p-Index From 2021 - 2026
18.46
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan (Journal of Soil Science and Environment) Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) OPSI Widyariset JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial JABE (Journal of Accounting and Business Education) Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Jurnal Sistem dan Manajemen Industri GIZI INDONESIA Jurnal Mahasiswa Bina Insani INOVTEK POLBENG SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Menara Perkebunan Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Prologia Jurnal Ulunnuha Jurnal Medika Cendikia (e-Journal) Oetoesan-Hindia: Telaah Pemikiran Kebangsaan Jurnal Litbang Polri Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SMIPT) Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan Widyariset Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Tamaddun : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Didaktika: Jurnal Pemikiran Pendidikan Jurnal Ilmiah Penelitian Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi Prosiding Balai Arkeologi Jawa Barat Indonesian Journal of Industrial Engineering & Management Mitra Pendidikan: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Literasi Jurnal Ekonomi dan Bisnis SADE Jurnal Arsitektur, Planologi dan Teknik Sipil Maharot : Journal of Islamic Education Jurnal Lazuardi Teknika STTKD: : Jurnal Teknik, Elektronik, Engine Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Jurnal Pariwisata Indonesia TECHSI - Jurnal Teknik Informatika Proceedings of The ICECRS Industrial Research Workshop and National Seminar Jurnal Lemhannas RI JWM (JURNAL WAWASAN MANAJEMEN) Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi Jurnal Ekonomi dan Bisnis (JEB) Pareto : Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis Balance: Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Akses : Journal of Public and Business Administration Science Mamangan Social Science Journal Jurnal Inovtek Seri Teknik Sipil dan Aplikasi (TekLA) Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Sains, Teknik dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Maharot : Journal of Islamic Education Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Dzihni: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, Linguistik dan Kajian Literatur Arab Sawerigading
Claim Missing Document
Check
Articles

Pembinaan Karakter Siswa Melalui Pelaksanaan Shalat Sunnah Dhuha di Sekolah Dasar Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta admin admin; Badrus Zaman
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 18 No 2 (2017): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.88

Abstract

Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi oleh lembaga pendidikan yang menciptakan lingkungan kondusif yang menjadikan sasaran utamanya adalah membangun karakter, Pendidikan kepribadian yang diperoleh anak dari aktivitas kesehariannya seringkali tidak teratur dan kurang sistematis oleh karena itu shalatsunnahdhuha dijadikan sebagai salah satu program yang diharapkan mampu mewujudkan generasi emas berkarakter yang mana shalat dhuha jarang sekali dijadikan kegiatan rutin di sekolah-sekolah manapun meskipun di sekolah yang berbasis Islam.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses dari pembinaan karakter melalui pelaksanaan shalat sunnah dhuha, dan mengetahuikarakter yang dibentuk dari pembinaan siswa melalui pelaksanaan shalat sunnah dhuha pada kelas V di SDIT Nur Hidayah Surakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dilaksanakan di SDIT Nur Hidayah Surakarta pada bulan Desember 2015 sampai Juli 2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V dan guru kelas V yang membina karakter dalam shalat dhuha di SDIT Nur Hidayah Surakarta. Informan penelitian ini adalah kepala sekolah dan staf kesiswaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Untuk mengecek keabsahan data menggunakan teknik trianggulasi sumber dan metodologis. Teknik analisisnya menggunakan model analisis data interaktif, tahap yang ditempuh yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan Proses pembinaan karakter siswa melalui pelaksanaan shalat sunnah dhuha pada kelas V di SDIT Nur Hidayah Surakarta. program Ibadah shalat dhuha di SDIT Nur Hidayah sudah diterapkan sejak mulai berdirinya SDIT Nur Hidayah yaitu sejak tahun 1999, dilakukan setiap hari pukul 07.00 sampai pukul 07.30, kemudian dengan harapan membiasakan siswa melakukan shalat sunnah disamping shalat wajib dan dengan harapan membentuk karakter. Adapun tahapnya yaitu: a) pengetahuan moral, b) perasaan bermoral c) perilaku moral, Adapun metode yang dipakai dalam pembinaan karakter 1) Metode pembiasaan dan pengembangan diri, 2) Metode keteladanan, 3) Metode pemberian nasihat dan perhatian. Karakter dari pelaksanaan Shalat sunnah Dhuha di SDIT Nur Hidayah Surakarta. Adapun karakter yang ditanamkan dari pembinaan melalui shalat dhuha adalah sebagai berikut: a) Karakter cinta Tuhan b) Karakter percaya diri dan tanggungjawab c) Karakter disiplin.
PENDIDIKAN HUMANISME DALAM PERSPEKTIF ISLAM admin admin; Noor Amirudin
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan 2015: Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.74

Abstract

Pendidikan humanis memandang bahwa perkembangan kognitif atau intelektual sama pentingnya dengan afektif peserta didik yang harus dikembangkan dan merupakan aspek terpenting dalam pendidikan. Jelaslah bahwa pendidikan humanis berorientasi pada pengembangan manusia, menekankan nilai-nilai manusiawi, dan nilai-nilai cultural dalam pendidikan. Sasaran pokok pendidikan humanis adalah membentuk anggota keluarga, masyarakat, dan warga negara baik, yang memiliki jiwa demokratis, bertanggung jawab, memiliki harga diri, kreatif, rasional, objektif, tidak berprasangka, mawas diri terhadap perubahan dan pembaharuan serta mampu memanfaatkan waktu senggang secara efektif. Implementasi pendidikan humanis dalam pembelajaran perspektif Islam merupakan cara pendidik memberikan kebebasan kepada peserta didik dalam berpikir dan bertindak sesuai dengan prinsip-prinsip keislaman dan kemanusiaan. Dalam metode belajar yang humanis, pendidik harus mengoptimalkan seluruh potensi peserta didik agar dapat berpikir kritis dan mengembangkan kemampuannya dalam keterampilan dan sikap.
PEMIKIRAN SYED MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS TENTANG PENDIDIKAN ISLAM admin admin; Mohammad Ahyan Yusuf S.
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan 2014: JANUARI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.65

Abstract

Konsep pendidikan Islam memang tiada henti untuk dirumuskan mengingat zaman yang selalu berubah. Sehingga pemikiran seorang tokoh perlu dikaitkan dengan konsep pendidikan Islam agar kontekstual terhadap suatu masa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hakikat pendidikan Islam dan pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas tentang pendidikan Islam dengan jenis penelitian yaitu penelitian kepustakaan dengan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dalam usaha untuk mengungkap pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas tentang pendidikan Islam sebagaimana adanya. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan sumber data primer berupa karya-karya Syed Muhammad Naquib al-Attas dan sumber data sekunder berasal dari jurnal, buku, artikel, makalah dan hasil-hasil penelitian lainnya yang relevan dengan fokus penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi berbagai literatur yang selanjutnya dianalisis dengan berbagai langkah yaitu: deskripsi, interpretasi dan koherensi intern. Hasil penelitian ini adalah (1) bahwa hakikat pendidikan Islam itu membimbing pengembangan potensi diri manusia yang berlandaskan nilai-nilai Islam yang bersumber kepada al-Qur`an, hadis dan ijtihad. (2) pemikiran Syed Muhammad Naquib al-Attas tentang pendidikan Islam yaitu mendefinisikan pendidikan Islam identik dengan makna substantif dari kata , karena di dalam bermakna adanya suatu pengajaran, pengetahuan, pengasuhan, dan pendidikan; merumuskan suatu tujuan pendidikan Islam untuk membentuk dan menghasilkan manusia-manusia yang baik; merumuskan kurikulum pendidikan Islam yang seharusnya menggambarkan manusia dan hakikatnya; dan memberikan dua model metode pendidikan Islam yakni metode tauhid dan metode metafora serta cerita.
KONSEPTUALISASI PENDIDIKAN DALAM PANDANGAN ALIRAN FILSAFAT EKSISTENSIALISME admin admin; Mohammad Ahyan Yusuf Sya’bani
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 18 No 2 (2017): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of this research is the philosophy of existentialism is one of the newcomers in philosophy world. The philosophy of existentialism is almost entirely a product of the twentieth century. Existentialism is essentially a school of philosophy that aims to restore the existence of human beings in accordance with the basic living conditions that are owned and faced. Therefore education is a human activity that continues to be implemented throughout the time it takes the study of the concept of education according to the philosophy of existentialism. Then this research produces the concept of education perspective philosophy of existentialism that is 1) the purpose of education, encouraging each individual to be able to develop all its potential for self-fulfillment; 2) education and schooling, education serves as an effort to preserve, conserve and pass on cultural heritage and schools in charge of educating children to make choices and decisions themselves by rejecting the authority of others; 3) the role of educators / teachers, teachers play a role in protecting and maintaining academic freedom; 4) the task of students, students are free to choose what they learn and how to learn it and students should be free to think and make their own decisions responsibly; 5) curriculum, emphasizing the individual as a source of knowledge about life and meaning; 6) learning materials, including theories, concepts, generalizations, principles, procedures, facts, terms, examples / illustrations, definitions, and prepositions.
IMPLEMENTASI NILAI–NILAI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN AL-ISLAM DI SMP MUHAMMADIYAH 1 GRESIK admin admin; Luthfiyani Siswanti; Aslich Maulana
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 18 No 1 (2017): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.84

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah masalah korupsi menjadi satu problem kronis bangsa yang saat ini sedang membutuhkan upaya penyelesaian secara mendesak. Mengatasi hal tersebut, pendidikan ditempatkan pada posisi yang strategis. Pendidikan melalui pembelajaran adalah wahana penanaman nilai-nilai kehidupan manusia sebagai makhluk berakhlak dan bermoral, tetapi kenyataanya banyak sekali fenomena yang sangat bertolak belakang dengan akhlak dan moral yang baik. Seperti pelaku korupsi banyak yang berasal dari basic agama yang kuat. Fenomena tersebut yang menjadi permasalahan pada penilitian ini, bagaimana bentuk integrasi pendidikan antikorupsi dalam kurikulum Pendidikan Al-Islam di SMP Muhammadiyah 1 Gresik, bagaimana implementasinya dalam pembelajaran, apa kendala yang dihadapi dan saran dari implementasi tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan antikorupsi yang terkandung dalam kurikulum Al-Islam, untuk mengetahui implementasi pendidikan antikorupsi dalam pendidikan Al-Islam dan untuk mengetahui kendala dan solusi dari implementasi pendidikan antikorupsi dalam pendidikan Al-Islam di SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil latar SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala bidang Al-Islam, guru studi pendidikan Al-Islam dan peseta didik kelas VII C yang terdiri dari 29 siswa, dan sampel yang digunakan sebagai subjek penelitian sebanyak 5 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Analisis data dilakukan dengan memberikan makna terhadap data yang berhasil dikumpulkan, dari situlah ditarik kesimpulan dengan memaparkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: nilai-nilai pendidikan antikorupsi yang terkandung dalam kurikulum Pendidikan Al-Islam di SMP Muhammadiyah 1 Gresik adalah kejujuran, kedisiplinan, dan kerja keras. Implementasi pendidikan antikorupsi dalam pembelajaran dilakukan dengan menekan nilai-nilai tersebut ketika menjelaskan muatan Pendidikan Al-Islam, memberikan wawasan terkait materi-materi antikorupsi kepada peserta didik di sela-sela materi pembelajaran sebagai pengantar yang bersifat hidden curriculum (kurikulum tersembunyi), sehingga termasuk di dalamnya adalah nilai keteladanan, sikap dan pembiasaan. Kendala dalam penelitian ini yakni cara menertibkan dan memahamkan peserta didik secara keseluruhan tentang pembelajaran yang diajarkan dan solusinya guru harus memahamkan berkali-kali dan berulang-ulang. Dan menyadarkan peserta didik yang bandel di kelas, karena menyepelekan pelajaran.
EKSISTENSI RINTISAN SEKOLAH BERSTANDAR INTERNATIONAL DALAM PERSPEKTIF HUMANITAS PENDIDIKAN ISLAM admin admin; Hamim Farhan; Raden Nazriyah
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan 2015: JANUARI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.70

Abstract

Pokok persoalan yang dikaji dalam penelitian ini adalah, pertama, apa pertimbangan Mahkamah Konstitusi membatalkan Pasal 50 ayat (3) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kedua, bagaimana eksistensi Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional dalam perspektif humanitas pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kasus (case approach), dengan menggunakan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu menganalisis data penelitian untuk selanjutnya dikaji secara mendalam dan diinterpretasikan oleh peneliti untuk mendapatkan kesimpulan yang diharapkan. Bahan hukum yang sudah disistematisasi kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, alasan pembubaran Rintisan Sekolah Berstandar Internasional karena menimbulkan perlakuan berbeda untuk mengakses pendidikan yang berkualitas sehingga bertentangan dengan amanat konstitusi. Dalam pandangan pendidikan Islam, pendidikan Islam baik secara normatif dan historis memiliki spirit kemajemukan, keadilan, pemerataan serta menjunjung tinggi hak-hak mayoritas serta persamaan derajat dalam pandangan agamis, dengan kata lain keadilan di tengah masyarakat menghendaki terwujudnya sikap empati kepada orang lain.
NILAI-NILAI RELATIVITAS DALAM KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DI SD MUHAMMADIYAH PAESAN “PROGRAM KHUSUS KEDUNGWUNI PEKALONGAN admin admin; Hermawan hermawan
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 18 No 2 (2017): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai-nilai dalam masyarakat meliputi apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk. Namun sejatinya, kebenaran dari nilai tersebut bersifat relative. Teori relativitas Eintein membuktikan kepada kita bahwa segala sesuatu itu mempunyai nilai yang relative tergantung dari sudut mana orang memandang. Termasuk dalam masalah biaya pendidikan yang mahal bagi sekolah yang berkualitas di masta masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai relativitas dalam konsep pendidikan Islam di SD Muhammadiyah Paesan “Program Khusus” Kedungwuni tahun pelajaran 2016-2017. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, Sedangkan metode penentuan subyek menggunakan teknik purposive sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Setelah data terkumpul maka dilakukan analisis data, dengan mereduksi data, kategorisasi data, sintesisasi data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa nilai-nilai relativitas di SD Muhammadiyah Paesan “Program Khusus” adalah adanya hubungan antara kualitas pelayanan dan jasa yang diberikan dengan banyaknya dana pendidikan yang harus dibayarkan. Dari sinilah dapat diakatakan bahwa mahal sebenarnya merupakan hal yang relative bagi setiap orang.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB admin admin; Noor Amirudin
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan 2014: JANUARI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.66

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika pembelajaran bahasa Arab, baik dari segi linguistik maupun non lingusiatik. Masalah belajar bahasa Arab adalah masalah unsur-unsur tertentu dari proses penghambatan belajar bahasa Arab, masalah belajar bahasa Arab terdiri dari; problematika linguistik problematika phonetik/tata bunyi, kosa kata, tulisan, morfologi, sintaksis, dan semantik. Dan problematika non linguistik, diantaranya dari unsur guru/pendidik, peserta didik, materi ajar dan media/sarana prasarana, serta sosiokultural yang bebeda antara Indonesia dan Arab, tentunya mempunyai kondisi sosial yang berbeda yang kan menjadi problem dalam pembelajaran bahasa Arab. Perhatian dunia pada belajar bahasa Arab sudah dimulai sejak abad ke-17 dan pada tahun 1947 di Inggris dan berkembang pesat di dunia untuk Indonesia saat ini.
PEMAHAMAN MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GRESIK TERHADAP MATA KULIAH AL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2016/2017 admin admin; Noor Amirudin
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 18 No 2 (2017): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed methods research yaitu penggunaan pendekatan baik kuantitatif maupun kualitatif. Sedangkan sampel penelitian dan informan penelitian adalah 145 mahasiswa diambil dari 5 program studi (prodi manajemen, pendidikan matematika, pendidikan bahasa inggris, pendidikan guru sekolah dasar, dan teknik elektro), dan 6 orang dosen yang mengajar mata kuliah al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Adapun teKnik pengumpulan data yaitu; teknik observasi, dokumentasi, tes, dan wawancara. Sedangkan analisis data diolah melalui 2 cara, pengolahan data kuantitatif menggunakan statistic deskriptif kualitatif. Adapun pengolahan data kualitatif dianalisis melalui tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data/penarikan kesimpulan dan digunakan untuk mendapatkan jawaban yang bersifat deskriptif berdasarkan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan: Pertama, pemahaman mahasiswa universitas muhammadiyah gresik terhadap mata kuliah al-Islam dan kemuhammadiyahan yang memiliki skor tes pemahaman terhadap mata kuliah tersebut yang menjawab soal tes dan termasuk dalam kategori rendah yaitu mulai dari 59-0 atau dengan nilai C sebanyak 4 orang mahasiswa (5%), sebanyak 10 orang mahasiswa (10%) dalam kategori sedang yaitu mulai dari 79-60 atau dengan nilai B, sedangkan 131 orang (85%) dalam kategori tinggi yaitu mulai dari 80-100 atau dengan nilai A. Dengan demikian, pemahaman mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik terhadap mata kuliah al-Islam dan Kemuhammadiyahan secara keseluruhan pemahaman mahasiswa baik. Kedua, Faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik terhadap mata kuliah al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang menjadi faktor pendukung meliputi metode pembelajaran, sarana dan prasarana yang memadai serta media pembelajaran. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat meliputi alokasi waktu, situasi kelas dan kemampuan yang tidak sama.
INTERAKSI DUNIA ISLAM DAN BARAT admin admin; Mohammad Ahyan Yusuf Sya’bani
TAMADDUN : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan Vol 18 No 1 (2017): Tamaddun Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Keagamaan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/tamaddun.v0i0.85

Abstract

Latar belakang kajian ini adalah secara geografis, dunia muslim berada di antara Cina, Korea dan Jepang pada sisi timur, antara Rusia pada sisi utara, dan sub-sahara Afrika dan Australia di bagian selatan. Fakta geografis ini menetapkan dunia muslim sebagai bangsa tengah (middle nation) yang dapat menjadi jembatan empat penjuru dunia, bahkan menjadi jembatan peradaban Timur dan Barat. Gagasan sebagai bangsa tengah (middle nation) merupakan konsep untuk memahami sifat-sifat dan identitas peradaban Islam yaitu humanitas umum, kebaikan universal manusia, universalitas kasih Tuhan kepada ras manusia, kearifan etnik dan kultural, kooperasi inter-kultural, keadilan sosial global dan tanggung jawab umum untuk melindungi bumi. Sedangkan hasil penelitian menyatakan bahwa bentuk-bentuk interaksi antara dunia Islam dan Barat ialah dibagi menjadi tiga hal yaitu kontak senjata, kontak budaya (akulturasi budaya), transfer keilmuan. Kemudian adapun hubungan interaksi antara dunia Islam dan Barat yang perlu dan hendaknya tetap harus dikembangkan saat ini ialah ada dua aspek khusus yaitu hubungan kebudayaan (akulturasi budaya), dan hubungan pendidikan, terutama dampaknya terhadap pendidikan Islam.