Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA KONKRIT PADA MATA PELAJARAN IPA DI SD Juanti, Dara; ., Parijo; ., Zainuddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 4 (2013): April 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Masalah yang ada dalam penelitian ini adalah tentang aktivitas belajar siswa yang masih rendah dikarnakan penggunaan media yang masih kurang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif, bersifat kolaboratif dengan bentuk penelitian ini adalah tindakan kelas dan subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 27 orang. Prosedur penelitian ini meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data yang akan dikumpulkan tentang aktivitas siswa dalam penelitian ini adalah (a) aktivitas fisik siswa (b) aktivitas mental siswa dan (c) aktivitas emosional siswa dalam pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan media konkrit. Dalam penelitian ini tehnik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah tehnik observasi langsung dan komunikasi langsung serta alat pengumpul data yang digunakan adalah pedoman wawan cara dan lembar observasi untuk siswa. Data yang telah terkumpul dianalisis kembali dengan menggunakan tiga tahapan yaitu menyeleksi dan mengelompokkan, memaparkan atau mendeskripsikan data, dan menyimpulkan. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV SDN 17 Kubu yang berjumlah 27 orang. Dalam penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus dan tindakan ini diamati secara langsung oleh peneliti yang juga kolaborasi rekan sejawat yang dilengkapi dengan instrument pengamatan. Yang akan dilakukan dalam pembelajaran adalah melaksanakan pembelajaran yang telah dirancang sebelumnya dengan mengutamakan penggunaan media konkrit (nyata). Dalam pelaksanaan nya guru membagi siswa menjadi 9 kelompok yang tiap kelompok derdiri dari 3 siswa untuk melakukan pengamatan, guru menginformasikan kegiatan pengamatan yang akan dilakukan siswa dan tidak lupa guru mengecek kesiapan siswa sebelum melakukan pengamatan seperti lembar pengamatan yang akan di gunakan siswa dan permasalahan yang muncul pada kegiatan awal sehingga melatih siswa untuk berfikir. Tidak lupa dalam proses pengamatan guru member bimbingan kepada siswa dan diakhir pengamatan siswa menuliskan hasil pengamatan serta menyimpulkan hasil yang siswa dapat pada saat pengamatan. Setelah diterapkan nya media konkrit dalam kegiatan belajar IPA ternyata aktivitas belajar siswa meningkat. Peningkatan aktivitas belajar siswa dapat dilihat dalam tabel pengamatan siswa di siklus I pertemuan I berjumlah 12,73% siswa yang aktif, pertemuan ke II ada peningkatan yaitu 4,14% siswa yang aktiv. Sedangkan pada siklus ke II pada pertemuan I siswa yang aktiv berjumlah 3,47% dan pertemuan II siswa yang aktiv berjumlah 6,36%. Dengan demikian, penggunakan media konkrit dalam pembelajaran dapat meningkatkan aktivitas fisik, mental dan emosional siswa. Disetiap siklus terdapat peningkatan aktivitas belajar siswa sehingga dapat meningkatkan hasil belajar, membuat pembelajaran menjadi berkualitas (tidak membosankan) dan bermakna bagi siswa maupun guru. Kata kunci: Dengan menggunakan media konkrit dapat meningkatkan aktivitas beljar siswa INCREASING STUDENTS LEARNED ACTIVITY BY USE OF MEDIA KONKRIT ON IPA'S SUBJECT AT SD Dara Juanti, Parijo and Zainuddin Studi's program Education Learns FKIP Untan's Elementary School Abstractedly: Aught problem in observational it is about student studying activity that stills to contemn dikarnakan media purpose that stills reducing. In this research method which is utilized is descriptive, get collaborative character with shaped observational it is action braze and subjek in observational it is student braze IV. which total 27 person. This observational procedure covers planning, performing, watch, and reflection. Data who will be gathered about student activity in observational it is (a ) students physical activity (b ) student mental activities and (c ) student emotional activities in learning performing by use of media konkrit. In this research is technics one is utilized in gather data is technics direct observation and direct communication and data collector that is utilized is wawan's guidance makes the point and observation sheet for student. Data already collected dianalisis returns by use of three step which is sort and agglomerating, explain or describes data, and concluding. This research is done on student brazes IV. SDN 17 Fortifications that total 27 person. In this research is done as much 2 cycles and this action is observed straightforward by researcher that also colleague collaboration that proveded with by instrument watch. One that will be done in learning is perform learning already being designed previous with accentuate konkrit's media purpose (reality). In its performing learns to divide student as 9 each lot group derdiri of 3 students to do watches, teacher informs watch activity that will do student and not forgets mengecek kesiapan's teacher student before do watch as sheet of watch who will at utilizes student and about problem which emerge on early activity so coaches student for bethinks. Don't forget deep teacher observing process member guidance to student and at students observing final set down to usufruct watch and concludes result that student can at the moment watch. After been applied its konkrit's media in IPA'S learned activity apparently activity studies student increase. Activity step-up studies student can be seen deep students observing table at meet i. cycle i. total 12,73% active student, appointment goes to II. available step-ups which is 4,14% students that aktiv. Meanwhile on cycle goes to II. on students i. appointment which aktiv total 3,47% and meet II. students that aktiv total 6,36%. Thus, penggunakan is konkrit's media in learning can increase physical activity, mental and emotional student. At each cycle exists activity step-up study student so get to increase studying result, making learning as qualified (don't pall) and wherewith for student and also teacher. Key word: By use of media konkrit can increase beljar's activity student
ANALISIS MOTIVASI GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN EKONOMI PADA KELAS X MA ISLAMIYAH PONTIANAK Hayati, Nur; Mastuti, Sri Endang; ., Parijo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This study aims to determine the motivation by the teacher in the learning process in the economy class X MA Islamiyah Pontianak. The method used is descriptive method of research is the form of case studies or case study. Sources of data in this study were teachers of class X MA Islamiyah Pontianak while students only asked for information only. The analysis showed that administration of motivation by the teacher to the student can be categorized run well. Based on observations and interviews given motivation shapes the form of teacher expectations, explain the purpose of learning, helping the difficulties that occurred, as well as gifts and praise. Constraints experienced by teachers in motivation can be addressed by the teacher and student responses to the motivation for the students to pay attention to the teacher explaining the lesson. Keywords : Motivation, Teacher, Learning Process Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian motivasi oleh guru dalam proses pembelajaran ekonomi pada kelas X MA Islamiyah Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian yang digunakan adalah studi kasus atau case study. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru kelas X MA Islamiyah Pontianak sedangkan siswa hanya dimintai informasi saja. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberian motivasi oleh guru kepada siswa dapat dikategorikan berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara bentuk motivasi yang diberikan guru berupa pemberian harapan, menjelaskan tujuan belajar, membantu kesulitan yang terjadi, serta hadiah dan pujian. Kendala yang dialami oleh guru dalam pemberian motivasi dapat diatasi oleh guru dan tanggapan siswa dalam pemberian motivasi baik siswa dapat memperhatikan guru dalam menjelaskan pelajaran. Kata kunci : Motivasi, Guru, Proses Pembelajaran
PERILAKU MENYIMPANG SISWA KELAS X PADA SMA NEGERI 1 RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA Priyanto, Iip; Bahari, Yohanes; ., Parijo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku menyimpang yang dilakukan, faktor penyebab dan upaya warga sekolah dalam menangani perilaku menyimpang siswa kelas X. Metode penelitian yaitu metode deskriptif. Hasil penelitian: 1) Perilaku menyimpang yang dilakukan: baju dikeluarkan, datang terlambat, alpa, mencontek, bergurau saat pembelajaran, main HP saat pembelajaran, sepatu tidak hitam, ikat pinggang tidak sesuai, rambut panjang (laki-laki), kaos kaki tidak sesuai, kuku panjang, kekantin jam pembelajaran, makan saat pembelajaran, tidak ikut upacara senin dan bolos. 2) Faktor penyebab: faktor internal dan faktor eksternal. 3) Upaya warga sekolah yaitu: diberi peringatan, memberikan sanksi yang mendidik, sanksi dalam penilaian, melakukan razia, penahanan barang pelanggaran, dicatat dibuku pelanggaran, membuat surat pernyataan, menguatkan peran guru BK dan panggilan orang tua siswa. Kata kunci: Perilaku Menyimpang, Siswa, dan Sekolah Abstract: This study aims to determine the aberrant behavior that was done, the causes and the efforts of the school community in dealing with the deviant behavior of class X students. The research method is descriptive. The results: 1) aberrant behavior done: wearing clothes inappropriately, coming late, being absent, cheating, playing with friends while studying, using mobile phone while studying, not using black shoes, using prohibited belts, long hair (boys), wearing inappropriate socks, long nails, eating in canteen when the class is running, eating while studying, not taking part in Monday Flag Ceremony. 2). Causal factors: internal and external factors. 3). Efforts of the school, namely: giving warning, penalizing and advising, sanctions in scoring, conducting raids, seizuring things of violations, recording the violations on the black book, asking the students to make statements, reinforcing the role of the BK Teacher and calling students parents. Keywords: Aberrant Behavior, Students, and School.
PENGARUH PENGALAMAN KERJA MOTIVASI KERJA DAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA KEPALA SEKOLAH DASAR Tekcan, .; ., Mashudi; ., Parijo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Pengaruh Pengalaman Kerja, Motivasi Kerja dan  Kompetensi kepala sekolah terhadap Kinerja Kepala Sekolah Dasar, dengan menggunakan  metode deskriptif, dan jumlah populasi adalah 17 kepala sekolah dasar negeri.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: 1. Teknik komunikasi langsung,  2. Teknik komunikasi tidak langsung, dan 3. Teknik studi dokumenter. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah: 1. Pedoman interview, 2. Kuesioner dan 3. Lembar catatan.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil sebagai berikut: Terdapat pengaruh secara parsial dan simultan  pengalaman kerja terhadap kinerja kepala sekolah Dasar di. Hasil perhitungan statistik diperoleh nilai lebih besar dari nilai kritik pada tabel t maupun tabel F dan juga  probabilitas ρ signifikansi lebih kecil dari α. Kesimpulannya terdapat pengaruh secara parsial maupun simultan  pengalaman kerja,motivasi kerja dan kompetensi kepala sekolah terhadap terhadap kinerja kepala sekolah Dasar di Kecamatan Sanggau Ledo Kabupaten Bengkayang.   Kata Kunci : Pengalaman, Motivasi, Kompetensi, Kepala Sekolah Abstract: This study aims to identify and describe the Effect of Work Experience, Work Motivation and Competence of the principal of the Elementary School Principal Performance Criticism using descriptive methods, and the total population is 17 elementary school principal. collection used are: 1. Direct communication techniques, 2. Techniques of indirect communication, and 3. Engineering documentary studies. Data collection tools used were: 1. Guidelines interview, 2. Questionnaire and 3. Sheet notes. Based on the research results as follows: There is a partial and simultaneous effect on the performance of work experience in the District Primary School head. The results obtained by statistical calculation and F hitung tcount greater than the value of criticism on the table or table t F and also the probability of significance ρ is smaller than α. In conclusion there is effect partially or simultaneously work experience, motivation and competence head against the performance Elementary school principals in the district. Keywords: Experience, Motivation, competence , Performance Principal
PENINGKATAN AKTIFITAS BELAJAR SISWA DENGAN METODE SIMULASI PADA PEMBELAJARAN PKN DI M.I.S NAHDHOTUS- SHIBYAN, KUALA DUA Muhajir, Ande; ., Parijo; ., Zainuddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 3 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Peningkatan aktivitas belajar dengan metode simulasi pembelajaran PKn kelas VI M.I.S Nahdhotusshibyan, Kuala Dua. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan aktivitas pembelajaran PKn di kelas VI MIS Nahdhotusshibyan, Kuala Dua. Metode penelitian yang digunakan adalah metode nsimulasi dengan bentuk penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas atau Classroom Action Research. Berdasarkan penerapan metode simulasi dilakukan guru berhasil dengan baik, hal ini dapat dilihat dari peningkatan persentase rata-rata siklus I sebesar 71% kemudian meningkat menjadi 82,5% pada siklus II. Aktivitas siswa saat pembelajaran PKN pada pra siklus klasikal 38,6%. Persentase rata-rata siklus I sebesar 61,35% meningkat menjadi 82,6% pada siklus II. Sedangkan aktivitas per siswa pra siklus nilai 57, meningkat pada siklus I sebesar 67,5 meningkat pada siklus II menjadi 79. Hal ini berarti penerapan metode simulasi meningkat ke aktivitas pembelajaran PKn kelas VI MIS Nahdhotusshibyan, Kuala Dua. Kata Kunci: Aktifitas belajar siswa, metode simulasi dan pembelajaran PKn. Abstract: Improved methods of simulation learning activities with learning in the sixth grade Civics MIS Nahdhotusshibyan, Kuala Two. The research aims to find out how to increase learning activities in class VI Civics MIS Nahdhotusshibyan, Kuala Two. The research method used is the method nsimulasi the form of research is Classroom Action Research or Classroom Action Research. Based on the application of simulation methods do teachers work well, it can be seen from the increase in the percentage of the average cycle of 71% and then increased to 82.5% in the second cycle. PKN activity during the learning of students in pre-classical cycle of 38.6%. The average percentage of first cycle of 61.35% increased to 82.6% in the second cycle. While activity per student pre cycle value of 57, an increase of 67.5 in the first cycle increased to 79 in the second cycle. This means that the application of simulation methods to increase the activity of teaching sixth grade Civics MISNahdhotusshibyan,KualaTwo. Keywords: student activities, simulations and learning methods Civics
PENGARUH DISIPLIN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI SMAS TAMAN MULIA F31109013, Yopi; ., Junaidi; ., Parijo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 8 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas X ASMAS Taman MuliaKabupaten Kubu Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Deskriftif, sedangkan bentuk penelitian adalah studi hubungan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X A SMAS Taman Mulia Kabupaten Kubu Raya, yang berjumlah 46 orang.Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) yang mana menggunakan rumus persamaan linear sederhana Y= a +bX maka ditunjukan dalam persamaan Y= 41,163+0,437X dan uji hipotesis uji t hitung > t table atau 4,180 > 1,679. Adapun besarnya pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y) dari hasil uji koefisien determinasi dengan SPSS 16 adalah sebesar 28,4%.   Kata Kunci : Disiplin Belajar, Hasil Belajar Abstract: This study aimed to determine the effect of general discipline of learning on student learning outcomes on economic subjects of class XA SMAS Taman Mulia Kabupaten Kubu Raya. Research methods were used in this research is Descriftive methods, while the form of research is the study of relationships. The population used in this study were students of class XA SMAS Taman Mulia Kabupaten Kubu Raya, which amounts to 46 student. From the results of this study indicate that there are significant between the independent variable (X) on the dependent variable (Y) which uses a simple linear equation Y = a + bX then shown in the equation Y = 41.163 +0.437 X and test hypothesis test t> t table or 4.180> 1.679. As for the influence of the independent variable (X) on the dependent variable (Y) coefficient of determination of test results with SPSS 16 is equal to 28.4%.   Keyword: Discipline Learning, Learning Outcomes
ANALISIS MOBILITAS SOSIAL VERTIKAL PETANI JERUK KE PETANI SAWIT DI DESA SEMPARUK KABUPATEN SAMBAS Rahmat, John; ., Sulistyarini; ., Parijo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi, bentuk, dan dampak dari mobilitas sosial vertikal yang dilakukan oleh petani jeruk ke petani sawit di Desa Semparuk Kabupaten Sambas. pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini disajikan secara deskriftif kualitatif dengan mengunakan informan sebanyak 6 orang yang terdapat pada 4 Dusun yang ada di Desa Semparuk yaitu Dusun Semparuk Kuala 2 orang, Dusun Semparuk Lorong 2 orang, Dusun Semparuk Sutra 1 orang dan Dusun Semparuk Sebangkau 1 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi mobilitas sosial yaitu struktural (adanya peluang), individu, kerja sama, keadaan ekonomi, keingin melihat daerah lain dan tanaman pada jeruk yang mudah terserang hama. Kata Kunci : Mobilitas Sosial Vertikal dan Petani Jeruk ke Petani Sawit. Abstract : This research aims to determine the factors that influence, shape, and the impact of vertical social mobility  undertaken by citrus growers to oil palm farmers in Sambas Regency Village Semparuk. the approach used is a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques used are observation, interview, and documentation. The analysis in this study are presented in descriptive qualitative by using informant as much as 6 people found in 4 Hamlet in the village of Dusun Semparuk Semparuk Kuala 2 people, Dusun Semparuk Lorong 2 people, Dusun Semparuk sutra 1 people dan Dusun Semparuk Sebangkau 1 people. The results showed that the factors affecting social mobility that is structural (opportunities), individual, partnership, economic circumstances, a desire to see other areas and on citrus plants susceptible to pests. Keywords: Vertical Social Mobility and Orange to Smallholders Farmers.
IMPLEMENTASI HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA KOPERASI CREDIT UNION LANTANG TIPO TEMPAT PELAYANAN ELLA HILIR F01110018, Yuyuni; Asriati, Nuraini; ., Parijo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This study aims to determine and inform how the implementation of the rights and obligations of members of the cooperative Credit Union Tipo TP Ella Loud Downstream Melawi. The method used is descriptive method, the form of survey research. The study sample as many as 43 people . The results showed that 1)the services provided to members more emphasis on savings and loan activity and solidarity. 2)Distribution of Dividends, BJS and BJK does not meet provision. 3)Information that is often a member can only information about the types of products and services provided. 4)Members always save Compulsory Savings and Deposits Muhunt regularly and according to the provisions of each month . 5)Members not repay the loan according to the provisions specified. As for the payment of interest on the loan , members have already paid on time. 6)The members already participate actively even enthusiastic to attend training and education are held. 7)RAT attended by enthusiastic members and their representatives to propose suggestions active. Members already follow and appreciate the service of solidarity developed by the Executive each year . Keywords : Member Rights , Obligations , Credit Union ( CU ) Abstrak : Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dan menginformasikan bagaimana implementasi hak dan kewajiban anggota koperasi Credit Union Lantang Tipo TP Ella Hilir Kabupaten melawi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan bentuk penelitian survey. Sampel penelitian sebanyak 43 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)pelayanan yang diberikan kepada anggota lebih menekankan kepada kegiatan simpan pinjam dan solidaritas. 2)Pembagian Deviden, BJS dan BJK belum sesuai ketentuan. 3)Informasi yang sering anggota dapat hanya informasi mengenai jenis-jenis produk dan layanan yang disediakan. 4)Anggota selalu menabung Simpanan Wajib dan Simpanan Muhunt secara teratur dan sesuai ketentuan setiap bulannya. 5)Anggota belum mengembalikan pinjaman sesuai ketentuan yang ditentukan. Sedangkan untuk pembayaran bunga pinjaman, anggotanya sudah membayar tepat waktu. 6)Anggota sudah berpartisipasi aktif bahkan antusias untuk menghadiri pelatihan dan pendidikan yang diadakan. 7)RAT dihadiri anggota perwakilan dengan antusias dan mereka aktif untuk mengusulkan saran. Anggota sudah mengikuti dan menghayati layanan solidaritas yang dikembangkan oleh Eksekutif setiap tahunnya. Kata Kunci : Hak Anggota, Kewajiban Anggota, Credit Union (CU)
INTERAKSI SOSIAL PESERTA DIDIK DALAM PROSES PEMBELAJARAN SOSIOLOGI KELAS X SMA MUHAMMADIYAH Supatmawati, Ani; ., Sulistyarini; ., Parijo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 7 (2013): Juli 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk interaksi sosial peserta didik dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran sosiologi kelas X di SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil analisis data menunjukan bahwa bentuk interaksi yang dilakukan peserta didik, baik itu antara guru dengan peserta didik, peserta didik dengan kelompok belajar, kelompok belajar dengan kelompok belajar melakukan interaksi dengan cara kerjasama yaitu dengan saling bertukar pikiran dan tanya jawab unruk mencapai kesimpulan dari proses pembelajaran. Selanjutnya, terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara hasil belajar peserta didik yang aktif dan yang tidak aktif pada saat proses pembelajaran. Kata kunci : Interaksi Sosial, Hasil Belajar Abstract : The purpose of this study is to determine a form of learners social interaction in learning process of Sociology subject in grade X of SMA Muhammadiyah 1 Pontianak. This study uses a qualitative approach and descriptive method. The result of data analysis shows that the form of social interaction which is applied by learner, teacher and learner, learner and learning group, learning group and other learning groups is cooperation by sharing ideas and discussion to achieve the goal of learning process. Furthermore, there is a significant difference of learning result between an active learners and passive learners while learning process is on going. Keywords : Social Interaction, Result of Learning
PENINGKATAN HASIL BELAJAR METODE DISCOVERY PEMBELAJARAN IPA KELAS IV SDN 03 SUNGAI AMBAWANG KUBU RAYA Supriyadi, Agus; ., Zainuddin; ., Parijo
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 8 (2013): Agustus 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Agus Supriyadi, Peningkatan Hasil Belajar Metode Discover Pembelajaran Ipa Kelas IV SDN 03 Sungai Ambawang Kubu Raya. Adapun alasan peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan materi bentuk daun dan fungsinya dengan metode discovery learning terhadap siswa kelas IV di Sekolah Dasar Negeri 03 Sungai Ambawang adalah : 1) peneliti merupakan guru kelas IV Sekolah Dasar Negeri 03 Sungai Ambawang, sehingga memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian pada sekolah tersebut. 2) materi tentang bentuk daun dan fungsinya sudah sesuai dengan kompetensi yang diajarkan dan bentuk daun dan fungsinya sudah sesuai dengan kompetensi yang diajarkan dan 3) perlu adanya upaya peningkatan hasil belajar siswa melalui metode pembelajaran, salah satunya yaitu dengan metode pembelajaran discovery learning. Secara umum tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam bentuk daun dan fungsinya dengan metode pembelajaran discovery learning pada Sekolah Dasar Negeri 03 Sungai Ambawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang disebut juga Class Room Action Research (CAR). Pada tindakan kelas ini yang menjadi subjek peneloitian adalah sebagai berikut : 1) siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 03 Sungai Ambawang yang berjumlah 27 orang siswa 2) guru sebagai penelitia yang melaksanakan penelitian tindakan kelas dan 3) guru sejawat yang mengamati dan menilai hasil tindakan kelas yang dilaksanakan guru peneliti. Hasil Penelitian menunjukan bahwa : 1) langkah-langkah pembelajaran yang dilaksanakan pada penelitian ini adalah memaparkan materi, menjelaskan metode pembelajaran, membentuk kelompok, memberi tugas dan kesempatan kepada siswa untuk menjawab yang selanjutnya dilaksanakan pada 2 siklus kegiatan. Berdasarkan hasil obsevasi diketahui bahwa pada siklus 1 sebagian besar kegiatan telah dilaksanakan oleh guru dalam kegiatan-kegiatan pembelajarannya yaitu sebesar 65 % setelah siklus II seluruh pelaksanaan kegiatan pembelajaran telah dapat dilaksanakan oleh guru pada pembelajaran bentuk daun dan fungsinya dengan metode discovery learning dapat meningkat menjadi 100 %. 2) bedasarkan data penelitian yang berasal dari hasil obsevasi diketahui bahwa sebagian besar hasil belajar siswa dalam pembelajaran bentuk daun dan fungsinya dengan metode discovery learning pada siswa kelas IV pada siklus I hanya mampu mencapai 65,55% dari aktivitas positif dan terjadi peningkatan setelah siklus II menjadi sebesar 75,55%. 3) penerapan metode discovery learning pada pembelajaran bentuk daun dan fungsinya pada siswa kelas IV di Sekolah Dasar Negeri 03 Sungai Ambawang diketahui sudah sangat efektif dan tepat hal ini ditunjukan dai rata-rata nilai evaluasi belajar siswa pada siklus I adalah sebesar 78,72 dan terjadi peningkatan setelah adanya perbaikan pembelajaran pada siklus II menjadi 97,76. Kata Kunci : hasil belajar siswa, discovery learning, Bentuk Daun dan Fungsinya Abstract: Agus Supriyadi, Improving Student Learning Outcomes Through Discovery Methods In Learning Science in Elementary School Fourth Grade 03 Sungai Ambawang Kubu Raya district. The reason researchers interested in conducting research with the material leaves form and function with the discovery learning method for fourth grade students in 03 public elementary school Sungai Ambawang are: 1) the researcher is fourth grade teacher Elementary School District 03 Sungai Ambawang, making it easier for researchers to conduct research at the school. 2) material of leaf shape and function are in accordance with the competencies taught and leaf form and function are in accordance with the competencies taught and 3) the need for efforts to improve student learning outcomes through the learning methods, one of which is the discovery learning method learning. The general objective of this research is "To know the improvement of student learning outcomes in the form of leaves and functions with discovery learning methods learning in elementary school 03 Sungai Ambawang. The method used in this research is descriptive form of research used in this research is a classroom action research (CAR), which is also called Class Room Action Research (CAR). At this class action that is the subject peneloitian are as follows: 1) grade IV Elementary School 03 Sungai Ambawang the 27 students 2) teachers as empirically conducting action research, and 3) a peer teacher to observe and assess the results of the class action researchers conducted teacher. Research results showed that: 1) learning steps undertaken in this study is presented material, describe the method of learning, form groups, assign tasks and opportunities for students to answer the next cycle of activities carried out at 2. Based on the results of observation is known that in cycle 1 most of the activities already carried out by the teacher in the learning activities in the amount of 65% after the second cycle of the implementation of the learning activities have to be implemented by teachers in teaching leaf form and function with the discovery learning method can be increased to 100 %. 2) bedasarkan research data derived from the results of observation is known that most of the learning outcomes of students in the learning function by leaf shape and method of discovery learning in fourth grade students in the first cycle is only able to achieve 65.55% of positive activity and an increase after the second cycle amounted to 75.55%. 3) application of learning methods of discovery learning in leaf shape and its function in class IV at State Elementary School 03 Sungai Ambawang known to have been very effective and this is shown dai average student evaluation scores in the first cycle is at 78.72 and going increased after learning improvement in cycle II to 97.76. Keywords: student learning outcomes, discovery learning, Leaf Shape and Function