Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Efektivitas Daun Kelor dan Bunga Rosella terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil di Desa Helvetia Kec. Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang Agustina, Winda; Harahap, Hasanah Pratiwi; Oktafirnanda, Yuka; Hudnah, Hudnah; Br Sembiring, Elya Rosa
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i6.14502

Abstract

ABSTRACT A healthy diet and lifestyle can help the growth and development of the fetus in the mother's womb. During pregnancy, pregnant women must get lots of nutrition, such as calories, protein, iron, fat which are useful for fetal growth and maternal health. In Indonesia, anemia is caused by iron deficiency, so it is better known as iron nutritional anemia. Poor nutrition during pregnancy can affect the condition of the mother, the growth and development of the fetus in the womb, one of which is iron. Iron is found in various food sources, Moringa leaves and rosella flowers. The aim of this research was to see the effectiveness of Moringa leaves and Rosella flowers on hemoglobin levels in pregnant women.This type of quantitative research uses a pre-experimental design method with a pretest-posttest control group design. The location of this research is Helvetia Village, Sunggal District, Deli Serdang Regency. The sample in this study was pregnant women using the total population technique. The intervention consisted of giving moringa leaf tea and rosella flowers. The data analysis used was analysis of variance with a significance level of 95% (0.05) using Paired Sample T-Test. The results showed that the results of the Statistical Paired Sample T-Test with p-value = 0.015 <0.05. The conclusion of the study is moringa leaf tea and rosella flowers are effective in increasing the hemoglobin levels of pregnant women. It is recommended that respondents or pregnant women who are anemic can moringa leaf tea and rosella flowers to help increase haemoglobin levels. Keywords: Haemoglobin, Moringa Leaf Tea, Rosella Flowers, Pregnancy, Anemia   ABSTRAK Pola makan dan pola hidup yang sehat dapat membantu tumbuh kembang janin dalam kandungan ibu. Selama hamil, ibu hamil harus mendapatkan banyak nutrisi, seperti kalori, protein, zat besi, lemak yang berguna untuk pertumbuhan janin dan kesehatan ibu. Di Indonesia anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi sehingga lebih dikenal dengan sebutan anemia gizi besi. Gizi yang buruk saat hamil dapat mempengaruhi kondisi ibu, tumbuh kembang janin dalam kandungan, salah satunya zat besi. Zat besi terdapat pada berbagai sumber makanan, daun kelor dan bunga rosella. Tujuan penelitian ini untuk melihat efektifitas daun kelor dan bunga rosella terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil. Jenis penelitian kuantitatif ini menggunakan metode pre-experimental design dengan desain pretest-posttest control group design. Lokasi penelitian ini adalah Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan menggunakan teknik total populasi. Intervensi yang diberikan berupa pemberian teh daun kelor dan bunga rosella. Analisis data yang digunakan adalah analisis varian dengan tingkat signifikansi 95% (0,05) menggunakan Uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji Statistical Paired Sample T-Test dengan nilai = 0,015 < 0,05. Kesimpulan penelitian adalah teh daun kelor dan bunga rosella efektif meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil. Disarankan bagi responden atau ibu hamil yang mengalami anemia dapat meminum teh daun kelor dan bunga rosella untuk membantu meningkatkan kadar hemoglobin. Kata Kunci: Hemoglobin, Teh Daun Kelor, Bunga Rosella, Kehamilan, Anemia
Pengurangan Pengaruh Negatif Gadget Pada Remaja Dan Anak-Anak Serta Peningkatan Kegatan Positif Membaca Sahid, Alfira Putri; Erfayanti, Devi; Agustina, Winda; Agustini, Windi
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): PROSIDING DEDIKASI OKTOBER
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa era teknologi ini banyak sekali hal yang dapat dilakukan dengan hanya menggunakan gadget, yang pada dasarnya dimiliki oleh hampir semua kalangan termasuk pada kalangan anak-anak. Para orang tua sangat mewajarkan tentang para anak-anak yang mneggunakan gadget tersebut, namun apakah dengan memberikan akses seutuhnya pada anak membuat mereka dapat memutuskan untuk menggunakan gadget dengan baik ? Dengan perihal inilah kami mengadakan pengabdian masyarakat pada sekolah yaitu di SDN Perumnas 3 Tangerang. Untuk memberikan wawasan atau pembelanjaran seberapa pentingnya membaca dan juga mengurangi kecanduan akan gadget. Metode Pengabdian yang digunakan dalam pengabdian ini dengan menggunakan metode ceramah dengan teknik presentasi materi dan pejelasan mengenai dampak negatif dari penggunaan gadget pada anak, serta cara meningkatkan kegiatan positif. Hasil yang ditemui yaitu ternyata banyak dari mereka yang merasa malas serta ketidaktarikan terhadap buku yang mana merupakan hal kecil namun bermakna besar. Dari kegitan ini Bersama kita mengajak serta mengedukasi anak-anak tentang menariknya membaca, meningkatkan kegiatan positif serta memberikan informasi tentang pengaruh negatis apa saja bila anak terlalu bergantung kepada gadget. Dengan pengandian masyarakat yang telah dilakukan ini, diharapkan dapat mengimplementasikan kembali pada kalangan sekolah menengah pertama atau sekolah menengah atas.Kata Kunci : Gadget, Membaca, teknologi
Efektivitas jelly buah bit terhadap kadar hemoglobin ibu hamil Agustina, Winda; Harahap, Hasanah Pratiwi; Oktafirnanda, Yuka; Sembiring, Elya Rosa Br
Journal of Pharmaceutical and Sciences Suppl. 1, No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v6i5-si.406

Abstract

Introduction: During pregnancy, pregnant women must get lots of nutrients, such as calories, protein, iron, fat, which are useful for the growth of the fetus and for the health of the mother. Nutritional deficiencies can cause anemia, abortion, and other complications. In Indonesia, anemia is caused by iron deficiency, so it is better known as iron nutritional anemia. Iron deficiency anemia is one of the most common disorders during pregnancy. Iron is found in many food sources, including beets. Method: this type of quantitative research with pre-experimental design method with one group pretest- posttest design. The location of this research is in Helvetia Village, Sunggal District, Deli Serdang Regency. The sample in this study were pregnant women using the total population technique. The intervention was in the form of beet jelly. Measuring hemoglobin levels in pregnant women was carried out by checking Hb levels using the Easy Touch digital Hb examiner before and after the intervention. The data analysis used was an analysis of variance with a significance level of 95% (0.05). The result: this research are that the calculated average (mean) of the pretest and posttest for the beetroot jelly group is 1.1375 with a value of Sig. (2-tailed) is 0.007 where <0.05. Conclution: there is a difference between the calculated mean (mean) of the pretest and posttest for the beetroot jelly group, meaning that beetroot jelly is effective in increasing the hemoglobin levels of pregnant women.
Collaborative Governance dalam Meningkatkan Indeks Kebahagiaan Masyarakat (Index of Happiness) di Kota Bandung Agustina, Winda; Wulandari, Widuri
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 8 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jpg.v8i3.3164

Abstract

This study aims to determine collaborative governance in increasing the index of people's happiness in the city of Bandung. The happiness index for the city of Bandung has increased from 2014 to 2018. However, in 2019-2020 there was no measurement of the happiness index in the city of Bandung. The community happiness index in 2019-2020 can experience a decline, this is due to the impact of 10 community happiness index benchmarks in the city of Bandung. This research uses the theory from Ansel and Gash which looks at governance collaboration in 4 stages namely initial conditions, institutional design, facilitative leadership, and collaboration processes. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that: 1) the initial conditions, collaboration can be carried out by both parties according to needs, 2) there is no specific institutional design that houses the happiness index, 3) the Bandung City Cooperation Field acts as an intermediary between the government and the collaborating parties, 4) there has been a collaboration of municipal, group and individual internal governance.
MEN’S LANGUAGE FEATURES USED IN THE NETFLIX SERIES “SEX EDUCATION”: SOCIOLINGUISTICS STUDY Agustina, Winda; Simatupang, Ervina CM
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 25, No 1: Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/humaniora.v25i1.23668

Abstract

This research aims to explore the language features employed by male characters in the Netflix series "Sex Education" and to uncover the underlying purposes associated with each linguistic feature utilized by these characters. Adopting a descriptive qualitative approach supported by quantitative data analysis, the study focuses on the verbal expressions of male characters within the series, encompassing words, phrases, clauses, and sentences within dialogues. Through meticulous analysis, the researcher identifies 249 instances of men's language features within the series. These instances were categorized into distinct types, with swear words or taboo language accounting for 30.5%, minimal responses or backchanneling comprising 27.7%, direct questions representing 20.7%, compliments based on skills at 11%, and explicit commands making up 10.1% of the total. The study delves into the various purposes associated with men's language features. These purposes encompass expressions of masculinity, establishment of dominance, facilitation of rapport, concealment of vulnerability, and negotiation of social hierarchies within diverse cultural contexts. In contrast, women's language features typically serve to express uncertainty, convey emotions, elicit responses, soften utterances, and emphasize points. The distinctiveness of men's language features lies in their inclination towards asserting dominance, taking specific actions, offering compliments, and gathering specific details, reflecting the multifaceted nature of gendered communication dynamics within the series.
Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika Menurut Teori Belajar Jerome Bruner untuk Materi Keliling dan Luas Lingkaran di Kelas VIII Agustina, Winda; Chairani, Zahra; Norhabibah, Norhabibah
Media Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v8i1.1928

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII MTs Al Falah Mahe Kabupaten Tabalong Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan menerapkan teori belajar Jerome Bruner pada materi keliling dan luas lingkaran. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang terdiri dari tiga kali pertemuan, dua kali pertemuan untuk kegiatan pembelajaran dan satu pertemuan untuk pelaksanaan tes evaluasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan tes hasil belajar. Teknik analisis data dengan menggunakan hitung rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan teori belajar Jerome Bruner dalam pembelajaran, aktivitas belajar siswa berada pada kualifikasi aktif dan hasil belajar siswa berada pada kualifikasi baik.
Implementasi Etnomatematika Permainan Tradisional Dakuan pada Pembelajaran Matematika SD Jabar, Abdul; Agustina, Winda; Gazali, Rahmita Yuliana
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.16174

Abstract

Matematika sering dianggap sulit dan menakutkan bagi peserta didik SD. Ketidakmampuan peserta didik untuk mengaitkan konsep-konsep matematika dengan pengalaman sehari-hari mereka sering kali menjadi salah satu penyebab utama kesulitan ini. Agar matematika lebih mudah dipahami, matematika perlu diajarkan secara kontekstual melalui kegiatan sehari-hari. Etnomatematika merupakan salah satu solusi dengan mempelajari konsep-konsep matematika melalui konteks budaya lokal peserta didik. Misalnya, kerajinan tangan dan permainan tradisional dapat digunakan sebagai alat bantu mengajarkan berbagai konsep matematika dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika SD menggunakan permainan tradisional Dakuan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui tes, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan 84,21% peserta didik telah mencapai KKTP. Respon peserta didik terhadap implementasi etnomatematika pada pembelajaran berada pada kategori sangat baik dengan persentase 94,3%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pembelajaran matematika dengan memanfaatkan objek budaya lokal seperti permainan tradisional yang ada di sekitar peserta didik.
The Effectiveness of the PKH Social Assistance Program in Reducing Extreme Poverty in Kerta Village, Banjarsari District in 2025 Ariyan, Said; Agustina, Winda
Educational Studies and Research Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Educational Studies and Research Journal
Publisher : MID Publisher International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/hmgmjc65

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Family Hope Program (PKH) in reducing extreme poverty in Kerta Village, Banjarsari District, in 2025. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and documentation of beneficiaries, program facilitators, and Social Service officers. The results of the study show that social assistance programs such as PKH and Direct Cash Assistance (BLT) have a significant positive impact on improving people's welfare, especially in meeting the basic needs of poor households. However, the effectiveness of the program is still hampered by planning problems, inaccurate beneficiary data, and limited coordination between agencies. Efforts to increase the effectiveness of the program can be carried out through the digitization of the data collection system to strengthen the accuracy of poverty data, increase the literacy of beneficiaries regarding the use of assistance, and strengthen cross-agency coordination so that interventions against extreme poverty are more targeted and sustainable. Overall, the implementation of PKH in Kerta Village has shown quite good results, but it still needs continuous evaluation and innovation so that it can become a strategic instrument in accelerating the elimination of extreme poverty in rural areas.
Analisis Pemahaman Guru Matematika SMA Terhadap Pendekatan Deep Learning di Kota Banjarmasin Gazali, Rahmita Yuliana; Jabar, Abdul; Agustina, Winda
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 001 February 2026 (Spesial Issue)
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i001.3246

Abstract

Pembelajaran matematika di tingkat SMA menuntut kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konseptual yang mendalam. Pendekatan Deep Learning dipandang mampu menjawab tantangan tersebut karena berfokus pada pemaknaan, keterkaitan konsep, dan penerapan pengetahuan secara kontekstual. Namun, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada pemahaman guru selaku perancang pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pemahaman guru-guru matematika SMA di Banjarmasin mengenai konsep, faktor pendukung, serta strategi penerapan Deep Learning dalam pembelajaran. Ruang lingkup kajian meliputi pemahaman konsep Deep Learning, ketersediaan dukungan sekolah, serta kebutuhan guru dalam mengimplementasikannya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan populasi seluruh guru matematika SMA yang tergabung dalam MGMP Kota Banjarmasin sebanyak 80 orang, menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk memperoleh rata-rata skor dan persentase tiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru terhadap konsep Deep Learning termasuk kategori sangat tinggi, dengan skor rata-rata 4,10 atau 81,92%. Faktor pendukung implementasi, seperti dukungan pimpinan, sumber belajar, dan teknologi juga dinilai baik dengan persentase 82,85%. Selain itu, guru menunjukkan kebutuhan kuat akan pelatihan praktik, panduan implementasi, dan pendampingan, dengan skor tertinggi pada indikator diskusi rutin antar guru (4,40 atau 88%). Temuan ini menegaskan perlunya program pelatihan berkelanjutan untuk memperkuat kompetensi guru dalam menerapkan Deep Learning secara optimal dalam pembelajaran matematika.
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko Anemia pada Remaja Putri di SMK Pariwisata Imelda Medan Tahun 2025 Sari Siregar, Dian Maya; Agustina, Winda; Gea, Limse Niat; Januariana, Neni Ekowati
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i1.2216

Abstract

Introduction: Anemia is a nutritional problem worldwide, including in Indonesia. Adolescent girls are more prone to anemia, which can have both short-term and long-term negative impacts on their health, productivity, and readiness to become future mothers. The World Health Organization (2023) reported that the global prevalence of anemia among women aged 15–49 years is 30%. The North Sumatra Provincial Health Office (2023) stated that the prevalence of anemia among adolescent girls is 65.32%. Objective: To determine the factors associated with anemia risk behavior among adolescent girls at SMK Pariwisata Imelda Medan. Materials and Methods: This study employed a quantitative design with a cross-sectional approach. The population consisted of all female students in grades X and XI, totaling 406 individuals. A sample of 201 respondents was selected using stratified random sampling. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analysis with the Chi-Square test. Results: The study showed a significant association between knowledge, attitudes, sources of information, and teacher roles with anemia risk behavior among adolescent girls, with p-values of 0.00 < α = 0.05. Meanwhile, parental roles were not associated with anemia risk behavior among adolescent girls, with a p-value of 0.073 > α = 0.05. Conclusion: There is a significant relationship between knowledge, attitudes, sources of information, and teacher roles with anemia risk behavior among adolescent girls, whereas parental roles have no relationship with anemia risk behavior in adolescent girls.