Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Farmaka

REVIEW: AKTIVITAS TANAMAN LIDAH BUAYA (Aloe vera Linn) SEBAGAI PENYEMBUH LUKA HARUMI ANANDA; Ade Zuhrotun
Farmaka Vol 15, No 2 (2017): Suplemen
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.226 KB) | DOI: 10.24198/jf.v15i2.13011

Abstract

TANAMAN INDONESIA YANG BERPOTENSI SEBAGAI ANTIKANKER LUTHFI HARGO SIWI; ADE ZUHROTUN
Farmaka Vol 17, No 2 (2019): Farmaka (Agustus)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.286 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i2.22000

Abstract

Penyakit kanker merupakan penyebab kematian terbanyak setelah penyakit kardiovaskular. Sampai saat ini kanker masih menjadi salah satu penyakit yang menjadi problem dunia. Penyebab utama kematian pada tahun 2018  yang cukup besar yaitu kanker dengan  17 juta kasus kanker yang menyebabkan 9,5 juta kematian. Review ini bertujuan menunjukkan beberapa tumbuhan Indonesia yang berpotensi sebagai antikanker yang paling sering dialami pada pria dan wanita meliputi kanker kolon, serviks, prostat dan payudara. Metode yang dilakukan yaitu  mengambil data dari internet, website resmi dan juga e-book  menggunakan beberapa kata kunci terkait kanker dan nama tanaman. Hasil yang diperoleh terdapat minimal 15 tanaman asli Indonesia yang memiliki kandungan senyawa alami yang telah diteliti berkhasiat sebagai antikanker. Berdasarkan review tanaman tersebut,  diketahui bahwa tanaman yang paling berpotensi sebagai antikanker yaitu buah sirsak dengan rentang IC50 6,08-40,06 μg/ml.
REVIEW: ISOLASI SENYAWA TURUNAN BETALAIN DAN AKTIVITAS FARMAKOLOGI SENYAWA BETANIN DARI TANAMAN Rivina humilis L. Franatalia Sinaga; Rezsitta Oknine Husein; Maryam Hasymia Ishmatullah; Rania Aisha Nuralisa; Nisa Amalia; Bagas Adi Prasetya Nugraha; Ade Zuhrotun
Farmaka Vol 19, No 2 (2021): Farmaka (Juli)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v19i2.33069

Abstract

Bahan herbal telah mengalami peningkatan dalam pemanfaatannya dalam pengobatan. Salah satu tanaman yang berpotensi dimanfaatkan dalam pengobatan adalah Rivina humilis L. Betanin merupakan senyawa yang terkandung dalam buah dan daun tanaman Rivina Humilis L. yang merupakan pigmen warna dasar merah hingga merah tua. Senyawa ini memiliki aktivitas utama sebagai antioksidan dan memiliki aktivitas sebagai penghambat toksisitas hati yang telah teruji secara praklinik. Aktivitas yang telah teruji klinik adalah sebagai alternatif terapi suplemen dalam mengatasi stress oksidasi, inflamasi, menurunkan kadar gula darah dan penyakit yang berhubungan tentang penuaan. Metode yang digunakan dalam tinjauan artikel ini adalah dengan studi literatur pada mesin pencarian serta laman jurnal nasional maupun internasional lainnya dengan kata kunci “betanin”, “betanin isolation from Rivina humilis fruit” “getih-getihan”, “betanin identification”, dan “pharmacology activity of betanin”. Tujuan dari penulisan review artikel ini adalah untuk menguraikan alur isolasi senyawa turunan betalain dari tumbuhan Rivina humilis L. sampai dengan purifikasi betasianin dan betaxanthin sebagai turunan betalain untuk digunakan dalam uji bioaktivitas.
PADINA AUSTRALIS DAN POTENSINYA SEBAGAI OBAT HERBAL ANTIKANKER, ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN NURUL KARTIKA HANDAYANI; Ade Zuhrotun
Farmaka Vol 15, No 2 (2017): Suplemen
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1323.713 KB) | DOI: 10.24198/jf.v15i2.13024

Abstract

Padina australis merupakan salah satu jenis dari alga coklat. Kandungan Padina australis yaitu fenol dan turunannya (flavonoid),  β-karoten, diadinoksantin,  diatoksantin, fukosantin,klorofil a dan klorofil c. Senyawa fukosantin diketahui memiliki aktivitas sebagai sitotoksik (antikanker), sedangkan senyawa fenol dan turunannya sebagai antibakteri dan antioksidan. Berdasarkan hasil review disimpulkan bahwa masih  perlu adanya penelitian lebih lanjut pada Padina australis untuk mengembangkan potensinya menjadi obat herbal.Kata kunci: Padina australis, alga coklat, antikanker, antibakteri, antioksidan.
ARTIKEL REVIEW: POTENSI TURBINARIA ORNATA SEBAGAI PENYEMBUH LUKA DALAM BENTUK PLESTER Dede Jihan Oktaviani; Shella Widiyastuti; Dian Amalia Maharani; Agni Nur Amalia; Asep Maulana Ishak; Ade Zuhrotun
Farmaka Vol 17, No 2 (2019): Farmaka (Agustus)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jf.v17i2.22447

Abstract

Indonesia memiliki garis pantai yang luas (81.000 km) sehingga kaya akan bahan bahari termasuk rumput laut atau alga. Jenis alga yang telah diketahui  saat ini sebanyak 1.077 jenis namun pemanfaatannya masih relatif sedikit.  Tujuan review ini yaitu menujukkan potensi Turbinaria ornata  sebagai  penyembuh luka dalam bentuk plester. Hal ini karena prevalensi masyarakat yang mengalami luka di Indonesia cukup tinggi yaitu 48,2%.  Turbinaria ornata merupakan salah satu alga coklat yang mengandung alginat  dan senyawa neophytadiene dan telah terbukti memiliki aktivitas penyembuh luka. Aktivitas lainnya yang telah diketahui yaitu antibakteri, antiinflamasi, antioksidan merupakan aktivitas yang sejalan dengan mekanisme penyembuhan suatu luka. Produk plester berbahan ekstrak Turbinaria ornata ini merupakan solusi masalah kebutuhan plester dengan kandungan bahan aktif obat alami bahari yang menutup luka lebih cepat dan efektif diberbagai kalangan usia dan status pekerjaan.
Review : Formulasi Sediaan In-situ gel Oftalmik dengan Menggunakan Kombinasi basis Poloxamer 407 dan HPMC NATASYA WILONA; Ade Zuhrotun
Farmaka Vol 15, No 2 (2017): Suplemen
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.32 KB) | DOI: 10.24198/jf.v15i2.13133

Abstract

In-situ gel adalah larutan polimer transparan sederhana yang merupakan cairan pada kondisi penyimpanan, namun diubah menjadi gel viskoelastis setelah dimasukkan ke dalam mata karena sifat transisi fasa dari polimer. Diantara polimer insitu gel yang biasa digunakan adalah poloxamer 407 (P407). In-situ gel menggunakan kombinasi  Poloxamer 407  dan  HPMC diketahui dapat meningkatkan waktu tinggal pra-kornea dan dapat menurunkan frekuensi pemberian bentuk sediaan. Ada dua formula kombinasi basis poloxamer dan HPMC yang baik pada formula pertama yaitu poloxamer 17,5% dan HPMC 0,5% , 0,75% dan 1% dan pada formula kedua yaitu poloxamer 15% dan HPMC 2% dan 3%. Berdasarkan review, formula terbaik yaitu pada formula satu dengan konsentrasi poloxamer 17,5% dan HPMC 0,5%.Kata kunci : in-situ gel, Poloxamer 407 , HPMC , Kombinasi , Formula
POTENSI Theobroma cacao L. SEBAGAI ANTIBIOTIK ALAMI NIDA ISTI`AZAH; Ade Zuhrotun
Farmaka Vol 17, No 1 (2019): Farmaka (Supplemen)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.781 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i1.22123

Abstract

Penyakit infeksi masih sering terjadi di masyarakat, diantaranya yaitu infeksi saluran pernapasan, diare, dan tuberkulosis termasuk kedalam 10 besar penyakit penyebab kematian terbanyak di dunia. Sampai saat ini pengobatan yang digunakan untuk infeksi adalah antibiotik. Tetapi penggunaan obat antibiotik yang tidak tepat dan tidak sesuai dengan indikasi dapat menyebabkan masalah resistensi antibiotik. Pada skala global, resistensi antibiotik membunuh 700.000 jiwa setiap tahunnya. Review ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi salah satu tumbuhan yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai antibiotik alami. Metode yang digunakan adalah difusi agar dengan melihat Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan diameter hambat. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa beberapa bagian tumbuhan coklat (Theobroma cacao L.) terbukti memiliki aktivitas antibakteri dan ekstrak etanol kulit batang memiliki potensi paling kuat dalam menghambat pertumbuhan beberapa bakteri pada konsentrasi 100 mg/ml.
REVIEW ARTIKEL: BEBERAPA TANAMAN YANG MEMILIKI AKTIVITAS ANALGESIK SECARA IN VIVO Muhammad Rizky Fauzan; Ade Zuhrotun
Farmaka Vol 17, No 1 (2019): Farmaka (Februari)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (730.085 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i1.20691

Abstract

Masyarakat banyak menggunakan obat sebagai pilihan mereka untuk mengurangi rasa nyeri. Obat yang digunakan bisa dipilih yang secara sintesis atau tradisional (herbal). Obat sintesis dipercaya dapat bekerja cepat dan pastinya sudah banyak penelitian bahwa pasti dapat menghilangkan nyeri. Tetapi memiliki efek samping dan harga yang lebih mahal dibandingkan obat tradisional dari tanaman herbal. Kebutuhan untuk mengetahui lebih lanjut tentang tanaman yang bekerja sebagai analgesik dapat dibutuhkan oleh masyakat. Terlepas dari obat sintetis, tanaman herbal sudah tersebar luas diberbagai daerah. Berdasarkan beberapa penelitian, terdapat berbagai tanaman herbal yang memungkinan untuk digunakan dalam mengurangi rasa nyeri. Dalam tulisan ini, merupakan upaya dengan tujuan memberikan gambaran umum mengenai berbagai tanaman herbal tertentu yang dapat digunakan bersama dengan beragam dosis yang telah dipelajari mengenai aktivitas analgesiknya.Kata Kunci: Nyeri, Analgesik, Tanaman Herbal.
POTENSI KHASIAT OBAT TANAMAN MARGA PIPER : Piper nigrum L., Piper retrofractum Vahl., Piper betle Linn., Piper cubeba L. dan Piper crocatum Ruiz & Pav Rain Kihara Boangmanalu; Ade Zuhrotun
Farmaka Vol 16, No 3 (2018): Suplemen (September)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.297 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i3.17699

Abstract

Piper, the genus of Piperaceae family recorded up to date is about 4226 plant species. These plants are widely known as spices, medicinal plants and ornamental plants. The use of Piper plants as an empirical base is widely known in Indonesia. This review was done by collecting the evidence base of efficacy and information from various sources or any kind of literature on the pharmacological activities of several piper plants. The data obtained is then displayed in the form of descriptions and tables. Based on the review, it is known that there are five plants that have the potential to be developed into traditional medicine. Five species of piper genus were Piper nigrum L., Piper retrofractum Vahl, Piper betle Linn, Piper cubeba L. and Piper crocatum Ruiz & Pav have been widely used in empirical usage in the community, have been shown to have enormous benefits based on various studies. In general, pharmacological activities of these five plants are as antibacterial and antifungal. The results of this review can be utilized to further convince the community in the use of five plants as well as the development of raw materials of traditional medicine.
ARTIKEL TINJAUAN: PRAKTIK ANTAR PROFESI KESEHATAN PADA IBU HAMIL DALAM MEMPEROLEH PELAYANAN KESEHATAN DI WILAYAH UJUNG BERUNG, BANDUNG FITRIA CITRA AYU; Ade Zuhrotun
Farmaka Vol 16, No 2 (2018): Farmaka (Agustus)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.835 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i2.17689

Abstract

Jumlah pernikahan muda di Indonesia menempati urutan ke-37 di dunia dan urutan kedua tertinggi di ASEAN. Hal ini menjadikan pernikahan muda adalah salah satu faktor yang dapat menyebabkan permasalahan kesehatan reproduksi. Kehamilan pada remaja dapat menyebabkan kelahiran bayi prematur, berat badan bayi lahir rendah (BBLR), pendarahan persalinan hingga menyebabkan kematian ibu dan bayi. Oleh karena itu diperlukan adanya pelayanan kesehatan oleh profesi tenaga kesehatan yang kompeten sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengulas praktik antar profesi pada ibu hamil dalam memperoleh pelayanan kesehatan di wilayah Ujung Berung, Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian observasional berdasarkan hasil rekap resep oleh dokter spesialis kandungan di Apotek A pada bulan Januari hingga Agustus 2017. Data yang direkap meliputi identitas pasien, nama dan jumlah obat yang diresepkan yang selanjutnya dianalisis menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Berdasarkan hasil penelitian, dari 272 kunjungan pasien dokter spesialis sebanyak 80,51% pasien hamil melakukan pemeriksaan pada dokter spesialis kandungan di Apotek A. Dan sebanyak 35,29% memenuhi cakupan K1 (kunjungan pertama); 1,47% memenuhi cakupan K4 (pelayanan antenatal lebih dari empat kali); dan 63,24% melakukan pemeriksaan sebanyak 2 hingga 3 kali oleh profesi tenaga kesehatan. Hal ini didukung dengan adanya kontribusi antar profesi yang ada di Apotek A yaitu antara apoteker, dokter spesialis kandungan dan perawat yang memiliki pengetahuan dan penguasaan terhadap tugas yang baik, sikap disiplin dan komunikasi efektif. Kata kunci: Kehamilan, apoteker, dokter, perawat, antenatal care
Co-Authors Abdullah, Rizky Afinasari, Auliya Agni Nur Amalia Aliya Nur Hasanah Amatulloh, Asyifa Ami Tjitraresmi, Ami Anastasya, Gracia Anis Yohana Chaerunisaa, Anis Yohana Annisa Abdiwijaya Qaromah Apriali, Kirka Dwi Apriani, Elsa Fitria Asep Maulana Ishak Asri Peni Wulandari Aulia, Safira Azzahra, Ratu W. Bagas Adi Prasetya Nugraha Chaniago, Rahadatul Aisy Dede Jihan Oktaviani Desi Harneti Putri Huspa Devani Olivia Winardi Dewi, Sumartini Dian Amalia Maharani Driyanti Rahayu Eli Halimah Ellin Febrina Enny Rohmawaty Farah Mufidah Febriani, Mariska Febriliza, Resti Fikri Nazaruddin Firdaus, Muhammad Fahd FITRIA CITRA AYU Franatalia Sinaga Hadad, Nur Diana Hafidh Beta Arif Putra HARUMI ANANDA Hesti Lina Wiraswati Iyan Rifky Hidayat Iyan Sopyan Jessyca Sirait Jutti Levita Karen Kezia Lolowang LUTHFI HARGO SIWI Maryam Hasymia Ishmatullah MEGANTARA, SANDRA Meiliana Thamrin Mochamad Rizal Muchtaridi Muchtaridi Muhammad Begawan Bestari Muhammad Rizky Fauzan NATASYA WILONA Neli Neli Nenny Agustanti NIDA ISTI`AZAH Nisa Amalia Nurhanifah Puspitadewi NURUL KARTIKA HANDAYANI OKTAVIANI, DEDE JIHAN Permata, Shinta Putri Nur Fauziyah Raden Ajeng Nursamtari Rahmawati, Adira Rain Kihara Boangmanalu Rania Aisha Nuralisa Resti Febriliza Rezsitta Oknine Husein Rimadani Pratiwi Rini Hendriani Rizky Abdullah RIZQA NURUL AULIA Rosdianto, Aziiz Mardanarian Rr. Sulistiyaningsih Rumaseuw, Ellen Stephanie RUTH MICHELLEE PARDEDE Saragih, Winda A. M. Savira Ekawardhani Shafa Nurul Fadilah Shella Widiyastuti Sitinjak, Bernap D. P Sri Adi Sumiwi Sri Agung Fitri Kusuma, Sri Agung Syahla Afaaf Alliyah Tavira, Zulfa Thamrin, Meiliana TINA ROSWATI ROSTINAWATI, TINA ROSWATI Usman, Hermin A. Wensa, Lena Wijaya, Muhammad Palar Wulantresna, Dewi Yasmiwar Susilawati Yoga Windhu Wardhana Yoppi Iskandar