Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN BAHANAJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS BUDAYA LOKAL BALIDI KELAS VII SMP PGRI 3 DENPASAR I Nyoman Adi Susrawan; Dewa Gede Bambang Erawan
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v7i2.71

Abstract

This research categorized as Research and Devenlopment (R&D) that aims to (1) describe and identify the design process and the feasibility of learning materials of Bali based on Balinese culture, (2) to describe and analyze the responses of VII grade students of SMP PGRI 3 Denpasar towards the development of Indonesian language based materials of local culture Bali. The data obtained through observation, interview, and questionnaire methods. Furthermore, the collected then analyzed by qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. The results showed that the development of Indonesian language learning materials based on local Balinese culture included into very well category. It was based on the validation results by the subject matter expert who gave an assessment with an average score of 88.42. The results of the pilot test, both initial field trials and major field trials also showed an average score of 90.28 and 92.50 included in the excellent category. Moreover, a good response is also obtained in this study, the overall average score given by students as users of teaching materials is 4.45 included very positive category. Thus, it can be concluded that the developed teaching materials are feasible to be used in the learning process.
IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM KOMUNIKASI ANTARSISWA DI SMP N 1 SAWAN SINGARAJA I Nyoman Adi Susrawan
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v5i2.441

Abstract

This descriptive qualitative research aimed at describing the form and process of linguistic implicature form which exists in the communication among students of SMP N 1 Sawan. The method of data collection in this research was observation interview and recording. The data gathered were then analyzed through three phase namely data reduction, data display, and data verification. The result of this study showed that there were three forms of language functions namely imperatives or command, reporting and questioning. The reason of choosing those forms of language function was to avoid misunderstanding among speakers or hearers so that no one will get offended. Besides, the use of imperatives, report, and questions was due to the factor of familiarity and intimacy between speakers. In relation to conversational implicature, the students of SMP N 1 Sawan use six kinds of implicature. Those are, asking, rejecting, mocking, commanding, ordering, and informing facts. Hopefully, the result of this research can give contribution in understanding the implied meaning of the speaker to the hearer.
MENCEGAH TERMARGINALNYA BAHASA DAERAH : SEBUAH KAJIAN DARI PERSPEKTIF MULTI KULTURAL DAN POLITIK BAHASA DI INDONESIA I Nengah Astawa; Ni Luh Sukanadi; I Nyoman Adi Susrawan; IGAP Tuti Indrawati
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak orang sangat sangat kawatir akan bahasa daerahnya karena setiap tahunnya pengguna bahasa daerah diperkirakan terus semakin berkurang. Jika saja para penggunanya tidak mengambil langkah-langkah yang signifikan dalam menanggulangi kepunahannya, di masa depan kita akan dikecam oleh para generasi mendatang karena dianggap tidak bisa menjaga kekayaan sebagai warisan budaya. Punahnya bahasa daerah disebabkan oleh beberapa hal antara lain : hegemoni bahasa asing terhadap bahasa daerah. Bahasa asing dianggap mampu secara ekonomi lebih menguntungkan terlebih lagi dikaitkan dengan daerah tujuan wisata, sedangakn bahasa daerah kurang mampu memberikan kesejahtraan yang lebih menjanjikan dibandingkan dengan bahasa asing tertentu seperti bahasa Inggris misalnya. Banyak orang dari Nusantara atau bahkan dunia datang ke daerah tujuan wisata untuk mengadu nasib mereka. Mampu berbahasa Indonesia dengan lancar, mereka tdak merasa berdosa sama sekali tidak menggunakan bahasa daerah mereka sendiri. Di perkotaan dan sekitarnya, bahasa yang dipakai di sekolah-sekolah sebagai bahasa pengantar adalah bahasa Indonesia. Keadaan ini mempercepat kematian bahasa daerah mereka. Untuk mencegah kepunahan akan bahasa daerah, peranan para birokrat atau para politisi sangat krusial dalam mencegah termarginalnya atau kepunahan bahasa daerah. Tindakan yang nyata yg bisa dilakukan antara lain dengan melakukan aktifitas budaya yang memberikan ruang untuk menggunkaan bahasa daerah, melalui pendidikan baik formal maupun informal dan juga melalui perundang-undangan.
PENYIMPANGAN STRUKTUR GRAMATIKA BAHASA DALAM KARYA SASTRA I Nengah Astawa; I Nyoman Adi Susrawan; Ni Luh Sukanadi
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 11 No. 3 (2021): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara pengarang karya sastra dalam menyampaikan pesan atau gagasan kepada pembaca atau penikmat sebagai hasil dari kontemplasinya adalah dengan cara pemanfaatan “stile”. Yang dimaksudkan dengan “stile” – berasal dari bahasa Inggris “style” – di sini adalah cara pengarang dalam pemakaian bahasa dalam mengungkapkan amanat yang ingin disampaikan kepada pembaca atau penikmat. Stile ditandai dengan ciri formal kebahasaan, seperti pilihan kata, struktur kalimat, bentuk-bentuk bahasa figuratif, penggunaan kohesi dan hoherensi dan lain-lain. Makna stile menyaran pada pengertian cara penggunaan bahasa dalam konteks tertentu, oleh pengarang tertentu, untuk tujuan tertentu, dan sebagainya. Tujuan akhir dari pengarang tiada lain untuk memberikan kepuasan, kenikmatan yang hakiki kepada para penikmatnya. Pada gilirannya “style” ini mesti diajarkan dan dilatih penggunaannya kepada siswa atau mahasiswa dalam pengajaran.
IbM PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH I Nyoman Adi Susrawan; Kadek Rahayu Puspadewi
Jurnal Bakti Saraswati (JBS): Media Publikasi Penelitian dan Penerapan Ipteks Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Bakti Saraswati (JBS) : Media Publikasi Penelitian dan Penerapan Ipteks
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan (Institute for Research and Community Empowerment) Universitas Mahasaraswati Denpasar Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program IbM ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para guru di SMP Negeri 4 Mengwi dalam menulis artikel ilmiah dan untuk meningkatkan pemahaman pegawai perpustakan dalam penataan ruang perpustakaan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan dalam program IbM ini adalah metode ceramah, tanya jawab, dan simulasi. Metode ceramah dipilih untuk memberikan penjelasan tentang strategi menulis artikel ilmiah dan strategi dalam menembus jurnal-jurnal ilmiah. Dengan pemberian penjelasan ini diharapkan para guru peserta pelatihan memiliki pemahan yang komperhensif berkaitan dengan penulisan artikel ilmiah. Metode tanya jawab sangat penting bagi para peserta pelatihan, baik di saat menerima penjelasan tentang penulisan artikel ilmiah serta saat mempraktekkannya. Metode ini memungkinkan guru-guru menggali pengetahuan sebanyak-banyaknya tentang penulisan artikel ilmiah dan juga pengalaman setelah praktek menulis artikel ilmiah. Selanjutnya, metode simulasi ini sangat penting diberikan kepada para peserta pelatihan untuk memberikan kesempatan mempraktekan materi pelatihan yang diperoleh. Kegiatan IbM ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 13 Mei 2017 di ruang guru SMP Negeri 4 Mengwi dengan diikuti oleh 52 orang peserta. Hasil dari kegiatan tersebut adalah sebagai berikut. 1) Guru-guru sangat tekun mengikuti seminar dan pelatihan, mereka aktif mengajukan pertanyaan, dan melakukan kerja sama yang baik dalam menyusun artikel ilmiah. 2) Meningkatnya pemahaman guru-guru tentang penulisan artikel ilmiah dan strategi dalam menembus jurnal ilmiah 3) Meningkatnya pemahaman para pegawai perpustakaan dalam penataan ruang perpustakan. 4) Modul penulisan artikel ilmiah ber-ISSN. Modul ini dapat dijadikan referensi ketika para guru ingin menulis artikel ilmiah. Berkat bantuan modul ini para guru mampu menghasilkan artikel ilmiah yang siap untuk diterbitkan pada jurnal yang diinginkan.
DIVERSIFIKASI “TUMERIC JUICE” Kadek Rahayu Puspadewi; Desak Nyoman Budiningsih; I Nyoman Adi Susrawan
Jurnal Bakti Saraswati (JBS): Media Publikasi Penelitian dan Penerapan Ipteks Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Bakti Saraswati (JBS) : Media Publikasi Penelitian dan Penerapan Ipteks
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan (Institute for Research and Community Empowerment) Universitas Mahasaraswati Denpasar Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main purpose of this community service program is to optimize the marketing and diversification of jamu products. Jamu is a herb derived from natural herbs formulated without using chemicals as additives. Tumeric Juice is a traditional jamuthat using turmeric as its main material. In the management of tumeric juice still facing several problems, namely: 1) the limited gas stove so that the gas stove for business is used together for household purposes, 2) the limited capacity of the blender machine to smooth the raw materials, 3) the marketing is not yet optimal that is only for foreign tourists alone and only 1 type of jamu, and 4) does not have a monthly cashbook cash so that cash flow becomes unclear. To overcome these problems required transfer of technology through mentoring activities, counseling, and training. From the activities that have been done, 1) the existence of a special gas stove for the business, 2) the existence of a blender machine with a capacity of 1 kg, 3) the marketing of jamu is not only for foreign tourists but also for local communities, 4) there are three types ofjamu products, namely piduh, sambiroto, and temulawak and 5) the existence of cash book finance.
ABDIMAS SMP NEGERI 7 DENPASAR Ida Bagus Ari Arjaya; I Nyoman Adi Susrawan
Jurnal Bakti Saraswati (JBS): Media Publikasi Penelitian dan Penerapan Ipteks Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Bakti Saraswati: Media Publikasi Penelitian dan Penerapan IPTEKS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan (Institute for Research and Community Empowerment) Universitas Mahasaraswati Denpasar Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMP Negeri 7 Denpasar is one of the leading schools located in the City Center, namely Jalan Gunung Rinjani, Denpasar. This school has many achievements, both in the academic field and in the non-academic field. In the academic field, SMP Negeri 7 Denpasar is one of three school public schools that have passed verification from the Education Office to implement UNBK. SMP Negeri 7 Denpasar also received an award as one of the schools with integrity in the implementation of National Examination with a value of 9.5. Although most of the teachers at SMP Negeri 7 Denpasar have applied the student active learning approach, in reality teachers find it difficult to implement e-learning models. Related to similar aspects, namely learning problems. From the aspect of library facilities, SMP Negeri 7 Denpasar already has a representative library and is very comfortable to be used by students both for learning and doing assignments .. But the obstacles or problems here are the types of reading books and subject books in SMP Negeri 7 Denpasar still classified less so students only get reading literature or limited learning resource books. The method used in this study is the interview method, namely in-depth interviews with informants, discussion methods, methods of active participation, demonstration methods, and methods of analyzing the understanding of trainees' teachers (pretest and post test) using a t-test. The results of the analysis show that there are significant differences (p = 0.001 <α) of the teachers' understanding in SMP Negeri 7 Denpasar between before and after participating in e-learning training.
ANALISIS TINDAK TUTUR LOKUSI, ILOKUSI, DAN PERLOKUSI DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS XI MIPA 7 SMA N 7 DENPASAR TAHUN PELAJARAN 2018/2019 I Made Pradipta Adhiguna; I Nyoman Adi Susrawan; Dewa Gede Bambang Erawan
Jurnal Bakti Saraswati (JBS): Media Publikasi Penelitian dan Penerapan Ipteks Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Bakti Saraswati (JBS) : Media Publikasi Penelitian dan Penerapan Ipteks
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan (Institute for Research and Community Empowerment) Universitas Mahasaraswati Denpasar Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is descriptive research with the purposes; (1) Obtaining objective illustration about locutionary, illocutionary, and perlocutionary speech action in the learning process of Indonesian of eleventh grade MIPA 7 of SMAN 7 Denpasar in academic year 2018/2019. (2) Finding out the factors that influence the appearance of locutionary, illocutionary, and perlocutionary speech action in the Indonesian learning process of eleventh grade MIPA 7 of SMAN 7 Denpasar in academic year 2018/2019. The data collection was done by observation, interview and record techniques. The obtained data were analyzed by qualitative descriptive. The locutionary speech acts that spoken by teacher and student in the learning process of Indonesian were 27 utterances, the illocutionary were 36 utterances and perlocusionary were 36 utterances, teacher and student deliver their speeches in the classroom based on their speech mode which is to convey intentions to interlocutor and the emergence of perlocutionary speech acts in the learning process of Indonesian was influenced by two factors; the teacher who has extensive knowledge about perlocutionary speech acts, so that the teacher could use the speech acts in the learning process, teacher and student deliver their speeches in the class room based on their speech mode with the purpose of the speech which is delivered to have power of influence or effect for interlocutor.
Pendampingan Literasi Budaya Baca di Panti Asuhan Tat Twam Asi Ida Ayu Made Wedasuwari; I Nyoman Adi Susrawan; Dewa Gede Bambang Erawan; Ni Made Dwi Sintia Wulandari
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 3 No. 2 (2021): Maret
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v3i2.250

Abstract

Kebiasaan literasi sangat penting untuk dibina oleh anak-anak untuk membantu di dalam menambah wawasan, namun kenyataannya masih banyak anak-anak yang tidak gemar membaca sehingga literasi budaya baca belum tumbuh dengan baik di tengah-tengah masyarakat. Untuk itulah pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan menggunkan metode observasi, wawancara, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi. Langkah-langkah pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini antara lain: edukasi pentingnya kebiasaan membaca bagi anak-anak panti, pendampingan literasi dan memotivasi anak-anak panti untuk gemar membaca. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini secara keseluruhan telah berlangsung secara efektif dan memberikan dampak positif terhadap kegitan literasi budaya baca anak-anak panti.
Aplikasi Quizizz Sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Guru dalam Pembelajaran Online I Nyoman Adi Susrawan; Ida Ayu Made Wedasuwari; Ni Luh Anita Purnama Yanti
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 4 No. 1 (2021): Nopember
Publisher : STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30864/widyabhakti.v4i1.291

Abstract

Pandemi Covid-19 membawa perubahan yang sangat signifikan dalam bidang pendidikan. Proses pembelajaran yang semula dilaksanakan secara tatap muka/offline (luring) kini berubah menjadi pembelajaran secara online (daring). Berbagai persoalan muncul ketika proses pembelajaran dilaksanakan secara online, salah satu diantaranya adalah kurangnya pemahaman guru dalam memilih dan mengimplementasikan media pembelajaran aplikatif untuk pemberian penugasan dan penilaian hasil belajar siswa di SD Negeri 14 Pemecutan. Menyikapi persolan tersebut, tim pelaksana Pengabdian pada Masyarakat (PkM) memberikan alternatif solusi dengan memberikana keterampilan kepada para guru dengan memanfaatkan aplikasi Quizizz sebagai salah satu media penunjang keberlangsungan kegiatan belajar mengajar ditengah pandemi. Kegiatan PkM ini dilakukan melalui metode penyuluhan (edukasi), pelatihan, dan pendampingan. Secara umum kegiatan PkM berjalan dengan baik dan lancar. Para guru di SD Negeri 14 Pemecutan telah memiliki pemahaman dan keterampilan yang komprehensif dalam memanfaatkan dan mengoperasikan media aplikasi Quizizz dalam memberikan tugas atau dan evaluasi hasil belajar siswa.
Co-Authors AA. Rai Laksmi Adhiguna, I Made Pradipta Adnyana, Pande Putu Bawa Albertus Yoram Diri Ana Rohaidatul Aisi Ananda Aura Sifa Ari, Luh Putu Gita Sahalia Bagus Nyoman Mantra, Ida Budiningsih, Desak Nyoman Dewa Ayu Wulan Widyantari Dewa Gede Bambang Erawan Dewa Gede Bambang Erawan Dewa Gede Bambang Erawan Dewa Gede Bambang Erawan Dewa Gede Bambang Erawan Dewa Gede Bambang Erawan Dewi Shintiyah Dwi Handayani, Nengah Fitri Ayu Ambarawati Huriah Raidah S I Gusti Agung Made Agung Dwipayana I Gusti Ayu Putu Tuti Indrawati I Gusti Ayu Putu Tuti Indrawati I Ketut Suada I Ketut Wardana I Komang Widana Putra I Komang Widana Putra I Komang Widana Putra I Made Pradipta Adhiguna I Made Sutajaya I Nengah Astawa I Nengah Astawa I Nengah Astawa I Nengah Resmana Putra I Nyoman Suparsa I Nyoman Suwandi I Putu Mas Dewantara I Wayan Artika I Wayan Eka Artajaya I Wayan Suja I.G.A. Lokita Purnamika Utami Ida Ayu Made Sri Widiastuti Ida Ayu Made Wedasuwari Ida Ayu Nyoman Yuliastuti Ida Bagus Ari Arjaya Ida Bagus Nyoman Mantra Ida Bagus Nyoman Mantra IGA. Putu Tuti Indrawati IGAP Tuti Indrawati Indrawati, IGAP Tuti Kadek Rahayu Puspadewi Karinda, Yuliana Olgadesti Kurniawati, Ni Kadek Laksmi, Ni Nyoman Ayu Tri M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Malini, Ni Wayan Diah Mariana Helga Eka Septiana Muhammad Zahid Adana Ni Luh Anita Purnama Yanti Ni Luh Eka Purnami Pinatih Ni Luh Sukanadi Ni Luh Sukanadi Ni Luh Sukanadi Ni Luh Sukanadi Ni Luh Sukanadi Ni Made Dwi Sintia Wulandari Ni Made Dwi Sintia Wulandari Ni Made Wersi Murtini Ni Made Widaswari Ni Nyoman Ayu Tri Laksmi Ni Putu Mega Arta Widiantari Ni Wayan Eminda Sari Ni Wayan Putu Dewi Dyantari Paulina Juita Doni Pinatih, Ni Luh Eka Purnami Raidah S, Huriah Ratna Dwi Anjani Putri Rita Widiya Sari Rodearthani Br Girsang Santhi Duwi Juni Sukmawati Sari, Rita Widiya Semuel, Hilda Suandi, Nengah Suciari, Ni Komang Dina Suwandi, I Nyoman Tri Laksmi, Ni Nyoman Ayu Utama, I Komang Asmara Virgantika, I Gusti Ayu Putri Wiliyarse, Widi Yundari, Yundari