Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH TUNJANGAN SERTIFIKASI TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN PROFESIONAL GURU EKONOMI DI KOTA SINGKAWANG Kasmini, .; Asriati, Nuraini; ., Parijo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 2 (2016): Februari 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.994 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh pemberian tunjangan sertifikasi terhadap kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional guru di kota Singkawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk regresi linear sederhana dan korelasi linier sederhana. Hasil penelitian yakni: (1) terdapat pengaruh antara variabel bebas tunjangan sertifikasi terhadap  kompetensi pedagogik guru ekonomi di Kota Singkawang yang dibuktikan oleh nilai  thitung> ttabel, yaitu 3,443>2,045; (2) terdapat pengaruh yang siginifikan antara variabel bebas berupa tunjangan sertifikasi terhadap kompetensi profesional guru ekonomi di Kota Singkawang yang dibuktikan oleh nilai  thitung> ttabel, yaitu 2,491>2,045; (3) terdapat hubungan yang siginifikan antara variabel kompetensi pedagogik dengan variabel kompetensi profesional guru ekonomi di Kota Singkawang yang dibuktikan oleh nilai  signifikansi sebesar 0,027. Kata Kunci: tunjangan sertifikasi, kompetensi pedagogik, kompetensi profesional   Abstract: This study investigated the effect of allowances certification on pedagogical competence and professional competence of teachers in Singkawang . This study uses a quantitative approach to the form of simple linear regression and simple linear correlation. Results of the study are: (1) there is influence between independent variables allowance certification of pedagogical competence of teachers in Singkawang economy as evidenced by tcount > ttable , namely 3.443 > 2.045; (2) there is a significant influence of independent variables in the form of allowances certification of professional competence of teachers in Singkawang economy as evidenced by tcount > ttable, namely 2.491 > 2.045 ; (3) there is a significant relationship between the variables with the variable pedagogical professional competence of teachers in Singkawang economy as evidenced by the significant value of 0.027 .  Keywords: certification allowance, pedagogical, professional competence
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CTL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PELAJARAN PRINSIP-PRINSIP BISNIS Melina, .; ., Parijo; Utomo, Bambang Budi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2017): Februari 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.395 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran prinsip-prinsip bisnis dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CTL. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahap yaitu: (a) perencanaan, (b) pelaksanaan, (c) observasi, (d) refleksi. Hasil dari pelaksanaan tindakan siklus I dan siklus II menunjukkan  adanya peningkatan aktivitas belajar siswa. Hal ini terlihat dari aktivitas aktivitas belajar siklus I dengan rata-rata aktivitas fisik 54,5%, aktivitas mental 68,7% dan aktivitas emosional 62,6%. Sedangkan siklus II dengan rata-rata aktivitas fisik 83,3%, aktivitas mental 73,7% dan aktivitas emosional 84,8%. Dari siklus I ke siklus ke II aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan melebihi 70 %. Dari data yang diperoleh dapat disimpulkan terjadi peningkatan aktivitas belajar  pada siklus ke II. Dengan demikian penelitian dengan menggunakan tipe CTL dalam pembelajaran prinsip-prinsip bisnis dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas XI PM2 SMKN 3 Pontianak dan meningkatkan kemampuan guru dalam proses pembelajaran. Kata kunci : Model Pembelajaran Kooperatif CTL, Aktivitas Belajar, dan Pelajaran Prinsip-prinsip Bisnis. Abstract: The purpose of this research was to improve students' learning activities on business principles subject by using cooperative learning model CTL. This research used classroom action research which consists of four phases: (a) planning, (b) acting, (c) observing, and (d) reflecting. The results of the cycle I and cycle 2 showed that there was the improvement on students? learning activities. It could be seen from learning activities of the first cycle, the average of physical activity was 54.5%  , the mental activity was 68.7 %, and the emotional activity was 62.6 % . While in the second cycle, the average of physical activity was 83.3 %, the mental activity was 73.7 %, the emotional activity was 84.8 %. From the first cycle to the second cycle, the students? activities had been improved over 70%. From the data obtained, it could be concluded that there was the improvement on learning activities in cycle 2. Thus, using CTL on the business principles learning could improve students? activities in class XI PM2 of SMK 3 Pontianak and improve the teacher?s ability in the learning process. Key words: Cooperative Learning Model CTL, Learning Activities, and Business Principles Subject.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT SIKLUS AKUNTANSI KELAS XI DI SMK Wahyuningsih, Tri; ., Parijo; Rosyid, Rum
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.238 KB)

Abstract

Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa, dengan menggunakan metode deskriptif bentuk studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini adalah 22 siswa. Hasil analisis data menunjukan bahwa sikap terhadap belajar berpengaruh sebesar 12%, siswa merasa jenuh sehingga mengobrol dengan temannya saat proses belajar, motivasi belajar berpengaruh sebesar 17%, pengajaran dari guru membuat siswa kurang, konsentrasi belajar berpengaruh sebesar 4%, siswa merasa terganggu saat teman yang lain ribut, minat belajar siswa berpengaruh sebesar 17%, siswa sering merasa kesulitan belajar siklus akuntansi, rasa percaya diri siswa berpengaruh 7%, siswa jarang mendapat kesempatan dari guru, kebiasaan belajar berpengaruh sebesar 12%, siswa sering terlambat masuk kelas dan jarang belajar di rumah, guru sebagai pembina siswa belajar berpengaruh sebesar 12%, penyampaian dari guru susah untuk dimengerti, prasarana dan sarana pembelajaran berpengaruh sebesar 12%, menghambat proses belajar, dan lingkungan sosial siswa di sekolah berpengaruh sebesar 7%, kesalahpahaman dan kenakalan siswa.   Kata Kunci : Kesulitan Belajar, Akuntansi Abstract: This research aim to know the factors influencing difficulty learn the student, that used is descriptive form used is case study. Data source in this research is 22 student. The result data of analysis showed that attitudes toward learning effect by 12%, students feel bored so chatting with friends while learning, motivation to learn influential by 17%, the teaching of the teacher to make students less, learning concentration effect of 4%, the students feel disturbed when another friend noisier, interest student learning effect by 17%, students often find it difficult to learn the accounting cycle, the confidence of students affects 7%, students rarely get the opportunity of teachers, study habits effect by 12%, students are often late to class and rarely learn at home, the teacher as mentor students learn the effect of 12%, the delivery of a teacher is difficult to understand, infrastructure and learning facilities by 12% effect, inhibiting learning and social environment influence students in school by 7%, misconceptions and student misbehavior.   Keywords : Difficulty Learn, Accountancy.
AKTIVITAS BELAJAR KONVENSIONAL PADA PEMBELAJARAN EKONOMI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MANDIRI PONTIANAK Setiawan, Trisna; ., Parijo; Budi Utomo, Bambang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.55 KB)

Abstract

Abstrak: Aktivitas Belajar Konvensional Pada Pembelajaran Ekonomi di Sekolah Menengah Kejuruan Mandiri Pontianak. Masalah penelitian ?Bagaimanakah aktivitas Belajar Konvensional pada pembelajaran ekonomi di sekolah Menengah Kejuruan Mandiri Pontianak??. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang objektif tentang aktivitas  belajar konvensional pada pembelajaran ekonomi di Sekolah Menengah Kejuruan Mandiri Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas Belajar Konvensional pada pembelajaran ekonomi di sekolah Menengah Kejuruan Mandiri Pontianak berdasarkan aspek pola pembelajaran yang dilakukan guru, Aktivitas  belajar siswa dan hasil belajar siswa mencapai hasil secara memuaskan. Kata kunci: Aktivitas Belajar, Konvensional Abstract: Learning Activities Conventional On Economic Studies in Vocational High School Self Pontianak. The research problem, "How Learning Conventional learning activity economics in school SMK Mandiri Pontianak?". The method used is descriptive research method, with a qualitative approach. Techniques of data collection is done through observation, interviews and documentation. This study aimed to obtain on the conventional learning activities on economic learning in Vocational High School Self Pontianak. The results showed that the activity Learning Conventional learning in school economics SMK Mandiri Pontianak based aspects of learning patterns that teachers, student learning activities and student learning outcomes achieve the results are satisfactory. Keywords: Learning Activities, Conventional
BENTUK INTERAKSI MAHASISWA DI SEKOLAH TINGGI ILMU KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH PONTIANAK Sutrisno, .; ., Parijo; Salim, Izhar
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 11 (2016): Nopember 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.718 KB)

Abstract

Abstrak: Judul Tesis: Bentuk Interaksi Mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak. Sub Masalah: Mengapa bentuk interaksi mahasiswa Di Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak berbentuk disosiasif?, bagaimana upaya civitas akademika dalam menyelesaikan bentuk bentuk interaksi disosiasif mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak. Latar belakang: Interaksi merupakan kegiatan yang sangat penting dalam lingkup sebuah perguruan tinggi, seperti di STIK Muhammadiyah Pontianak, yang memiliki dua prodi yaitu prodi S1 Keperawatn dan prodi D-3 Keperawatan. Bentuk interaksi yang terjadi antara mahasiswa kedua prodi tidak berjalan dengan baik, pola interaksi cenderung bersifat disosiasif..Fokus penelitian: alasan mengapa bentuk interaksi mahasiswa berbentuk disosiasif dan upaya civitas akademika dalam menyelesaikan bentuk interaksi disosiasif mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pola interaksi mahasisiwa di STIK Muahammadiyah Pontianak antara mahasiswa prodi S-1 Keperawatan dengan mahasiswa prodi D-3 Keperawatan, dan upaya civitas akademika dalam menyelesaikan bentuk pola interaksi disosiasif mahasiswa. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif studi kasus pada mahasiswa prodi S-1 dan D-3 Keperawatan STIK Muahmmadiyah Pontianak. Teknik pengumpulan data: Wawancara, observasi, dan dokumentasi, triangulasi. Alat pengumpul data: Panduan wawancara, panduan observasi. Hasil penelitian: Mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak melakukan interaksi disosiasif. Simpulan: Dari hasil peelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa bentuk interaksi yang terjadi antara mahasiswa prodi S-1 dengan mahasiswa prodi D-3 Keperawatan, interaksinya cenderung bersifat disosiasif.   Kata Kunci: Bentuk Interaksi Sosial Disosiatif Abstract: Thesis Title: Forms of Interaction Students at the College of Nursing (STIK) Muhammadiyah Pontianak. Sub Issue: Why form of interaction of students in the College of Nursing (STIK) Pontianak Muhammadiyah shaped disosiasif ?, how the academic community efforts in completing the forms of interaction disosiasif student at the College of Nursing (STIK) Muhammadiyah Pontianak. Background: Interaction is a very important activity within the scope of a university, such as Muhammadiyah STIK Pontianak, which has two, namely Prodi Prodi Prodi S1 ​​Keperawatn and D-3 Nursing. Forms of interaction that occurs between students of both study programs do not work well, the pattern of interactions tend to be disosiasif.The focus of research: the reason why the form of shaped disosiasif student interaction and academic community efforts in completing the form disosiasif student interaction College of Nursing (STIK) Muhammadiyah Pontianak. Objective: To determine the pattern of interaction college student in Pontianak Muahammadiyah STIK between students Prodi S-1 Nursing students Nursing Prodi D-3, and the academic community efforts in completing the form disosiasif student interaction patterns. Methods: The method used in this study is a qualitative research method of case studies on student Prodi S-1 and D-3 Nursing STIK Muahmmadiyah Pontianak. Data collection techniques: interview, observation and documentation, triangulation. Data collector: A Guide interview, observation guide. RESULTS: Students in the College of Nursing Muhammadiyah disosiasif Pontianak interaction. Conclusion: From the results peelitian that we can know that forms of interaction that occurs between students Prodi S-1 with the students of department of D-3 Nursing, interactions tend to bedisosiasif. Keywords: Forms of Social Interaction Dissociative  
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB DAN PENGENDALIAN PERILAKU MENYIMPANG SISWA KELAS X MINAT ILMU PENGETAHUAN ALAM Ramida, Evi; Salim, Izhar; ., Parijo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 9 (2015): SEPTEMBER 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.866 KB)

Abstract

Abstrak : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab perilaku menyimpang, pengendalian guru, kendala yang dihadapi guru, dan hasil pengendalian guru terhadap perilaku menyimpang siswa kelas X MIPA SMA Negeri 4 Pontianak. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan alat pengumpulan data panduan observasi, panduan wawancara, dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini disajikan secara deskriptif kualitatif dengan informan 18 orang yaitu 4 guru BK, 5 wali kelas, 3 Guru mata pelajaran, Waka Kesiswaan, OSIS, MPK, 3 siswa X MIPA yang dipilih berdasarkan jenis dan tingkat penyimpangan. Faktor penyebab perilaku menyimpang adalah krisis identitas, kontrol diri yang lemah, faktor keluarga, dan lingkungan pergaulan. Pengendalian guru melalui pembinaan, pencontohan, konseling individu, surat panggilan orang tua, dan konferensi kasus. Kendala guru adalah kurangnya kerjasama orang tua siswa, besarnya pengaruh dari lingkungan luar, dan siswa sering mengulang kesalahan. Hasil pengendalian yang dilakukan guru memberikan dampak terhadap perubahan perilaku siswa menjadi lebih baik.   Kata kunci: Faktor Penyebab, Pengendalian, Perilaku Menyimpang Abstrack : The purpose of this research is to know the causative factor of the deviant behavior, the teachers controls, the obstacles faced by teachers, and teachers controls results against deviant behavior of science grade 10 SMAN 4 Pontianak. Research methods used is descriptive. The technique of data collection used are observation, interview, and study documentation, while the data collection tool is the sheets of guide observation, interviews, and documentation. The analysis in this study is presented in a descriptive qualitative with 18 participants that consist of 4 counseling teachers, 5 science class supervisors, teachers of 3 subjects, The Vice of Headmistress of Students, Chairman of Students Interschool Organization, Chairman of the class assembly, and 3 science students grade 10 who are selected based on the type and the stage of the deviation. causative factor of the deviant behavior are crisis identity, weakness of self control, include family, and social environment. The controlling by teachers are coaching, sampling, individual counseling, sending the parents letter to come over, and the case conference. obstacles teachers in controlling deviant behavior are the lack of cooperation of the parents, the magnitude of influence from the social environment, and students often repeat their deviant. The controlling that conducted by the teacher gives effect affects their behavior to the betterment. Keywords: Causative factors, Controls, Deviant Behavior
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENENTUKAN NILAI TEMPAT DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PAPAN NILAI Rasib, A; ., Zainuddin; ., Parijo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 2 (2013): Februari 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peningkatan hasil belajar materi menentukan nilai tempat di kelas IV Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB)Tunagrahita ringan. Penelitian ini menggunakan 2 siklus pembelajaran materi menentukan nilai tempat, yaitu (1) memperagakan media papan nilai, (2) menentukan nilai tempat dengan menggunakan media papan nilai, (3) menentukan nilai tempat ratusan, puluhan dan satuan dengan menggunakan media papan nilai yang didesain khusus. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pembelajaran menentukan nilai tempat terjadi peningkatan hasil belajar siswa dalam bentuk : 1) mempermudah siswa dalam menenukan nilai tempat sehingga dapat meningkatkan kelancaran materi menentukan nilai tempat seswa. 2) Meningkatnya pemahaman siswa terhadap materi menentukan nilai tempat, dan 3) terjadi peningkatan minat dan motivasi siswa untuk materi menentukan nilai tempat. Abstract: The purpose of this research is to assess the improvement of students learning outcomes to determine the value of place in class IV Elementary School of Extraordinary (SDLB) Tunagrahita light. This research used two cycles of learning materials to determine the value of the place, (1) to demonstrate the scoreboard media, (2) to determine the value by using media boards place value, (3) to determine the place value of hundreds, tens and ones by using media scoreboard special. The results of data analysis showed the learning to determine the value of the place affects the improvement of student learning outcomes : 1) to facilitate students in determining the value of the place, to improve the smoothness of the material in determining the value of the place. 2) to increase students' understanding of the material determine the value of the place, and 3) to increase students interest and motivation to determine the value the material points. Kata Kunci: Peningkatan Hasil Belajar, Nilai Tempat, Media Papan Nilai
PENGARUH KEGIATAN PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN TERHADAP PERILAKU PESERTA DIDIK SMA N 1 SUNGAI KAKAP Anggriani, Fitri; Asriati, Nuraini; ., Parijo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The aim of this research is to find out whether there is the influence of scout education toward students attitude of students of SMA N 1 Sungai Kakap. The method that used in this research is descriptive methode with correlation study form. The population of this reseacrh is 72 students. Technique of data collecting in this reseacrh is indirect communication technique with tool of data collecting is questionnaire and direct communication technique with tool of data collecting is interview. The data analysis used Simple Linier Regression Analysis with SPSS version 16 computer assistance. The reseacrh finding shows that there is influence between scout education activity toward students attitudes as big as 41,4% Key words: Scout Activity, Scout Education, Students Attitude. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh kegiatan pendidikan kepramukaan terhadap perilaku peserta didik SMA N 1 Sungai Kakap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian studi hubungan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 72 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah teknik komunikasi tidak langsung dengan alat pengumpul data berupa Angket dan teknik komunikasi langsung dengan alat pengumpul data berupa Pedoman Wawancara. Adapun pengolahan data menggunakan Analisis Regresi Linier Sederhana dengan bantuan komputer SPSS versi 16. Hasil Analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara kegiatan pendidikan kepramukaan terhadap perilaku peserta didik sebesar 41,4%. Kata kunci: Kegiatan Kepramukaan, Pendidikan Kepramukaan, Perilaku Peserta Didik.
PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS X DI SMK MUHAMMADIYAH PONTIANAK ., Parijo; Budi Utomo, Bambang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 9 (2013): September 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berjudul Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas X Di SMK Muhammadiyah Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas X di SMK Muhammadiyah Pontianak. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan bentuk penelitiannya adalah studi hubungan (interrelationship studies). Dari Hasil Penelitian, terdapat hubungan yang kurang erat dan pengaruh signifikan antara kompetensi pedagogik guru dengan hasil belajar siswa di SMK Muhammadiyah Pontianak. Pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar 03,6%. Dengan kata lain, hasil belajar siswa di SMK Muhammadiyah Pontianak ditentukan atau dipengaruhi oleh kompetensi pedagogik guru sebanyak 03,6% dan 96,4% lagi ditentukan oleh faktor lain. Kata Kunci : Kompetensi Pedagogik Guru dan Hasil Belajar Siswa Abstract : This study titled Pedagogical competence of teachers to influence student learning outcomes in social studies class X at SMK Muhammadiyah Pontianak. This study aims to determine how much influence the pedagogical competence of teachers to student learning outcomes in social studies class X at SMK Muhammadiyah Pontianak. The method used is descriptive method and form of research is interrelationship studies. From the research, there is a close relationship and a less significant influence of pedagogikal competence of teachers with student learning outcomes in SMK Muhammadiyah Pontianak. Influence of pedagogical competence of teachers on learning outcomes 03,6%. In other words, learning outcomes of students in SMK Muhammadiyah Pontianak determined or influenced by teachers pedagogical competence as 03,6% and 96,4% again determined by other factors. Key Words : Pedagogical Competence of Teachers and Student Learning Outcomes
PENGARUH MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS XI IPS MAN PONTIANAK ., Sardini; Buwono, Sri; ., Parijo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this research is ti know the influence of learning interest to the learning outcomes of class XI student IPS MAN in Pontianak derby. The research method in this research is assosiative method. The sample of this research are i55 students. The result of this research shows (1) There is significant influence of learning interest to the learning outcomes, it show by t value calculation -2,859, t table -1,975, so that Ho rejected and Ha accepted. (2) The simple linear regression obtain the equation Y=80,83-0,331X, it means that constant value is 80,83, if the learning interest was 0, so the learning outcomes is 80,83. The variable regresion coeffecient of learning interest is -0,331. It means all increation of learning interest is 1, so that the learning outcomes will decrease 0,331. It shows that there is negative regresion coeffecient between learning interest to the learning outcomes of class XI students IPS MAN Pontianak derby. (3) The result of determination coeffecient shows the effect of interest in learning to the learning outcomes 5,1% in the other side the rest is influenced by other variable. Key word: Learning Interest, Learning Outcomes, MAN Pontianak. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPS MAN Se-Kota Pontianak. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode asosiatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 155 orang. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat pengaruh signifikan minat belajar terhadap hasil belajar ditunjukkan nilai t hitung sebesar -2,859 > t tabel sebesar -1,975, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.(2) Perhitungan regresi linear sederhana diperoleh persamaan Y= 80,830,331X, artinya nilai konstanta adalah 80,83, jika minat belajar bernilai 0, maka hasil belajar bernilai 80,83. Nilai koefesien regresi variabel minat belajar yaitu -0,331. Artinya setiap peningkatan minat belajar sebesar 1,maka hasil belajar akan mengalami penurunan sebesar 0,331. Ini menunjukkan terdapat koefisien regresi negatif antara minat belajar terhadap hasil belajar siswa kelas XI IPS MAN se-Kota Pontianak. (3) Koefesien Determinasi penelitian ini menunjukkan konstribusi pengaruh minat belajar tehadap hasil belajar sebesar 5,1% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Kata kunci : Minat Belajar, Hasil Belajar, MAN Pontianak.