rini, Ratu Yustika; Mulyawan , Galuh
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.736

Abstract

This study aims to enhance the cognitive abilities of children aged 4–5 years through block play activities at Kober Bani Yahya in Serang City, Banten. The background of the study emphasizes the importance of the play-and-learn approach in early childhood development. The research adopted a two-cycle Classroom Action Research design involving 10 children in Group A. Each cycle comprised four stages: planning, implementation, observation, and reflection. Data were collected through observations, interviews, and documentation, and analyzed using both qualitative and quantitative methods. The results indicated a significant improvement in the children’s cognitive abilities. In the pre-cycle, the average cognitive ability ranged from 35–40% (Undeveloped category). Following the block play intervention, the average increased to 58–65% (Starting to Develop and Developing as Expected categories) in Cycle I. The highest improvement was recorded in Cycle II, where the average reached 83–90%, with most children categorized as Very Well Developed.These findings confirm that block play effectively enhances cognitive skills such as shape and size classification, color recognition, problem-solving, and symbolic reasoning. The study concludes that block-based learning is a concrete, enjoyable, and relevant approach to optimizing early childhood cognitive development
Edukasi Interaktif untuk Pencegahan Bullying di Sekolah Dasar melalui Program KKM Rohmiyati, Yuli; Nur, Maulida; Nainggolan, Charles Frisheldy; Gunawan, Gun Gun; Setiani, Olimvia; Sari, Nefi Yulianti Indah; Fitriyani, Nofi; Suhaelah, Siti; Rahmana, Ari Ihsan
Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat, Ilmu, dan Aksi (ABDIMASIA)
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan (AAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/abdimasia.v1i2.366

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan serius di lingkungan sekolah dasar yang berdampak negatif terhadap perkembangan akademik dan psikologis siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar tentang pencegahan bullying melalui program edukasi yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa kelompok 70. Sasaran kegiatan adalah 40 siswa kelas IV, V, dan VI SDN Cinumpi, Desa Malanggah, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukasi partisipatif, meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, permainan edukatif, simulasi, serta sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk bullying dengan benar dan memahami dampak negatif bullying, dan sebagian besar menunjukkan sikap empati serta kesadaran untuk menghargai teman sebaya. Kendala yang ditemui antara lain keterbatasan waktu dan perbedaan tingkat pemahaman siswa, namun diatasi dengan pemutaran video edukatif sebagai media pendukung. Kegiatan ini memberikan implikasi positif terhadap pembentukan karakter siswa dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan bebas bullying.
Parental Strategies for Stimulating Speech Skills in Young Children Ikromah, Ikromah; Pahrul, Yolanda; Nur, Maulida; Risna, Inten
El-Rusyd Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/elrusyd.v10i2.440

Abstract

Speaking ability is an important aspect of early childhood development because it forms the basis of communication, learning, and social interaction. This study aims to describe parental strategies for stimulating speaking skills in early childhood and to identify the factors that influence them. The study used a qualitative method with a case study approach conducted in an early childhood education setting. Data were obtained from three informants, namely parents and their 6-year-old children with speech delays. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, then analyzed thematically. The findings indicate that parental strategies for stimulating children's speaking skills include creating a pleasant communication environment, reading stories, singing together, role-playing, using visual media such as picture cards and posters, and repeating words to practice pronunciation. Singing and playing were found to be the most effective methods because children enjoyed them and they facilitated the acquisition of new vocabulary. Factors that hinder speech development include limited interaction time due to parents' busy schedules, excessive use of electronic devices, lack of communication with peers, the habit of using “baby talk,” the child's health condition, and hereditary factors. These findings confirm that consistent, varied stimulation tailored to children’s interests is crucial for speaking development during the Golden Age period. The study recommends collaboration between parents and early childhood education institutions in providing a language-rich environment and limiting the use of electronic devices.
Analysis of Flashcard Game Activities on Early Reading Abilities of Children Aged 4-5 Years Solihah, Enok; Sari, Novita; Yustika Rini, Ratu; Nur, Maulida; Parta Wibowo, Tito
JOYCED: Journal of Early Childhood Education Vol. 5 No. 2 (2025): JOYCED: Journal of Early Childhood Education
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI (PIAUD) FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/joyced.2025.52-12

Abstract

Early reading ability is a fundamental skill that must be developed in early childhood as it forms the foundation for subsequent learning stages. This qualitative descriptive study aimed to analyze the implementation of flashcard game activities and their impact on early reading abilities of children aged 4-5 years at PAUD Al Adnan, Serang City. The research employed observation, semi-structured interviews, and documentation as data collection techniques, involving 10 children in Group A (6 boys and 4 girls) and their classroom teacher. Data analysis followed the Miles and Huberman interactive model, comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that flashcard games significantly enhanced children's letter recognition, phonological awareness, and simple word reading abilities. The visual, auditory, and kinesthetic aspects of flashcards effectively facilitated meaningful and enjoyable learning experiences. Children demonstrated increased motivation, active participation, and improved ability to recognize letters, pronounce syllables, and read simple words. However, individual differences in concentration levels, language development, and learning pace required differentiated instructional approaches. This study confirms that flashcards serve as effective educational game media in stimulating early reading development in young children when implemented with consistent repetition, appropriate guidance, and positive reinforcement from teachers.
PENGARUH MEDIA LOOSE PART BIJI JAGUNG BERWARNA DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK USIA 4-5 TAHUN Sumarni, Ani; Yustika Rini, Ratu; Sari, Novita; Nur, Maulida; Sina, Ibnu
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v10i1.2668

Abstract

Creativity is a crucial aspect of early childhood development related to imaginative, exploratory, and original thinking abilities. This study aims to examine the effect of using colored corn seed loose parts media on creativity development in children aged 4-5 years. Loose parts media were chosen for their open-ended nature, accessibility, and strong visual and sensory appeal. The research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a pretest-posttest control group model. The sample consisted of 20 children divided into experimental (n=10) and control (n=10) groups. Data were collected through observation using a creativity assessment sheet based on indicators of fluency, flexibility, and originality. Statistical analysis using t-test showed a significant difference between the experimental and control groups, with t-value of 8.6048 and p = 0.000 (p < 0.05). The average gain score of the experimental group reached 27.7, while the control group only 18.2. These findings indicate that the use of colored corn seed loose parts has a significant positive impact on enhancing children's creativity. This study contributes to the development of environmentally friendly educational media based on local materials that support contextual learning in early childhood education settings.
Penerimaan Anak Tipikal Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di Paud Inklusi Kadafiah, Siti; Nur, Maulida; Risna, Inten
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 1 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810629800

Abstract

Meskipun Indonesia telah mengadopsi sistem pendidikan inklusif, minimnya pemahaman awal anak tipikal mengenai keberagaman sering menjadi penyebab munculnya respons negatif terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), seperti diabaikan, dijauhi, atau bahkan diejek. Kondisi ini menegaskan perlunya peran krusial guru dalam memfasilitasi interaksi sehat dan membentuk sikap penerimaan sosial sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerimaan anak tipikal terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK) di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) inklusi serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi guru dalam mengelola kelas inklusif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan telah dilaksanakan di KB Ummatan Wasathon, Kota Serang. Subjek penelitian melibatkan dua orang guru kelas dan sepuluh anak tipikal dari kelompok B. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung di kelas, dan studi dokumentasi. Analisis data kualitatif deskriptif dilakukan menggunakan analisis interaktif yang terdiri dari tiga komponen, yaitu Reduksi Data, Sajian Data, dan Penarikan Kesimpulan (Verifikasi). Penarikan kesimpulan dilakukan dengan menggunakan metode induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan anak tipikal terhadap ABK bervariasi, dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kemampuan komunikasi, empati, sikap inklusif, dan bimbingan dari guru serta orang tua. Anak-anak yang menerima arahan dan pendampingan sosial-emosional cenderung menunjukkan perilaku yang lebih positif, seperti bermain bersama, membantu, dan menunjukkan kepedulian. Namun, penelitian ini juga menemukan hambatan, yaitu minimnya pemahaman awal anak tentang keberagaman dan tantangan guru dalam mengelola perbedaan perilaku. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan guru berkelanjutan tentang praktik inklusif, peningkatan kolaborasi sekolah-orang tua, dan penguatan nilai-nilai inklusif sejak usia dini untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah, menghargai perbedaan, dan mendukung perkembangan sosial seluruh anak tanpa diskriminasi.
Analisis Penggunaan Kartu Prestasi Sebagai Media Evaluasi dan Komunikasi Pada Anak Usia 5-6 Tahun Ningsi, Ratna; Nur, Maulida; Tanzil Mutaqin, Moh. Fikri
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 1 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810630900

Abstract

Kartu prestasi merupakan alat evaluasi yang digunakan di PAUD untuk memantau perkembangan anak dan membangun komunikasi dengan orang tua. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan kartu prestasi pada anak usia 5-6 tahun di PAUD At-Taqwa, khususnya peran aktif orang tua, kolaborasi sekolah-orang tua, dan tanggapan orang tua terhadap hasil kartu prestasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap satu guru kelas dan lima orang tua murid, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik coding tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) mayoritas orang tua menunjukkan keterlibatan aktif dalam mendampingi anak berdasarkan kartu prestasi meskipun tingkat partisipasinya beragam; (2) kolaborasi antara sekolah dan orang tua terjalin melalui komunikasi rutin dan forum diskusi; (3) sekolah menyediakan ruang diskusi terbuka melalui pertemuan formal dan informal; (4) tanggapan orang tua bervariasi dari positif-reflektif hingga reaktif-emosional; (5) orang tua terlibat dalam pengambilan keputusan meskipun kualitasnya dipengaruhi pemahaman masing-masing. Penelitian ini memperkuat teori keterlibatan orang tua Epstein dan evaluasi pembelajaran, menunjukkan bahwa kartu prestasi efektif sebagai alat komunikasi dua arah ketika didukung literasi orang tua yang memadai.
Kepemimpinan Transformasional Kepala RA dan Implikasinya Terhadap Profesionalisme dan Kinerja Guru Di Kecamatan Panimbang Sahidiyah, Eliza; Tanzil Mutaqin, Moh. Fikri; Nur, Maulida
Southeast Asian Journal of Technology and Science Vol. 6 No. 1 (2025): Southeast Asian Journal of Technology and Science
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education, and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/810631400

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan arah, budaya kerja, serta kualitas kinerja guru di lingkungan lembaga pendidikan. Gaya kepemimpinan yang efektif tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga pada kemampuan untuk menginspirasi, memotivasi, dan menumbuhkan potensi setiap individu dalam organisasi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kinerja guru RA di Kecamatan Panimbang. Kepemimpinan transformasional mencakup upaya perubahan organisasi sekolah yang menginspirasi pengikutnya untuk mengutamakan kepentingan sekolah, mengarah pada kinerja superior dalam organisasi yang sedang menghadapi tuntutan pembaharuan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif Ex Post Facto dengan populasi 44 guru RA dan sampel 31 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi) dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji t variabel gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah diperoleh t-hitung sebesar 11,002 dan t-tabel sebesar 2,045 (11,002 > 2,045), yang berarti terdapat pengaruh signifikan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,807 atau 80,7% menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah memberikan kontribusi besar terhadap kinerja guru RA di Kecamatan Panimbang.